#Presisi
Sorotan terbaru dari Tag # #Presisi
Polres Kepulauan Meranti Gaspol Progres Jembatan Merah Putih Presisi di Hari Ketiga
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Meranti di bawah jajaran Polda Riau terus menunjukkan komitmen dukung peningkatan infrastruktur pedesaan melalui program Satgas Darurat Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi perkerjaan sudah masuk hari ketiga, Sabtu (31/1). Selain itu, progres pembangunan jembatan di sejumlah wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti berjalan dengan aman, lancar, dan sesuai target. Kegiatan ini tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia, H Prabowo Subianto, serta perintah langsung Kapolri dan Kapolda Riau dalam rangka menjamin keselamatan masyarakat, kelancaran akses pendidikan, serta penguatan social inclusion di wilayah pedesaan. Fokus pembangunan jembatan Merah Putih Presis di tiga lokasi strategis di hari ketiga difokuskan di tiga lokasi utama, yakni wilayah Polsek Tebing Tinggi, Polsek Tebing Tinggi Barat, dan Polsek Rangsang. 1. Jembatan SDN 018 Semulut, Kecamatan Tebing Tinggi. Di wilayah Polsek Tebing Tinggi, Satgas Darurat Pembangunan Jembatan melaksanakan kegiatan di SDN 018 Semulut, Dusun Semulut, Desa Banglas Barat. Sebanyak 10 personel Satgas yang terdiri dari unsur Satbrimob, Ditpolairud, dan Ditsamapta, bersinergi dengan personel Polsek Tebing Tinggi dan Polsek Rangsang Barat serta para pekerja. Adapun progres pekerjaan hari ketiga meliputi Pemasangan baut untuk mengikat komponen kayu jembatan; Pelapisan kayu jembatan menggunakan cat minyak hitam (creosote) guna perlindungan struktural jangka panjang; Pemasangan kepingan lantai jembatan kayu.Seluruh rangkaian kegiatan diawali dengan apel pagi dan berlangsung dalam situasi aman dan terkendali. 2. Jembatan Akses MTS Al-Anshor, Tebing Tinggi Barat Sementara itu, pembangunan jembatan Merah Putih Presisi di MTS Al-Anshor, Desa Kuala Merbau, Kecamatan Pulau Merbau, memasuki hari ketiga dengan melibatkan personel Polsek Tebing Tinggi Barat bersama masyarakat setempat. Pekerjaan yang telah diselesaikan di hari ketiga, meliputi pemasangan mal balok, perakitan besi lantai jembatan. Kegiatan berlangsung sejak pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB dengan kondisi keamanan yang kondusif. 3. Jembatan Desa Tanjung Gemuk, Kecamatan Rangsang Di wilayah Polsek Rangsang, pembangunan jembatan Merah Putih Presisi dilaksanakan di Jalan Poros Dusun III, Desa Tanjung Gemuk. Kapolsek Rangsang AKP Gunawan, S.H., bersama Kepala Desa dan masyarakat setempat, secara langsung terlibat dalam proses pembangunan. Fokus pekerjaan hari ketiga meliputi: Pembuatan balok beton (sloof) pada pondasi;Proses pengecoran balok pondasi untuk memperkuat struktur jembatan. Tahapan ini bertujuan untuk memastikan jembatan memiliki struktur yang kokoh, aman, dan dapat digunakan dalam jangka panjang. Pekerjaan selesai pada pukul 16.00 WIB tanpa kendala berarti. Komitmen Polri Hadir di Tengah Masyarakat. Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan pembangunan jembatan Merah Putih Presisi bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam menjawab kebutuhan dasar warga pedesaan. “Program ini tidak hanya soal pembangunan fisik jembatan, tetapi juga memastikan keselamatan, akses pendidikan bagi anak-anak, serta memperkuat konektivitas dan inklusi sosial masyarakat,” ujar Kapolres. Hingga hari ketiga, seluruh rangkaian kegiatan pembangunan jembatan Merah Putih Presisi di Kabupaten Kepulauan Meranti berjalan aman, tertib, dan sesuai rencana, serta mendapat dukungan penuh dari masyarakat setempat.
