KAI Daop 4

Sorotan terbaru dari Tag # KAI Daop 4

Taja Edukasi Perkeretaapian di Stasiun Pemalang, KAI Daop 4 Semarang Tanamkan Budaya Keselamatan Nasional
Nasional
Minggu, 15 Februari 2026 | 14:09 WIB

Taja Edukasi Perkeretaapian di Stasiun Pemalang, KAI Daop 4 Semarang Tanamkan Budaya Keselamatan

Semarang, katakabar.com - Kereta Api Daerah Operasi (KAI Daop) 4 Semarang terus berkomitmen mendukung edukasi transportasi publik kepada masyarakat dari usia dini. Salah satu wujud komitmen tersebut diwujudkan melalui penerimaan kunjungan edukatif dari siswa-siswi TK Islam Terpadu Pemalang yang berlangsung di Stasiun Pemalang, Jumat (15/2) lalu. Kunjungan ini diikuti 40 siswa didampingi guru pembimbing. Rombongan disambut jajaran Stasiun Pemalang dan tim Pengamanan Daop 4. Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan di kegiatan tersebut KAI mengenalkan dunia kereta api dengan cara yang sederhana dan menyenangkan, agar mudah dipahami oleh anak-anak usia dini. “Kami ingin anak-anak mengenal kereta api sejak dini, mulai dari apa itu kereta api, bagaimana cara naik kereta dengan tertib, hingga pentingnya menjaga keselamatan. Semuanya kami sampaikan dengan bahasa yang ringan dan menyenangkan, sehingga anak-anak bisa belajar sambil bermain,” kata Luqman. Kata Luqman, para siswa diperkenalkan dengan kereta api sebagai salah satu moda transportasi umum yang digunakan oleh banyak orang. Anak-anak juga dikenalkan dengan lingkungan stasiun, fungsi dasar stasiun, serta peran petugas kereta api dalam melayani dan menjaga keselamatan perjalanan. Selain pengenalan kereta api, KAI Daop 4 Semarang juga memberikan edukasi terkait keselamatan dan keamanan perkeretaapian. Materi yang disampaikan antara lain pentingnya tertib saat berada di stasiun, tidak bermain di sekitar jalur rel, serta berhati-hati dan mematuhi aturan saat melintasi perlintasan sebidang kereta api, baik yang dijaga maupun tidak dijaga. Edukasi tidak hanya diberikan kepada siswa, tetapi juga kepada guru dan orang tua yang mendampingi. Di kegiatan tersebut, KAI menyampaikan informasi mengenai layanan kereta api, termasuk kemudahan pemesanan tiket rombongan serta pembelian tiket melalui aplikasi KAI Access, Contact Center 121, dan kanal penjualan resmi lainnya yang bekerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero). Luqman menambahkan kegiatan edukasi ini juga menjadi sarana untuk menanamkan budaya keselamatan kepada anak-anak sejak usia dini. “Kami berharap dari kegiatan seperti ini, anak-anak tidak hanya senang berkunjung ke stasiun, tetapi juga mulai memahami mana yang boleh dan tidak boleh dilakukan di lingkungan kereta api. Harapannya, kebiasaan baik ini bisa terus terbawa hingga mereka dewasa,” ucap Luqman. Melalui kegiatan kunjungan edukatif ini, KAI Daop 4 Semarang berharap dapat menanamkan pemahaman dan kesadaran tentang keselamatan sejak usia dini, sekaligus mengenalkan kereta api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, dan ramah bagi masyarakat. KAI Daop 4 Semarang akan terus mendukung kegiatan edukasi dan kolaborasi dengan dunia pendidikan sebagai bagian dari upaya membangun budaya keselamatan dan tertib berlalu lintas di lingkungan perkeretaapian.

Banjir Surut, KAI Daop 4 Semarang Fokus Percepatan Normalisasi Jalur KA Lingkungan
Lingkungan
Kamis, 22 Januari 2026 | 10:33 WIB

