Minat

Sorotan terbaru dari Tag # Minat

Analisa Pasar FLOQ: Ketegangan Perang Dagang dan Pelemahan Ekonomi AS Bikin Investor Minat Bitcoin Ekonomi
Ekonomi
Selasa, 14 April 2026 | 19:08 WIB

Analisa Pasar FLOQ: Ketegangan Perang Dagang dan Pelemahan Ekonomi AS Bikin Investor Minat Bitcoin

Jakarta, katakabar.com - Pada Market Outlook terbaru yang dirilis platform aset kripto FLOQ, dinamika geopolitik, serta perubahan kondisi makroekonomi global jadi faktor utama yang memengaruhi pergerakan berbagai kelas aset, termasuk saham dan aset kripto. Ketegangan perdagangan global kembali meningkat setelah Amerika Serikat umumkan kebijakan tarif baru yang kemudian dibalas China dan Uni Eropa. Eskalasi ini picu kekhawatiran potensi perang dagang global dapat memengaruhi stabilitas ekonomi dunia dan sentimen pasar keuangan. Pada Market Outlook terbaru yang dirilis platform aset kripto FLOQ, dinamika geopolitik serta perubahan kondisi makroekonomi global menjadi faktor utama yang memengaruhi pergerakan berbagai kelas aset, termasuk saham, dan kripto. Data ekonomi terbaru dari Amerika Serikat menunjukkan sinyal pelemahan. Klaim pengangguran meningkat sementara indeks harga produsen (PPI) mengalami penurunan. Kondisi ini meningkatkan ekspektasi Federal Reserve berpotensi mempertimbangkan pelonggaran kebijakan moneter dalam beberapa bulan ke depan. Secara historis, kondisi tersebut sering kali memberikan sentimen positif bagi aset berisiko seperti saham emerging markets dan kripto. Di sisi lain, meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah setelah jalur perdagangan Selat Hormuz kembali dibuka turut menekan harga minyak dunia. Harga minyak WTI dilaporkan turun kebawah US$100 per barel, mengurangi tekanan inflasi energi global. Menariknya, di tengah kondisi tersebut, Bitcoin justru menunjukkan ketahanan dengan diperdagangkan di kisaran US$71.000–US$72.000, setelah sebelumnya menguji area penting di sekitar US$69.000. Menurut Yudhono Rawis, Founder dan CEO FLOQ, kondisi pasar saat ini mencerminkan perubahan cara investor memandang aset kripto dalam konteks ekonomi global. “Ketika ketidakpastian geopolitik dan ekonomi meningkat, investor secara alami mencari alternatif di luar sistem keuangan tradisional. Bitcoin semakin dilihat bukan hanya sebagai aset spekulatif, tetapi sebagai aset digital strategis yang dapat berperan dalam diversifikasi portofolio global,” ujar Yudhono Rawis. Ia menambahkan dinamika pasar saat ini menunjukkan kripto semakin berperan dalam percakapan ekonomi global, terutama dalam konteks adopsi institusional dan potensi penggunaannya dalam transaksi lintas negara. Sementara di dalam negeri, ulas Yudhono, pasar saham Indonesia menunjukkan pemulihan yang signifikan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melonjak 4,42% dalam satu hari, didukung net buy investor asing sekitar Rp632 miliar, dengan sektor energi dan perbankan menjadi pendorong utama penguatan pasar. Fundamental makro Indonesia juga relatif stabil. Bank Indonesia melaporkan cadangan devisa nasional berada pada kisaran US$151,9 miliar, setara sekitar 6,1 bulan impor, jauh di atas standar internasional. Menurut analisis FLOQ, beberapa faktor global yang berpotensi memengaruhi pasar Indonesia dalam waktu dekat meliputi: Eskalasi perang dagang global yang berpotensi mengganggu rantai pasok dunia Pelemahan ekonomi Amerika Serikat dapat mendorong arus modal ke emerging markets Stabilitas harga minyak yang berpotensi membantu menjaga inflasi domestik Dalam menghadapi kondisi pasar yang volatil, FLOQ menekankan pentingnya pendekatan investasi yang disiplin. Untuk investor pemula, strategi Dollar Cost Averaging (DCA) pada aset utama seperti Bitcoin dan Ethereum dinilai tetap relevan. Sementara bagi trader, area US$69.000–US$70.000 dipandang sebagai zona penting untuk akumulasi, dengan potensi pergerakan lanjutan apabila Bitcoin mampu menembus resistance di sekitar US$75.000. Menurut FLOQ, dinamika pasar saat ini menunjukkan bahwa kripto semakin berkembang dari sekadar aset spekulatif menjadi bagian dari ekosistem keuangan global yang lebih luas. Tentang FLOQ FLOQ adalah platform perdagangan aset digital yang berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman investasi yang aman, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat. Dengan fokus pada inovasi, edukasi, serta kepatuhan terhadap regulasi, FLOQ bertujuan untuk mendukung pertumbuhan ekosistem aset digital di Indonesia. FLOQ memiki komunitas aktif dengan lebih dari 250,000 followers yang bergabung di 7 platform social media, 25,000 anggota komunitas aktif dan juga platform yang berkomitmen untuk meningkatkan edukasi bagi setiap pengguna dan publik dengan penyediaan FLOQ  Academy yang dapat diakses tanpa biaya.  Hingga saat ini, FLOQ telah mencatat lebih dari 1,8 juta pengguna terdaftar and 2 juta App downloads dan mendukung 100+ aset digital. Dengan fokus pada pengembangan ekosistem dan kolaborasi strategis, FLOQ bertujuan menghadirkan manfaat nyata bagi penggunanya di era ekonomi digital.  Disclaimer Informasi dalam Market Outlook ini disusun untuk tujuan edukasi dan bukan merupakan saran atau rekomendasi investasi. Investor disarankan untuk melakukan riset mandiri dan mempertimbangkan profil risiko masing-masing sebelum mengambil keputusan investasi. 

