Imlek 2577

Sorotan terbaru dari Tag # Imlek 2577

PSMTI Kepulauan Meranti Seru Masyarakat Jaga Kerukunan dan Kamtibmas Riau
Riau
Rabu, 18 Februari 2026 | 15:16 WIB

PSMTI Kepulauan Meranti Seru Masyarakat Jaga Kerukunan dan Kamtibmas

Kepulauan Meranti, katakabar.com – Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kabupaten Kepulauan Meranti menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya unsur Forkopimda, aparat keamanan, tokoh agama, tokoh masyarakat serta seluruh elemen masyarakat telah mendukung sehingga rangkaian perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili/Tahun 2026 di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar seperti tahun-tahun sebelumnya. Ketua PSMTI Kabupaten Kepulauan Meranti, Wanandi Salim (Lim Sun An), mengatakan keberhasilan pelaksanaan kegiatan Imlek tahun ini merupakan wujud nyata dari kebersamaan dan sinergitas seluruh masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Hal tersebut sekaligus mencerminkan kuatnya nilai toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Kepulauan Meranti. Sehubungan dengan masih berlangsungnya rangkaian perayaan Imlek, serta datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, PSMTI mengimbau kepada seluruh masyarakat agar senantiasa menjaga keamanan, ketertiban, serta saling menghormati antarumat beragama. Momentum ini dinilai sebagai cerminan keunikan dan kekayaan keberagaman yang dimiliki bangsa Indonesia, khususnya di Kabupaten Kepulauan Meranti. PSMTI juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus mempertahankan nilai-nilai toleransi, saling menghargai perbedaan, serta menghindari segala bentuk tindakan yang dapat menimbulkan gangguan Kamtibmas. Dengan semangat persaudaraan dan kebersamaan, diharapkan perayaan Imlek 2577 Kongzili/Tahun 2026 dan pelaksanaan ibadah di Bulan Suci Ramadhan 1447 H dapat berjalan dengan aman, damai, dan penuh keberkahan. Melalui momentum ini, tambah Wanandi Salim, PSMTI menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan aparat keamanan dalam menjaga stabilitas, serta mempererat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti.

Bupati Kepulauan Meranti Buka Festival Perang Air Cian Cui Imlek 2577 di Selatpanjang Riau
Riau
Rabu, 18 Februari 2026 | 08:31 WIB

Bupati Kepulauan Meranti Buka Festival Perang Air Cian Cui Imlek 2577 di Selatpanjang

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar resmi buka Opening Ceremony Festival Perang Air (Cian Cui) sempena perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili tahun 2026. Kegiatan budaya tahunan itu digelar di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Tebing Tinggi, Kota Selatpanjang, Selasa (17/2). Pembukaan festival berlangsung meriah dan dihadiri Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, Wakapolda Riau, Brigjen Pol Dr. Hengky Haryadi, S.I.K., M.H., Irwasda Polda Riau, Kombes Pol Prabowo Santoso, S.I.K., M.H., Kalaksa BPBD Provinsi Riau, jajaran Forkopimda Kabupaten Kepulauan Meranti, pimpinan instansi vertikal, kepala OPD, serta tokoh lintas agama dan organisasi kemasyarakatan. Turut hadir Ketua Lembaga Adat Melayu Riau, Ketua MUI, perwakilan NU dan Muhammadiyah, KONI, Pemuda Pancasila, pengurus Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI), Kerukunan Keluarga Besar Pejuang, Yayasan Sosial Vihara Sejahtera Sakti, umat Buddha, Majelis Agama Khonghucu Indonesia, serta Majelis Rohaniawan Tridharma Agung Indonesia. Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, menyampaikan Festival Perang Air (Cian Cui) merupakan bagian dari rangkaian perayaan Tahun Baru Imlek di Kabupaten Kepulauan Meranti yang telah masuk dalam Kalender Event Nasional. Menurutnya, festival tersebut tidak hanya menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga strategi pemerintah daerah dalam menjadikan tradisi lokal sebagai ikon pariwisata. “Festival Perang Air ini bentuk nyata komitmen pemerintah daerah untuk mengangkat, memelihara, dan melestarikan tradisi masyarakat agar dikenal lebih luas,” ujar Asmar. Ia mengapresiasi partisipasi masyarakat, khususnya warga Tionghoa di Selatpanjang, dalam memeriahkan perayaan Imlek tahun ini. Bupati Kepulauan Meranti berharap festival tersebut dapat menjadi momentum mempererat persatuan masyarakat lintas suku dan agama, terlebih perayaan Imlek berdekatan dengan datangnya bulan suci Ramadan. “Melalui Festival Cian Cui mari kita jalin kekompakan, saling menghargai dan menghormati antar suku, etnis, dan budaya demi mewujudkan Kabupaten Kepulauan Meranti yang aman dan damai,” jelasnya. Selain itu, H Asmar mengajak masyarakat untuk terus menjaga dan melestarikan budaya lokal sebagai bagian dari kekayaan budaya bangsa. Ia juga mengimbau peserta dan pengunjung festival untuk menjaga ketertiban serta kebersihan lingkungan selama kegiatan berlangsung. “Kami mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga ketertiban dan kebersihan, termasuk melaksanakan kerja bakti setelah kegiatan selesai agar kota tetap bersih dan asri,” sebutnya. Festival Perang Air Cian Cui Selatpanjang setiap tahun menjadi magnet wisata budaya di Provinsi Riau. Tradisi saling siram air ini melambangkan doa keselamatan, keberkahan, serta harapan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat.