Banjir Surut, KAI Daop 4 Semarang Fokus Percepatan Normalisasi Jalur KA

Semarang, katakabar.com - Kereta Api Indonesia Daerah Operasi (KAI Daop) 4 Semarang menyampaikan genangan air (banjir) sebelumnya terjadi pada jalur kereta api petak jalan Stasiun Pekalongan - Sragi saat ini telah surut dan ketinggian air sudah di bawah kepala rel. Saat ini jalur kereta api di lokasi terdampak sudah dapat dilewati perjalanan KA dengan pembatasan kecepatan maksimal 30 km/jam disertai pengawasan intensif oleh petugas prasarana di lapangan. Selanjutnya, KAI Daop 4 Semarang memfokuskan seluruh upaya pada percepatan normalisasi jalur KA guna memastikan kondisi lintasan kembali aman dan andal untuk dilalui perjalanan kereta api. Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan setelah genangan surut, petugas prasarana langsung melakukan berbagai langkah teknis untuk memperbaiki geometri rel atau mengembalikan posisi rel agar sesuai standar teknis baik dari sisi ketinggian, kelurusan, kemiringan, dan kestabilan. Dalam prosesnya, KAI Daop 4 juga mengerahkan alat Kereta Perawatan Jalan Rel (KPJR) untuk mengoreksi penurunan rel, memperbaiki elevasi jalur, dan menyesuaikan ketinggian rel. Selain itu juga dikerahkan excavator untuk membantu proses perbaikan lainnya. “Pasca surutnya genangan air, fokus kami saat ini adalah percepatan normalisasi jalur KA agar dapat kembali beroperasi secara optimal dan aman. Untuk saat ini, jalur sudah dapat dilalui kereta api dengan pembatasan kecepatan maksimal 30 kilometer per jam. Kami berharap seluruh upaya ini dapat segera mengembalikan perjalanan KA seperti sedia kala,” ujar Luqman. Sementara, sejak terjadinya gangguan akibat genangan air, Jumat (16/1) hingga Senin (19/1), tercatat sebanyak 108 perjalanan KA terpaksa dibatalkan serta 31 perjalanan KA harus melakukan pengalihan rute (memutar) dan mengalami kelambatan. Selama periode tersebut KAI Daop 4 Semarang telah melayani total 10.985 pelanggan terdampak yang melakukan pembatalan tiket. “Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi. KAI berkomitmen untuk terus mempercepat proses normalisasi dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan perjalanan kereta api,” tambah Luqman. KAI Daop 4 Semarang akan terus memberikan informasi terkini kepada masyarakat seiring perkembangan penanganan di lapangan dan mengimbau pelanggan untuk senantiasa memantau informasi resmi melalui media sosial resmi KAI, serta Contact Center 121.

KAI Daop 4 Semarang Pastikan Kesehatan Petugas Prasarana Selama Penanganan Banjir di Pekalongan Kesehatan
Kesehatan
Senin, 19 Januari 2026 | 10:38 WIB

KAI Daop 4 Semarang Pastikan Kesehatan Petugas Prasarana Selama Penanganan Banjir di Pekalongan

Semarang, katakabar.com - Kereta Api Indonesia Daerah Operasi (KAI Daop) 4 Semarang terus berupaya maksimal dalam melakukan proses normalisasi jalur kereta api di Pekalongan yang terdampak banjir selama dua hari terakhir. Di tengah tantangan cuaca ekstrim, KAI memberikan perhatian khusus pada kesehatan fisik dan mental para petugas di lapangan. Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman, mengatakan KAI menyadari beratnya medan normalisasi yang mengharuskan petugas bekerja di tengah genangan air dan cuaca yang tidak menentu. "Oleh karenanya KAI Daop 4 Semarang menerapkan sistem manajemen kesehatan yang ketat bagi ratusan petugas prasarana yang bekerja secara bergantian setiap hari," kata Luqman. Dijelaska Luqman, KAI Daop 4 Semarang menerapkan sistem shift yang lebih pendek guna mencegah kelelahan ekstrem bagi petugas di titik-titik banjir. Kemudian KAI Daop 4 Semarang juga menyediakan dukungan medis dengan mengerahkan Tim Kesehatan KAI untuk bersiaga di lapangan guna memberikan pemeriksaan kesehatan rutin, pemberian vitamin, serta pemenuhan asupan nutrisi yang cukup bagi para petugas. Dukungan psikologis juga diberikan melalui kehadiran para pimpinan di lapangan yang memberikan motivasi secara langsung guna menjaga mental petugas agar tetap optimis dan fokus dalam mempercepat perbaikan jalur demi keselamatan perjalanan KA. "Prioritas kami adalah memastikan jalur kembali aman digunakan dalam waktu singkat tanpa mengesampingkan keselamatan dan kesejahteraan petugas kami yang bekerja siang-malam. Kami juga berkomitmen memberikan layanan terbaik bagi penumpang KA yang perjalanannya terganggu sebagai bentuk empati dan tanggung jawab kami," ujar Luqman. Hingga saat ini, proses penguatan badan jalan rel terus dilakukan dengan menambah material pemberat (balas) dan penyedotan debit air menggunakan pompa berkapasitas tinggi. KAI Daop 4 Semarang mengimbau masyarakat untuk terus memantau kanal resmi perusahaan untuk perkembangan terkini.

