Korsel

Sorotan terbaru dari Tag # Korsel

Dari Binus @Bekasi ke Korsel, Risia Sumaredi Jalani Study Abroad Lewat AIMS Scholarship Pendidikan
Pendidikan
Kamis, 08 Januari 2026 | 17:00 WIB

Dari Binus @Bekasi ke Korsel, Risia Sumaredi Jalani Study Abroad Lewat AIMS Scholarship

Bekasi, katakabar.com - Di tengah kebutuhan akan lulusan yang memiliki wawasan global, pengalaman lintas budaya menjadi salah satu elemen penting dalam proses pembelajaran mahasiswa. Binus University terus membuka peluang internasional bagi mahasiswanya agar dapat mengembangkan kompetensi akademik sekaligus membangun karakter global sejak di bangku kuliah. Kesempatan ini dirasakan Risia Sumaredi, mahasiswa Program Studi Business Management Binus University angkatan 2026 dari Binus @Bekasi. Melalui program AIMS Scholarship (ASEAN International Mobility Students), Risia mendapatkan kesempatan untuk mengikuti program study abroad selama satu tahun di Keimyung University, Korea Selatan, dimulai pada Spring 2025. Sejak awal, Risia memang memiliki keinginan kuat untuk menempuh pendidikan di luar negeri. Bahkan sebelum masuk Binus, ia telah memiliki rencana untuk melanjutkan studi ke luar Indonesia. Namun, berbagai pertimbangan membuatnya memutuskan untuk berkuliah di dalam negeri terlebih dahulu. Kesempatan tersebut akhirnya datang ketika Risia tengah mempersiapkan diri untuk mengikuti Enrichment Program. Awalnya, Risia mendaftar pada track internship. Tetapi, ia kemudian mendapatkan informasi dari dosen serta Binus International Office pendaftaran study abroad ke Korea Selatan masih dibuka, lengkap dengan dukungan beasiswa AIMS. Melihat kesempatan tersebut, Risia memutuskan untuk mengubah track Enrichment-nya dan memilih jalur study abroad. Selama menjalani perkuliahan di Korea Selatan, Risia menghadapi perbedaan sistem akademik yang cukup signifikan. Pada semester Spring, sebagian besar evaluasi pembelajaran dilakukan melalui presentasi. Sementara pada semester Fall, beberapa mata kuliah menggunakan ujian tertulis dengan format fill the blank dan true or false, yang menuntut mahasiswa untuk memahami dan menghafal materi secara menyeluruh. “Sistem ujian di Korea cukup berbeda. Banyak mata kuliah yang menuntut aku untuk benar-benar memahami dan menguasai seluruh materi dari slide dosen. Itu jadi tantangan tersendiri, tapi sekaligus melatih kedisiplinan dan fokus belajarku,” ujar Risia. Di luar tantangan akademik, kata Risia, pengalaman tinggal dan belajar di Korea Selatan justru memberikan kesan yang sangat positif bagi Risia. Ia merasa lingkungan kampus, pertemanan, serta para profesor sangat suportif dan terbuka terhadap mahasiswa internasional. Selama satu tahun mengikuti program pertukaran, Risia juga berkesempatan berteman dengan mahasiswa dari berbagai negara, yang memperkaya pemahamannya tentang perbedaan budaya, cara berpikir, dan kebiasaan hidup. “Bertemu dan berteman dengan orang-orang dari berbagai negara membuat aku belajar banyak tentang perbedaan budaya dan sudut pandang. Dari situ aku merasa jadi lebih mandiri dan lebih berani keluar dari zona nyaman,” ucapnya. Pengalaman ini sejalan dengan fokus pendidikan Binus @Bekasi yang menekankan pengembangan kompetensi Business, Service, and Technology. Melalui paparan internasional dan pembelajaran lintas budaya, mahasiswa didorong untuk memiliki pola pikir global, kemampuan adaptasi tinggi, serta kesiapan menghadapi dinamika dunia bisnis internasional. Risia juga menekankan peran besar Binus University dalam mendukung perjalanan pendidikannya. Mulai dari penyediaan informasi, proses pendaftaran, hingga pendampingan selama program berlangsung, BINUS memberikan lingkungan yang terbuka dan suportif bagi mahasiswa untuk berani mengeksplorasi peluang global. “Binus benar-benar memberi kepercayaan dan dukungan. Kalau bukan karena kesempatan exchange yang diberikan BINUS, aku mungkin tidak akan pernah merasakan pengalaman belajar dan hidup di luar negeri seperti ini,” tutup Risia. Melalui kisah Risia Sumaredi, Binus University menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan berstandar global yang relevan dengan kebutuhan industri. Binus @Bekasi terus mendorong mahasiswanya untuk berani melangkah, mengeksplorasi peluang internasional, dan membangun masa depan melalui proses belajar yang beken, keren, dan asyik.

