Menuju

Sorotan terbaru dari Tag # Menuju

Bitcoin di Jalur Menuju Harga Rp1,73 Miliar Pengaruh Sentimen Positif dari AS Ekonomi
Ekonomi
Rabu, 14 Mei 2025 | 08:46 WIB

Bitcoin di Jalur Menuju Harga Rp1,73 Miliar Pengaruh Sentimen Positif dari AS

Jakarta, katakabar.com - Harga Bitcoin atau BTC akhirnya kembali tembus level psikologis $103.000 untuk kali pertama sejak Februari 2025, sebelum terkoreksi tipis akibat aksi ambil untung oleh investor. Kenaikan ini dipicu oleh kombinasi sentimen positif, termasuk keputusan Federal Reserve (The Fed) untuk mempertahankan suku bunga acuan dan pengumuman Presiden AS, Donald Trump mengenai kesepakatan perdagangan dengan Inggris. Trump menyatakan, pemerintahannya telah menandatangani kesepakatan dagang dengan Inggris, menandai langkah pertama sejak peluncuran program tarif besar-besaran bulan lalu. Dilaporkan bahwa kesepakatan ini mencakup pengurangan tarif impor untuk baja dan mobil, yang turut meredakan kekhawatiran inflasi rantai pasokan. Sentimen positif turut berdampak pada pasar kripto secara luas. Data dari CoinGlass mencatat lebih dari $492 juta posisi short dilikuidasi dalam 24 jam terakhir, mencerminkan tekanan beli yang signifikan di tengah optimisme investor. “Lonjakan harga Bitcoin ini tidak hanya dipicu oleh faktor teknikal, tetapi juga oleh stabilitas kebijakan moneter dan perkembangan geopolitik yang kondusif,” ujar Fyqieh Fachrur, Analis Tokocrypto. “Jika ketegangan perdagangan tetap mereda dan arus masuk ETF terus positif, BTC berpotensi menuju level resistensi berikutnya di $105.000 hingga $108.000 dalam jangka pendek," jelasnya.

Sejenak Hening Menuju Asa, ASRI Wujudkan Langkah Berkelanjutan di Momentum Earth Hour Lingkungan
Lingkungan
Minggu, 06 April 2025 | 07:46 WIB

Sejenak Hening Menuju Asa, ASRI Wujudkan Langkah Berkelanjutan di Momentum Earth Hour

Studio, menikmati The Green Oasis Dance & Percussion, hingga membawa pulang tanaman sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka terhadap lingkungan. Di Grand Galaxy Park Bekasi, PIK Avenue dan Hublife Taman Anggrek Residences, langkah konkret lainnya pun diambil. Setiap acara kini akan dilengkapi dengan tempat sampah inovatif berbahan daur ulang, hasil kolaborasi dengan 4GoodThings. Organisasi ini telah mengubah ribuan kilogram sampah plastik menjadi material multipleks yang digunakan kembali dalam berbagai instalasi di pusat-pusat perbelanjaan ASRI. Bukan hanya tempat sampah pada umumnya, namun ini adalah bagian dari edukasi jangka panjang tentang pentingnya memilah dan mendaur ulang sampah dengan benar. Perjalanan keberlanjutan tidak berhenti di situ. ASRI menginisiasi program pengumpulan tutup botol plastik selama enam bulan ke depan. Sampah yang terkumpul akan diolah menjadi dekorasi Natal yang berkelanjutan, menciptakan keajaiban dari hal yang sering dianggap tidak berharga.

Jembatan ke Pulau Sumatara Prioritas Demi Tingkatkan Perekonomian Meranti Riau
Riau
Rabu, 20 September 2023 | 14:50 WIB

Jembatan ke Pulau Sumatara Prioritas Demi Tingkatkan Perekonomian Meranti

Meranti, katakabar.com - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menegaskan prioritas saat ini jembatan penghubung ke Pulau Sumatra ketimbang jembatan penghubung ke Kabupaten Bengkalis. "Kepulauan Meranti saat ini lebih butuh jembatan penghubung ke pulau sumatera ketimbang jembatan penghubung ke Kabupaten Bengkalis," tegas Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Kepulauan Meranti, Suhendri, saat mengikuti Forum Konsultasi Publik rencana pembangunan jalan dan jembatan yang menghubungkan Ketam Putih Bengkalis ke ruas jalan Tanjung Padang-Teluk Belitung, di Pekanbaru, pada Senin (18/9). Dijabarkan Suhendri, angka kemiskinan ekstrem tinggi di Kepulauan Meranti disebabkan inflasi yang cukup tinggi. Pertumbuhan ekonomi yang rendah disebabkan keterisoliran daerah sehingga harga kebutuhan pokok menjadi mahal. "Jadi, kebutuhan yang paling prioritas bagi Kepulauan Meranti adalah pembangunan jalan dan jembatan menuju Pulau Sumatra," ulasnya. Rencana Pemprov Riau membangun jembatan Bengkalis-Meranti tidak bakal berdampak signifikan kepada perekonomian daerah. Keberadaan jembatan itu nantinya tidak efektif bagi masyarakat Kepulauan Meranti untuk menuju Pulau Sumatra maupun ibukota Provinsi Riau di Pekanbaru. "Kami berharap bisa ke ibukota provinsi setiap saat tanpa menunggu jadwal kapal. Kalau lewat jembatan Dakal-Ketam Putih menuju Pulau Sumatra semakin jauh, dan membutuhkan waktu yang lama serta biaya yang lebih besar," bebernya. Suhendri sampaikan terima kasih atas perhatian dan rencana Pemprov Riau. Kami ucapkan terima kasih dan Pemkab Kepulauan Meranti bakal selalu mendukung upaya pembangunan yang dilaksanakan, timpalnya. Sebelumnya, Asisten II Setdaprov Riau, M. Job Kurniawan mengatakan, jembatan yang bakal dibangun diperkirakan memiliki panjang 3,4 kilometer. Hal itu kebijakan Pemprov Riau dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMN) 2019-2024 tentang konektivitas pulau terluar. "Adanya jembatan itu diharapkan bisa meningkatkan perekonomian dan memudahkan masyarakat menjual hasil pertanian," kata Job. Direktur Pelaksanaan Pembiayaan Infrastruktur Jalan dan Jembatan Kementerian PUPR, Reni Ahiantini menambahkan, saat ini masyarakat Kabupaten Bengkalis dan Kabupaten Kepulauan Meranti menggunakan perahu untuk transportasi keluar pulau. Diharapkan nantinya. Adanya jembatan itu dapat mendukung akses transportasi yang lebih mudah bagi masyarakat. "Jembatan Ketam Putih ini krusial dilihat dari sisi ketahanan dan keamanan NKRI. Ini berada di pulau terluar, di sisi utara dan timurnya merupakan perbatasan negara Indonesia dan Malaysia," tuturnya. Kepala Dinas PUPR Provinsi Riau, M Arief Setiawan, Mantan Gubernur Riau sekaligus tokoh masyarakat Kabupaten Meranti, Wan Abu Bakar, Kepala OPD terkait, dan lainnya. Asisten II, Suhendri, Plt Kepala Kadis PUPR Kepulauan Meranti, Rahmat Kurnia, Plt Kadis Perhubungan, Syafrizal Ahmadi, Camat Merbau, M. Nazir, dan Camat Tasik Putri Puyu, Zainal turut di sana.