Mantap! Polda Riau Bangun 26 Jembatan Merah Putih Presisi di Daerah Terpencil
Pekanbaru, katakabar.com - Kepolisian Daerah (Polda) Riau bangun dan renovasi 26 jembatan di sejumlah wilayah terpencil melalui program Jembatan Merah Putih Presisi. Program ini bertujuan membuka akses vital masyarakat, terutama untuk pendidikan, ekonomi, dan keselamatan warga. Kegiatan rilis program pembangunan jembatan tersebut digelar di Pekanbaru, Selasa (27/1), usung tema “Menjembatani Peradaban, Menggapai Harapan Melalui Jembatan Merah Putih Presisi". Hadir di kegiatan ini Wakapolda Riau Brigjen Pol Hengki Haryadi, Karo Ops Polda Riau Kombes Pol Ino Harianto, Dansat Brimob Polda Riau, Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa, Dir Polairud Polda Riau, Kombes Pol Apri Fajar Hemanto, serta Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad. Wakapolda Riau, Brigjen Pol Hengki Haryadi, mengatakan program pembangunan jembatan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden RI terkait percepatan pembangunan ribuan jembatan di daerah terpencil, yang kemudian diperintahkan Kapolri untuk diimplementasikan oleh jajaran Polri di seluruh Indonesia. “Di Riau, jembatan bukan sekadar penghubung wilayah. Jika akses ini terputus, maka akses hidup masyarakat juga terganggu, mulai dari pendidikan, ekonomi, hingga aktivitas ibadah,” ujar Hrigjenengki. Menurutnya, Polda Riau membentuk tim khusus untuk melakukan verifikasi dan asesmen jembatan yang benar-benar dibutuhkan masyarakat. Hasilnya, ditetapkan pembangunan 26 jembatan yang terdiri dari 17 jembatan baru dan 9 jembatan renovasi, dengan total panjang mencapai sekitar 700 meter. “Pembangunan ini berbasis kebutuhan dan aspirasi masyarakat. Kami membangun bersama masyarakat, mulai dari perencanaan hingga perawatan ke depan,” jelasnya. Hengki mencontohkan kondisi di Dusun Sumut, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, di mana akses ke sekolah dasar harus melewati sungai yang kerap dilintasi buaya. Kondisi serupa juga ditemukan di sejumlah wilayah lain, yang membahayakan keselamatan anak-anak sekolah. Dansat Brimob Polda Riau, Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa, menimpali seluruh jembatan tersebut tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Riau. Kabupaten Indragiri Hulu menjadi wilayah dengan jumlah jembatan terbanyak, yakni empat jembatan, terdiri dari dua jembatan baru dan dua renovasi. “Di Kampar ada dua jembatan, Rokan Hulu dua, Rokan Hilir tiga, Indragiri Hilir dua, Siak dua, Pelalawan dua, Dumai satu, Kuantan Singingi dua, Kepulauan Meranti tiga, Polresta Pekanbaru satu, dan Bengkalis dua. Totalnya 26 jembatan,” jelas Kombes I Ketut. Sedang, Karo Ops Polda Riau Kombes Pol Ino Harianto menyebut salah satu jembatan paling mendesak berada di Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Indragiri Hilir, dengan panjang mencapai 608 meter. "Selama ini, anak-anak sekolah harus menggunakan perahu kecil yang berisiko tinggi terhadap keselamatan. Jembatan ini menjadi urat nadi masyarakat dan akses utama anak-anak sekolah. Karena volumenya besar, kami melibatkan personel Polri dan masyarakat setempat secara gotong royong,” terang Ino. Selain jembatan, Polda Riau juga akan melakukan renovasi bangunan SD Negeri 020 di wilayah Indragiri Hilir yang kondisinya memprihatinkan dan hanya memiliki satu akses pendidikan bagi warga sekitar. Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi ini melibatkan kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, masyarakat, akademisi, pelaku usaha, dan media. Seluruh proses ditargetkan rampung dalam waktu sekitar satu bulan dan segera dapat diresmikan. “Ini adalah operasi kemanusiaan. Negara hadir untuk memastikan masyarakat dapat hidup, belajar, dan beraktivitas dengan aman,” sebut Brigjen Hengki.
