Kualitas

Sorotan terbaru dari Tag # Kualitas

Implan Koklea Pintar Teranyar Hadir di Indonesia Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran Kesehatan
Kesehatan
23 jam yang lalu

Implan Koklea Pintar Teranyar Hadir di Indonesia Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran

Jakarta, katakabar.com - Inovasi teranyar bidang kesehatan pendengaran, dan Cochlear Ltd dengan bangga menghadirkan teknologi ini ke Indonesia, yang dapat memberikan manfaat bagi para pengguna implan koklea kami selama bertahun-tahunkedepan. Apalagi implan koklea pintar terbaru, Cochlear™ Nucleus® Nexa™System, memungkinkan pengguna untuk tetap terhubung dengan perkembangan teknologi masadepan melalui pembaruan perangkat lunak langsung pada alat implan. Berbeda dengan teknologi sebelumnya, sistem ini implan koklea pertamayang dilengkapi dengan memori internal dan firmware yang dapat diperbarui. Sehingga pengguna dapat mengakses inovasi baik melalui prosesor suara maupun implanitusendiri, dan memungkinkan akses terhadap lebih banyak inovasi seiring waktu. Ashish Joshi, Marketing Director, Cochlear (Asian Growth Markets), menyampaikan Nexa System implan koklea pintar pertama dan satu-satunya di dunia yangmenghadirkan terobosan signifikan dalam solusi pendengaran. "Cochlear bangga dapat menghadirkan inovasi ini di kawasan ASEAN, termasuk Indonesia, sebagai bagiandari komitmen kami dalam memperluas akses terhadap teknologi pendengaran yang lebihcanggih dan berkelanjutan," ujarnya. Melalui inovasi ini, kata Joshi, kami berharap dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi parapengguna, sekaligus mendukung transformasi dalam penanganan gangguan pendengaran di Indonesia. ”Sebagai distributor resmi di Indonesia, Kasoem Hearing Center menyambut hadirnya inovasi ini sebagai langkah besar dalam meningkatkan layanan bagi masyarakat dengan gangguan pendengaran," jelasnya. Sedang Trista Kasoem, perwakilan dari Kasoem Hearing Center, menimpali teknologi ini lompatan besar dalam dunia implan pendengaran. Dengan adanya sistem yang dapat terus diperbarui, pasien tidak hanya mendapatkan solusi untuk saat ini, tetapi akses terhadap inovasi di masa depan. "Ini sejalan dengan komitmen kami untuk memberikan layanan terbaik dan berkelanjutan bagi pasien di Indonesia," terangnya. Salah satu keunggulan utama dari Nucleus Nexa sistem ini adalah kemampuan untuk menyimpan pengaturan prosesor suara secara personal (MAP’s) tersimpan di dalam implan sehingga pasien dapat kembali terhubung dengan cepat jika membutuhkan prosesor suara baru atau pengganti. Di Indonesia, implementasi teknologi ini telah dilakukan melalui prosedur operasi pertama di Siloam Hospitals Lippo Village. dr. Eko Teguh Prianto, Sp.THT-KL, sebagai dokter yang melakukan tindakan operasi, menjelaskan Nucleus Nexa System inovasi terbaru Implan Koklea yang dapat memberikan kualitas pendengaran yang lebih optimal untuk jangka panjang pada pasien dengan gangguan pendengaran. Hal ini tentunya dapat meningkatkan kualitas hidup para pengguna. Tidak kalah penting, sistem ini didukung oleh tingkat keandalan implanyang telah terbukti tinggi, mencapai 99,76 persen, sehingga memberikan rasa aman dan kepercayaan bagi pengguna. Sementara, perwakilan dari Siloams Lippo Village, Alexander Mutak, menuturkan sebagai rumah sakit pertama yang melakukan prosedur ini menyatakan : “Kami bangga dapat menjadi bagian dari pengenalan teknologi implan koklea pintar di Indonesia. "Inovasi ini membuka peluang lebih luas bagi pasien dengan gangguan pendengaran untuk mendapatkan penanganan yang lebih modern dan efektif," ulasnya. Secara global, gangguan pendengaran masih menjadi tantangan besar, dengan ratusan juta orang terdampak. Teknologi implan koklea berperan penting dalam membantu meningkatkan kejelasan suara dengan cara merangsang langsung saraf pendengaran, berbeda dengan alat bantu dengar yang hanya memperkuat suara.

