Kondusivitas

Sorotan terbaru dari Tag # Kondusivitas

Pangkogabwilhan III: Pemulihan Kondusivitas Keamanan 11 Bandara Perintis di Papua Intensif Default
Default
Senin, 23 Februari 2026 | 18:09 WIB

Pangkogabwilhan III: Pemulihan Kondusivitas Keamanan 11 Bandara Perintis di Papua Intensif

Papua, katakabar.com - Pangkogabwilhan III, Letjen TNI Bambang Trisnohadi, pastikan pemulihan kondusivitas keamanan di 11 bandara perintis Papua berlangsung intensif pascagangguan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Penguatan pengamanan dilakukan bersama unsur TNI-Polri dan didukung tokoh adat serta masyarakat guna menjamin kelancaran distribusi logistik dan aktivitas warga di wilayah pedalaman. Upaya pemulihan tersebut menjadi bagian dari komitmen TNI mengayomi masyarakat Papua, serta memperkuat semangat bela negara melalui perlindungan terhadap objek vital transportasi udara yang menjadi urat nadi kehidupan warga. Didampingi Panglima Komando Daerah Udara (Kodau) III, Marsda TNI Azhar Aditama, Asops Kogabwilhan III Brigjen TNI Patar Mospa Natanael Sitorus, dan Asops Kodau III Kolonel Pnb Sri Raharjo, Bambamg menyambangi Bandara Korowai Batu di Papua Selatan, untuk mengecek kesiapan pasukan dalam mengamankan bandara. “Pertama, kita fokus pada pemulihan kondusivitas 11 bandara perintis yang sebelumnya ditutup oleh Kementerian Perhubungan. Insya Allah prosesnya cepat, karena kita dibantu tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat sekitar yang terdampak aksi kriminal KKB,” kata Bambang saat dihubungi waratawan, Kamis (19/2) lalu. Menurut Bambang, TNI telah memperkuat pengamanan di seluruh bandara perintis di Papua, khususnya Bandara Korowai Batu yang memiliki peran strategis sebagai penghubung wilayah Papua Pegunungan dan Papua Selatan. "Di wilayah pegunungan dan pelosok Papua, pesawat bukan sekadar moda transportasi, tetapi menjadi jalur utama distribusi bahan pokok, obat-obatan, layanan kesehatan, hingga kebutuhan pendidikan. Jadi, gangguan terhadap operasional bandara perintis berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat," jelasnya. Lantaran itu, ucap Bambang, TNI mempertebal kekuatan pengamanan dengan melibatkan Korps Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat), Koops Habema, Pasukan Rajawali, serta unsur Brimob Polri untuk menjaga perimeter bandara dan kawasan keselamatan operasi penerbangan. “Kami pertebal pasukan untuk menjaga kawasan keselamatan operasi penerbangan di bandara perintis yang menjadi urat nadi distribusi logistik masyarakat pedalaman Papua,” tegasnya. Negara Hadir Bela Negara Papua Damai Kehadiran jenderal bintang tiga TNI di Papua Selatan menjadi sinyal kuat negara hadir dan tidak tinggal diam terhadap gangguan keamanan yang mengancam keselamatan masyarakat. “Pemerintah pusat melalui TNI, berkomitmen memastikan stabilitas keamanan sebagai fondasi pembangunan Papua yang inklusif dan berkeadilan,” jelas Bambang. Langkah ini juga mencerminkan implementasi nyata semangat bela negara, di mana masyarakat bersama TNI menjaga objek vital nasional seperti bandara perintis merupakan bagian dari tanggung jawab bersama demi menjaga kedaulatan negara dan keselamatan rakyat. Dengan sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah, serta dukungan tokoh adat dan agama dan masyarakat, pemulihan bandara perintis di Papua diharapkan segera tuntas, sehingga roda perekonomian, distribusi logistik, dan pelayanan publik kembali berjalan optimal demi kesejahteraan masyarakat Papua. “Secepatnya kita pulihkan kondusivitas 11 bandara perintis agar aktivitas saudara-saudara kita di Papua kembali normal dan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman,” tandasnya.

Deklarasi Aksi Damai, Bupati Kepulauan Meranti Seru Masyarakat Jaga Kondusivitas Riau
Riau
Senin, 01 September 2025 | 22:52 WIB

Deklarasi Aksi Damai, Bupati Kepulauan Meranti Seru Masyarakat Jaga Kondusivitas

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Bupati Kepulauan Meranti, H. Asmar, secara resmi mencanangkan Deklarasi Damai membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat atau Harkamtibmas yang kondusif di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti, di Gedung Kuning, Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Senin (1/9). Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah atau Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, organisasi media, mahasiswa, komunitas ojek online, organisasi buruh, dan berbagai elemen masyarakat lainnya. Acara diawali dengan sambutan Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat. Dalam pesannya, ia mengimbau para mahasiswa, pengemudi ojek online, dan paguyuban se Kabupaten Kepulauan Meranti untuk tidak mudah terprovokasi pihak-pihak luar yang berpotensi merusak suasana damai di daerah. Sementara, Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti juga menyampaikan harapannya agar seluruh elemen masyarakat tetap menjaga perdamaian, terutama dalam menyikapi isu-isu nasional yang berkembang. Ia mengapresiasi deklarasi damai sebagai langkah konkret menjaga keharmonisan daerah. Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar menyampaikan keprihatinannya terhadap maraknya tindakan provokatif, dan kekerasan yang kerap muncul akibat perbedaan pandangan. Ia menekankan kebebasan berpendapat seharusnya menjadi kekayaan demokrasi, bukan sumber perpecahan. "Terkadang perbedaan pandangan bisa memicu ketegangan. Aspirasi yang disampaikan dengan niat baik bisa berujung pada hal-hal yang tidak kita inginkan. Untuk itu, melalui deklarasi damai ini, kita semua berjanji untuk menjunjung tinggi dialog, musyawarah, dan toleransi," ujarnya. Bupati Kepulauan Meranti mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan perbedaan sebagai sarana belajar dan memperkuat semangat persatuan. Ia menegaskan demokrasi harus dijalankan dengan akal sehat dan tanggung jawab moral. Kepada kalangan pemuda dan mahasiswa, Bupati mengingatkan pentingnya peran mereka sebagai pilar bangsa. "Gunakan semangat, energi, dan kecerdasan untuk menyampaikan aspirasi secara damai dan konstruktif. Jadilah teladan dalam berdemokrasi," serunya.