Kebun Rakyat

Sorotan terbaru dari Tag # Kebun Rakyat

Siapkan 50 Ribu Bibit Unggul, Disbun Kaltim Dorong Produktivitas Kebun Rakyat Nasional
Nasional
Jumat, 10 November 2023 | 16:02 WIB

Siapkan 50 Ribu Bibit Unggul, Disbun Kaltim Dorong Produktivitas Kebun Rakyat

Samarinda, katakabar.com - Dinas Perkebunan (DIsbun) Provinsi Kalimantan Timur dorong produktivitas kebun rakyat, dengan menyiapkan 50 ribu bibit unggul. Ini salah satu faktor penting yang harus diperhatikan guna mendukung usaha perkebunan rakyat ketersediaan bibit unggul. Benih tanaman yang tak unggul, kata Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Kalimantan Timur, Ahmad Muzakkir, bisa mengurangi pendapatan pekebun lantaran produksinya terbilang rendah. Makanya Disbun Provinsi Kalimantan Timur siapkan puluhan ribu bibit atau benih kelapa sawit, pala, kakao, dan aren yang sangat bermutu untuk nantinya dikelola dengan baik oleh pekebun. “Dinas Perkebunan tengah menyediakan benih unggul bermutu untuk parkebunan rakyat. Benih terdiri dari kelapa sawit 20.000 benih, aren 10.000 benih, pala 15.000 benih, dan kakao 5.000 benih,” ulasnya lewat keterangan resmi, dilansir dari laman elaeis.co, pada Jumat (10/11). Pengadaan benih tersebut, ujar Ahmad, dilakukan melalui Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) khusus mempunyai tugas dan fungsi mempersiapkan komoditas unggul. "Penyiapan bibit tersebut guna meningkatkan kualitas dari hasil perkebunan," jelasnya. Bila hal ini dikelola dengan baik, sebut Ahmad, mampu mencapai target Pendapat Asli Daerah (PAD) dan dapat menekan inflasi di 'Benua Etam' nama lain dari Kalimantan Timur. “Kami memiliki UPTD yang mempersiapkan bibit atau benih unggul komoditas unggul. Tujuannya, agar dapat meningkatkan produktivitas perkebunan, dan menghasilkan PAD setiap tahun ditargetkan,” ucapnya. Selain itu, tambahnya, ini untuk pelestarian keberlangsungan sumber daya genetik atau plasma nutfah tanaman perkebunan. Sebelumnya, Ahmad Muzakkir telah melakukan pemantauan ke lokasi pembibitan di Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), guna memastikan kesiapan bibit unggu. “Saya bersama Kepala UPTD terkait dan staf teknis terkait sudah monitor dan cek langsung ke dua lokasi, kilometer 41 Batuah dan kilometer 38 di Loa Janan, Kukar, dalam rangka memastikan kesiapan bibit atau benih,” terangnya. Dengan upaya Dinas Perkebunan ini, harap Ahmad, kita benar-benar dapat mendongkrak perekonomian Kalimantan Timur. "Kita ingin menjadikan masyarakat senang dan lebih progres untuk bersama-sama meningkatkan produktivitas. Untuk itu, Dinas Perkebunan tetap mendorong dan membantu agar perkebunan di Kaltim bisa maju,” tandasnya.

Luas Kebun Rakyat Terus Menyusut di Mukomuko, Ini Penyebabnya Nasional
Nasional
Selasa, 26 September 2023 | 21:40 WIB

Luas Kebun Rakyat Terus Menyusut di Mukomuko, Ini Penyebabnya

Mukomuko, katakabar.com - Luas kebun kelapa sawit rakyat terus menyusut di Kabupaten Mukomuko. Masalahnya bukan lantaran dikonversi ke tanaman lain, tapi bikin terenyuh kepemilikan beralih ke perusahaan perkebunan "Prihatinan dengan peningkatan luas lahan kebun kelapa sawit masyarakat dikuasai perusahaan kelapa sawit. Fenomena ini terjadi disebabkan banyak petani memilih menjual kebun sawit mereka kepada perusahaan besar," ujar Bupati Kabupaten Mukomuko, Sapuan. Menurutnya, penjualan lahan kebun kelapa sawit oleh masyarakat setempat kepada perusahaan kelapa sawit langkah yang sangat merugikan. Konsekuensinya, masyarakat yang telah menjual lahan mereka kini tidak memiliki lahan untuk berkebun. "Sangat disayangkan banyak masyarakat menjual kebunnya ke perusahaan perkebunan kelapa sawit. Dampaknya, mereka terpaksa mencari sumber mata pencaharian yang lain," cerita Orang Nomor Satu di Kabupaten Mukomuko ini, dilansir dari laman elaeis.co, pada Selasa (26/9). Sedihnya lagi, ulas Sapuan, masyarakat kehilangan lahan kebun terpaksa merambah hutan lindung di sekitar Kabupaten Mukomuko. "Tindakan ini tidak hanya merugikan ekosistem, tapi mengancam kesejahteraan masyarakat," jelasnya. Sejumlah aktivis lingkungan setempat suarakan keprihatinan tentang masalah ini. Mereka mendesak pemerintah untuk mengambil tindakan tegas untuk melindungi lahan berharga dan ekosistem yang terancam disebabkan deforestasi yang semakin meluas. Aktivis lingkungan Mukomuko, Siti Rahma, menuturkan keprihatinan terus berkurangnya lahan hijau di wilayah itu. "Perlu ada langkah konkret untuk melindungi kawasan hutan agar dapat diwariskan kepada generasi mendatang," harapnya. Kampanye dan program penghijauan harus digalakkan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya menjaga kawasan konservasi dan hutan lindung, terangnya.