Menaker RI Imbau WFH, Bagaimana Cara Jaga Produktivitas dan Kualitas Layanan Perusahaan? Nasional
Nasional
Sabtu, 04 April 2026 | 14:00 WIB

Menaker RI Imbau WFH, Bagaimana Cara Jaga Produktivitas dan Kualitas Layanan Perusahaan?

Jakarta, katakabar.com - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Republik Indonesia, Yassierli mengimbau perusahaan swasta, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk melaksanakan kerja dari rumah (work from home/WFH) selama satu hari dalam satu minggu. Kebijakan ini dilakukan sebagai upaya memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mendorong pola kerja yang produktif, adaptif, dan berkelanjutan. “Para pimpinan perusahaan swasta, BUMN, dan BUMD diimbau untuk menerapkan Work From Home (WFH) bagi pekerja/buruh selama satu hari kerja dalam satu minggu sesuai kondisi perusahaan, dengan pengaturan jam kerja yang ditetapkan oleh masing-masing perusahaan,” ujar Menaker pada konferensi pers di Gedung Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Rabu lalu. Menaker juga menegaskan pelaksanaan WFH tetap harus menjamin hak pekerja. Upah/gaji dan hak lainnya dibayarkan sesuai ketentuan serta tidak mengurangi cuti tahunan. Di sisi lain, ucapnya, pekerja tetap berkewajiban menjalankan tugasnya, sementara perusahaan perlu memastikan produktivitas dan kualitas layanan tetap terjaga. Jaga Produktivitas dan Kualitas Layanan Jadi Tantangan Dalam skema kerja WFH, produktivitas menjadi lebih sulit diukur. Ketika karyawan bekerja dari rumah, perusahaan tidak memiliki visibilitas langsung terhadap aktivitas kerja sehari-hari. Meeting tetap berlangsung dan laporan tetap dibuat, namun hal tersebut belum tentu mencerminkan hasil kerja yang sebenarnya. Dalam beberapa kasus, aktivitas terlihat tinggi, tetapi progres pekerjaan tidak selalu sebanding. Tantangan serupa juga terjadi pada kualitas layanan. Tim yang berinteraksi dengan pelanggan, seperti sales dan customer service, tetap menjalankan tugasnya melalui panggilan telepon maupun meeting online. Tetapi, tanpa sistem yang memadai, perusahaan tidak memiliki gambaran yang utuh mengenai isi dan kualitas percakapan tersebut. Hal ini menyulitkan perusahaan untuk memastikan apakah komunikasi berjalan efektif atau terdapat peluang yang terlewat. Pada praktiknya, komunikasi menjadi faktor kunci yang memengaruhi produktivitas dan kualitas layanan. Meskipun sebagian besar koordinasi internal dan interaksi dengan pelanggan kini dilakukan melalui platform digital, tidak semua percakapan terdokumentasi dengan baik atau dapat dianalisis lebih lanjut. Akibatnya, perusahaan berpotensi kehilangan informasi penting yang sebenarnya dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kinerja tim. MiiTel: AI untuk Visualisasikan dan Monitoring Komunikasi Bisnis Untuk menjawab tantangan ini, perusahaan dapat mengadopsi solusi berbasis AI seperti MiiTel yang memungkinkan perusahaan memahami apa dan bagaimana komunikasi dilakukan, baik melalui telepon maupun meeting. Melalui fitur seperti auto recording, transkripsi voice-to-text, AI summary, hingga analisis percakapan, perusahaan dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas terhadap aktivitas komunikasi yang terjadi. Hal ini membantu menjaga produktivitas tetap stabil sekaligus memastikan kualitas layanan tetap konsisten, meskipun karyawan bekerja dari rumah. Selain itu, melalui solusi MiiTel Call Center, perusahaan juga dapat melakukan monitoring aktivitas dan performa agen secara real-time. Aktivitas panggilan dapat dipantau, dianalisis, dan dievaluasi tanpa harus menunggu laporan manual. Dengan visibilitas ini, perusahaan dapat lebih cepat mengidentifikasi kendala di lapangan, menjaga standar layanan, serta melakukan pelatihan secara lebih tepat sasaran. Pada akhirnya, kebijakan WFH satu hari dalam seminggu bukan hanya soal perubahan lokasi kerja, tetapi juga tentang bagaimana perusahaan beradaptasi mengelola kinerja dan layanan. Tanpa sistem yang tepat, WFH berisiko menurunkan efektivitas kerja. Namun, dengan pendekatan berbasis data, WFH justru dapat menjadi momentum untuk meningkatkan cara kerja menjadi lebih terukur dan efisien. Ingin berkonsultasi tentang kebutuhan bisnis Anda dengan MiiTel? Klik di sini untuk demo gratis!