Peredaran Narkoba di Pagar Merbau Terus Berjalan, Kasat ResNarkoba Polres Deli Serdang 'Bungkam'
wilayah hukum Polres Deli Serdang dikabarkan masih menjadi tumpukan peredaran narkoba, tepatnya di Kecamatan Pagar Merbau. Peredaran narkoba yang kian menjamur di kawasan tersebut dikendalikan seseorang berinisial AG, AU dan AM. Tak hanya itu, "bebasnya" peredaran narkoba di Pagar Merbau juga disebut-sebut adanya campur tangan dari oknum Coklat.
Indera Agri Bawa Revolusi Pertanian Presisi Indonesia ke Asia Berlin 2025
Berlin, katakabar.com - Indera Agri, perusahaan startup teknologi pertanian (Agri-Tech) dari Indonesia, berhasil menarik perhatian global setelah terpilih sebagai salah satu delegasi Indonesia di ajang bergengsi Asia Berlin 2025 di Jerman. Kehadiran Indera Agri di panggung internasional ini menegaskan posisi Indonesia sebagai kekuatan inovasi di sektor pertanian presisi. Ubah Pertanian dengan AI dan Sensor Pintar Indera Agri berfokus pada pengembangan solusi inovatif yang didorong oleh Kecerdasan Buatan (AI) dan sensor pintar untuk mendongkrak hasil panen secara signifikan. Di Berlin, Indera Agri pamerkan dua pilar teknologi andalannya: • Indera Agri Sensor: Teknologi sensor yang mampu menyediakan pemantauan kondisi lingkungan pertanian secara real-time. • Platform Manajemen Pertanian Berbasis AI: Platform ini mengolah data yang akurat untuk membantu petani mengambil keputusan yang lebih cerdas, sehingga meningkatkan efisiensi operasional dan optimalisasi hasil panen. Teknologi ini tidak hanya tentang peningkatan produktivitas, tetapi juga tentang menciptakan pendekatan yang lebih ramah lingkungan dan mendukung keberlanjutan jangka panjang di sektor pertanian. Dukungan Pemerintah dan Apresiasi Global Inovasi Indera Agri mendapat sorotan tinggi dari dalam dan luar negeri: - Validasi Pemerintah: Dalam pidato pembukaan, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memuji Indera Agri sebagai contoh nyata potensi besar sektor pertanian Indonesia dalam mengadopsi teknologi modern untuk mencapai produktivitas dan keberlanjutan. - Kemitraan Kunci: Indera Agri adalah salah satu delegasi yang didukung oleh inkubator seperti Habibie Innovation Incubator, bersama dengan GIZ Indonesia dan CAST Foundation. - Ketertarikan Jerman: Booth Indera Agri menjadi pusat perhatian, termasuk saat dialog dengan Barbel Kofler, Parliamentary State Secretary to the Federal Minister for Economic Cooperation and Development Jerman, yang secara khusus mengapresiasi peran teknologi Indonesia dalam mendukung sektor pertanian global. Visi untuk Masa Depan Pertanian yang Lebih Cerdas Bagoes Inderaja, Founder & CEO Indera Agri, menyampaikan visi perusahaannya. "Kami sangat bangga bisa berpartisipasi dalam Asia Berlin 2025 dan menunjukkan bagaimana teknologi pertanian presisi Indonesia dapat memberikan dampak yang signifikan. Teknologi ini dikembangkan dengan tujuan mulia: membantu para petani di Indonesia dan dunia mencapai hasil yang lebih optimal dengan pendekatan yang berkelanjutan. Kami berkomitmen untuk membuka jalan bagi masa depan pertanian yang lebih cerdas dan ramah lingkungan," jelasnya. Indera Agri, melalui solusi berbasis data dan layanan konsultasi agronomi teknis, bertekad mengoptimalkan potensi sektor pertanian Indonesia dan membuatnya mudah diakses oleh seluruh pelaku industri.