Minat Investor Global Meningkat, Emas Tren Bullish di Tengah Volatilitas Pasar Internasional
Internasional
Minggu, 30 November 2025 | 13:34 WIB

Minat Investor Global Meningkat, Emas Tren Bullish di Tengah Volatilitas Pasar

Jakarta, katakabar.com - Harga emas (XAU/USD) memasuki perdagangan hari ini dengan kecenderungan menguat seiring meningkatnya optimisme pasar terhadap kemungkinan pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Ekspektasi ini mendorong pelemahan dolar AS dan penurunan yield obligasi pemerintah, sehingga meningkatkan minat investor terhadap aset safe haven seperti emas. Sentimen ini terlihat konsisten dalam beberapa sesi terakhir, mencerminkan perubahan sikap pasar terhadap kondisi makroekonomi global dan potensi langkah kebijakan moneter yang lebih dovish. Menurut analis Dupoin Futures Indonesia, Andy Nugraha, menilai pergerakan emas hari ini masih berada dalam jalur bullish. Menurutnya, ekspektasi pemangkasan suku bunga memberi dorongan signifikan terhadap logam mulia ini. “Banyak pelaku pasar memperkirakan The Fed akan menurunkan suku bunga pada pertemuan mendatang. Hal ini melemahkan dolar AS dan menurunkan opportunity cost dalam memegang emas, sehingga memperkuat daya tariknya di mata investor,” ujarnya. Selain faktor kebijakan moneter, tekanan inflasi global dan melemahnya kepercayaan terhadap stabilitas mata uang fiat turut memperkuat permintaan emas. Situasi ekonomi AS yang mulai menunjukkan tanda perlambatan melalui data ketenagakerjaan dan indeks manufaktur juga menjadi alasan investor meningkatkan eksposur pada aset lindung nilai. Secara teknikal, Andy memproyeksikan bahwa jika tekanan bullish terus berlanjut, harga XAUUSD berpotensi naik hingga area $4381 pada pekan depan. Ia menyebutkan bahwa momentum penguatan masih terjaga, terutama jika dolar AS tidak menunjukkan rebound yang signifikan dalam waktu dekat. “Selama harga mampu bertahan di atas struktur support, peluang penguatan tetap terbuka,” jelasnya. Tapi, ia juga mengingatkan pasar masih berada dalam kondisi sensitif terhadap data ekonomi AS dan sinyal dari pejabat The Fed. Jika dolar AS kembali bangkit, baik akibat data ekonomi yang lebih kuat, kenaikan yield obligasi, maupun pernyataan hawkish dari bank sentral, harga emas berpotensi mengalami tekanan. Dalam skenario alternatif, Andy menegaskan bahwa jika harga mengalami reversal dan menembus area kunci $3867, maka penurunan lanjutan menuju $3718 bukan hal yang mustahil. Dengan ketidakpastian global yang masih tinggi, termasuk risiko geopolitik dan inflasi yang belum sepenuhnya terkendali, emas tetap dianggap salah satu aset defensif paling relevan. Investor kini menunggu rilis data ekonomi lanjutan serta komunikasi resmi dari The Fed untuk melihat arah pasar yang lebih jelas.

