Kebangkitan

Sorotan terbaru dari Tag # Kebangkitan

Bitcoin Tembus $95.000 Akankah Sinyal Kebangkitan Menuju Rekor Baru? Ini Tanggapan Bittime Ekonomi
Ekonomi
Sabtu, 17 Januari 2026 | 16:20 WIB

Bitcoin Tembus $95.000 Akankah Sinyal Kebangkitan Menuju Rekor Baru? Ini Tanggapan Bittime

Jakarta, katkabar.com - Aset kripto nomor satu di dunia, Bitcoin, akhirnya menunjukkan pergerakan positif signifikan setelah sempat tertahan dalam fase konsolidasi. Bertepatan dengan ini, Bittime tegaskan pentingnya literasi dan strategi investasi jangka panjang. Harga Bitcoin kini telah berhasil melampaui zona $95.000 dan menunjukkan ketahanan yang cukup kuat di level tersebut. Momentum ini pun membuat banyak pihak mulai melihat kembali prediksi optimis dari para pengamat pasar global sebagai sesuatu yang sangat mungkin terjadi dalam waktu dekat. Seiring dengan meningkatnya kekuatan beli, target harga yang sebelumnya dianggap spekulatif kini mulai memiliki dasar teknis yang lebih kuat. Salah satunya adalah pandangan dari Tom Lee yang memproyeksikan adanya rekor tertinggi baru pada akhir Januari 2026. Dukungan terhadap kenaikan harga ini juga diperkuat oleh data ketersediaan pasokan di dalam jaringan. Saat ini, sebagian besar pemegang Bitcoin berada dalam posisi keuntungan karena harga beli rata-rata mereka berada di bawah harga pasar saat ini. Khususnya bagi pasar Indonesia, dampak psikologis menjadi faktor yang paling terasa. Reli harga ini biasanya memicu fenomena "takut ketinggalan" atau FOMO di kalangan investor milenial dan Gen Z, yang merupakan basis terbesar pengguna aset kripto di tanah air. Di sisi lain, sebagai salah satu platform perdagangan aset kripto berlisensi di Indonesia, Bittime turut menegaskan pentingnya literasi agar masyarakat mampu memilah informasi secara bijak di tengah sinyal pasar yang beragam. Diharapkan dengan literasi yang baik, para investor aset kripto dapat mengelola portofolio mereka secara lebih strategis dan tetap tenang dalam menghadapi dinamika pasar yang sering kali tidak terduga, ungkap Efma Pasangka, PR & Marcom Manager Bittime. Dalam hal ini, investasi jangka panjang seperti memanfaatkan fitur fleksibel staking belakangan menjadi salah satu strategi investasi yang kini banyak dilirik oleh investor. Fitur yang tersedia di platform Bittime ini memungkinkan pengguna untuk menyimpan aset dan mendapatkan imbal hasil atau bunga harian secara otomatis, namun tetap memberikan kebebasan penuh untuk menarik aset tersebut kapan saja tanpa adanya periode penguncian. Hal ini dipandang menjadi salah satu strategi investasi yang menggabungkan fleksibilitas pergerakan pasar dan pengembangan nilai aset disaat bersamaan. Namun, seperti diketahui, investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Hal tersebut termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Karena itu sangat penting untuk terus melakukan riset, dan diskusi dengan komunitas-komunitas terpercaya, salah satunya komunitas Bittime

Perkuat Kebangkitan Kopi Ijen, PTPN IV PalmCo dan PTPN I Replanting 1.300 Ha di Bondowoso Nasional
Nasional
Jumat, 21 November 2025 | 13:00 WIB

Perkuat Kebangkitan Kopi Ijen, PTPN IV PalmCo dan PTPN I Replanting 1.300 Ha di Bondowoso