Taman Bendera Pusaka Resmi Dibuka, Sucofindo Kawal Proyek dari Aspek Kualitas Hingga K3 Nasional
Nasional
Rabu, 01 April 2026 | 16:04 WIB

Taman Bendera Pusaka Resmi Dibuka, Sucofindo Kawal Proyek dari Aspek Kualitas Hingga K3

Jakarta, katakabar.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meresmikan Taman Bendera Pusaka di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Peresmian taman tersebut turut dihadiri Presiden ke 5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri. Dalam proyek pembangunan ini, PT Sucofindo (Persero) berperan sebagai Konsultan Manajemen Konstruksi. “Alhamdulillah, Taman Bendera Pusaka ini dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat. Kehadiran taman ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menghadirkan ruang terbuka hijau yang terintegrasi dan ramah bagi masyarakat,” kata Pramono Anung dalam sambutannya di kawasan Taman Bendera Pusaka. Di kesempatan yang sama Kepala PT Sucofindo (Persero) Cabang Jakarta, Berriman H. Nadeak, menjelaskan keterlibatan PT Sucofindo (Persero) dalam proyek ini merupakan bentuk kontribusi perusahaan dalam mendukung pembangunan fasilitas publik yang berkualitas dan berkelanjutan. “Sucofindo ditunjuk sebagai konsultan manajemen konstruksi yang mengawasi pekerjaan pembangunan di kawasan taman ini. Kami memastikan setiap pekerjaan dapat berjalan tepat waktu, sesuai spesifikasi kualitas, serta mengutamakan aspek kesehatan dan keselamatan kerja di lokasi proyek sehingga pembangunan dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat,” jelasnya. Direktur PT Integrasi Transit Jakarta, Teguh Firmansyah, menimpali Taman Bendera Pusaka dirancang sebagai ruang publik alternatif yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk beraktivitas di ruang terbuka. Kawasan ruang terbuka hijau ini merupakan hasil penggabungan tiga taman sebelumnya, yakni Taman Ayodya, Taman Langsat, dan Taman Leuser, yang kini memiliki luas sekitar 5,6 hektar. “Taman ini hadir sebagai ruang alternatif bagi warga Jakarta. Kami menggabungkan tiga taman menjadi satu kawasan ruang terbuka hijau agar masyarakat memiliki ruang publik yang nyaman untuk beraktivitas di luar ruang,” jelasTeguh Firmansyah. Teguh Firmansyah menambahkan bahwa kawasan taman ini dilengkapi berbagai fasilitas publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat, antara lain children playground, jembatan Merah Putih, lapangan padel, serta lapangan multifungsi yang dapat digunakan untuk berbagai kegiatan warga. Selanjutnya, Teguh Firmansyah juga menyampaikan apresiasi kepada PT Sucofindo (Persero) atas dukungan dan pengawasannya selama proses pembangunan taman tersebut. “Kami mengucapkan terima kasih kepada tim Sucofindo yang telah bekerja maksimal dalam waktu yang relatif singkat, bahkan hampir 24 jam sejak Oktober hingga Maret, sehingga proyek ini dapat berjalan sesuai rencana. Harapannya ruang publik ini dapat digunakan bersama oleh warga Jakarta dan sekitarnya. Mari kita rawat bersama agar taman ini tetap lestari sekaligus menjaga keberagaman hayati yang ada di kawasan ini,” tuturnya. Sebagai perusahaan Testing, Inspection, and Certification (TIC), PT Sucofindo (Persero) berkomitmen mendukung pembangunan infrastruktur yang berkualitas, aman, dan berkelanjutan melalui berbagai layanan, antara lain jasa konsultansi dan manajemen konstruksi, inspeksi dan pengujian teknis, sertifikasi sistem dan produk, serta verifikasi dan audit berbasis standar nasional maupun internasional. Melalui layanan tersebut, PT Sucofindo (Persero) terus berperan dalam memastikan setiap proyek pembangunan berjalan sesuai standar kualitas, keselamatan, serta prinsip keberlanjutan sehingga memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

Kualitas Tanpa Tawar, Waringin Megah Kian Kompetitif di Pasar Ekonomi
Ekonomi
Senin, 30 Maret 2026 | 08:45 WIB

