Pemulihan

Sorotan terbaru dari Tag # Pemulihan

Lintasarta Jaga Lonjakan Trafik Idul Fitri 2026: Pemulihan Jaringan Cepat dan Gangguan Turun Tekno
Tekno
Sabtu, 11 April 2026 | 10:10 WIB

Lintasarta Jaga Lonjakan Trafik Idul Fitri 2026: Pemulihan Jaringan Cepat dan Gangguan Turun

Jakarta, katakabar.com - Lintasarta kembali tegaskan perannya sebagai mitra strategis transformasi digital nasional dengan menjaga keandalan layanan selama periode libur panjang Idulfitri 2026. Usung semangat Empowering Beyond dengan kapabilitas Beyond AI Factory dari Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) Group, perusahaan melakukan penguatan infrastruktur berbasis kecerdasan artifisial (AI) dan kesiapan operasional 24/7 untuk menghadapi lonjakan trafik digital di momen Lebaran. Sebelumnya, Lintasarta memproyeksikan peningkatan trafik digital seiring tingginya aktivitas masyarakat dan industri selama momen Ramadan hingga Lebaran. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Lintasarta melakukan optimalisasi kapasitas jaringan, penguatan sistem monitoring berbasis AI, serta menyiagakan Network Operation Center (NOC) dan tim operasional secara penuh di seluruh Indonesia. Pendekatan ini memungkinkan deteksi dini terhadap potensi gangguan sekaligus memastikan respons yang cepat dan terkoordinasi. Sepanjang periode Lebaran, Lintasarta mencatat peningkatan signifikan pada trafik layanan jaringan komunikasi data yang digunakan oleh berbagai sektor strategis seperti perbankan, transportasi, ritel, distribusi, hingga layanan publik. Di tengah lonjakan tersebut, kualitas layanan tetap terjaga dengan stabil dan andal. Percepatan Pemulihan Hingga 60 Persen Peningkatan signifikan juga terlihat pada kecepatan penanganan gangguan yang meningkat hampir 60 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Penanganan gangguan lebih cepat karena sudah menggunakan AI untuk melakukan analisis dan diagnostic, sehingga pemulihan layanan dapat dipercepat dan dampak terhadap pelanggan diminimalkan. Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Lintasarta dalam menjaga keandalan layanan serta memastikan kontinuitas operasional pelanggan tetap terjaga. Penurunan Gangguan Hingga 20 Persen Dari sisi performa layanan jaringan, jumlah gangguan tercatat menurun sebesar 20 persen jika dibandingkan tahun lalu. Adapun penurunan tingkat gangguan karena improvement desain High Availability (HA) dan Point of Presence (PoP). Penurunan ini menunjukkan peningkatan kualitas layanan secara menyeluruh, baik pada jaringan utama maupun hingga ke pengguna akhir. Didukung monitoring berbasis AI dan operasional 24/7 Director & Chief Telco Services Officer Lintasarta, Zulfi Hadi, menyampaikan capaian ini merupakan hasil dari transformasi operasional berbasis AI yang terus diperkuat oleh perusahaan. “Melalui kapabilitas Beyond AI Factory, kami tidak hanya melakukan monitoring jaringan, tetapi juga melakukan proActive maintenance untuk kualitas layanan yang menyentuh ambang batas (threshold), mengotomatisasi penanganan, serta meningkatkan kecepatan respons secara end-to-end. Hal ini memungkinkan kami menjaga kualitas layanan tetap optimal di tengah lonjakan trafik yang tinggi,” ujar Zulfi. Selain itu, kata Zulfi, pengelolaan trafik dilakukan secara dinamis melalui optimalisasi routing serta penerapan contingency plan di berbagai titik kritikal jaringan, guna memastikan distribusi data tetap optimal selama periode puncak Lebaran. Perkuat Fondasi Digital Lewat Beyond Infrastructure Capaian ini merupakan bagian dari strategi Beyond Infrastructure yang kini diperkuat melalui kapabilitas Beyond AI Factory, dengan mengintegrasikan teknologi AI dalam pengelolaan jaringan dan layanan secara end-to-end. Pendekatan ini didukung oleh fondasi 4C Lintasarta Connectivity untuk memastikan keandalan sistem, Cloud untuk mendukung skalabilitas infrastruktur, Cybersecurity untuk menjamin keamanan dan kepatuhan data, serta Collaboration untuk mengorkestrasi ekosistem digital secara terintegrasi. “Fokus kami bukan hanya memastikan layanan tetap berjalan, tetapi memastikan pelanggan dan industri dapat terus beroperasi tanpa hambatan di momen paling krusial. Inilah wujud dari Empowering Beyond, membangun ekosistem digital yang semakin kuat, terhubung, dan berkelanjutan bagi Indonesia,” sebut Zulfi. Ke depan, Lintasarta akan terus memperkuat posisinya sebagai Beyond AI Factory dengan menghadirkan inovasi berbasis AI, meningkatkan integrasi layanan 4C, serta perluasan kolaborasi dalam membangun ekosistem digital nasional yang inklusif dan berdaulat,

