Penempatan

Sorotan terbaru dari Tag # Penempatan

Bohong! Surat Edaran Penempatan Tenaga Kesehatan dan Peresmian RSUD Rupat Utara Riau
Riau
Kamis, 16 Mei 2024 | 10:46 WIB

Bohong! Surat Edaran Penempatan Tenaga Kesehatan dan Peresmian RSUD Rupat Utara

Bengkalis, katakabar.com - Bupati Bengkalis tidak henti-hentinya mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bengkalis untuk tidak mudah percaya dengan isu yang berkembang saat ini. Saat ini viral Surat Edaran (SE) yang di tandatangani oleh Bupati Bengkalis, Kasmarni tentang Penempatan Tenaga Kesehatan dan Peresmian Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rupat Utara. Isi dari SE tersebut yakni, berdasarkan hasil rapat koordinasi Pemerintah Kabupaten Bengkalis bersama anggota DPRD Bengkalis, Kepala Dinas Kesehatan, Direktur RSUD Bengkalis, Direktur RSUD Mandau serta Kepala Puskesmas bahwasanya menyimpulkan: 1. Sebahagian PNS Kesehatan dipindahkan ke RSUD Rupat Utara. 2. Seluruh PPPK Kesehatan Lulusan Tahun 2024 ditempatkan di RSUD Rupat Utara. Begitulah isi SE yang tersebar saat ini, menanggapi itu Kadis Kominfotik, Suwarto langsung koordinasi dengan Kadis Kesehatan dan Kepala BKPP Bengkalis, bahwasanya SE tersebut Hoaks, dibuat oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab. "Kami imbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu mengecek kebenaran informasi nya, dari surat saja kita sudah bisa lihat dari sisi tulisan nya yang di edit oleh pihak yang tak bertanggungjawab," seru Suwarto.

Pj Bupati Muba Buka Pelatihan dan Penempatan Naker Sawit Sertifikat BNSP Nusantara
Nusantara
Senin, 28 Agustus 2023 | 18:57 WIB

Pj Bupati Muba Buka Pelatihan dan Penempatan Naker Sawit Sertifikat BNSP

Musi Banyuasin, katakabar.com - Kabupaten Musi Banyuasin tercatat sebagai kabupaten pertama di Indonesia, yang melakukan pelatihan dan penempatan tenaga kerja bersertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Pj Bupati Musi Banyuasin, H Apriyadi Mahmud didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, H Mursalin luncurkan program pelatihan dan penempatan tenaga kerja bersertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Di kegiatan itu, turut disaksikan Presiden Direktur PT Hindoli Cargil, Anton Bagus Asmara, dan Ketua Komite LSP Migrant Workers Kelapa Sawit, Dr Saptarining Wulan, di Aula MVC Kompleks Balai Latihan Kerja, Sekayu, Pada Senin (28/8). Pembukaan pelatihan dan penempatan Tenaga Pemanen bersertifikasi BNSP ditandai dengan pemasangan rompi kepada peserta berjumlah 20 orang sangat antusias. Pj Bupati Muba H Apriyadi Mahmud menuturkan, kegiatan ini salah satu upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin untuk menekan angka kemiskinan dan mengurangi pengangguran. "Inovasi ini untuk menciptakan tenaga kerja lokal yang profesional, mengurangi kemiskinan dan pengangguran, serta menyiapkan SDM yang unggul berkualitas dan berdaya saing," kata Apriyadi dilansir dari laman kumparan. Pj Bupati Musi Banyiasin sampaikan apresiasi kepada sejumlah pihak yang mendukung kebijakan Pemkab Musi Banyuasin sediakan tenaga kerja siap pakai. Kepada LSP kelapa sawit dan PT. Hindoli Cargill telah mempercayai MVC sebagai pelaksana kegiatan ini, saya apresiasi. "Diketahui, industri perkebunan kelapa sawit sesungguhnya tidak bisa dilepaskan dengan pengembangan sumber daya manusia dan teknologi," ujarnya. Dilanjutkan Apriyadi, Kabupaten Musi Banyuasin salah satu daerah penghasil kelapa sawit terbesar di Sumatera Selatan. Itu sebabnya, perlu mengelola sumber daya alam dengan menyediakan sumber daya manusia yang terampil dan berkualitas. "Alhamdulillah, Musi Banyuasin pelopor pertama di Sumatera Selatam di bidang sertifikasi untuk tenaga pemanen sawit," jelasnya. Kegiatan ini hendaknya dapat dilaksanakan secara berkesinambungan oleh semua pihak terutama perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Muba. "Harapannya makin banyak lagi perusahaan-perusahaan untuk memanfaatkan fasilitas pelatihan melalui Muba Vocational Center (MCV) dengan bersinergi bersama Pemkab Muba," ucapnya. Presiden Direktur PT Hindoli Cargil, Anton Bagus Asmara menimpali, program yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin sangat positif. Apalagi program ini bisa membantu para pekerja di Musi Banyuasin dan perusahaan-perusahaan yang ada di Musi Banyuasin.