Puskesmas

Sorotan terbaru dari Tag # Puskesmas

Karang Taruna Alahair Timur Apresiasi Perbaikan Jalan dan Duiker Simpang Puskesmas Alahair Riau
Riau
Kamis, 29 Januari 2026 | 21:50 WIB

Karang Taruna Alahair Timur Apresiasi Perbaikan Jalan dan Duiker Simpang Puskesmas Alahair

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Perbaikan jalan dan duiker di Simpang Puskesmas Alahair, Kecamatan Tebing Tinggi, yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), mendapat respons positif dari Karang Taruna Desa Alahair Timur, Kamis (29/1). Organisasi sosial dan kepemudaan yang dipimpin M. Amin Siregar tersebut menyampaikan apresiasi, serta ucapan terima kasih kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kepulauan Meranti atas langkah cepat dalam menindaklanjuti keluhan masyarakat. “Kami dari Karang Taruna Desa Alahair Timur mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemkab Kepulauan Meranti yang telah cepat tanggap menindaklanjuti keluhan masyarakat. Perbaikan jalan dan duiker ini sangat membantu warga, khususnya masyarakat Alahair Timur yang kerap melintasi simpang tersebut,” ujar Amin. Menurutnya, respons cepat yang dilakukan pemerintah daerah menunjukkan kehadiran negara dalam menjamin keselamatan serta memenuhi kebutuhan masyarakat. “Perbaikan ini sangat penting karena Simpang Puskesmas Alahair merupakan akses vital bagi masyarakat, baik untuk pelayanan kesehatan, aktivitas ekonomi, maupun mobilitas warga sehari-hari,” jelasnya. Menurut Amin, kondisi jalan dan duiker sebelumnya sempat dikeluhkan warga karena dinilai membahayakan pengguna jalan. Bahkan, ambruknya jalan di kawasan tersebut sempat menimbulkan keresahan masyarakat. “Di saat kejadian, Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar langsung meninjau lokasi dan membangun jembatan papan sebagai jalur alternatif sementara. Tetapi seiring waktu, papan tersebut mulai mengalami keretakan sehingga menimbulkan kekhawatiran masyarakat mengenai keselamatan,” jelasnya. Ia menambahkan, keresahan tersebut akhirnya terjawab dengan direalisasikannya perbaikan permanen pada awal tahun 2026, sesuai dengan komitmen yang disampaikan Bupati Kepulauan Meranti. “Alhamdulillah, diawal tahun 2026 ini jalan dan duiker di Simpang Puskesmas Alahair kembali dibangun. Ini menjadi bukti bahwa aspirasi masyarakat benar-benar didengar,” jelas Amin. Karang Taruna Desa Alahair Timur berharap sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dapat terus terjaga demi pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan dan merata, khususnya di wilayah Kecamatan Tebing Tinggi, Desa Alahair Timur, dan Desa Alahair. “Semoga proses perbaikan dapat berjalan lancar dan tidak memakan waktu lama, sehingga masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman, serta pelayanan kesehatan di Puskesmas Alahair dapat berjalan tanpa hambatan,” sebutnya.

Kementerian PU Percepat Pembersihan RSUD dan Puskesmas Terdampak Bencana di Sumatera Nasional
Nasional
Selasa, 20 Januari 2026 | 12:00 WIB

Kementerian PU Percepat Pembersihan RSUD dan Puskesmas Terdampak Bencana di Sumatera