ASRI Salurkan Bantuan Pemulihan Bencana Sumatra Lewat Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia Nasional
Nasional
Selasa, 24 Februari 2026 | 17:00 WIB

ASRI Salurkan Bantuan Pemulihan Bencana Sumatra Lewat Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia

Jakarta, katakabar.com - Wujud Solidaritas Keluarga Besar ASRI dan ASRI Living Members untuk Pemulihan Sumatra lewat Yayasan Buddha Tzu chi ASRI kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui penyerahan bantuan pemulihan bencana banjir di Sumatra. Bantuan ini hasil kolaborasi dan kepedulian dari Keluarga Besar ASRI serta komunitas ASRI Living Members, yang disalurkan lewat Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia untuk mendukung pembangunan rumah tapak bagi warga terdampak. Bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra menyebabkan kerusakan signifikan pada hunian warga dan infrastruktur sekitar. Melihat kebutuhan mendesak akan tempat tinggal yang layak dan aman, ASRI bersama komunitasnya berinisiatif menggalang dukungan untuk membantu proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Sebagai perusahaan pengembang properti yang berfokus pada pembangunan kawasan mixed-use dan gaya hidup berkelanjutan, ASRI memandang hunian bukan sekadar bangunan fisik, melainkan fondasi kehidupan yang menghadirkan rasa aman, nyaman, dan harapan baru. Melalui inisiatif ini, ASRI ingin menghadirkan kembali rasa aman tersebut bagi keluarga-keluarga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana. Bantuan yang disalurkan akan difokuskan pada pembangunan rumah tapak yang dirancang untuk memberikan hunian permanen dan layak bagi para korban terdampak. Proses pembangunan dilakukan melalui kolaborasi dengan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, sebuah organisasi kemanusiaan yang telah lama dikenal atas dedikasinya dalam penanganan bencana, pelayanan sosial, kesehatan, dan pendidikan di Indonesia. Didirikan sebagai bagian dari gerakan kemanusiaan global Tzu Chi Foundation, Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia aktif memberikan bantuan tanggap darurat hingga pemulihan jangka panjang di berbagai wilayah terdampak bencana di Tanah Air. Pendekatan mereka yang terstruktur, transparan, dan berorientasi pada keberlanjutan menjadikan yayasan ini mitra strategis dalam memastikan bantuan tepat sasaran dan berdampak nyata. Manajemen ASRI menyampaikan inisiatif ini merupakan wujud nyata nilai kepedulian dan kebersamaan yang selama ini menjadi bagian dari budaya perusahaan. “Kami percaya membangun berarti menghadirkan kehidupan yang lebih baik. Melalui kolaborasi ini, kami ingin turut mengambil bagian dalam membangun kembali harapan dan masa depan saudara-saudara kita di Sumatra,” ujar Troy Fridatama, GM Business Development and Public Relations ASRI. Partisipasi ASRI Living Members dalam penggalangan bantuan ini juga mencerminkan kuatnya solidaritas komunitas yang tumbuh bersama ekosistem properti ASRI. Dukungan yang terhimpun menjadi bukti bahwa semangat berbagi dan gotong royong dapat menghadirkan perubahan yang berarti bagi mereka yang membutuhkan. Ke depan, ASRI berkomitmen untuk terus menghadirkan inisiatif sosial yang berkelanjutan, sejalan dengan visi perusahaan dalam menciptakan ruang hidup yang tidak hanya berkualitas secara fisik, tetapi juga memberikan kontribusi sosial yang positif bagi masyarakat luas.

Pangkogabwilhan III: Pemulihan Kondusivitas Keamanan 11 Bandara Perintis di Papua Intensif Default
Default
Senin, 23 Februari 2026 | 18:09 WIB

Pangkogabwilhan III: Pemulihan Kondusivitas Keamanan 11 Bandara Perintis di Papua Intensif

