Muara Enim

Sorotan terbaru dari Tag # Muara Enim

Tutup Tahun 2025, KAI Divre III Salurkan CSR Mobil Toilet Buat Kabupaten Muara Enim Nasional
Nasional
Sabtu, 03 Januari 2026 | 15:05 WIB

Tutup Tahun 2025, KAI Divre III Salurkan CSR Mobil Toilet Buat Kabupaten Muara Enim

Muara Enim, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui Divisi Regional III Palembang menutup tahun 2025 dengan langkah penuh kepedulian. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Tim TJSL KAI Divre III dan Pusat kembali menyerahkan bantuan satu unit Mobil Toilet kepada Pemerintah Kabupaten Muara Enim yang diterima oleh Kepala BPBD Kabupaten Muara Enim, Abdurrozieq Putra. Bantuan yang memiliki nilai sebesar Rp1.098.000.000 ini diharapkan dapat mendukung peningkatan layanan kesehatan dan kebersihan masyarakat, khususnya dalam situasi darurat kebencanaan maupun kegiatan pelayanan publik di Muara Enim. Manager Humas Divre III Palembang, Aida Suryanti, menjelaskan penyerahan bantuan ini merupakan wujud kontribusi perusahaan agar keberadaan KAI dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. “Komitmen KAI keberadaan perusahaan harus memberi dampak positif bagi lingkungan sekitar. Mobil toilet ini menjadi fasilitas vital dalam upaya menjaga kesehatan masyarakat saat terjadi bencana atau kegiatan kemasyarakatan. Kami berharap fasilitas ini dapat digunakan secara optimal dan memberi kenyamanan bagi masyarakat Muara Enim,” ucap Aida. Kepala BPBD Kabupaten Muara Enim, Abdurrozieq Putra mengapresiasi perhatian KAI Divre III yang tidak hanya fokus pada layanan transportasi, namun juga memberi perhatian pada kebutuhan sosial masyarakat. “Kami menyampaikan terima kasih kepada PT KAI, khususnya KAI Divre III Palembang atas perhatian dan bantuan yang sangat bermanfaat ini. Mobil toilet ini sangat kami perlukan untuk mendukung respons cepat di lapangan, terutama saat terjadi bencana. Semoga kerja sama seperti ini dapat terus berlanjut demi pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tutur Abdurrozieq. Dengan penyerahan ini, total bantuan CSR yang disalurkan KAI Divre III Palembang sepanjang tahun 2025 mencapai Rp4.816.992.800 ke berbagai wilayah kerja Divre III. Sepanjang tahun tersebut, KAI telah menyalurkan beragam program sosial yang berfokus pada pendidikan, kesehatan, peningkatan kualitas lingkungan, hingga pemberdayaan masyarakat. Aida menerangkan, KAI tidak hanya berperan sebagai penyedia layanan transportasi, tetapi juga hadir sebagai bagian dari masyarakat yang menjalankan peran sosial secara konsisten dan berkelanjutan sesuai dengan program Asta Cita dari Presiden Prabowo Subianto. “Melalui program TJSL, kami terus berupaya membantu pemerintah dalam menyelesaikan persoalan sosial di tengah masyarakat, meningkatkan kesejahteraan, kualitas hidup, serta akses masyarakat terhadap fasilitas penting,” bebernya. KAI berharap sinergi yang terbangun bersama pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat dapat semakin memperkuat kontribusi positif perusahaan dalam pembangunan sosial dan lingkungan serta terus tumbuh bersama, menghadirkan manfaat bagi sesama, dan memberi makna dalam setiap perjalanan,” tandasnya.

TK YWKA Muara Enim Bukti Komitmen KAI Perkuat SDM Tangguh Sejak Dini Pendidikan
Pendidikan
Minggu, 14 Desember 2025 | 19:20 WIB