Penumpang KA di Divre III Palembang Capai 16.685 Orang di Hari Ketiga Libur Imlek 2577 Nasional
Nasional
Minggu, 15 Februari 2026 | 22:35 WIB

Penumpang KA di Divre III Palembang Capai 16.685 Orang di Hari Ketiga Libur Imlek 2577

Palembang, katakabar.com - Memasuki hari ketiga masa libur panjang Tahun Baru Imlek 2577 yang berlangsung pada 13 hingga 18 Februari 2026, antusiasme masyarakat untuk bepergian menggunakan kereta api di wilayah Divisi Regional III Palembang menunjukkan tren yang positif. Pelanggan memanfaatkan untuk berlibur bersama keluarga maupun bersilaturahmi menuju Lubuk Linggau maupun Tanjungkarang, Kota Lampung. Sejak 13 hingga 15 Februari 2026, KAI Divre III Palembang telah mengangkut sebanyak 16.685 penumpang, dengan rata-rata 5.560 penumpang per hari atau mencapai 154 persen dari kapasitas yang disediakan. Adapun layanan kereta api yang beroperasi di wilayah Divre III Palembang meliputi: - KA Bukit Serelo relasi Kertapati – Lubuk Linggau (PP) - KA Rajabasa relasi Kertapati – Tanjungkarang (PP) - KA Sindang Marga relasi Kertapati – Lubuk Linggau (PP) Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, menyampaikan peningkatan okupansi ini menjadi indikator kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api sebagai pilihan utama perjalanan selama masa liburan. “Lonjakan jumlah penumpang pada tiga hari pertama libur panjang Imlek ini menunjukkan mobilitas masyarakat sehingga ikut menggerakkan perekonomian di daerah tujuan perjalanan kereta api. KAI Divre III Palembang terus berupaya memastikan seluruh perjalanan berjalan aman, nyaman, dan tepat waktu,” ujar Aida. Update Penjualan Tiket 16–18 Februari 2026 Untuk tiga hari ke depan, yakni 16 hingga 18 Februari 2026, penjualan tiket juga menunjukkan angka yang signifikan: 1. KA Bukit Serelo relasi Kertapati – Lubuk Linggau (PP) telah terjual 144 persen dari kapasitas yang disediakan. 2. KA Rajabasa relasi Kertapati – Tanjungkarang (PP) telah terjual sekitar 160 persen dari kapasitas yang disediakan. 3. KA Sindang Marga relasi Kertapati – Lubuk Linggau pada 16 Februari telah terjual sekitar 101 persen, sementara relasi sebaliknya terjual sekitar 45 persen. 4. Pada 17 Februari, KA Sindang Marga relasi Kertapati – Lubuk Linggau terjual sekitar 102 persen, sedangkan relasi sebaliknya terjual 60 persen. 5. Untuk 18 Februari, KA Sindang Marga relasi Kertapati – Lubuk Linggau terjual sekitar 40 persen, dan relasi sebaliknya sekitar 15 persen dari kapasitas yang disediakan. Dengan data tersebut, masyarakat yang berencana melanjutkan perjalanan liburan maupun melakukan arus balik, khususnya pada relasi Kertapati – Lubuk Linggau maupun sebaliknya, masih dapat memanfaatkan ketersediaan tiket KA Sindang Marga pada tanggal-tanggal tertentu yang masih tersedia. KAI Divre III Palembang mengimbau masyarakat untuk secara aktif memantau ketersediaan tiket dan promo menarik melalui aplikasi Access by KAI, website resmi KAI, maupun kanal resmi yang telah bekerja sama dengan KAI. Pelanggan juga diingatkan untuk selalu berhati-hati terhadap pihak yang menawarkan tiket di luar jalur resmi, karena KAI tidak bertanggung jawab atas transaksi yang dilakukan melalui saluran yang tidak termasuk dalam kerjasama perusahaan.