Papua, katakabar.com - Pangkogabwilhan III, Letjen TNI Bambang Trisnohadi, pastikan pemulihan kondusivitas keamanan di 11 bandara perintis Papua berlangsung intensif pascagangguan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Penguatan pengamanan dilakukan bersama unsur TNI-Polri dan didukung tokoh adat serta masyarakat guna menjamin kelancaran distribusi logistik dan aktivitas warga di wilayah pedalaman. Upaya pemulihan tersebut menjadi bagian dari komitmen TNI mengayomi masyarakat Papua, serta memperkuat semangat bela negara melalui perlindungan terhadap objek vital transportasi udara yang menjadi urat nadi kehidupan warga. Didampingi Panglima Komando Daerah Udara (Kodau) III, Marsda TNI Azhar Aditama, Asops Kogabwilhan III Brigjen TNI Patar Mospa Natanael Sitorus, dan Asops Kodau III Kolonel Pnb Sri Raharjo, Bambamg menyambangi Bandara Korowai Batu di Papua Selatan, untuk mengecek kesiapan pasukan dalam mengamankan bandara. “Pertama, kita fokus pada pemulihan kondusivitas 11 bandara perintis yang sebelumnya ditutup oleh Kementerian Perhubungan. Insya Allah prosesnya cepat, karena kita dibantu tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat sekitar yang terdampak aksi kriminal KKB,” kata Bambang saat dihubungi waratawan, Kamis (19/2) lalu. Menurut Bambang, TNI telah memperkuat pengamanan di seluruh bandara perintis di Papua, khususnya Bandara Korowai Batu yang memiliki peran strategis sebagai penghubung wilayah Papua Pegunungan dan Papua Selatan. "Di wilayah pegunungan dan pelosok Papua, pesawat bukan sekadar moda transportasi, tetapi menjadi jalur utama distribusi bahan pokok, obat-obatan, layanan kesehatan, hingga kebutuhan pendidikan. Jadi, gangguan terhadap operasional bandara perintis berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat," jelasnya. Lantaran itu, ucap Bambang, TNI mempertebal kekuatan pengamanan dengan melibatkan Korps Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat), Koops Habema, Pasukan Rajawali, serta unsur Brimob Polri untuk menjaga perimeter bandara dan kawasan keselamatan operasi penerbangan. “Kami pertebal pasukan untuk menjaga kawasan keselamatan operasi penerbangan di bandara perintis yang menjadi urat nadi distribusi logistik masyarakat pedalaman Papua,” tegasnya. Negara Hadir Bela Negara Papua Damai Kehadiran jenderal bintang tiga TNI di Papua Selatan menjadi sinyal kuat negara hadir dan tidak tinggal diam terhadap gangguan keamanan yang mengancam keselamatan masyarakat. “Pemerintah pusat melalui TNI, berkomitmen memastikan stabilitas keamanan sebagai fondasi pembangunan Papua yang inklusif dan berkeadilan,” jelas Bambang. Langkah ini juga mencerminkan implementasi nyata semangat bela negara, di mana masyarakat bersama TNI menjaga objek vital nasional seperti bandara perintis merupakan bagian dari tanggung jawab bersama demi menjaga kedaulatan negara dan keselamatan rakyat. Dengan sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah, serta dukungan tokoh adat dan agama dan masyarakat, pemulihan bandara perintis di Papua diharapkan segera tuntas, sehingga roda perekonomian, distribusi logistik, dan pelayanan publik kembali berjalan optimal demi kesejahteraan masyarakat Papua. “Secepatnya kita pulihkan kondusivitas 11 bandara perintis agar aktivitas saudara-saudara kita di Papua kembali normal dan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman,” tandasnya.

Indonesia Kehilangan Momentum di Tengah Pemulihan Pasar Kripto Dunia Internasional
Internasional
Selasa, 20 Januari 2026 | 07:05 WIB