KAI Daop 4 Semarang Catat Zero Accident dan Ketepatan Waktu Nyaris 100 Persen Nasional
Nasional
Senin, 12 Januari 2026 | 08:32 WIB

KAI Daop 4 Semarang Catat Zero Accident dan Ketepatan Waktu Nyaris 100 Persen

Semarang, katakabar.com - Kereta Api Indonesia Daerah Operasi (KAI Daop) 4 Semarang catat kinerja operasional yang impresif selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026. Di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat dan padatnya lalu lintas perjalanan kereta api, KAI Daop 4 Semarang berhasil menjaga On Time Performance (OTP) tetap optimal hingga 99 persen. Selain itu KAI Daop 4 juga mencatatkan Zero Accident atau nihil kecelakaan, baik Kecelakaan Kereta Api, Non Kecelakaan Kereta Api, ataupun Kecelakaan Kerja sepanjang periode angkutan Nataru. Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyampaikan selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang berlangsung pada 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, tingkat ketepatan waktu keberangkatan atau Departure On Time Performance (OTP) perjalanan kereta api di wilayah Daop 4 Semarang mencapai 99,3 persen. “Selama 18 hari masa angkutan Nataru, dengan total frekuensi perjalanan sekitar 1.156 perjalanan kereta api penumpang, KAI Daop 4 Semarang terus mengoptimalkan seluruh aspek operasional agar setiap perjalanan dapat berangkat tepat waktu, dengan capaian ketepatan yang nyaris 100 persen,” ujar Luqman Arif. Sedang OTP kedatangan (Arrival OTP) di Daop 4 Semarang mencapai 96,5 persen. Capaian ini menunjukkan kemampuan Daop 4 Semarang dalam menjaga ketepatan waktu kedatangan meskipun terjadi peningkatan volume perjalanan kereta api di jalur-jalur padat selama masa libur panjang. Ia menuturkan capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh insan KAI Daop 4 Semarang yang siaga penuh selama masa Nataru. “Ketepatan waktu perjalanan kereta api menjadi salah satu indikator utama kualitas layanan KAI. Angka tersebut merupakan hasil dari perencanaan operasional yang matang, koordinasi lintas unit yang intensif, serta kesiapan sarana dan prasarana yang prima,” jelasnya. KAI Daop 4 Semarang juga mencatatkan kinerja gemilang dalam aspek keamanan dan keselamatan perjalanan. Selama periode Angkutan Nataru, seluruh operasional perjalanan KA di wilayah Daop 4 Semarang berjalan dengan Zero Accident atau nihil kecelakaan. Sebagai bentuk mitigasi risiko, Daop 4 Semarang meningkatkan kesiagaan prasarana dengan menempatkan petugas penjaga ekstra di titik-titik rawan, seperti wilayah yang berpotensi banjir, longsor, maupun tanah labil, mengingat masa Nataru bertepatan dengan musim hujan. Selain itu, KAI Daop 4 Semarang juga menyiagakan AMUS (Alat Material Untuk Siaga) di sejumlah stasiun strategis guna mempercepat penanganan apabila terjadi gangguan akibat faktor alam. Dari sisi pengamanan, KAI Daop 4 Semarang mengerahkan personel keamanan gabungan yang terdiri dari Polsuska, Security, serta dukungan eksternal dari unsur TNI dan Polri. Patroli rutin juga dilakukan di sepanjang jalur kereta api untuk mengantisipasi potensi gangguan eksternal, seperti pelemparan batu maupun aktivitas ilegal di jalur KA. Perhatian khusus juga diberikan pada aspek keselamatan di perlintasan sebidang. KAI Daop 4 Semarang melaksanakan sosialisasi masif di perlintasan serta menambah petugas penjaga perlintasan (PJL) ekstra guna memastikan keselamatan pengguna jalan raya sekaligus menjamin kelancaran perjalanan kereta api. Menurut Luqman, keberhasilan menjaga kinerja operasional dan keselamatan selama masa Nataru merupakan wujud komitmen manajemen KAI dalam memberikan layanan transportasi publik yang andal dan aman. “Keberhasilan ini adalah hasil dedikasi seluruh insan KAI Daop 4 Semarang yang bekerja 24 jam tanpa henti selama masa Angkutan Nataru. Bagi kami, keselamatan bukan sekadar prioritas, tetapi merupakan nilai utama yang tidak bisa ditawar dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” sebutnya.