Kualitas Tanpa Tawar, Waringin Megah Kian Kompetitif di Pasar

Jakarta, katakabar.com - Waringin Megah General Contractor menegaskan kekuatan daya saingnya melalui satu hal yang konsisten dijaga sejak awal: standar kualitas yang tidak dapat dikompromikan. Di tengah persaingan industri konstruksi yang semakin ketat, Waringin Megah General Contractor menegaskan kekuatan daya saingnya melalui satu hal yang konsisten dijaga sejak awal: standar kualitas yang tidak dapat dikompromikan. Rekam jejak ribuan proyek yang telah diselesaikan menjadi bukti nyata kapabilitas perusahaan dalam menghadapi berbagai tantangan konstruksi di Indonesia. Transformasi Waringin Megah dari kontraktor internal menjadi pemain nasional ditandai dengan keberhasilannya menangani proyek-proyek berskala besar, termasuk high-rise building dan pengembangan kompleks di berbagai wilayah Indonesia. Ekspansi ini mencerminkan tidak hanya pertumbuhan bisnis, tetapi juga peningkatan kapasitas organisasi dan sistem kerja yang semakin matang. Waringin Megah memiliki pengalaman luas dalam menangani berbagai jenis proyek konstruksi, mulai dari bangunan komersial, fasilitas industri, hotel, hingga institusi pendidikan. Setiap proyek membawa kompleksitas yang berbeda baik dari sisi desain, kondisi lapangan, hingga ekspektasi pemilik proyek yang menuntut pendekatan kerja yang adaptif dan terukur. Seiring meningkatnya kompleksitas proyek, perusahaan terus memperkuat sistem manajemen, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, serta memastikan setiap proses berjalan dengan standar yang terintegrasi. Hal ini menjadi kunci dalam menjaga konsistensi kualitas di seluruh lini pekerjaan. Di sektor hospitality, Waringin Megah menunjukkan kemampuannya dalam menghadirkan bangunan yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki nilai estetika yang tinggi. Keseimbangan antara fungsi, kenyamanan, dan visual menjadi perhatian utama dalam setiap proyek, seperti yang tercermin pada Redwood Hotel Timika, 18 Suites Bali, Tanada Resort Bali, Hotel Aston Palembang, Spring Hill Condotel Lampung, dan Casa Padma Legian Bali. Sementara, dalam sektor pendidikan, perusahaan menghadirkan pendekatan yang berfokus pada keamanan, kenyamanan, serta optimalisasi fungsi ruang. Pengalaman dalam proyek seperti Cambridge School Surabaya, Akademi Televisi Indonesia Jakarta, Sekolah Petra Acitya, dan Surabaya Grammar School memperkuat pemahaman Waringin Megah terhadap kebutuhan ruang belajar yang ideal. “Setiap proyek adalah representasi dari komitmen kami terhadap kualitas. Bagi Waringin Megah, standar bukan sesuatu yang bisa ditawar. Justru di tengah kompleksitas proyek yang semakin tinggi, konsistensi kualitas menjadi fondasi utama untuk menjaga kepercayaan klien dan memperkuat daya saing perusahaan,” ujar Hermash Budi, Direktur. Ketahanan perusahaan juga menjadi faktor penting dalam perjalanan panjangnya. Waringin Megah terbukti mampu bertahan melewati krisis ekonomi 1998 hingga melakukan restrukturisasi di masa pandemi Covid-19. Di mana kemampuan beradaptasi terhadap perubahan pasar dan kondisi ekonomi menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan. “Industri konstruksi selalu dinamis. Karena itu, kami terus berinvestasi pada pengembangan sistem dan sumber daya manusia agar tetap relevan dan kompetitif. "Pengalaman panjang yang kami miliki menjadi modal utama untuk terus tumbuh secara berkelanjutan,” terangnya. Dengan kombinasi pengalaman lintas sektor, sistem kerja yang terus berkembang, serta komitmen terhadap kualitas tanpa kompromi, Waringin Megah General Contractor terus memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain utama di industri konstruksi nasional.