Indonesia Kehilangan Momentum di Tengah Pemulihan Pasar Kripto Dunia

Jakarta, katakabar.com - Nilai transaksi aset kripto Indonesia sepanjang 2025 yang mencapai Rp482,23 triliun kerap dipandang sebagai indikator kuatnya aktivitas pasar domestik. Tetapi, di balik angka tersebut, posisi Indonesia dalam peta perdagangan kripto global justru menunjukkan pelemahan yang konsisten. Data perdagangan kripto global periode 2021–2025 menunjukkan, pangsa pasar Indonesia terhadap total volume transaksi dunia turun tajam dari 0,04570 persen pada 2021 menjadi hanya 0,01965 persen pada 2025. Penurunan ini terjadi di saat volume perdagangan kripto global kembali meningkat, menandakan bahwa Indonesia tertinggal dalam memanfaatkan momentum pemulihan pasar. Tekanan terhadap aktivitas perdagangan domestik mulai terasa sejak 2022, seiring diberlakukannya PMK 68 Tahun 2022 yang mengenakan pajak transaksi kripto sekitar 0,20 persen (kini 0,21 persen) untuk setiap transaksi jual beli, tanpa memperhitungkan kondisi untung atau rugi. Struktur pajak ini berdampak langsung pada trader aktif dan penyedia likuiditas yang mengandalkan volume transaksi tinggi dengan margin tipis. Situasi tersebut semakin diperberat pada 2024 dengan beroperasinya Bursa Aset Kripto resmi di bawah Bappebti. Penambahan biaya dari sisi bursa, kliring, dan settlement menambah sekitar 0,04 persen per transaksi. Secara keseluruhan, pelaku pasar kripto di Indonesia kini menanggung biaya sekitar 0,25% per transaksi, level yang dinilai tinggi untuk industri global yang sangat sensitif terhadap efisiensi biaya. CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, menilai tren ini perlu menjadi perhatian serius bagi seluruh pemangku kepentingan industri. “Angka transaksi yang besar secara nominal tidak selalu mencerminkan daya saing. Dalam industri kripto, likuiditas sangat sensitif terhadap biaya. Ketika biaya di dalam negeri lebih tinggi dibandingkan yurisdiksi lain, aktivitas perdagangan secara alami akan mencari pasar yang lebih efisien,” ujar Calvin. Kata Calvin, tanpa penyesuaian kebijakan, Indonesia berisiko kehilangan peran strategis di ekosistem kripto global, meskipun jumlah pengguna terus meningkat. “Pertumbuhan jumlah konsumen adalah sinyal positif, tetapi itu belum cukup. Yang perlu dijaga adalah agar likuiditas dan volume perdagangan tetap berada di dalam negeri. Jika tidak, kita hanya akan menjadi pasar pengguna, bukan pusat aktivitas perdagangan,” jelasnya. Kondisi Indonesia saat ini kontras dengan pendekatan sejumlah negara lain. Thailand, misalnya, memilih menghapus pajak capital gain kripto hingga 2029 dan membebaskan PPN untuk transaksi di bursa berlisensi guna menjaga likuiditas domestik. Uni Emirat Arab bahkan tidak mengenakan pajak atas perdagangan kripto dan berhasil memposisikan diri sebagai salah satu hub kripto global. Sementara, data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan bahwa nilai transaksi aset kripto Indonesia sepanjang 2025 lebih rendah dibandingkan 2024 yang mencapai Rp650,61 triliun, serta masih jauh dari puncak transaksi pada 2021. Meski demikian, jumlah konsumen kripto nasional terus meningkat hingga mencapai 19,56 juta per November 2025. Masih Calvin, fakta ini menunjukkan adanya ketimpangan antara pertumbuhan basis pengguna dan kualitas aktivitas pasar. “Indonesia memiliki potensi besar dari sisi jumlah pengguna. Tantangannya sekarang adalah bagaimana menciptakan struktur biaya dan regulasi yang mendorong perdagangan aktif, bukan justru mendorong likuiditas keluar dari ekosistem domestik,” ucapnya. Hadirnya bursa kripto baru yang teregulasi memang memperkuat infrastruktur pasar. Namun tanpa evaluasi menyeluruh terhadap struktur biaya dan kebijakan fiskal, langkah tersebut berisiko hanya menambah kompleksitas tanpa memperbaiki daya saing. Pada akhirnya, angka Rp482,23 triliun perlu dibaca lebih kritis. Nilai tersebut lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya, jauh dari puncak siklus 2021, dan tidak sejalan dengan tren pertumbuhan perdagangan kripto global. Data ini memberikan sinyal jelas bahwa peningkatan biaya perdagangan berbanding lurus dengan menyusutnya peran Indonesia di pasar global. “Ke depan, kuncinya adalah keseimbangan,” timpal CEO Tokocrypto. “Regulasi penting untuk perlindungan konsumen, tetapi daya saing juga harus dijaga. Jika Indonesia ingin menjadi pemain penting di industri kripto global, kebijakan yang mendukung efisiensi pasar menjadi hal yang tidak bisa ditunda," tambahnya.

Transaksi Aset Kripto Indonesia Menurun di Tengah Munculnya Sinyal Pemulihan Bitcoin Ekonomi
Ekonomi
Sabtu, 10 Januari 2026 | 18:21 WIB

Transaksi Aset Kripto Indonesia Menurun di Tengah Munculnya Sinyal Pemulihan Bitcoin

Jakarta, katakabar.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan bahwa sepanjang tahun 2025, nilai transaksi aset kripto di Indonesia mencapai Rp 482,23 triliun. Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 25,9 persen dibandingkan dengan capaian pada tahun 2024 lalu yang sempat menyentuh Rp 650,61 triliun. Meskipun nilai transaksi terkoreksi, pertumbuhan jumlah investor yang mencapai 19,56 juta orang menunjukkan bahwa tingkat literasi dan kepercayaan masyarakat terhadap aset digital tetap terjaga di tengah fluktuasi pasar global. Kondisi ini bertepatan dengan munculnya sinyal pemulihan pada jaringan Bitcoin melalui indikator hash ribbons yang kembali menunjukkan tanda akumulasi. Sinyal teknis ini mencerminkan pulihnya kesehatan operasional para penambang setelah melewati fase sulit, yang secara historis sering kali mendahului penguatan harga secara signifikan. Proses pemulihan ini sering kali menjadi fondasi bagi struktur pasar yang lebih kuat dan tahan banting. Meski dalam beberapa kesempatan sebelumnya hasil yang diberikan tidak selalu luar biasa, kemunculan sinyal kali ini dipandang lebih bermakna karena terjadi tepat setelah harga mengalami penurunan yang cukup dalam, sehingga memberikan peluang bagi aset untuk kembali menemukan nilai wajarnya. Bersamaan dengan ini, Bittime berkomitmen untuk terus meningkatkan edukasi bagi masyarakat agar mampu memilah informasi secara bijak di tengah sinyal pasar yang beragam. Dengan literasi yang baik, para pengguna dapat mengelola portofolio mereka secara lebih strategis dan tetap tenang dalam menghadapi dinamika pasar yang sering kali tidak terduga. Salah satu solusi yang kini banyak dilirik oleh investor lokal adalah memanfaatkan fitur Flexible Staking yang tersedia di platform Bittime. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk menyimpan aset kripto mereka dan mendapatkan imbal hasil atau bunga harian secara otomatis, namun tetap memberikan kebebasan penuh untuk menarik aset tersebut kapan saja tanpa adanya periode penguncian.