Jakarta, katakabar.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus memprioritaskan upaya pemulihan infrastruktur fasilitas kesehatan yang terdampak bencana banjir dan longsor di wilayah Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Fokus utama penanganan saat ini adalah pembersihan material lumpur di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dan Puskesmas, serta pemulihan jaringan air bersih dan sanitasi guna memastikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat dapat kembali berjalan normal. Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan dukungan kementerian pada sektor kesehatan saat ini terkonsentrasi pada pemulihan fisik bangunan dan penyediaan infrastruktur dasar pendukung. "Khusus sektor kesehatan, peran kami saat ini terbatas pada pembersihan puskesmas dan rumah sakit yang terdampak, serta memastikan air bersih tersedia dengan kualitas yang baik. Pengelolaan fisik bangunan kita bantu agar fasilitas kesehatan dapat segera difungsikan kembali,” ulasnya. Berdasarkan data penanganan bencana per 16 Januari 2026, Kementerian PU telah membersihkan puluhan fasilitas umum di berbagai lokasi, termasuk fasilitas kesehatan yang terdampak bencana. Di Provinsi Aceh, upaya pembersihan dilakukan di Kabupaten Aceh Tamiang, Bener Meriah, Pidie, dan Pidie Jaya. Progres di lapangan bervariasi, mulai dari yang telah rampung sepenuhnya hingga yang masih dalam tahap pengerjaan. Di Provinsi Sumatera Utara, tercatat ada lima lokasi fasilitas umum saat ini sedang dalam proses pembersihan intensif. Sedangkan di Provinsi Sumatera Barat, dari 12 lokasi yang dibersihkan, tujuh lokasi dinyatakan selesai dan lima lokasi lainnya masih dalam proses pengerjaan (on-going). Selain pembersihan, hasil inventarisasi Kementerian PU menemukan dua Puskesmas mengalami kerusakan berat, yakni Puskesmas Lokop di Aceh Timur dan Puskesmas Laklak di Aceh Tenggara. Kedua fasilitas ini tertimbun lumpur setinggi kurang lebih dua meter dan posisinya berada sangat dekat dengan alur sungai, sehingga dinilai tidak layak lagi untuk digunakan. Dody menjelaskan kedua bangunan tersebut harus direlokasi dan dibangun baru. "Dua puskesmas yang harus kita bangun dengan cepat karena kondisi eksisting-nya sudah tidak memungkinkan untuk digunakan lagi. Bangunannya harus direlokasi dan dibangun baru. Tetapi untuk mempercepat pemulihan layanan kesehatan, sementara pembangunan puskesmas direncanakan menggunakan sistem bangunan modular agar dapat selesai dalam waktu singkat dan segera melayani masyarakat," jelasnya. Tetapi, pelaksanaan pembangunan fisik puskesmas baru tersebut menunggu arahan resmi dari Menteri Kesehatan. Ditegaskan Dody lagi, Kementerian PU akan bertanggung jawab pada konstruksi fisik bangunan, sedangkan penyediaan tenaga medis, peralatan, dan obat-obatan merupakan kewenangan Kementerian Kesehatan. Sementara, untuk menjamin higienitas dan operasional medis, Kementerian PU juga mendukung penyediaan air bersih melalui pembangunan sumur bor di fasilitas kesehatan. Salah satu prioritas saat ini adalah pembuatan sumur bor di lokasi Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. M. Djamil Padang, Sumatera Barat. Prosesnya saat ini sedang berlangsung intensif demi menjamin ketersediaan air bersih sesuai standar kesehatan. Kementerian PU berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Kementerian Kesehatan dan pemerintah daerah setempat guna memastikan seluruh fasilitas kesehatan di wilayah terdampak bencana Sumatera dapat pulih secara cepat, aman, dan berkelanjutan.

Di Puskesmas Pematang Pudu Bulan Penimbangan Serentak Digelar Kesehatan
Kesehatan
Minggu, 16 Juni 2024 | 09:14 WIB

Di Puskesmas Pematang Pudu Bulan Penimbangan Serentak Digelar

Mandau, katakabar.com - Di Unit Pelayanan Teknis Dinas atau UPT Pusat Kesehatan Masyarakat atau Puskesmas Kelurahan Pematang Pudu, Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis dilaksanakan Bulan Penimbangan Serentak, pada Sabtu (15/6). Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Mandau, Dewi Asdinar, Camat Mandau Riki Rihardi hadiri giat Bulan Penimbangan Serentak yang dilaksanakan oleh UPT Puskesmas Pematang Pudu. Di Pos Pelayanan Terpadu atau Posyandu Sabar, Kelurahan Pematang Pudu, Aula Kantor Lurah Pematang Pudu tepat Bulan Penimbangan Serentak diramaikan bu-ibu yang membawa Bayi dan Balita mereka rutin melakukan kunjungan ke Posyandu Sabar setiap bulannya, di mana totalnya lebih dari 50 pengunjung. Kepala UPT Puskesmas Pematang Pudu, Ns. Januar, S.Kep. menyatakan, kepada pengunjung Posyandu Sabar perlu kesadaran orang tua untuk terus memperhatikan kesehatan bayi dan balitanya. "Dengan membawa anak ke Posyandu, dan setelah dilakukan pemeriksaan oleh Pihak Puskesmas anak terindikasi memiliki Gizi Buruk atau Stunting, tindakan pertolongan bisa segera dilakukan pihak terkait," jelasnya. Kalau anak bapak ibu pengunjung Posyandu terindikasi mengalami Gizi Buruk atau Stunting, timpal Camat Mandau, Riki Rihardi, Pemerintah Daerah atau Pemda, yakni Pemerintah Kabupaten Bengkalis, Kecamatan Mandau, dan Kelurahan Pematang Pudu melakukan melakukan tindakan dengan mengirim Petugas Ojek Makanan Sehat Mandau Khusus Balita atau Omasuka ke rumah Bapak Ibu untuk diberikan PMT yang bergizi tinggi, sehingga dapat memacu tumbuh kembang anak. "Setiap turun ke rumah bapak ibu, petugas Omasuka melakukan penimbangan berat badan, dan pengukuran tinggi badan kepada anak, sehingga tumbuh kembangnya terpantau dan tercatat untuk dilaporkan ke Puskesmas", terangnya. Diketahui, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, pada tahun ini sedang menggalakan Penimbangan Serentak kepada Bayi dan Balita yang dilaksanakan oleh Puskesmas se Indonesia, bekerja sama dengan Pemerintah Daerah atau Pemda setempat, dimulai 1 hingga 30 Juni 2024 mendatang.