Bondowoso, katakabar.com - Upaya kebangkitan kopi Arabika dari lereng Ijen, Bondowoso, mulai menunjukkan hasil. Kurun tiga tahun terakhir, dua subholding PTPN III (Persero), yakni PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV PalmCo bersama PTPN I melalui skema Kerja Sama Operasi (KSO) di Java Coffee Estate (JCE), berhasil melakukan peremajaan atau replanting tanaman kopi seluas lebih dari 1.300 hektare. Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat posisi kopi Arabika Indonesia di pasar global. Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menyebut replanting bukan semata mengganti tanaman tua, melainkan investasi masa depan bagi industri kopi nasional. “Kami tidak hanya menanam pohon kopi, tapi menanam masa depan,” ujarnya, Jumat (14/11) lalu. Cerita Jarmiko, program replanting di JCE dimulai pada 2022 dan dilakukan bertahap. Seluas 383 hektare kebun diperbarui pada tahun pertama, disusul 251 hektare pada 2023, 407 hektare di 2024, dan ditargetkan 293 hektare pada 2025. Total kebun yang dikelola JCE sendiri mencapai 3.530 hektare. "Bibit Arabika yang digunakan varietas unggul adaptif terhadap iklim pegunungan Ijen serta menghasilkan cita rasa khas. Penerapan praktik agronomi juga mengedepankan konservasi tanah dan air, dua unsur vital di kawasan lereng vulkanik yang rentan erosi. Replanting ini adalah investasi hijau. Kami ingin kebun tetap produktif tanpa mengorbankan keseimbangan lingkungan,” jelasnya. Produktivitas Terjaga, Ekspor Menguat Menariknya, proses peremajaan besar-besaran ini tidak menurunkan kinerja produksi. Sepanjang 2025, produksi kopi ceri JCE tercatat mencapai 5.534 ton, naik dibanding 4.987 ton pada tahun sebelumnya. Sementara volume green bean atau biji kopi siap ekspor meningkat dari 825 ton menjadi 893 ton. Produktivitas lahan pun stabil di kisaran 2.530 kilogram kopi ceri per hektare dan 409 kilogram green bean per hektare. Hingga Oktober 2025, JCE membukukan laba bersih sekitar Rp14 miliar. Kinerja positif itu menjadi bukti bahwa pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan dapat berjalan beriringan. “Pasar dunia kini menuntut transparansi dan tanggung jawab. Mereka ingin tahu dari mana kopi berasal dan bagaimana ia ditanam. Kami menjawab tuntutan itu melalui praktik yang bertanggung jawab dari hulu ke hilir,” ucap Jatmiko. Dari Lereng Ijen ke Pasar Dunia Kopi Arabika Ijen dikenal memiliki karakter cita rasa yang khas, body ringan hingga sedang, aroma bunga, serta keasaman seimbang. Kombinasi itu menjadikan kopi JCE mulai menembus pasar ekspor di Asia Timur, Eropa, dan Amerika Utara. “Kopi Ijen punya keunggulan yang tak banyak dimiliki daerah lain. Dunia perlu tahu kopi terbaik juga tumbuh di Bondowoso, bukan hanya di Amerika Latin,” ujar Jatmiko menambahkan. Sinergi BUMN dan Masyarakat Kolaborasi antara PTPN IV dan PTPN I melalui skema KSO terbukti efektif dalam mempercepat pemulihan produktivitas kebun. Kedua BUMN berbagi peran dalam pengelolaan aset, manajemen, dan peningkatan mutu produksi. Tetapi, bagi Jatmiko, keberlanjutan sejati tidak hanya diukur dari tonase panen atau laba perusahaan. “Kami ingin masyarakat tumbuh bersama kami. Dari pekerja kebun, petani mitra, hingga generasi muda di sekitar Ijen, semua harus merasa punya masa depan dari kopi ini,” tuturnya.

Embassy of India Gelar Konser Paskah 2025: Perayaan Kebangkitan Lewat Musik dan Kolaborasi Internasional
Internasional
Kamis, 01 Mei 2025 | 09:05 WIB

Embassy of India Gelar Konser Paskah 2025: Perayaan Kebangkitan Lewat Musik dan Kolaborasi

Jakarta, katakabar.com - Suasana penuh kehangatan dan semangat Paskah terasa di Wayang Auditorium, Gama Tower, Jumat malam (25/4) lalu, dalam perhelatan Easter Concert 2025: A Celebration in Song and Spirit, yang dipersembahkan Embassy of India bekerja sama dengan para musisi Indonesia. Konser ini menampilkan paduan suara dan ansambel alat musik dawai yang membawakan karya-karya sakral, termasuk potongan oratorio legendaris Handel's Messiah serta himne Paskah penuh pengharapan. Deputy Chief of Mission (DCM) India, Bijay Selvaraj, menceritakan bagaimana konser ini berawal dari ide sederhana membawakan lagu-lagu Natal, yang berkembang menjadi konser Paskah penuh skala. Dipaparkan sekilas tentang sejarah Handel's Messiah, karya agung George Frideric Handel yang pertama kali dipentaskan di Dublin pada tahun 1742, serta makna mendalam di balik setiap bagian karya tersebut yang menggambarkan kelahiran, kematian, dan kebangkitan Kristus. Konduktor Yasashi I Evelyn memimpin pertunjukan yang dibuka dengan lagu "Christ Arose," dilanjutkan dengan paduan suara megah seperti "For Unto Us a Child Is Born," "O Thou That Tellest Good Tidings to Zion," dan puncaknya dengan "Hallelujah" yang menggema kuat di auditorium. Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, dalam sambutannya turut menyampaikan kebanggaannya atas kerja keras tim. "Saya harus akui, pekerjaan di kedutaan sempat terganggu karena dua kolega saya sibuk berlatih," canda beliau yang disambut tawa hadirin.