Pemulihan Aceh Bukan Sekadar Fisik Tapi Rasa Aman dan Nyaman Masyarakat Beraktivitas Penting Nasional
Nasional
Senin, 05 Januari 2026 | 14:14 WIB

Pemulihan Aceh Bukan Sekadar Fisik Tapi Rasa Aman dan Nyaman Masyarakat Beraktivitas Penting

Jakarta, katakabar.com - Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, menegaskan upaya pemulihan pascabencana banjir bandang di Provinsi Aceh tidak boleh hanya berhenti pada perbaikan fisik infrastruktur semata. Lebih dari itu, pemulihan harus sentuh aspek psikologis, yakni mengembalikan rasa aman dan kenyamanan masyarakat menjalani aktivitas harian. Hal tersebut diwujudkan Kementerian PU melalui percepatan pembangunan sumur bor air bersih di lokasi-lokasi strategis yang menjadi pusat kehidupan sosial warga, seperti tempat ibadah, fasilitas pendidikan, pasar, kantor pemerintahan, hingga Hunian Sementara (Huntara). “Masjid, sekolah, dan pesantren adalah ruang hidup masyarakat. Ketika air bersih tersedia di sana, warga bisa kembali beribadah dengan tenang, anak-anak bisa belajar dengan layak, dan risiko penyakit dapat dicegah,” ujar Dody Hanggodo. Ia menjelaskan, pemulihan fasilitas ini krusial untuk memastikan kehidupan sosial dan ekonomi warga dapat segera bangkit kembali setelah masa tanggap darurat. Sejak 28 Desember 2025 lalu, Kementerian PU telah memulai pekerjaan pengeboran sumur bor air tanah di sejumlah lokasi ibadah dan fasilitas umum. Saat ini, satu titik telah fungsional, yakni di Masjid Simpang Lhee, di Kecamatan Manyak Payed, yang segera dilengkapi dengan fasilitas pendukung berupa rumah pompa dan MCK. Pembangunan ini dilaksanakan secara terintegrasi oleh Direktorat Jenderal Cipta Karya dan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PU. Lokasi-lokasi ini dipilih agar air bersih dapat dimanfaatkan bersama oleh masyarakat sekitar (komunal), baik pada masa darurat maupun pemulihan jangka panjang. Berikut beberapa titik yang telah memasuki tahap pengeboran: 1. Di Kabupaten Aceh Tamiang: · Fasilitas Kesehatan: Puskesmas Karang Baru, Tamiang Hulu, Sekerak, Bandar Pusaka, Kuala Simpang, Rantau, Bendahara, dan Polindes Manyak Payed. · Fasilitas Umum & Ibadah: Pasar Manyak Payed, Masjid Babul Falah (Karang Baru), Masjid Al Ikhlas (Banda Mulia), Kantor Kecamatan Kuala Simpang, Huntara DPRK Aceh Tamiang, Ponpes Darul Muchlisin (Karang Baru), TK Nurul Ikhlas Telaga Muku II (Banda Mulia), dan Meunasah Meurandeh (Manyak Payed). 2. Di Kabupaten Pidie Jaya: Kompleks Dishub Pidie Jaya, Kompleks Perpustakaan dan Arsip, Meunasah Gampong Beurawang, Meunasah Balek, dan Meunasah Gampong Dayah Kruet. 3. Di Kabupaten Bener Meriah: Huntara Blang Rakal dan Huntara Tunyang. Dalam melakukan pengeboran sumur, Kementerian PU menerapkan pendekatan berbasis data hidrogeologi dan mitigasi risiko bencana. Kedalaman pengeboran bervariasi antara 60 hingga 82 meter, disesuaikan dengan hasil survei geolistrik untuk memastikan kualitas dan keberlanjutan sumber air. Upaya ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan air bersih yang aman, berkelanjutan, dan tetap berfungsi pada kondisi darurat akibat bencana hidrometeorologi ekstrem. Secara keseluruhan, khusus untuk Kabupaten Aceh Tamiang, Kementerian PU merencanakan pembangunan 47 titik sumur bor air baku yang tersebar di 30 lokasi pada 12 kecamatan. Rinciannya terdiri atas 14 titik sumur bor dangkal dan 33 titik sumur bor dalam. Setiap titik dirancang sebagai cadangan air bersih jangka menengah. Langkah ini berjalan seiring dengan penyediaan sarana pendukung darurat lain, seperti IPA Mobile, mobil tangki air, hidran umum, toilet darurat, dan toren air, yang telah beroperasi di Aceh Tamiang dan wilayah terdampak lainnya. Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak - Berdampak” menjalankan Asta Cita dari Presiden RI, H Prabowo Subianto.