Wow! KAI Daop 4 Semarang Layani Hampir 1 Juta Penumpang Selama 18 Hari Angkutan Default
Default
Selasa, 06 Januari 2026 | 18:00 WIB

Wow! KAI Daop 4 Semarang Layani Hampir 1 Juta Penumpang Selama 18 Hari Angkutan

Semarang, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang melayani sebanyak 987.858 penumpang atau rata-rata 54.881 penumpang per hari selama 18 hari masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) yang dimulai Kamis, 18 Desember 2025 hingga Minggu, 4 Januari 2026. Selama 18 hari periode tersebut, Daop 4 Semarang mencatat sebanyak 495.994 penumpang telah diberangkatkan dari stasiun wilayah Daop 4 Semarang atau rata-rata 27.556 penumpang per hari. Sedangkan untuk penumpang datang atau tiba, tercatat sebanyak 491.864 penumpang atau rata-rata 27.326 penumpang per hari. Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyampaikan terima kasih kepada masyarakat dan para pelanggan atas kepercayaannya menggunakan transportasi kereta api selama masa libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026. Jumlah penumpang pada masa Nataru tahun ini meningkat 20% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang melayani keberangkatan dan kedatangan penumpang KA sebanyak 823.190 penumpang. "KAI Daop 4 Semarang akan menjaga kepercayaan tersebut dengan terus meningkatkan kualitas pelayanan agar perjalanan pelanggan semakin aman dan nyaman,” ujar Luqman. Luqman menambahkan untuk puncak volume keberangkatan dan kedatangan penumpang tertinggi masa libur Natal tahun 2025 terjadi pada Rabu, 24 Desember 2025 sebanyak 63.446 penumpang. Sedangkan untuk puncak volume keberangkatan dan kedatangan penumpang tertinggi pada libur Tahun Baru 2026 terjadi pada Minggu 28 Desember 2025 sebanyak 64.727 penumpang. Adapun 7 stasiun dengan volume keberangkatan dan kedatangan penumpang tertinggi yaitu: 1. Stasiun Semarang Tawang: Keberangkatan sebanyak 148.307 penumpang, kedatangansebanyak 144.995 penumpang 2. Stasiun Semarang Poncol: Keberangkatan sebanyak 126.686 penumpang, kedatangan sebanyak 113.364 penumpang 3. Stasiun Tegal: Keberangkatan sebanyak 61.071 penumpang, kedatangan sebanyak 66.865 penumpang 4. Stasiun Pekalongan: Keberangkatan sebanyak 49.064 penumpang, kedatangan sebanyak 51.158 penumpang 5. Stasiun Pemalang: Keberangkatan sebanyak 24.115 penumpang, kedatangan sebanyak 25.976 penumpang 6. Stasiun Cepu: Keberangkatan sebanyak 21.733 penumpang, kedatangan sebanyak 23.136 penumpang 7. Stasiun Ngrombo: Keberangkatan sebanyak 20.973 penumpang, kedatangan sebanyak 21.486 penumpang Selama masa angkutan Nataru 2025-2026, Daop 4 Semarang menjalankan 605 KA atau rata-rata 34 perjalanan per hari dengan keberangkatan awal dari stasiun- stasiun di wilayah Daop 4 Semarang dengan persentase ketepatan waktu KA berangkat sebesar 99 persen. Sejalan dengan tingginya pergerakan penumpang selama masa Angkutan Nataru 2025-2026, sejumlah layanan kereta api keberangkatan dari wilayah Daop 4 Semarang mencatat volume penumpang tertinggi dan menjadi pilihan utama masyarakat. Berikut 7 kereta api favorit keberangkatan Daop 4 Semarang selama Nataru 2025/2026: 1. KA 264 Ambarawa Ekspres Semarang Poncol - Surabaya Pasar Turi: 23.741 penumpang 2. KA 191 Kamandaka relasi Semarang Tawang - Purwokerto: 13.478 penumpang 3. KA 183 Kamandaka relasi Semarang Tawang - Purwokerto: 13.281 penumpang 4. KA 259 Tawang Jaya Semarang Poncol - Pasarsenen: 12.681 penumpang 5. KA 268 Banyubiru relasi Semarang Tawang - Solobalapan: 11.897 penumpang 6. KA 266 Ambarawa Ekspres relasi Semarang Poncol - Surabaya Pasar Turi: 10.557 penumpang 7. KA 119 Gunungjati Semarang Tawang - Gambir: 10.111 penumpang Adapun tujuan Jakarta, Surabaya, Purwokerto, Surakarta, dan Bandung menjadi kota tujuan favorit dari penumpang KA di Daop 4 Semarang. Luqman mengatakan, keberhasilan dalam melayani pelanggan di periode Nataru ini tak lepas dari peran seluruh insan KAI dan kolaborasi dengan seluruh pihak dalam memberikan pelayanan terbaik kepada para pelanggan yang mengutamakan pelayanan dan keselamatan. “Kami mengucapkan apresiasi kepada internal dan eksternal seperti DJKA Kemenhub, Pemerintah Daerah, TNI, Polri dan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang yang mewujudkan Angkutan Nataru 2025/2026 dapat terlaksana dengan baik. Hal ini memberikan motivasi bagi KAI untuk senantiasa memberikan pelayanan yang prima kepada seluruh masyarakat,” jelas Luqman.

