KAI Paparkan Strategi Adaptif dan Kepemimpinan Transportasi Masa Depan di Kuliah Tamu FTMD ITB
Bandung, katakabar.com - Didiek Hartantyo: Mahasiswa Harus Siap Memimpin Perubahan dan Menjadi Solusi Nyata Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), Didiek Hartantyo hadir sebagai pembicara utama pada Kuliah Tamu bertajuk “Navigating Changes & Driving Growth: Peluang dan Tantangan Industri Perkeretaapian di Indonesia” yang digelar Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara atau FTMD Institut Teknologi Bandung, di pekan keempat Mei 2025. Didiek menyampaikan, sektor perkeretaapian tengah menghadapi tantangan serius, mulai dari keterbatasan pendanaan, kenaikan biaya energi, perlambatan permintaan, hingga dinamika kebijakan. Dalam menghadapi tekanan tersebut, KAI menyiapkan strategi terintegrasi berbasis tiga pilar: efisiensi operasional, penguatan logistik, dan pemanfaatan aset non-angkutan. “Transportasi berbasis rel tidak bisa hanya dikelola dengan pendekatan teknis semata, namun harus adaptif terhadap regulasi, sosial-politik, dan tekanan ekonomi. Visi kami adalah menjadi penggerak transportasi berkelanjutan yang meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujar Didiek. Menurut Didiek, KAI memproyeksikan pertumbuhan jangka panjang melalui penguatan layanan, di mana volume penumpang jarak jauh ditargetkan naik 10,6 persen, angkutan batubara meningkat 15 persen, dan pendapatan non-angkutan bertumbuh 16 persen menjadi Rp2,95 triliun. "Strategi ini selaras dengan Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) KAI 2025–2029 yang didukung oleh modernisasi sistem, sinergi antar-BUMN, serta ekspansi angkutan dan pemanfaatan stasiun sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru," jelasnya.