Tokocrypto Prestige Hadirkan Layanan Premium Buat Investor Kripto Default
Default
Jumat, 28 November 2025 | 09:51 WIB

Tokocrypto Prestige Hadirkan Layanan Premium Buat Investor Kripto

Jakarta, katakabar.com - Industri aset kripto global catat perkembangan luar biasa sepanjang 2025. Kapitalisasi pasar kripto menembus US$4 triliun, didorong oleh reli Bitcoin yang tumbuh lebih dari +120% YoY mengungguli emas (+15% YoY) dan indeks Nasdaq (+35% YoY). Pertumbuhan ini menegaskan posisi aset digital sebagai instrumen diversifikasi yang semakin diminati investor institusional. Perkembangan positif tersebut tercermin di Indonesia. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), nilai transaksi aset kripto pada Januari–September 2025 mencapai Rp409,56 triliun, sementara jumlah investor menembus 18,61 juta konsumen per Oktober 2025. Indonesia pun kini berada di peringkat ke 7 Global Crypto Adoption Index 2025, dengan posisi menonjol di kategori institusional (peringkat 7) dan DeFi (peringkat 4). Indikator ini menunjukkan adanya pergeseran signifikan dari dominasi investor ritel menuju adopsi institusional yang semakin matang. Wilayah Asia Pasifik (APAC) turut menjadi motor utama pertumbuhan kripto global dengan peningkatan transaksi mencapai 69% YoY, dipimpin oleh India, Vietnam, dan Pakistan, serta Indonesia yang semakin memperkuat posisinya melalui partisipasi institusi dan pelaku usaha. “Minat institusi terhadap aset digital kini meningkat sangat cepat, baik secara global maupun di Indonesia. Mereka tidak lagi melihat kripto sebagai tren jangka pendek, tetapi sebagai kelas aset strategis yang mampu memberikan diversifikasi dan potensi imbal hasil jangka panjang,” ujar Calvin Kizana, CEO Tokocrypto. Sejak pengawasan dan pengaturan perdagangan aset kripto resmi berpindah dari Bappebti ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui POJK 27/2024, aturan yang tercantum dalam Pasal 80 Ayat (5) dan (7) serta Pasal 81 Ayat (6) menegaskan bahwa konsumen non-perseorangan, termasuk badan usaha dan badan hukum, diperbolehkan menggunakan layanan perdagangan aset kripto melalui Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD). Perubahan regulasi ini membuka pintu lebih lebar bagi institusi untuk masuk ke ekosistem aset digital di Indonesia. Hingga Januari 2025, OJK mencatat terdapat 556 investor institusional yang telah berinvestasi pada aset digital. Di sisi pasar modal, Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan bahwa tiga emiten tercatat telah menempatkan sebagian aset mereka dalam bentuk aset kripto. Ketiga perusahaan tersebut adalah PT Eastparc Hotel Tbk (EAST), PT Wira Global Solusi Tbk (WGSH), dan PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (BOLA). Mereka diketahui memiliki portofolio aset digital seperti Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL), dan XRP. Secara global, survei Coinbase dan EY-Parthenon mengungkap lebih dari 75% investor institusional