KAI Daop 4 Seru Pelanggan Jaga Barang Bawaan dengan Baik di Penghujung Libur Nataru Lingkungan
Lingkungan
Minggu, 04 Januari 2026 | 14:37 WIB

KAI Daop 4 Seru Pelanggan Jaga Barang Bawaan dengan Baik di Penghujung Libur Nataru

Semarang, katakabar.com - Kerete Api Indonesia Daerah Operasi (KAI Daop) 4 Semarang catat adanya 172 barang milik pelanggan yang tertinggal di stasiun maupun di dalam rangkaian kereta api selama periode libur Nataru 2025-2026, dari 18 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Untuk itu, memasuki penghujung libur Nataru 2025-2026 ini, KAI Daop 4 Semarang menyeru pelanggan untuk menjaga dengan baik barang bawaan sebagai antisipasi tingginya volume penumpang. Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengimbau seluruh pelanggan agar senantiasa menjaga dan memastikan kembali barang bawaan sebelum dan sesudah melakukan perjalanan menggunakan kereta api, khususnya saat turun dari kereta maupun meninggalkan area stasiun. “Kami mengingatkan pelanggan untuk selalu memperhatikan barang bawaannya, baik saat berada di ruang tunggu, di dalam kereta, maupun ketika turun di stasiun tujuan. Pastikan tidak ada barang yang tertinggal sebelum meninggalkan tempat duduk,” seru Luqman. Luqman menambahkan total barang yang berhasil ditemukan dan diamankan tesebut memiliki taksiran nilai sebesar 75 juta rupiah. Barang-barang yang tertinggal merupakan barang seperti Handphone, Laptop, Uang Tunai, serta barang pribadi lainnya. “KAI menyediakan sistem Lost and Found sebagai layanan pendukung bagi pelanggan, namun kehati-hatian dalam menjaga barang bawaan tetap menjadi tanggung jawab pribadi setiap pelanggan," jelas Luqman. KAI Daop 4 Semarang juga mengimbau pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun, tidak terburu-buru saat naik maupun turun kereta, serta memanfaatkan layanan petugas apabila membutuhkan bantuan selama perjalanan. “Terkait barang bawaan, KAI Daop 4 Semarang juga mengimbau para pelanggan untuk menyimpan barang dengan baik di tempat yang telah disediakan serta memastikan penempatannya aman agar tidak terjatuh dan membahayakan penumpang lainnya," ucap Luqman. Pantauan Volume Penumpang KA di Daop 4 Semarang Berdasarkan data per Sabtu (3/1) pukul 11.00 WIB, volume keberangkatan penumpang kereta api di wilayah KAI Daop 4 Semarang pada Sabtu (3/1) tercatat mencapai 25.334 penumpang. Sedang, volume kedatangan berada pada angka 25.436 penumpang. Adapun volume keberangkatan dan kedatangan penumpang di masing-masing Stasiun KAI Daop 4 Semarang pada Sabtu (3/1) adalah sebagai berikut: 1. Stasiun Semarang Tawang: berangkat 7.912 penumpang, datang 7.745 penumpang 2. Stasiun Semarang Poncol: berangkat 5.176 penumpang, datang 6.407 penumpang 3. Stasiun Tegal: berangkat 3.234 penumpang, datang 2.975 penumpang 4. Stasiun Pekalongan: berangkat 2.738 penumpang, datang 2.271 penumpang 5. Stasiun Pemalang: berangkat 1.373 penumpang, datang 1.187 penumpang. 6. Stasiun Cepu: berangkat 1.260 penumpang, datang 1.221 penumpang 7. Stasiun Ngrombo: berangkat 1.345 penumpang, datang 1.377 penumpang Secara kumulatif, per Sabtu (3/1) pukul 11.00 WIB, volume penumpang di Daop 4 Semarang pada masa Angkutan Nataru 2025-2026 mulai tanggal 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2025 tercatat sebanyak 964.765 penumpang. Jumlah tersebut terdiri dari volume keberangkatan sebanyak 483.562 penumpang dan kedatangan sebanyak 481.203 penumpang.

