Doa dan Harapan, Bupati Rohul Lepas JCH dari Bandara Tuanku Tambusai
Pasir Pengaraian, katakabar.com – Di ufuk timur, mentari pagi menyapa lembut, seiring bergetar hati para tamu Allah yang siap tapakkan kaki menuju Baitullah. Bandara Tuanku Tambusai menjadi saksi bisu momen agung nan syahdu, saat Bupati Rokan Hulu, Anton, ST., MM, dengan penuh rasa syukur melepas keberangkatan Jemaah Calon Haji (JCH) Kloter 8, Selasa (28/4). Ia tak sendirian tapi didampingi Ketua TP PKK Rokan Hulu, dr. Yeni Dwi Putri, serta jajaran Forkopimda dan Organisasi Perangkat Daerah, suasana terasa begitu tenang penuh sarat makna. Tahun ini menghadirkan kehangatan yang berbeda, berkat kebijakan bijak yang diinisiasi langsung oleh Bupati Anton, di mana keluarga besar diberi kesempatan emas untuk mengantarkan hingga ke pintu pesawat. Tidak lagi sekadar seremonial, momen ini menjadi wadah kebersamaan yang tulus. Air mata haru bercampur senyum bahagia menjadi pemandangan indah, menjadi bekal doa restu agar setiap langkah perjalanan mereka senantiasa dimudahkan dan dilimpahi berkah dari Yang Maha Kuasa. "Kami berharap ke depan ini menjadi rutinitas setiap tahunnya pada saat pemberangkatan haji. Ini menjadi momen yang sangat berharga bagi pemerintah dan masyarakat Kabupaten Rokan Hulu," kata Anton penuh semangat. Orang nomor satu di 'Negeri Seribu Suluk' nama lain dari Rokan Hulu pun menitipkan harapan tulus, agar seluruh jemaah senantiasa menjaga kesehatan dan keselamatan. Ia berdoa agar segala amal ibadah diterima dengan baik, dan pulang membawa predikat mulia, Haji Mabrur. Di sela kebahagiaan tersebut, masa depan terus dipersiapkan. Pemerintah daerah tengah memproses penyerahan lahan seluas 66 hektar kepada Kementerian Perhubungan, sebuah langkah strategis demi mewujudkan bandara yang lebih modern, dan berstandar nasional. Sementara, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Rokan Hulu, H. Marthillevi Saleh, S.Ag., M.Sy, memaparkan keberangkatan kali ini menggunakan armada pesawat ATR 72-600 Wings Air yang terbagi dalam tiga sesi penerbangan. "Penerbangan pertama pukul 09.15 WIB membawa 63 jemaah dari Rambah. Kedua pukul 13.00 WIB membawa 64 jemaah dari Rambah dan Tambusai. Serta yang ketiga membawa 64 jemaah asal Kepenuhan, Kepenuhan Hulu dan Kunto Darussalam," jelasnya. Semoga perjalanan ini menjadi awal kebaikan, membawa berkah abadi, dan menjadi amal jariyah yang tak terputus pahalanya.