berencana menambah alokasi dana ke aset digital sepanjang 2025, dan 59% berencana mengalokasikan lebih dari 5% dana kelolaan ke kripto atau produk turunannya. “Tren global dan dukungan regulasi di Indonesia menunjukkan bahwa aset digital sudah memasuki fase adopsi institusional yang jauh lebih matang. Ini menjadi momentum penting bagi pelaku industri untuk menyediakan layanan yang aman, transparan, dan sesuai kebutuhan investor berskala besar,” jelas Calvin Melihat peluang pertumbuhan yang semakin kuat, Tokocrypto memperkenalkan pembaruan layanan Tokocrypto Prestige, sebuah program eksklusif yang ditujukan bagi investor institusional dan pengguna VIP. Layanan ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman investasi premium yang lebih aman, personal, dan terstruktur, sejalan dengan meningkatnya keterlibatan institusi dalam ekosistem aset digital. Calvin menambahkan bahwa Tokocrypto ingin hadir bukan hanya sebagai platform perdagangan, tetapi sebagai mitra strategis. “Melalui Tokocrypto Prestige, kami ingin menjawab kebutuhan institusi secara menyeluruh. Bukan hanya menyediakan akses perdagangan, tetapi membangun ekosistem yang mendukung eksplorasi aset digital secara strategis dan terukur,” ucapnya. Tokocrypto Prestige menyediakan berbagai fasilitas strategis, seperti manajer akun pribadi, akses prioritas ke produk investasi khusus, biaya transaksi yang lebih kompetitif, serta dukungan operasional 24/7. Dengan pendekatan layanan yang proaktif, Tokocrypto ingin memastikan bahwa pelaku institusi tidak hanya mendapatkan kemudahan dalam bertransaksi, tetapi juga pendampingan yang komprehensif dalam mengembangkan portofolio aset digital mereka. Program ini diperkuat oleh penerapan standar kepatuhan yang selaras dengan regulasi OJK, sehingga setiap institusi dapat berinvestasi dengan tingkat keamanan dan transparansi yang tinggi. Ekosistem yang semakin matang dan kepastian regulasi yang jelas membuka ruang bagi partisipasi institusi yang lebih luas di tahun-tahun mendatang. “Kami melihat 2026 sebagai tahun percepatan berikutnya bagi adopsi institusional di industri aset digital. Dengan regulasi yang semakin solid dan minat institusi yang terus tumbuh, Indonesia berpotensi menjadi salah satu pasar aset kripto paling progresif di Asia. Melalui Tokocrypto Prestige, kami berkomitmen mendampingi institusi dalam memanfaatkan peluang ini secara aman, strategis, dan berkelanjutan,” jelas Calvin.

Daftar Aset Kripto Legal Diperbarui, Peluang Genjot Minat Investor Lokal Ekonomi
Ekonomi
Jumat, 27 Juni 2025 | 13:22 WIB

Daftar Aset Kripto Legal Diperbarui, Peluang Genjot Minat Investor Lokal

ekosistem kripto yang sehat. “Dengan masuknya aset-aset baru yang lebih relevan dan diminati pasar, potensi volume transaksi kripto domestik bisa meningkat secara signifikan. Hal ini tentu akan mendukung pertumbuhan industri secara keseluruhan, dari sisi investor, developer, hingga pelaku bisnis kripto,” jelasnya.