UPT Puskesmas Duri Kota dan Pematang Pudu Ungkap Progres Stunting 2023 Kesehatan
Kesehatan
Selasa, 21 Mei 2024 | 12:48 WIB

UPT Puskesmas Duri Kota dan Pematang Pudu Ungkap Progres Stunting 2023

Mandau, katakabar.com - Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Duri Kota dan Pematang Pudu ungkap capaian progres terbaru tahun 2024, dan perkembangan upaya pencegahan stunting di Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, pada Senin (20/5) kemarin. Camat Mandau diwakili Kasi Pemberdayaan Masyarakat Desa Kantor Camat Mandau, Muhammad Faizal, hadir di kegiatan yang dimotori UPT Puskesmas Duri Kota, dan Pematang Pudu gelar Lokakarya Mini Lintas Sektoral, bersama Forkompincam, UPT yang terkait, Lurah, Kades, serta kader posyandu kelurahan se Kecamatan Mandau. Lokakarya Mini Lintas Sektoral adalah pertemuan Puskesmas dengan sektor terkait dalam upaya mencari solusi untuk meningkatkan kerja sama, memantau cakupan pelayanan Puskesmas, dan membina peran serta masyarakat secara terpadu agar dapat meningkatkan fungsi Puskesmas untuk mewujudkan masyarakat yang sehat. "Kami sangat apresasi kegiatan Lokakarya Mini Lintas Sektoral pada hari ini, mudah-mudahan upaya kita ini dapat meningkatkan pelayanan dan kesehatan, salah satu pembahasan tentang penyakit tidak menular memasuki umur 15 tahun, serta penanganan percepatan penurunan angka stunting di tingkat Kecamatan," ujar Faizal. Untuk itu, imbau Faizal, mari kita bersama-sama mendengarkan dengan saksama pengarahan dari UPT Puskesmas.

Kolaborasi Polsek Merbau Dengan Puskesmas Teluk Belitung Bantu Anak Stunting Riau
Riau
Jumat, 09 Februari 2024 | 10:56 WIB

Kolaborasi Polsek Merbau Dengan Puskesmas Teluk Belitung Bantu Anak Stunting

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Kolaborasi Polsek Merbau dengan Personel Puskesmas Teluk Belitung gelar kegiatan penuh berkah, yakni memberikan bantuan kepada anak-anak yang mengalami stunting di Kecamatan Merbau. Kapolsek Merbau, AKP Aguslan dan anggota Kanit Binmas, Kanit Samapta, dan Bhabinkamtibmas Polsek Merbau, turut mendampingi, pada Kamis kemarin. Menurut data yang diperoleh dari Puskesmas Teluk Belitung, anak-anak yang menerima bantuan berasal dari Desa Bagan Melibur Kecamatan Merbau. "Anak-anak stanting yang menerima bantuan paket sembako, berupa beras, susu, gula, telur, dan kacang hijau. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi anak-anak, sehingga pertumbuhan dan perkembangan mereka optimal," ujar Kapolsek Merbau, Aguslan. Kegiatan ini, kata Kapolsek Merbau, sebagai bentuk kepedulian dari pihak kepolisian dan Puskesmas terkait kondisi anak-anak yang mengalami stunting di wilayah Kecamatan Merbau. "Kami berharap dengan adanya bantuan ini, anak-anak stanting di Merbau dapat tumbuh dan berkembang dengan baik serta memiliki masa depan yang cerah," jelasnya. Ahli gizi dari Puskesmas Teluk Belitung, Nadira Ravika menambahkan, penting peran gizi yang kuat untuk pertumbuhan anak. "Anak-anak yang mengalami stunting membutuhkan asupan gizi yang cukup untuk membantu memperbaiki kondisi pertumbuhan mereka. Jadi, bantuan seperti ini sangatlah penting," tutur Nadira Ravika. Kegiatan ini mendapatkan apresiasi dari Joi, salah satu warga sekitar. "Terima kasih atas kepedulian yang ditunjukkan Polsek Merbau dan Puskesmas Teluk Belitung kepada anak-anak yang mengalami stunting. "Kegiatan seperti ini mudah-mudahan dapat terus dilakukan agar lebih banyak anak yang mendapatkan bantuan dan perhatian untuk masa depan yang lebih baik," harapnya. Adanya kegiatan 'Kamis Barokah' ini, sebut Joi, dapat menjadi langkah awal untuk meningkatkan kesejahteraan anak-anak stanting di Kecamatan Merbau. Bantuan ini mudah-mudahan yang diberikan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi pertumbuhan dan perkembangan mereka.