Asa Kembali Menyala, Pemulihan Aceh Tamiang Terus Berjalan Nasional
Nasional
Senin, 29 Desember 2025 | 20:01 WIB

Asa Kembali Menyala, Pemulihan Aceh Tamiang Terus Berjalan

Aceh Tamiang, katakabar.com - Masyarakat Kabupaten Aceh Tamiang perlahan mulai bangkit pascabencana banjir yang merusak permukiman dan fasilitas umum. Setelah hampir satu minggu terisolasi, akses transportasi kini kembali terbuka dan bantuan kemanusiaan dapat menjangkau wilayah terdampak. Selama masa terputusnya akses, warga bertahan dalam keterbatasan. Makanan, pakaian, dan perlengkapan seadanya menjadi tumpuan hidup sehari-hari. Seiring mulai berdatangannya bantuan pangan pokok dan obat-obatan, masyarakat berangsur kembali untuk membersihkan rumah serta lingkungan sekitar sebagai bagian dari upaya pemulihan. Di tengah kondisi sulit tersebut, semangat anak-anak Aceh Tamiang mencerminkan ketangguhan masyarakat. Mereka menyambut para relawan dengan senyum dan pesan penuh harapan, seakan menegaskan bahwa mereka sanggup melewati cobaan ini bersama. “Untuk teman-teman Aceh yang juga terkena bencana, tetap semangat ya,” ujar anak-anak saat direkam oleh Relawan MIND ID, Sabtu (20/12) lalu. Sebagai bagian dari dukungan pemulihan masyarakat terdampak, Holding Industri Pertambangan MIND ID menyalurkan tiga truk bantuan berisi sekitar 100.000 item kebutuhan, meliputi vitamin, obat-obatan, serta perlengkapan dasar masyarakat. Bantuan tersebut mencakup multivitamin anak dan dewasa, susu, madu, obat batuk, demam, maag, alergi, flu, diare, obat topikal, serta kebutuhan kebersihan seperti popok bayi dan dewasa, tisu basah, dan tisu kering. Distribusi bantuan difokuskan ke Banda Aceh, Lhokseumawe, dan Aceh Tamiang. Selain bantuan logistik, MIND ID bersama seluruh Anggota Grup juga menjalankan program Employee Volunteering. Melalui program ini, para karyawan diajak untuk terlibat langsung sejak proses evakuasi, penyaluran bantuan, hingga pendampingan pemulihan masyarakat di berbagai wilayah terdampak bencana di Sumatra. Bantuan ini sebagai bentuk kehadirkan MIND ID sebagai perusahaan bersama seluruh karyawannya untuk hadir langsung, memberi bantuan tenaga dan semangat. Koordinator Posko Paya Awe, Akhiruddin, bercerita bahwa desanya sempat terendam banjir hingga setinggi dua meter. “Kami hanya bisa mengungsi di balai pengajian. Tidak ada makanan sama sekali, bahkan untuk anak-anak. Dampaknya bagi kami seperti tsunami kedua,” ujarnya. Menurutnya, bantuan yang datang dari berbagai pihak, termasuk MIND ID sangat membnatu bagi masyarakat terdampak. Meski akses untuk membeli bahan pangan sudah mulai terbuka, dukungan dari luar masih sangat dibutuhkan. “Sekitar 80 persen masyarakat sudah kembali ke rumah, tetapi kebutuhan dasar seperti tempat tinggal, kelambu, dan perlengkapan lainnya masih banyak yang kurang,” ucapnya. Wakil Bupati Aceh Tamiang, Ismail, memastikan akses transportasi antarwilayah kini telah kembali terhubung, meski beberapa daerah terpencil masih hanya dapat dijangkau dengan kendaraan roda dua. “Alhamdulillah, seluruh warga Tamiang sudah bisa kita antar bantuan makanan. Tidak ada yang terisolir, walaupun belum sempurna. Kami terus berupaya agar rakyat tidak lapar,” bebernya. Ia menegaskan prioritas pemerintah daerah saat ini adalah memastikan ketahanan pangan serta menjaga kesehatan masyarakat dalam jangka panjang. “Ada pengungsi yang mengalami batuk dan gatal, namun sudah tertangani berkat relawan dan tim medis. Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu,” tuturnya. Corporate Secretary MIND ID Pria Utama menyampaikan bahwa masyarakat kini mulai menemukan asa untuk kembali bangkit dari bencana. Menurutnya, hal ini merupakan perkembangan yang baik, sebab semangat dari masyarakat Adalah modal utama yang perlu dijaga untuk dapat melanjutkan proses pemulihan dan bahkan bangkit dari bencana. “Kami bersama seluruh Anggota akan berupaya semaksimal mungkin memberikan bantuan yang dibutuhkan, bukan hanya untuk evakuasi, tetapi juga bantuan yang mendukung Kesehatan masyarakat agar terus bertahan di masa sulit ini,” sebutnya. Asa masyarakat Aceh dan Sumatra perlahan menyala kembali. Kini saatnya kita bergandengan tangan, memastikan setiap bantuan menjadi harapan nyata agar mereka dapat membangun kembali rumah, kehidupan, dan masa depan yang lebih baik.