TK YWKA Muara Enim Bukti Komitmen KAI Perkuat SDM Tangguh Sejak Dini

Palembang, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) lewat Divisi Regional III Palembang resmikan bangunan baru Taman Kanak-Kanak Yayasan Wanita Kereta Api (TK YWKA) Muara Enim. Kegiatan ini menegaskan komitmen KAI perkuat kontribusi perusahaan pada sektor pendidikan sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan. Executive Vice President PT KAI Divre III Palembang, Januri, didampingi Executive Vice President of Project Investment PT KAI, Yudhi Hartanto, serta Ketua Umum YWKA, Sri Astuti, yang resmikan gedung baru TK YWKA. Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, menyampaikan TK YWKA Muara Enim kini hadir dengan infrastruktur yang lebih modern, dan representatif sebagai standar layanan pendidikan usia dini. "Pembangunan baru TK YWKA Muara Enim kami siapkan dengan fasilitas yang lengkap dan sesuai prinsip keselamatan, kenyamanan, serta kualitas layanan," ujar Aida. Fasilitas tersebut, terang Aida, meliputi ruang kelas yang luas , area bermain, toilet serta area parkir yang lebih luas. Selain peningkatan fasilitas, Aida menekankan pentingnya kualitas tenaga pendidik sebagai pilar utama pembentukan karakter, dan kompetensi anak. “Seluruh tenaga pendidik di TK YWKA merupakan guru dengan kompetensi pedagogik, sosial, dan kepribadian yang kuat yang dapat memberikan pendekatan pembelajaran yang adaptif terhadap karakter anak, meningkatkan rasa percaya diri, dan mengoptimalkan potensi mereka,” jelasnya. Kata Aida, pengembangan TK YWKA ini merupakan bentuk dukungan nyata PT KAI terhadap Asta Cita Pemerintahan Presiden RI, H Prabowo yang menekankan pembangunan SDM unggul, penguatan ekonomi, dan pembangunan transportasi berkelanjutan. “Kontribusi di sektor pendidikan adalah bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dan sejalan dengan arah kebijakan nasional. KAI tidak hanya menggerakkan transportasi, tetapi juga terlibat aktif membangun fondasi SDM masa depan,” ucap Aida.

Dukung SPN, Holding PTPN Laksanakan Tanam Perdana Padi Gogo di Lahan PSR di Muara Enim Sawit
Sawit
Sabtu, 18 Oktober 2025 | 09:10 WIB

Dukung SPN, Holding PTPN Laksanakan Tanam Perdana Padi Gogo di Lahan PSR di Muara Enim

Muara Enim, katakabar.com - Sebagai bentuk dukungan nyata pada program Astacita Pemerintah Republik Indonesia, guna mewujudkan swasembada pangan nasional, Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV Regional VII melaksanakan Tanam Perdana Padi Gogo di Lahan Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) milik Koperasi Bina Sejahtera. Koperasi ini merupakan petani binaan Kebun Sungai Lengi, Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan. Kegiatan ini menandai langkah strategis perusahaan dalam memperluas kontribusi di luar sektor perkebunan kelapa sawit, dengan memanfaatkan lahan potensial untuk mendukung ketahanan pangan nasional. Tanam perdana ini menjadi simbol sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat tani membangun kemandirian pangan Indonesia. Hadir di kegiatan tersebut Region Head PTPN IV Regional VII, Denny Ramadhan, Wakil Bupati Muara Enim, Ir. Hj. Sumarni, M.Si yang mewakili Bupati Muara Enim, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Selatan, Dr. Ir. H. R. Bambang Pramono, M.Si, serta SEVP Operation PTPN IV Regional VII, Rina Tanjung. Acara ini turut dihadiri jajaran Kodim 0404 Muara Enim, Polres Muara Enim, Penanggungjawab Swasembada Pangan Provinsi Sumatera Selatan, Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Selatan, Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Selatan, Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Muara Enim, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Pertenakan Kabupaten Muara Enim, Danramil Gunung Megang, Kapolsek Gunung Megang, jajaran manajemen PTPN IV Regional VII, serta perangkat daerah, perwakilan kelompok tani dan koperasi di wilayah Muara Enim. Region Head PTPN IV Regional VII, Denny, menyampaikan kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen perusahaan dalam memperkuat sinergi lintas sektor untuk mendukung ketahanan pangan nasional. “Semoga dengan adanya tanam perdana padi gogo dengan jenis bibit Inpago Fortiz 13 ini, bisa mendukung terwujudnya program Astacita Pemerintah dalam swasembada pangan. Kami terbuka jalan kolaborasi yang lebih luas antara PTPN IV Regional VII dan seluruh stakeholder yang ada,” harapnya. Ia menegaskan pentingnya kerja sama dan dukungan dari seluruh pihak untuk memastikan keberhasilan program ini dari tahap penanaman hingga panen. “Kami memohon kerja sama dari seluruh stakeholder untuk bersama-sama mengawal proses padi gogo ini agar dapat memberikan hasil terbaik dan berdampak nyata bagi masyarakat sekitar,” jelasnya. Sementara, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Selatan, Dr. Ir. H. R. Bambang Pramono, M.Si, mengungkapkan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi terhadap inisiatif yang dilakukan PTPN IV Regional VII. “Kami dari Dinas Pertanian siap mendampingi seluruh proses penanaman padi gogo ini, mulai dari masa tanam hingga panen. Target hasil panen kita bersama adalah 5–7 ton per hektare. Angka ini menjadi target realistis yang akan kita kawal bersama, dan tentu mendukung program Astacita Swasembada Pangan,” ucapnya. Menurutnya, sinergi dengan PTPN IV Regional VII menjadi langkah positif untuk memperluas produksi padi gogo di wilayah Sumatera Selatan yang memiliki potensi lahan luas dan subur. Wakil Bupati Muara Enim, Ir. Hj. Sumarni, M.Si, yang hadir mewakili Bupati Muara Enim, menyampaikan apresiasi dan harapan agar kegiatan ini menjadi awal kerja sama yang berkelanjutan antara pemerintah daerah dan PTPN IV Regional VII. “Program ini bisa menjadi awal dari kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Muara Enim, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, dan PTPN IV Regional VII. Kami berharap kolaborasi ini tidak berhenti di sini, tetapi terus berkembang dalam berbagai bidang seperti penyerapan tenaga kerja, peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan penyuksesan program pemerintah di masa mendatang,” tuturnya. Ia menambahkan Muara Enim selama ini salah satu produsen utama tanaman pangan, khususnya padi, di Provinsi Sumatera Selatan. Dengan adanya program ini, potensi tersebut akan semakin diperkuat melalui dukungan sektor swasta. Keberhasilan kegiatan tanam perdana padi gogo ini tidak terlepas dari dukungan berbagai kelompok dan koperasi tani yang ikut berpartisipasi aktif dalam persiapan hingga pelaksanaan kegiatan. Beberapa pihak yang turut berkontribusi antara lain Koperasi Bina Sejahtera, Koperasi Maju Bersama, Gapoktan Maju Bersama, dan KSU Karya Tani. Keterlibatan para kelompok tani dan koperasi ini mencerminkan sinergi nyata antara perusahaan dan masyarakat lokal. Kolaborasi tersebut menjadi fondasi penting dalam memastikan keberlanjutan program padi gogo, baik dari sisi produksi, distribusi, maupun dampak ekonomi bagi warga sekitar. Pelaksanaan tanam perdana padi gogo ini menjadi bagian dari implementasi nilai-nilai AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif) yang diterapkan oleh PTPN IV Regional VII. Melalui semangat kolaboratif, perusahaan berkomitmen untuk menggerakkan potensi sumber daya yang dimiliki guna mendukung ketahanan pangan nasional. Lebih dari sekadar kegiatan seremonial, program ini menjadi langkah awal menuju pemanfaatan lahan produktif secara berkelanjutan, peningkatan kesejahteraan petani lokal, serta penguatan posisi Sumatera Selatan sebagai salah satu lumbung pangan nasional.