KAI Daop 4 Catat 465 Ribuan Penumpang KA Selama Periode Libur Natal 2025 Nasional
Nasional
Minggu, 28 Desember 2025 | 20:42 WIB

KAI Daop 4 Catat 465 Ribuan Penumpang KA Selama Periode Libur Natal 2025

Semarang, katakabar.com - Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 4 Semarang mencatat volume penumpang kereta api yang cukup tinggi pada periode libur Natal 2025, mulai 18 hingga 26 Desember 2025. Pada periode tersebut tercatat total volume penumpang KA di Daop 4 Semarang sebanyak 465.535 penumpang. KAI Daop 4 Semarang mencatat volume penumpang kereta api yang cukup tinggi pada periode libur Natal 2025, mulai 18 hingga 26 Desember 2025. Pada periode tersebut tercatat total volume penumpang KA di Daop 4 Semarang sebanyak 465.535 penumpang. Jumlah tersebut terdiri dari volume keberangkatan sebanyak 231.307 penumpang dan volume kedatangan sebanyak 234.228 penumpang. Adapun volume keberangkatan penumpang KA tertinggi pada periode tersebut terjadi pada tanggal 24 Desember 2025 dengan jumlah sebanyak 32.156 penumpang. Sedangkan volume kedatangan tertinggi terjadi pada tanggal 25 Desember 2025 dengan jumlah sebanyak 32.560 penumpang Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan tingginya volume pergerakan pelanggan ini menunjukkan bahwa kereta api tetap menjadi moda transportasi pilihan masyarakat, khususnya pada masa libur panjang seperti Natal. "Selain faktor keamanan dan kenyamanan, kemudahan akses dari dan menuju stasiun juga dapat menjadi alasan utama tingginya minat masyarakat untuk menggunakan kereta api,” kata Luqman. Luqman menambahkan, rincian jumlah penumpang KA di Daop 4 Semarang per stasiunnya adalah sebagai berikut: 1. Stasiun Semarang Tawang melayani keberangkatan 72.630 penumpang dan kedatangan 72.146 penumpang. 2. Stasiun Semarang Poncol melayani keberangkatan 64.331 penumpang dan kedatangan 50.980 penumpang. 3. Stasiun Tegal melayani keberangkatan 26.245 penumpang dan kedatangan 32.522 penumpang. 4. Stasiun Pekalongan melayani keberangkatan 20.831 penumpang dan kedatangan 24.856 penumpang. 5. Stasiun Pemalang melayani keberangkatan 9.613 penumpang dan kedatangan 12.495 penumpang. Kepadatan volume penumpang diperkirakan masih akan terjadi hingga akhir tahun. Oleh karenanya KAI Daop 4 Semarang mengimbau kepada para pelanggan untuk merencanakan dengan baik perjalanannya dan segera memesan tiket KA jika hendak bepergian dengan moda tersebut pada masa libur panjang kali ini. Saat ini masih tersedia ribuan tiket KA dari Daop 4 ke berbagai tujuan favorit seperti Jakarta, Purwokerto, Surabaya, Solo, dan Bandung. Masyarakat dapat mengecek ketersediaan tiket KA dengan sangat mudah melalui aplikasi Access by KAI. “KAI Daop 4 mengimbau agar pelanggan segera melakukan pemesanan melalui aplikasi Access by KAI atau kanal resmi lainnya sebelum tiket habis, terutama untuk tanggal keberangkatan favorit. Perencanaan perjalanan sejak jauh hari akan membuat pengalaman bepergian lebih nyaman,” ucap Luqman. Luqman juga mengingatkan untuk memanfaatkan dengan baik program diskon tiket KA yang masih berlangsung yaitu diskon 30 persen untuk KA kelas ekonomi komersial dan 25 persen untuk KA kelas eksekutif dan luxury. "Kami menyediakan alternatif pilihan diskon yang sangat menarik. Jadi jangan sampai terlewat. Langsung cek ketersediaan diskon tiket melalui aplikasi Access by KAI. KA yang mendapatkan diskon akan ada keterangannya," imbuh Luqman. Tingginya volume penumpang KA di Daop 4 Semarang pada periode libur Natal dan Tahun Baru ini juga menunjukkan peran strategis kereta api dalam mendukung sektor pariwisata dan pertumbuhan ekonomi daerah. "Arus penumpang KA yang tinggi di Daop 4 Semarang melalui moda kereta api mendorong peningkatan perputaran ekonomi, mulai dari sektor perhotelan, kuliner, transportasi lanjutan, hingga UMKM di sekitar destinasi wisata dan kawasan stasiun," tutur Luqman. Ia melanjutkan, kondisi ini menegaskan bahwa layanan kereta api tidak hanya menjadi moda mobilitas masyarakat, tetapi juga instrumen penting dalam menggairahkan aktivitas ekonomi daerah.

