Network

Sorotan terbaru dari Tag # Network

Perluas Pilihan Aset Kripto, Bittime Resmi Listing AWE Network dan Koma Inu Ekonomi
Ekonomi
Rabu, 02 Juli 2025 | 12:06 WIB

Perluas Pilihan Aset Kripto, Bittime Resmi Listing AWE Network dan Koma Inu

Jakarta, katakabar.com - Kabar gembira kembali datang bagi para investor, dan penggemar aset kripto di Indonesia dengan kehadiran dua token menarik, yakni AWE Network atau AWE, dan Koma Inu atau KOMA. Bittime bertujuan memperluas akses aset diversifikasi bagi para investor, dan penggemar aset kripto. AWE token native dari platform AWE Network yang membawakan era baru dunia virtual mandiri yang dikenal sebagai Autonomous Worlds. Di mana ekosistem ini, agen kecerdasan buatan atau AI agents memiliki kemampuan untuk berkolaborasi, beradaptasi, dan berkembang secara otomatis. Didukung oleh Autonomous Worlds Engine atau AWE atau sebuah kerangka kerja modular yang mengoptimalkan pemrosesan paralel dan GPU, sehingga memungkinkan interaksi berskala besar antara agen AI dan manusia. Selain menjadi mesin penggerak utama, token AWE berfungsi sebagai token tata kelola atau yang biasa disebut governance token untuk seluruh ekosistemnya, memberikan hak suara kepada pemegang token dalam pengembangan platform di masa depan. Di sisi lain, Koma Inu atau KOMA, sebuah meme-coin yang diluncurkan pada tahun 2024 dan terinspirasi dari budaya Jepang, yakni sosok anjing penjaga kuil Shinto yang melambangkan loyalitas, komunitas, dan ketahanan. Token KOMA dirancang tanpa pajak transaksi, menjadikannya pilihan yang menarik bagi para trader. Lebih dari sekadar meme-coin, Koma Inu mendukung fitur staking dan yield farming, memberikan kemudahan bagi para pemegangnya. Uniknya lagi, Koma Inu memiliki mekanisme deflasi melalui pembakaran sebagian kecil token saat terjadi transfer, secara bertahap guna mengurangi suplai totalnya. Hal ini ditujukan untuk menjaga potensi pertumbuhan berkelanjutan. Melihat potensi pertumbuhan yang dimiliki oleh kedua token ini, Bittime, platform crypto exchange yang resmi dan berlisensi di Indonesia, menunjukkan komitmennya dengan resmi melisting kedua token tersebut pada platformnya pada 26 Juni lalu dengan trading pairs IDR dan USDT, melalui aplikasi Bittime. Dengan listing AWE Network atau AWE, dan Koma Inu atau KOMA, Bittime semakin menegaskan komitmennya untuk menyediakan akses ke aset kripto yang beragam dan inovatif bagi para penggunanya. Tapi, perlu dipahami seperti bentuk investasi lain, memilih aset kripto yang akan diinvestasikan, sebaiknya berdasarkan literasi dan pemahaman yang memadai, bukan euforia pasar.

Torehkan Sejarah Baru, 100 Hari Open Network: Pi Network Pacu Adopsi Kripto lewat Serangkaian Inovasi Ekonomi
Ekonomi
Minggu, 22 Juni 2025 | 16:00 WIB

Torehkan Sejarah Baru, 100 Hari Open Network: Pi Network Pacu Adopsi Kripto lewat Serangkaian Inovasi

PiFest yang diadakan bertepatan dengan peringatan Pi Day 2025 menjadi momen penting dalam mendorong pemanfaatan Pi di sektor perdagangan lokal. Selama seminggu pelaksanaan, lebih dari 125.000 merchant mendaftar dan sekitar 58.000 merchant aktif bertransaksi. Penggunaan Map of Pi aplikasi komunitas untuk menemukan merchant menyentuh lebih dari 1,8 juta pengguna, menandakan antusiasme tinggi terhadap Pi di aktivitas ekonomi sehari-hari.

Bayu Skak Gabung di Creator Network AnyMind Group Lifestyle
Lifestyle
Jumat, 26 Januari 2024 | 19:10 WIB

Bayu Skak Gabung di Creator Network AnyMind Group

Jakarta, katakabar.com - AnyMind Group (TSE:5027), perusahaan teknologi untuk bisnis supply chain umumkan Skak Studio, sebuah studio produksi milik Bayu Skak, seorang content creator, sutradara, komedian, penulis naskah, penyanyi, dan aktor asal Indonesia telah bergabung dengan jaringan creatornya. Lewat AnyMind Group, tim Creator Growth bakal mendukung channel Skak Studio dari segi memonitor backend, optimasi channel, hingga brand sponsorship di semua platform sosial media. Di mana saat ini, channel ini telah memiliki 690.000 subscribers. Belum lama ini, Bayu Skak melalui Skak Studio meluncurkan Lokadrama “Rujak Cingur Lek Har” spinoff dari Lokadrama “Lara Ati”. Pada Lokadrama “Lara Ati 2” lokadrama berbahasa daerah pertama di Indonesia film terakhir sebelum “Rujak Cingur Lek Har”. “Lara Ati 2” telah menorehkan prestasi luar biasa dengan berhasil mencetak penonton terbanyak sepanjang sejarah Vidio.com dengan jumlah lebih dari 10 juta kali ditonton pada OTT tersebut. Bayu Skak bersama Skak Studios dapat penghargaan khusus atas karya “Lara Ati 2” oleh Vidio.com. Bayu Skak, mengenai peluncuran “Rujak Cingur Lek Har” nyatakan “Lokadrama memberikan talenta-talenta lokal kesempatan untuk tampil. Ia meyakini kalau berusaha dengan baik maka bakal dapat hasil yang maksimal. Harapan ke depan ada banyak loka drama lain yang pakai bahasa daerah. Lidyawati Aurelia, Country Manager, Indonesia, AnyMind Group menjelaskan, kami terus dukung ekonomi creator di Indonesia dengan berbagai teknologi dan solusi kami. Dengan bergabungnya Bayu Skak ke dalam tim kami menunjukkan volume pekerjaan yang kami lakukan di bidang ini. "Kami tidak hanya mendukung Bayu Skak untuk berkembang, tapi memanfaatkan network creator yang kita miliki dan memberikan akses yang lebih besar kepada para marketer di Indonesia untuk berkolaborasi dengan Bayu Skak," ujarnya. Saat ini, kata Aurelia, AnyMind Group memberdayakan lebih dari 1.500 creator di seluruh Asia Pasifik melalui jaringan creatornya. Hal ini dilakukan melalui AnyCreator, sebuah platform web dan seluler bagi para creator dan influencer untuk menemukan kolaborasi merek dan mendapatkan wawasan tentang analisis media sosial, serta sumber daya dan dukungan untuk mengembangkan influence mereka. Kontak: Yunnie Senior Communications Executive yunnie@anymindgroup.com / pr@anymindgroup.com +62 82273752621