Bersama Kitabisa! Hisense Indonesia Salurkan Bantuan Percepat Pemulihan Pasca Banjir di Sumatera Nusantara
Nusantara
Jumat, 12 Desember 2025 | 11:19 WIB

Bersama Kitabisa! Hisense Indonesia Salurkan Bantuan Percepat Pemulihan Pasca Banjir di Sumatera

Jakarta, katakabar.com - Hisense Indonesia menunjukkan komitmennya mendukung masyarakat Indonesia melalui aksi tanggap bencana. Menyusul musibah yang terjadi di wilayah Sumatera, Hisense Indonesia menyalurkan bantuan kemanusiaan melalui Kitabisa untuk pemulihan pasca banjir di Sumatera. “Kami berharap bantuan ini dapat mempercepat proses pemulihan di Sumatera. Hisense selalu berkomitmen bukan hanya untuk menghadirkan teknologi terbaik, tetapi juga untuk memberikan kontribusi bagi masyarakat, terutama di saat-saat seperti ini” ujar Li Zhentong, President Director Hisense Indonesia. Donasi ini difokuskan untuk membantu kebutuhan darurat masyarakat, kata Li, mulai dari pemenuhan kebutuhan logistik, layanan kesehatan dasar, hingga dukungan pemulihan bagi keluarga yang kehilangan tempat tinggal. Langkah ini sekaligus menegaskan peran Hisense sebagai perusahaan teknologi global yang turut hadir memberikan dampak sosial nyata bagi masyarakat Indonesia. Terdapat lebih dari 300 jiwa yang mengungsi di Posko Induk sejak bencana melanda akhir November lalu. Hingga saat ini masyarakat masih bertahan di posko karena kondisi yang masih rentan dan sebagian besar tempat tinggal mereka tidak layak untuk ditempati kembali. "Kami mengapresiasi kepedulian dan aksi nyata Hisense Indonesia yang bergerak cepat mendukung pemulihan warga di Sumatera.Tentunya Kitabisa akan menyalurkan dana ini dengan tepat sasaran yang disesuaikan dengan pemulihan bencana Sumatera ini secara transparan,” timpal Marisa Thara Wardhani, Co-director Kitabisa.org. Selain bekerja sama dengan Kitabisa, ucapnya, Hisense Indonesia juga menyalurkan bantuan tambahan melalui China Chamber of Commerce in Indonesia (CCCI). Bantuan tersebut selanjutnya akan disalurkan bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk memastikan dukungan dapat menjangkau area terdampak secara cepat, tepat, dan terkoordinasi. Kolaborasi ini mencerminkan upaya Hisense dalam memperkuat kerja sama lintas lembaga untuk menghadirkan bantuan yang efektif bagi masyarakat. Langkah solidaritas ini menjadi bagian dari rangkaian program Corporate Social Responsibility (CSR) Hisense Indonesia yang berfokus pada dukungan kemanusiaan, keberlanjutan sosial, serta kontribusi aktif terhadap komunitas di berbagai wilayah Indonesia. Hisense Indonesia menyampaikan apresiasi kepada seluruh mitra dan lembaga terkait atas kerja sama yang memungkinkan bantuan ini tersalurkan secara optimal. Perusahaan berharap semakin banyak pihak tergerak untuk turut mendukung pemulihan masyarakat Sumatera agar dapat kembali bangkit dan menjalani kegiatan sehari-hari secara normal.