Dorong Efisiensi Energi KAI Daop 4 Semarang Manfaatkan Solar Panel di 4 Stasiun Default
Default
Sabtu, 19 Juli 2025 | 10:09 WIB

Dorong Efisiensi Energi KAI Daop 4 Semarang Manfaatkan Solar Panel di 4 Stasiun

Semarang, katakabar.com - Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo menyatakan,.salah satu langkah strategis yang telah dilakukan adalah pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya atau PLTS di empat stasiun utama di wilayah Daop 4. KAI Daop 4 Semarang terus perkuat komitmen dalam efisiensi energi dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan. Ia merinci, keempat stasiun tersebut meliputi Stasiun Tegal sebesar 14,40 kWp, Stasiun Pekalongan sebesar 14,40 kWp, Stasiun Semarang Tawang sebesar 40,00 kWp, dan Stasiun Semarang Poncol sebesar 40,00 kWp. “Penggunaan solar panel di empat stasiun ini merupakan bentuk nyata kontribusi KAI dalam menciptakan operasional yang lebih ramah lingkungan sekaligus efisien dari sisi penggunaan energi listrik,” kata Franoto. Dengan total kapasitas PLTS tersebut mencapai 108,8 kWp, ulas Franoto, sistem ini mampu menghasilkan energi listrik rata-rata sekitar 435,2 kWh per hari, atau setara 13.056 kWh per bulan. Energi tersebut dimanfaatkan untuk kebutuhan operasional stasiun seperti pencahayaan, sistem informasi penumpang, hingga pendingin ruang tunggu. "Jika dikonversikan ke biaya listrik dengan asumsi tarif listrik bisnis non-subsidi, pemanfaatan PLTS ini mampu menyumbang efisiensi hingga ratusan juta rupiah per tahun jika seluruh daya yang dihasilkan dapat digunakan secara optimal, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap energi berbasis fosil," bebernya. Franoto menyampaikan, program ini langkah nyata dukung pengelolaan energi ramah lingkungan dan mendekatkan KAI pada konsep green station. “Stasiun Semarang Tawang dan Poncol menjadi dua lokasi utama dengan kapasitas panel terbesar. Pemanfaatan energi terbarukan ini kami lakukan sebagai wujud kontribusi terhadap transisi energi nasional sekaligus efisiensi operasional perusahaan,” jelasnya.

Sepanjang Juni 2025, KAI Daop 4 Semarang Berangkatkan 671.451 Penumpang Nasional
Nasional
Sabtu, 05 Juli 2025 | 15:38 WIB

Sepanjang Juni 2025, KAI Daop 4 Semarang Berangkatkan 671.451 Penumpang

Semarang, katakabar.com - Kereta Api Indonesia atau KAI Daop 4 Semarang mencatat sebanyak 671.451 penumpang telah diberangkatkan sepanjang Juni 2025. Jumlah tersebut terdiri dari 588.375 penumpang Kereta Api Jarak Jauh dan 83.076 penumpang Kereta Api Lokal. Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo mengatakan, kinerja ini menunjukkan peran vital transportasi kereta api dalam menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat, khususnya selama momen libur sekolah dan hari besar keagamaan yang terjadi pada bulan tersebut. “Volume penumpang ini refleksi dari kepercayaan masyarakat terhadap layanan KAI yang semakin prima, serta pergeseran preferensi masyarakat ke moda transportasi yang lebih aman, nyaman, dan efisien. Kami bersyukur kereta api tetap menjadi pilihan utama dan akan terus meningkatkan pelayanan agar dapat memenuhi ekspektasi pelanggan,” ujar Franoto. Adapun stasiun dengan volume keberangkatan KA Jarak Jauh terbanyak adalah Stasiun Semarang Poncol dengan jumlah 161.384 penumpang, disusul Stasiun Semarang Tawang sebanyak 158.798 penumpang, Stasiun Tegal 88.966 penumpang, Stasiun Pekalongan 67.950 penumpang, Stasiun Pemalang sebanyak 33.337 penumpang, dan Stasiun Cepu sebanyak 25.776 penumpang, dan Stasiun Ngrombo 12.596 penumpang Sedang untuk layanan KA Lokal, Stasiun Semarang Tawang mencatat keberangkatan tertinggi dengan 32.499 penumpang, diikuti Stasiun Ngrombo 16.247 penumpang, Stasiun Semarang Poncol 14.200 penumpang, Stasiun Cepu 3.418 penumpang, dan Stasiun Alastua 3.062 penumpang. “Pencapaian ini menunjukkan kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat dalam melakukan perjalanan antarkota maupun regional. Selain faktor efisiensi dan ketepatan waktu, kepercayaan masyarakat terhadap layanan KAI juga terus tumbuh seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan, penyediaan fasilitas yang ramah pelanggan, serta kemudahan akses melalui layanan digital seperti aplikasi Access by KAI,” ulas Franoto. Kata Franoto, transportasi publik yang andal dan inklusif merupakan bagian penting dari Asta Cita Pemerintah, khususnya dalam upaya meningkatkan infrastruktur untuk mendukung pengembangan ekonomi dan pelayanan dasar masyarakat. Kereta api sebagai moda transportasi massal memiliki peran strategis dalam mewujudkan konektivitas antarwilayah, pemerataan pembangunan, serta pengurangan ketergantungan terhadap transportasi pribadi yang berdampak pada kemacetan dan emisi karbon. “KAI Daop 4 Semarang memandang bahwa volume pelanggan yang tinggi merupakan bagian dari transformasi ekosistem mobilitas yang lebih berkelanjutan. Dengan tingginya jumlah penumpang KA Jarak Jauh dan Lokal, ada kontribusi langsung terhadap penguatan sektor-sektor pendukung lainnya seperti pariwisata, perdagangan, dan ekonomi lokal di sekitar stasiun,” beber Franoto. Sebagai bagian dari komitmen jangka panjang, KAI Daop 4 terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat dan daerah, termasuk integrasi layanan antarmoda dan peningkatan pelayanan di stasiun.