MIND ID Dukung Kebijakan Energi Wujudkan Swasembada Nasional Nusantara
Nusantara
Selasa, 03 Maret 2026 | 08:06 WIB

MIND ID Dukung Kebijakan Energi Wujudkan Swasembada Nasional

Jakarta, katakabar.com - Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID tegaskan komitmen dukung implementasi Kebijakan Energi Nasional (KEN) gun mewujudkan swasembada energi Indonesia. Komitmen tersebut dibuktikan melalui pelaksanaan Sosialisasi Perdana Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 40 Tahun 2025 tentang Kebijakan Energi Nasional yang diselenggarakan oleh Dewan Energi Nasional (DEN) bersama MIND ID di Jakarta, Jumat (27/2) lalu. Kegiatan ini pun menjadi wujud sinergi dan kolaborasi antara pemerintah sebagai pembuat kebijakan dan MIND ID bersama seluruh Anggota sebagai pelaksana strategis dalam mendukung swasembada energi, transisi energi, serta dekarbonisasi nasional. Diketahui, pemerintah telah menerbitkan PP Nomor 40 Tahun 2025 tentang Kebijakan Energi Nasional yang menggantikan PP Nomor 79 Tahun 2014. Regulasi ini menjadi landasan bagi seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan ketahanan energi, pemenuhan kebutuhan energi nasional, serta percepatan dekarbonisasi dan transisi energi. Sebelumnya, Presiden RI, H Prabowo Subianto, menyampaikan kemandirian energi merupakan pilar penting dalam menjaga keberlanjutan pembangunan. Pemerintah pun terus mendorong optimalisasi sumber daya nasional agar Indonesia tidak bergantung pada pihak luar. “Swasembada energi, harus! Nanti ada kelompok, apa bisa? Bisa! Kita sudah hitung, tapi kita punya kelebihan-kelebihan luar biasa,” jelas Kepala Negara. Anggota Dewan Energi Nasional (DEN), Satya Widya Yudha, menyatakan kebijakan tersebut diselaraskan dengan target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen sebagaimana diarahkan Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, swasembada energi pun akan menjadi fondasi penting dalam memperkuat industrialisasi dan daya saing Indonesia. "Forum yang sangat penting bagi kita berkolaborasi. Implementasi daripada kebijakan itu adalah kerja sama antara pemangku kepentingan baik itu pemerintah, industri, dan seluruh pemangku kepentingan agar cita-cita negara kita tetap untuk mencapai kebutuhan energi yang cukup tinggi,” bebernya di acara Sarasehan dan Sosialisasi PP Nomor 40 Tahun 2025 yang dilaksanakan di Jakarta. Jumat Direktur Utama MIND ID, Maroef Sjamsoeddin, menegaskan MIND ID siap menjalankan peran strategis dalam mendukung implementasi KEN. Melalui pengelolaan mineral dan batu bara yang dijalankan secara terintegrasi serta pengembangan berbagai proyek strategis oleh seluruh Anggota, MIND ID konsisten mendukung kemandirian, ketahanan dan transisi energi nasional. “Melalui kegiatan sosialisasi hari ini, Grup MIND ID menegaskan komitmen untuk mendukung implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 2025 dengan mengikuti arah implementasi Rencana Umum Energi Nasional,” tutur Maroef. Untuk mendukung swasembada energi, MIND ID melalui PT Bukit Asam Tbk telah menjalankan pengelolaan sumber daya dan Cadangan batu bara secara optimal agar dapat terus mendukung agenda ketahanan energi jangka panjang. Bukit Asam mengelola cadangan batu bara sekitar 2,88 miliar ton dan sumber daya 5,72 miliar ton, serta proaktif meningkatkan kapasitas produksi melalui pembangunan Coal Handling Facility (CHF) dan Train Loading Station (TLS) 6–7 yang akan menambah kapasitas angkutan hingga 20 juta ton per tahun, sehingga produksi ditargetkan meningkat dari 43 juta ton menjadi lebih dari 60 juta ton per tahun. Agenda hilirisasi, MIND ID bersama seluruh Anggota mendukung pembentukan ekosistem industri baterai kendaraan listrik hingga energi storage yang dapat mewujudkan ekosistem industri energi terbarukan. Mineral strategis seperti nikel, tembaga, bauksit, dan timah telah diproduksi dalam bentuk bahan baku yang sudah siap untuk diolah lebih lanjut oleh industri manufaktur. “Kami tidak hanya berfokus pada optimalisasi produksi mineral dan batubara, tetapi juga pada peningkatan nilai tambah melalui hilirisasi, penguatan rantai pasok domestik, efisiensi energi, serta pengembangan ekosistem industri berbasis energi yang lebih bersih dan berkelanjutan.” tandas Maroef.