Binusian Raih Global KSE dan Jalani Studi di Inha University Korea Selatan Internasional
Internasional
Selasa, 28 Oktober 2025 | 14:38 WIB

Binusian Raih Global KSE dan Jalani Studi di Inha University Korea Selatan

Jakarta, katakabar.com - Semangat global yang diusung Binus University tunjukkan konsistensi. Nasywa Alya Kharasani, mahasiswi International Business Management (IBM Binus University), berhasil mendapatkan Global Korea Scholarship – Exchange (GKS-E), beasiswa prestisius dari Pemerintah Korea Selatan. Lewat program ini, Nasywa berkesempatan menempuh studi di Inha University, salah satu mitra universitas internasional Binus yang berlokasi di Incheon, Korea Selatan. Didorong kecintaannya kepada budaya Korea dan ketertarikannya pada dunia bisnis global, Nasywa membuktikan semangat belajar tanpa batas bisa membuka jalan menuju kesempatan internasional. Cerita perjalanan Nasywa di Negeri Ginseng tak selalu mulus. Tantangan pertama datang bahkan sejak hari pertama ia tiba di Incheon. “Aku sempat jatuh sakit karena cuaca musim dingin yang ekstrem,” kenangnya. Beruntung, kehadiran study buddy dari kampus membantu Nasywa beradaptasi hingga akhirnya bisa menikmati hari-harinya di Korea. Tantangan lain muncul dari perbedaan gaya belajar. Sistem pengajaran di sana yang menekankan hafalan membuat Nasywa perlu menyesuaikan diri, sedikit berbeda dengan metode pembelajaran di Binus yang lebih banyak mengasah kemampuan melalui brainstorming ide. Bagi Nasywa, pengalaman ini bukan sekadar kesempatan belajar di luar negeri, tetapi perjalanan untuk menemukan diri. “The world is your oyster, so go and test your limits! Jangan pernah merasa kemampuanmu berhenti di satu titik. Berkat pengalaman ini, aku sadar kalau dunia itu luas banget, dan kesempatan selalu ada buat yang mau berjuang,” ujarnya menutup cerita seru selama Study Abroad. Bagi Nasywa, Binus University dan jurusan IBM telah membekalinya dengan wawasan global sejak awal. “Selama ini Binus sangat berorientasi global. Kami sering dapat guest lecture dari luar negeri dan banyak kesempatan kolaborasi internasional. Itu sangat membantu aku terbiasa berkolaborasi dalam proyek internasional,” ulasnya. Sebagai mitra resmi Binus University, Inha University dikenal dengan semangat riset dan inovasi global. Berlokasi di Incheon, kampus ini menaungi lebih dari 20.000 mahasiswa di 12 fakultas sarjana dan 9 sekolah pascasarjana. Awalnya fokus pada bidang engineering, kini Inha berkembang hingga mencakup Business Administration, Logistics, dan berbagai program internasional menjadikannya rumah belajar ideal bagi mahasiswa yang ingin berkarier di level global. Kolaborasi antara Binus dan Inha University menjadi wujud nyata komitmen Binus cetak lulusan berdaya saing global. Melalui kemitraan ini, mahasiswa Binus mendapatkan akses ke pengalaman akademik internasional yang memperluas wawasan lintas budaya dan profesional.

Navigasi Pendaftaran Perusahaan di Indonesia: Ini Panduan Bagi Pengusaha Korsel Nusantara
Nusantara
Jumat, 10 Januari 2025 | 15:23 WIB

Navigasi Pendaftaran Perusahaan di Indonesia: Ini Panduan Bagi Pengusaha Korsel

Jakarta, katakabar.com - Indonesia, negara dengan perekonomian terbesar di Asia Tenggara, telah menjadi magnet bagi investasi asing. Dengan kelas menengah yang terus berkembang, tenaga kerja muda dan dinamis, serta lokasi geografis yang strategis, negara ini menawarkan peluang besar bagi wirausaha. Bagi perusahaan Korea Selatan yang ingin melakukan ekspansi, memahami seluk-beluk pendaftaran perusahaan di Indonesia sangatlah penting. Panduan ini menguraikan hal-hal penting, membekali Anda dengan pengetahuan untuk menavigasi proses dengan lancar.

Mantap! Bea Cukai Parepare Layani Ekspor Cangkang Sawit ke Korsel Sawit
Sawit
Rabu, 08 Januari 2025 | 17:18 WIB

Mantap! Bea Cukai Parepare Layani Ekspor Cangkang Sawit ke Korsel

Parepare, katakabar.com - Bea Cukai Parepare, Sulawesi Selatan, melayani ekspor komoditas palm kernel shell atau cangkang sawit milik PT Awana Sawit Lestari (ASL) ke Korea Selatan. Kepala Kantor Bea Cukai Parepare, Dawny Marbagio mengutarakan, terus meningkatnya performa kinerja ekspor tentunya harus diiringi dengan kinerja layanan kepabeanan yang semakin baik. “Hal ini kami wujudkan dengan pelayanan ekspor cangkang sawit milik PT ASL," ujarnya lewat siaran pers Ditjen Bea Cukai, dilansir dari laman EMG, Rabu (8/1).