Libur Panjang TBI, KAI Daop 4 Semarang Catat Peningkatan Hingga 109 Ribu Penumpang Lingkungan
Lingkungan
Minggu, 29 Juni 2025 | 19:00 WIB

Libur Panjang TBI, KAI Daop 4 Semarang Catat Peningkatan Hingga 109 Ribu Penumpang

Semarang, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang mencatat peningkatan jumlah penumpang selama masa libur panjang Tahun Baru Islam 1447 Hijiriah. Periode empat hari, terhitung sejak Kamis (26/6) hingga Minggu (29/6) pukul 10.00 WIB, total sebanyak 108.919 penumpang telah diberangkatkan dari stasiun-stasiun di wilayah Daop 4 Semarang atau rata-rata 27.230 penumpang per hari. Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo menyatakan, puncak arus keberangkatan terjadi pada hari ini Minggu, 29 Juni 2025, dengan jumlah penumpang mencapai 28.965 orang. "Jumlah ini masih berpotensi meningkat karena penjualan tiket masih terus berlangsung," ujar Franoto. Stasiun dengan jumlah keberangkatan tertinggi pada hari ini adalah Stasiun Semarang Tawang yang mencatat 9.382 penumpang, disusul Stasiun Semarang Poncol sebanyak 6.595 penumpang, Stasiun Tegal 3.863 penumpang, Stasiun Pekalongan 2.956 penumpang, Stasiun Pemalang 1.406 penumpang, Stasiun Ngrombo 1.154 penumpang, dan Stasiun Cepu 1.122 penumpang. Sementara, untuk arus kedatangan selama periode yang sama, Daop 4 Semarang mencatat total 105.653 penumpang yang tiba, dengan rata-rata harian sebanyak 26.413 penumpang. Jumlah tertinggi kedatangan terjadi pada Jumat, 27 Juni 2025, yakni sebanyak 28.669 penumpang yang tiba di berbagai stasiun wilayah Daop 4 Semarang. Untuk menghadapi peningkatan ini, Daop 4 Semarang berkomitmen penuh untuk terus memberikan pelayanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu bagi seluruh pelanggan. Sejumlah langkah antisipatif dilakukan, seperti penguatan petugas pelayanan, penjagaan keamanan di stasiun dan atas kereta, serta koordinasi intensif dengan instansi terkait demi memastikan kelancaran operasional selama masa liburan. "Kami mengimbau kepada seluruh pelanggan yang akan berangkat hari ini agar merencanakan perjalanan menuju stasiun dengan baik. Perhitungkan waktu tempuh dari rumah ke stasiun, antisipasi kemacetan sebelum jadwal keberangkatan kereta. Hal ini penting agar pelanggan tidak tertinggal kereta dan proses boarding berjalan lancar," tambah Franoto. Franoto menyampaikan terima kasih atas kepercayaan masyarakat yang terus memilih kereta api sebagai moda transportasi andalan selama momen liburan.