Bentuk Apresiasi dan Dukungan Masyarakat, Polsek Kuala Resort Langkat Terima Puluhan Karangan Bunga
Langkat, Katakabar.com - Karangan papan bunga tampak berjajar di depan Polsek Kuala Resort Langkat Jalan Besar Binjai-Kuala, Desa Bela Rakyat, Kecamatan Kual...
Hasil Presisi Maksimal Proyek CNC Fabrikasi Anda
Jakarta, katakabar.com - Proyek CNC menjadi kunci produksi industri modern berkat kemampuannya menghasilkan komponen presisi tinggi secara konsisten. Triagri Jaya Lestari hadir sebagai mitra strategis dengan solusi fabrikasi CNC yang andal dan berstandar tinggi. Di dunia industri modern, presisi adalah segalanya. Keandalan produk tidak lagi ditentukan semata oleh kecepatan produksi, tapi oleh seberapa tepat dan konsisten hasil yang dihasilkan. Hal ini menjadi lebih penting ketika menyangkut Proyek CNC, yang menuntut ketelitian tinggi dalam setiap proses pemotongan, pembentukan, hingga perakitan logam. Menjawab kebutuhan ini, Triagri Jaya Lestari hadir sebagai mitra strategis yang menyediakan solusi menyeluruh untuk proyek fabrikasi berbasis CNC. Dengan pengalaman lebih dari 15 tahun pada industri jasa fabrikasi dan dukungan teknis berstandar tinggi, Triagri memberikan hasil presisi maksimal yang sesuai dengan kebutuhan industri manufaktur masa kini. Proyek CNC Kunci Akurasi dan Efisiensi Produksi Teknologi CNC atau Computer Numerical Control telah menjadi tulang punggung proses produksi presisi tinggi. Dari komponen kecil seperti shaft dan gear hingga struktur logam yang kompleks, CNC menjamin hasil yang seragam dan sesuai spesifikasi teknik. Mengapa Proyek CNC menjadi pilihan utama di banyak sektor industri? • Presisi tinggi hingga toleransi mikron • Repetisi sempurna, cocok untuk produksi massal • Minim kesalahan manusia, berkat sistem otomatisasi • Kustomisasi fleksibel, berdasarkan CAD/CAM desain • Efisiensi waktu dan biaya, terutama untuk pengerjaan volume tinggi Tapi, semua keunggulan ini hanya akan tercapai jika proyek dijalankan oleh tim yang kompeten dan peralatan yang memadai, faktor yang menjadi keunggulan utama Triagri Jaya Lestari. Layanan CNC dan Fabrikasi Logam Presisi dari Triagri
Bupati Langkat Apresiasi Dedikasi KBP Iwan Setyawan, Dukung Penguatan Pendidikan di SPN Polda Sumut
Langkat, Kagakabar.com - Acara ini menjadi momen perpisahan sekaligus apresiasi atas pengabdian dan dedikasi KBP Iwan Setyawan selama menjabat Kepala SPN Pol...
Dikabarkan Pembuatan SIM Bayar 650.000, Kapolres Deli Serdang "Bungkam"
Citra Institusi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) tampak nya kembali tercoreng, Namun, atas tindakan dan perilaku oknum petugas tersebut, Kapolres Deli Serdang AKBP Raphael Sandy Prambodo ketika di konfirmasi wartawan beberapa hari lalu justru bungkam, dan terkesan cuek atas sikap dari pada Oknum yang telah merusak nama baik Polri.
Kasus Penganiayaan Dihentikan? Polrestabes Medan Lagi-Lagi Di Demo
Puluhan massa yang tergabung dari Koalisi Mahasiswa dan Masyarakat Bersatu Sumatera Utara (KMMB Sumut) kembali menggelar demonstrasi di depan Polrestabes Medan, Jalan HM Said
Dinilai Cacat Prosedur Hukum, Puluhan Mahasiswa Minta Kapoldasu Evaluasi Kinerja Kapolrestabes Medan dan Jajaran
Medan, katakabar.com - Lagi-lagi, Polrestabes Medan kembali di demo. Kali ini, kedatangan puluhan Mahasiswa di depan Kantor Kepolisian Resor Kota Besar (Polrest...