Sucofindo Pastikan Kualitas dan Kuantitas Pasokan BBM Subsidi BPH Migas Untuk Pelni Nasional
Nasional
Selasa, 03 Maret 2026 | 07:05 WIB

Sucofindo Pastikan Kualitas dan Kuantitas Pasokan BBM Subsidi BPH Migas Untuk Pelni

Jakarta, katakabar.com - PT Sucofindo (Persero) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bidang Testing, Inspection, dan Certification (TIC) terus perkuat komitmennya dalam menjaga kualitas dan kuantitas pasokan BBM (Bahan Bakar Minyak) bagi sektor kemaritiman melalui layanan jasa bunker survey. Kepala Strategic Business Unit (SBU) PT Sucofindo (Persero) Hulu Migas dan Produk Migas (HMPM), Zakir Mursalin, menyatakan layanan tersebut merupakan bentuk pemastian independen atas proses penyaluran BBM subsidi guna keandalan dan kelancaran operasional kapal. "Layanan ini wujud komitmen PT Sucofindo (Persero) mendukung lancarnya operasional kapal. Proses pengisian BBM memiliki potensi risiko kerugian jangka panjang apabila tidak diawasi secara optimal,” jelas Zakir Mursalin. Ia menegaskan bunker survey dilakukan untuk memperoleh data pengukuran kuantitas BBM yang akurat sebagai dasar keandalan operasional kapal. “Untuk memastikan transparansi dan akurasi, diperlukan pengawasan oleh surveyor independen dalam hal ini PT Sucofindo memiliki kapasitas dan kapabilitas untuk melaksanakan pengawasan bunker survey secara profesional,” ucap Zakir. Pelaksanaan bunker survey ini mengacu pada American Petroleum Institute (API) Manual of Petroleum Measurements Standards (MPMS), American Society for Testing and Materials (ASTM) Standards terkait pengukuran, density dan sampling, Petroleum Measurement Tables (ASTM/API), SOP internal dan ketentuan keselamatan kerja. “Sehingga seluruh kegiatan bunker survey sudah sesuai dengan prinsip kepatuhan terhadap standar, ketelusuran data dan akuntabilitas hasil pengukuran,“ sebutnya. Sebelumnya, PT Sucofindo, turut mendukung kelancaran pasokan BBM pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) untuk KM Sangiang (6/1), khususnya pada momentum dengan intensitas pelayaran yang meningkat. Dalam lingkup perdagangan internasional, transportasi laut memiliki peranan vital dan berbagai potensi risiko yang perlu dimitigasi melalui inspeksi terkait alat angkut dan perlengkapannya, kelayakannya dalam mengangkut muatan yang bersangkutan serta kelayakan penempatannya di atas alat angkut. Sejalan dengan hal tersebut PT Sucofindo tidak hanya berperan dalam layanan bunker survey tetapi juga menyediakan berbagai layanan survey kemaritiman lainnya, antara lain yaitu towing and lashing survey, cargo stowage survey, cleanliness survey, hose test, damage survey serta layanan survey maritim lainnya.

Bersiap Hadapi Masa Angleb, KAI Services Terus Tingkatkan Kualitas Pelayanan Kebersihan Nasional
Nasional
Selasa, 10 Februari 2026 | 16:32 WIB

Bersiap Hadapi Masa Angleb, KAI Services Terus Tingkatkan Kualitas Pelayanan Kebersihan

Jakarta, katakabar.com - Menghadapi masa Angkutan Lebaran (Angleb) 2026 yang sebentar lagi akan tiba, Resclean by KAI Services terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan kebersihan, untuk itu, KAI Services menggelar program Operator Basic Cleaning Service di Auditorium Kantor Pusat KAI Services, Stasiun Mangga Besar, Jakarta, pada Selasa (3/2) hingga Jumat (7/2) lalu. Program ini bertujuan untuk memperkuat peran para supervisor yang bekerja di seluruh regional sebagai ujung tombak pengawasan dan pembinaan para petugas cleaning yang bekerja di lapangan. Program ini diikuti Asisten Manager dan Supervisor dari Head Office hingga Regional 1 hingga Regional 11 yang tersebar di Pulau Jawa dan Sumatera sebagai bagian dari upaya penyelarasan standar kerja cleaning services secara menyeluruh. Di kegiatan ini, KAI Services menekankan pentingnya pendampingan langsung supervisor kepada para frontliner yang bekerja di lapangan untuk memberikan penjelasan dan teknik mengerjakan pekerjaan di lapangan untuk memastikan standar kebersihan yang diterapkan sesuai SOP dan konsisten. Selain itu, KAI Services menyoroti pentingnya kepemimpinan yang tegas dan bertahap, serta mendorong pengurangan beban administrasi bagi tenaga lapangan agar pengawasan lebih fokus pada kondisi nyata di lapangan. Menurut Manager Corporate Communication KAI Services, Nyoman Suardhita, melalui program ini, KAI Services menegaskan komitmennya membangun layanan kebersihan yang efektif, terkontrol, dan berorientasi pada kualitas, demi mendukung kenyamanan dan keselamatan pengguna jasa. “Penguatan peran supervisor merupakan langkah strategis untuk menjaga standar layanan secara berkelanjutan. Supervisor adalah kunci utama dalam memastikan standar kebersihan diterapkan secara konsisten di lapangan, apalagi sebentar lagi kita sudah akan menghadapi masa Angkutan Lebaran 2026, jadi tidak hanya petugas kebersihan yang siaga di lapangan, para supervisor kita harapkan juga ikut menjaga standar kebersihan," ulas Nyoman melalui keterangan resmi.