Diklat Loading Master Port Academy Tarik Minat Puluhan Peserta Profesional Nasional
Nasional
Minggu, 05 Januari 2025 | 21:34 WIB

Diklat Loading Master Port Academy Tarik Minat Puluhan Peserta Profesional

Jakarta, katakabar.com - Port Academy taja Diklat Loading Master sepanjang tahun 2024 di Jakarta. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi tenaga kerja di sektor pelabuhan. Program ini dirancang untuk melatih peserta dalam perencanaan, pengawasan muatan, penerapan standar keamanan, dan pengelolaan risiko dalam kegiatan bongkar muat kapal. Dengan fasilitas modern dan pengajar berpengalaman, pelatihan ini memberikan peserta peluang untuk mengembangkan kemampuan teknis dan profesional mereka. Sertifikasi yang didapatkan yakni BNSP ini membuka kesempatan kerja yang lebih luas, baik di dalam negeri maupun internasional. Kegiatan ini komitmen Port Academy meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di sektor pelabuhan dengan menggelar Diklat Loading Master sepanjang tahun 2024.

Ajak Siswa Tingkatkan Minat Baca, BS Semarang Taja Festival Baca 1000 Buku Pendidikan
Pendidikan
Minggu, 28 April 2024 | 11:21 WIB

Ajak Siswa Tingkatkan Minat Baca, BS Semarang Taja Festival Baca 1000 Buku

Semarang, katakabar.com - Binus School Semarang taja Festival Membaca 1000 Buku, ajak siswa tingkatkan minat baca. Indeks minat baca di Indonesia masih rendah masih menjadi tantangan. Data Unesco menunjukkan, hanya 0,001 persen dari seluruh masyarakat Indonesia yang masih membiasakan membaca buku. Untuk meningkatkan kebiasaan membaca buku, Binus School Semarang inisiasi kegiatan Festival Membaca 1000 Buku yang melibatkan seluruh komunitas di sekolah, pada Senin (22/4) hingga Sabtu (27/4) kemarin. Kegiatan ini mengajak komunitas di Binus School Semarang, baik siswa, guru, hingga orangtua, dan staf untuk membaca selama 10 menit melalui kegiatan yang disebut juga Drop Everything and Read (DEAR). Selain kegiatan membaca bersama, selama festival terdapat berbagai kegiatan lain yang masih berhubungan untuk meningkatkan minat baca, meliputi Book Fair, Short Writing Competition, Colouring Competition, Workshop in Story Writing, pementasan Teater Boneka Ayo Dongeng, Read Aloud Corner by Read Aloud Semarang Community, dan Open House & School Tour. Selain untuk membuka berbagai hal baru baru yang didapatkan dari membaca buku, terdapat keuntungan lainnya dari membangun kebiasaan membaca, yaitu seperti melatih konsenterasi, melatih kemampuan berpikir, hingga mendalami berbagai budaya dan Bahasa. Dengan digelarnya Festival 1000 Buku di Binus School Semarang, Kepala Sekolah Binus School Semarang, Elsie L. Bait, berharap dapat menjadi gerbang bagi komunitas di lingkungan sekolah agar terbiasa membaca buku dan mempelajari banyak hal baru. “Kami harap, Festival Membaca 1000 Buku dapat menciptakan lingkungan yang merangsang minat komunitas sekolah dalam membaca dan membangun kesadaran akan pentingnya literasi dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Elsie dalam keterangan resmi diterima katakabar.com, pada Sabtu (27/4) kemarin. Terciptanya lingkungan yang membiasakan seluruh komunitas untuk membaca sejalan dengan tujuan dari Binus School Education untuk membina dan memberdayakan masyarakat melalui pembentukan karakter teladan, pembelajaran inovatif, dan melahirkan kepemimpinan yang welas asih, di samping itu, buku juga mengajak untuk menjelajahi cakrawala baru. Kontak: Zaki Ari +62 857-8015-5593