Deforestasi Indonesia Masih Meningkat, Inisiatif Pemulihan Hutan Mendesak Diperkuat Lingkungan
Lingkungan
Jumat, 03 Oktober 2025 | 10:00 WIB

Deforestasi Indonesia Masih Meningkat, Inisiatif Pemulihan Hutan Mendesak Diperkuat

Semarang, katakabar.com - Laporan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mencatat deforestasi netto Indonesia pada 2024 mencapai 175,4 ribu hektare, meningkat dibandingkan 2023 yang sebesar 121,1 ribu hektare. Meski tren jangka panjang 10 tahun terakhir menunjukkan penurunan, data ini menegaskan tekanan terhadap hutan Indonesia belum berakhir. Saat ini, luas kawasan berhutan tercatat 95,5 juta hektare atau sekitar 51,1 persen dari total daratan Indonesia, dengan mayoritas (91,9 persen) berada di dalam kawasan hutan. Penyebab deforestasi masih berulang dari tahun ke tahun, termasuk kebakaran hutan dan lahan gambut, pembukaan lahan untuk perkebunan kelapa sawit, pembalakan liar, pertambangan, serta pembangunan kawasan baru di Kalimantan Timur, termasuk lokasi Ibu Kota Nusantara. Dampaknya langsung dirasakan dalam bentuk hilangnya keanekaragaman hayati, terganggunya ekosistem, hingga meningkatnya emisi karbon yang memperparah krisis iklim. Merespons kondisi tersebut, pemerintah telah memperkuat regulasi melalui Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Permen LHK) Nomor 14 Tahun 2024 yang mewajibkan pengawasan ketat atas kegiatan usaha. Regulasi ini menekankan pentingnya peran perusahaan tidak hanya dalam mematuhi aturan lingkungan, tetapi juga dalam berkontribusi terhadap pemulihan ekosistem melalui program tanggung jawab sosial (CSR).

Krakatau Steel: Bisnis Anak Usaha Motor Penggerak Utama Pemulihan dan Pertumbuhan Berkelanjutan Nasional
Nasional
Sabtu, 07 Juni 2025 | 20:18 WIB

Krakatau Steel: Bisnis Anak Usaha Motor Penggerak Utama Pemulihan dan Pertumbuhan Berkelanjutan

Jakarta, katakabar.com - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) menunjukkan keyakinan besar terhadap peran penting anak-anak perusahaannya guna mencapai target kinerja perusahaan pada tahun 2025. Dengan pengelolaan aset gabungan yang bernilai signifikan dan strategi yang matang, berbagai lini bisnis anak usaha di bawah naungan Krakatau Steel diproyeksikan menjadi motor penggerak utama bagi upaya pemulihan dan pertumbuhan berkelanjutan perseroan. Krakatau Steel menyoroti secara bersama-sama, anak-anak perusahaannya mengelola portofolio aset yang sangat strategis dan bernilai besar. Aset-aset ini, yang tersebar dari sektor manufaktur baja hilir hingga infrastruktur pendukung industri, menjadi fondasi yang kokoh bagi operasional grup Krakatau Steel. Sebagai contoh konkret, PT Krakatau Sarana Infrastruktur atau KSI beserta seluruh unit usahanya mengelola aset dengan total nilai mencapai lebih dari USD 809 juta. Angka ini setara dengan sekitar Rp13,41 triliun. Dengan capaian pendapatan sampai dengan Q1 2025 sebesar USD 51,91 juta atau setara dengan Rp. 860 milyar dan laba sebesar USD 3,87 juta atau setara dengan Rp. 64,08 miliar. Diketahui, KSI bergerak di sektor infrastruktur vital yang mencakup pengelolaan kawasan industri, pelabuhan, energi, hingga penyediaan air untuk kebutuhan industri. Peran KSI ini sangat krusial dalam mendukung ekosistem industri nasional. Tidak hanya itu, kontribusi signifikan datang dari PT Krakatau Baja Konstruksi atau KBK, dan seluruh entitas anaknya. Perusahaan yang berfokus pada penyediaan baja untuk konstruksi melalui manufaktur baja profil, baja tulangan, pipa baja serta trading produk baja lainnya ini tercatat memiliki total aset sebelum proses eliminasi lebih dari USD 319 juta, atau bila dirupiahkan sekitar Rp5,29 triliun. Dengan capaian pendapatan sampai dengan Q1 2025 sebesar USD 83,99 juta atau setara dengan Rp1,39 triliun dan laba sebesar USD 1,09 juta atau setara dengan Rp18,08 miliar. Keberadaan aset produktif ini menempatkan KBK sebagai salah satu pilar penting dalam rantai pasok industri baja hilir dan sektor konstruksi di Indonesia. Direktur Utama Krakatau Steel, Muhamad Akbar Djohan menyatakan keyakinannya terhadap prospek cerah yang dimiliki anak-anak perusahaan. "Kami melihat potensi luar biasa dari seluruh anak perusahaan kami. Mereka bukan hanya entitas bisnis yang berdiri sendiri, tapi bagian integral dari strategi besar Krakatau Steel untuk kembali bertumbuh dan memberikan nilai optimal bagi pemegang saham serta bangsa Indonesia," kata Muhamad Akbar Djohan.