Strategi Lead Generation B2B 2026: Dari Volume ke Kualitas dan Intent Ekonomi
Ekonomi
Senin, 05 Januari 2026 | 16:00 WIB

Strategi Lead Generation B2B 2026: Dari Volume ke Kualitas dan Intent

Jakarta, katakabar.com - Memasuki tahun 2026, banyak perusahaan B2B menghadapi tantangan serius dalam aktivitas lead generation. Biaya akuisisi meningkat, siklus penjualan semakin panjang, sementara kualitas prospek yang masuk ke tim sales justru menurun. Di saat yang sama, pengambil keputusan B2B kini bergerak lebih tertutup, melakukan riset mandiri lintas channel, dan baru bersedia berbicara dengan sales ketika keputusan hampir dibuat. Kondisi ini membuat pendekatan lead generation lama yang mengandalkan volume lead, form sederhana, dan follow-up manual semakin tidak relevan. Tantangan utama tidak lagi terletak pada platform atau tools, melainkan pada ketepatan membaca niat beli (buyer intent) dan kesiapan prospek sebelum masuk ke tim penjualan. Menurut Viktor Iwan, CEO Doxadigital, perubahan ini menuntut pergeseran paradigma. “Di 2026, masalah terbesar lead generation B2B bukan kekurangan lead, tetapi terlalu banyak lead tanpa konteks dan kesiapan. CPL bisa terlihat efisien di dashboard, tetapi jika tidak berkontribusi ke pipeline dan revenue, itu bukan lead generation yang sehat,” jelas Viktor. Lead Generation Sistem Penyaring Bukan Mesin Volume Pada konteks B2B, lead generation berfungsi sebagai penghubung antara aktivitas marketing dan proses penjualan. Tujuannya bukan mengumpulkan kontak sebanyak mungkin, tetapi menyaring prospek bisnis yang relevan, memiliki kebutuhan nyata, dan siap diproses oleh sales. Pendekatan ini menjadi krusial bagi bisnis dengan: - Siklus pembelian panjang - Nilai transaksi tinggi - Banyak pengambil keputusan (buying committee) - Kebutuhan edukasi sebelum keputusan dibuat Sektor seperti B2B services, SaaS dan teknologi, finansial, properti B2B, serta corporate training sangat bergantung pada kualitas sinyal intent dibandingkan volume lead. Peran Platform Lead Generation B2B 2026 Di 2026, platform lead generation B2B berfungsi dengan peran yang berbeda-beda. Google Search tetap menjadi sumber intent tertinggi karena digunakan saat buyer aktif mencari solusi. LinkedIn unggul dalam presisi targeting berbasis jabatan dan perusahaan, meski volumenya rendah. Sementara Meta dan TikTok berperan sebagai mesin awareness dan intent priming, yakni membangun kesiapan beli sebelum buyer melakukan pencarian aktif. Website dan content marketing menjadi pusat sistem, berfungsi sebagai alat edukasi sekaligus filter kualitas lead. “Tanpa website dan konten yang kuat, performa channel lain akan turun. Konten bukan hanya menarik traffic, tapi membentuk niat, menyaring kualitas, dan menurunkan biaya akuisisi jangka panjang,” tambah Viktor. AI Mengubah Cara Menilai dan Memprioritaskan Lead Di 2026, AI tidak lagi sekadar menjalankan otomatisasi, tetapi berperan sebagai lapisan pengambilan keputusan awal dalam funnel B2B. Lead tidak dinilai dari satu aksi tunggal seperti klik iklan atau pengisian form, melainkan dari gabungan sinyal perilaku lintas waktu dan channel pendekatan yang dikenal sebagai intent fusion. AI membaca pola, bukan event terpisah. Urutan konsumsi konten, frekuensi revisit website, keterlibatan setelah form masuk, hingga interaksi email menjadi indikator kesiapan beli. Hasilnya, tim sales menerima urutan prioritas lead yang lebih akurat, bukan sekadar skor numerik. Dampak langsungnya: - Waktu follow-up lebih efisien - Rasio MQL ke SQL meningkat - Siklus penjualan lebih pendek Sebaliknya, sinyal seperti single page visit, download aset tanpa konteks, atau volume form tanpa kualifikasi tidak lagi dianggap indikator kesiapan beli yang kuat. Perubahan Metrik Keberhasilan Lead Generation Seiring perubahan perilaku buyer, metrik lead generation B2B juga bergeser. Fokus tidak lagi pada “berapa banyak lead masuk”, tetapi: - Cost per Qualified Lead (CPQL) - MQL to SQL conversion rate - Speed to lead (response time) - Kontribusi lead terhadap pipeline dan revenue “Lead generation seharusnya memudahkan kerja sales, bukan menambah beban. Ketika sinyal intent dibaca dengan benar, sales bisa masuk ke percakapan dengan prospek yang sudah memahami problem dan ekspektasi solusi,” ucap Viktor. Detail Artikel Lengkap Bisa dibaca di https://doxadigital.com/tips-pemasaran/lead-generation-2026-untuk-b2b/ Tentang Doxadigital Doxadigital adalah digital marketing agency di jakarta yang berfokus pada perancangan sistem lead generation B2B berbasis kualitas, intent, dan data. Dengan keahlian dalam tracking, AI optimization, content-driven funnel, serta integrasi CRM dan sales pipeline, Doxadigital membantu bisnis memastikan setiap lead memiliki konteks, kesiapan, dan nilai bisnis yang jelas.