Holding PN Dorong Program Replanting Lewat Kemitraan Offtaker di Muara Enim Sawit
Sawit
Kamis, 11 September 2025 | 18:08 WIB

Holding PN Dorong Program Replanting Lewat Kemitraan Offtaker di Muara Enim

Muara Enim, katakabar.com - Holding Perkebunan Nusantara atau PN PTPN III (Persero) melalui Subholding PTPN IV PalmCo Regional VII menegaskan komitmennya dukung Program Strategis Nasional pemerintah melalui Peremajaan Sawit Rakyat atau PSR. Hal ini diwujudkan dengan penandatanganan perjanjian kerja sama offtaker bersama mitra pekebun PSR di Kabupaten Muara Enim, Rabu (27/8) lalu. Kegiatan yang digelar di Gedung PTPN IV Regional VII Sungai Lengi ini usung tema “Melalui Kemitraan Offtaker untuk Mewujudkan Hubungan Kerja Sama yang Saling Menguntungkan, Sinergi, dan Harmonis.” Sekretaris Daerah Kabupaten Muara Enim, Ir. Yulius, M.Si, yang hadir mewakili Bupati Muara Enim, menyampaikan apresiasi atas peran aktif PTPN IV Regional VII dalam memfasilitasi program PSR. “Kolaborasi ini bentuk nyata hubungan baik dan saling percaya antara pemerintah daerah dengan PTPN IV Regional VII. Semoga kerja sama ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya petani di Desa Muara Harapan Kecamatan Muara Enim, Desa Kayu Ara Sakti, Desa Air Enau, dan Desa Bangun Sari Kecamatan Gunung Megang,” ujarnya, lewat keterangan resmi diterima katakabar.com, Rabu (10/9) Region Head PTPN IV Regional VII, Denny Ramadhan, menegaskan kerja sama ini membuka peluang bagi petani untuk memperoleh produk dengan harga lebih terjangkau. “Perusahaan berkomitmen menghadirkan skema kemitraan yang sehat. Kami ingin petani sawit semakin sejahtera dengan adanya dukungan program PSR dan pembiayaan dari BPDPKS,” kata Denny. Ia menambahkan, hingga 2026, program PSR yang didukung PTPN IV Regional VII mencakup areal seluas 1.901 hektar. Bukti konkret keberhasilan PSR sebelumnya telah terealisasi di eks-plasma PIR-Sus IIA Sungai Niru dan PIR-Sus IIB Sungai Lengi. “Apalagi saat ini pembayaran hasil kepada petani juga semakin cepat, dari sebelumnya H+30 kini menjadi H+1. Ini bentuk peningkatan pelayanan kami,” jelasnya. Selain pejabat Pemkab Muara Enim, kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas Perkebunan, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, serta perwakilan desa-desa peserta PSR. Kehadiran mereka menegaskan semangat kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dan masyarakat.