Jalnas

Sorotan terbaru dari Tag # Jalnas

Kementerian PU Terapkan Penanganan Berkelanjutan dan Sinergi Lintas Sektor Lingkungan
Lingkungan
Selasa, 13 Januari 2026 | 18:00 WIB

Kementerian PU Terapkan Penanganan Berkelanjutan dan Sinergi Lintas Sektor

Jakarta, katakabar.com - Guna menjaga kontinuitas konektivitas nasional dan mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi daerah, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Direktorat Jenderal Bina Marga secara konsisten melaksanakan program preservasi jaringan jalan strategis. Di antara fokus utama tahun ini adalah penanganan berkelanjutan pada Ruas Sp. Blusuh–Sp. 3 Damai–Barong Tongkok–Mentiwan (Sendawar) di Kabupaten Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur, sebagai penghubung vital antara Kabupaten Kutai Barat dan Mahakam Ulu. Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, menegaskan komitmen pemerintah pastikan infrastruktur jalan yang laik fungsi dan berdaya tahan. “Ruas Sp. Blusuh–Sendawar memiliki peran krusial sebagai urat nadi perekonomian dan mobilitas masyarakat. Kami memastikan penanganannya dilakukan secara terencana, bertahap, dan berkelanjutan, agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal dalam jangka panjang,” ujar Dody. Kegiatan preservasi ini dilaksanakan dengan pendekatan komprehensif melalui skema Multi Years Contract (MYC) untuk periode tahun anggaran 2025 hingga 2027. Cakupan pekerjaan dirancang secara holistik, meliputi: · Pemeliharaan rutin jalan sepanjang 15,94 kilometer dan kondisi jalan sepanjang 24,36 kilometer. · Rehabilitasi minor jalan sepanjang 2,44 kilometer dan rehabilitasi mayor sepanjang 17,21 kilometer. · Rekonstruksi jalan sepanjang 4,05 kilometer. · Pemeliharaan rutin jembatan sepanjang 291,2 meter dan pemeliharaan berkala jembatan sepanjang 234,6 meter. Evaluasi di lapangan mengidentifikasi bahwa tingginya intensitas kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL) yang tidak terkendali menjadi faktor dominan penyebab kerusakan di beberapa titik ruas jalan tersebut. Menyikapi hal ini, Kementerian PU tidak hanya fokus pada perbaikan fisik, tetapi juga memperkuat aspek pengawasan dan penertiban. Kepala Balai Bina Marga BBPJN Kalimantan Timur, Yudi Hardiana, menimpali pendekatan lintas sektor menjadi kunci keberhasilan. “Koordinasi dengan Pemerintah Daerah Kutai Barat telah kami intensifkan sejak awal. Bersamaan dengan pelaksanaan preservasi, kami juga aktif mendorong sinergi dengan Kepolisian dan instansi perhubungan terkait untuk penguatan pengawasan dan penertiban kendaraan ODOL, sebagai langkah preventif agar kerusakan serupa tidak terulang pasca-penanganan,” kata Yudi. Komitmen ini mencerminkan strategi Kementerian PU yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan dan pemulihan, tetapi juga pada perlindungan dan keberlanjutan investasi infrastruktur, demi mendukung kelancaran logistik, keamanan perjalanan, dan kesejahteraan masyarakat. Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak - Berdampak” menjalankan Asta Cita dari Presiden RI, H Prabowo Subianto.

Tingkatkan Konektivitas NTB, Kementerian PU Preservasi 120 Km Jalnas di Bima Lingkungan
Lingkungan
Sabtu, 27 September 2025 | 16:57 WIB

Tingkatkan Konektivitas NTB, Kementerian PU Preservasi 120 Km Jalnas di Bima

Bima, katakabar.com - Kementerian Pekerjaan Umum atau PU tengah mengoptimalkan kualitas layanan, dan menjaga kemantapan jalan nasional di Provinsi Nusa Tenggara Barat, melalui pekerjaan preservasi pada ruas Jalan Sila - Batas Kota Bima - Raba - Sape - Padolo III sepanjang 120 kilometer. Proyek ini menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat konektivitas antar pusat-pusat pertumbuhan ekonomi, seperti kawasan industri, pelabuhan, bandara, hingga destinasi wisata di wilayah Kabupaten dan Kota Bima. Menteri PU, Dody Hanggodo, menyatakan peningkatan kualitas jalan nasional merupakan komitmen pemerintah memperkuat konektivitas antarwilayah. Menurutnya, kondisi infrastruktur yang andal akan membawa dampak positif yang luas bagi masyarakat. "Kondisi jalan yang mantap dapat mempercepat waktu tempuh kendaraan, menurunkan biaya logistik, menekan harga barang, serta mempermudah aktivitas masyarakat," kata Dody. Kegiatan preservasi ini berada di bawah program kerja Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional atau PJN Wilayah III NTB, yang mengelola total jaringan jalan nasional sepanjang 360 kilometer di Pulau Sumbawa. Pada tahun 2025, total panjang jalan strategis yang ditangani mencapai 120 km. Ruas-ruas tersebut mencakup jalur logistik dan transportasi vital, di antaranya: • Batas Kota Dompu–Sila (24,48 km) • Sila–Talabiu (16,63 km) • Talabiu–Batas Kota Bima (15,90 km), yang menjadi akses langsung menuju Bandara Sultan Muhammad Salahuddin dan Pelabuhan Bima. Selain itu, pekerjaan dilakukan pada ruas-ruas jalan nasional di dalam kota, seperti Jalan Soekarno Hatta, Sonco Tengge–Kumbe, Jalan Sultan Kaharuddin, dan Jalan Sutami di Kecamatan Raba. Proyek ini juga menangani ruas Sonco Tengge–Kumbe serta Jalan Raba–Sape yang merupakan akses penting menuju Pelabuhan Bajo. Seluruh pekerjaan preservasi dilaksanakan dalam dua tahap oleh kontraktor pelaksana, PT Citra Nusra Persada. Rincian pekerjaan terbagi sebagai berikut: 1. Tahap Awal, dengan nilai kontrak sebesar Rp5,88 miliar, mencakup pemeliharaan rutin jalan sepanjang 24,88 km melalui skema padat karya dan pemeliharaan penunjang (holding) sepanjang 10,54 km.