Tingkatkan Kualitas Layanan Pelanggan dengan CRM Barantum Tekno
Tekno
Rabu, 10 September 2025 | 08:12 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan Pelanggan dengan CRM Barantum

Jakarta, katakabar.com - Tingkatkan layanan pelanggan dan loyalitas dengan CRM Barantum yang terintegrasi, efisien, dan mendukung komunikasi personal serta pengelolaan data pelanggan. Dalam menjalankan bisnis, Anda pasti sering menghadapi berbagai tantangan dalam melayani pelanggan. Mulai dari pesan yang tercecer, permintaan yang lambat ditanggapi, hingga data pelanggan yang tidak terkelola dengan baik. Kondisi ini dapat membuat pelanggan merasa diabaikan, padahal layanan yang responsif menjadi kunci loyalitas. Fakta mendukung: lebih dari 70 persen konsumen meninggalkan merek karena pengalaman layanan yang buruk, sementara 80 persen pelanggan mengharapkan respon cepat saat berinteraksi dengan bisnis. Hal ini menunjukkan pentingnya sistem yang mampu membantu tim Anda merespons dengan cepat dan tepat. Sistem CRM memungkinkan Anda mengelola semua interaksi pelanggan secara terpusat, mulai dari catatan pembelian, riwayat komunikasi, hingga preferensi masing-masing pelanggan. Dengan begitu, tim Anda bisa menyesuaikan interaksi sesuai kebutuhan, meningkatkan kepuasan dan peluang pembelian berulang. CRM atau Customer Relationship Management adalah sistem yang membantu bisnis mengelola interaksi dengan pelanggan secara terpusat. Untuk memahami konsep ini lebih mendalam, informasi lengkap mengenai CRM adalah bisa dijadikan panduan untuk mengoptimalkan sistem di bisnis Anda. Integrasi CRM dengan teknologi lain seperti Chat AI, Omnichannel, WhatsApp Business API, Ticketing, dan Call Center membuat layanan pelanggan semakin efektif. Tim Anda dapat menangani banyak saluran komunikasi sekaligus, memberikan jawaban instan melalui chatbot, dan mengelola komplain dengan sistem ticketing yang terstruktur. Pendekatan ini secara langsung meningkatkan kualitas customer service karena setiap pelanggan mendapatkan perhatian personal, sehingga loyalitas mereka terhadap bisnis Anda meningkat. Gunakan Barantum Tingkatkan Layanan dan Penjualan Untuk memaksimalkan manfaat tersebut, Anda dapat memanfaatkan platform Barantum yang menggabungkan CRM, Chat AI, Omnichannel, WhatsApp Business API, Ticketing, dan Sistem Call Center dalam satu dashboard terpadu.