PW IWO Riau
Sorotan terbaru dari Tag # PW IWO Riau
Soroti Dugaan WNA Kuasai Lahan di Kuala Sebatu, PW IWO Riau Siap Bersurat ke Kementerian
Indragiri Hilir, katakabar.com - Dugaan kepemilikan dan penguasaan lahan oleh warga negara asing (WNA) asal Malaysia di Desa Kuala Sebatu, Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) kian menjadi sorotan publik. Persoalan ini dinilai bukan hanya persoalan agraria semata, tetapi telah menyentuh isu serius terkait kedaulatan negara, penegakan hukum, serta perlindungan hak masyarakat lokal. Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (PW IWO) Provinsi Riau, Muridi Susandi, menegaskan pihaknya memandang persoalan ini sebagai alarm keras atas lemahnya pengawasan pemerintah terhadap aset tanah di wilayah perbatasan dan pesisir. Muridi Susandi yang akrab disapa Sandi menyampaikan, PW IWO Riau akan mengambil langkah konkret dan terukur dengan menyurati Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Republik Indonesia. Surat tersebut akan berisi permintaan klarifikasi, audit, serta penelusuran menyeluruh terhadap status hukum lahan yang diduga dikuasai oleh WNA di Kuala Sebatu. “Ini bukan isu kecil. Jika benar ada dugaan WNA menguasai lahan, maka ini menyangkut pelanggaran hukum dan kedaulatan negara. Pemerintah pusat harus turun tangan langsung. Kami akan menyurati Kementerian ATR/BPN RI agar persoalan ini tidak dibiarkan berlarut-larut,” tegas Sandi, Rabu (14/1). Lebih lanjut, Sandi mempertanyakan peran dan kinerja pemerintah desa serta pemerintah kecamatan yang dinilai tidak maksimal dalam melakukan pengawasan dan perlindungan terhadap tanah masyarakat. Ia menilai, mustahil persoalan sebesar ini terjadi tanpa adanya kelalaian, pembiaran, atau bahkan dugaan keterlibatan pihak-pihak tertentu. “Pemerintah desa dan kecamatan perlu dipertanyakan secara terbuka. Apakah mereka tidak mengetahui, atau justru mengetahui tetapi membiarkan? Ini yang harus dijelaskan kepada publik,” ujarnya. Menurut Sandi, masyarakat kecil di Desa Kuala Sebatu justru menjadi pihak yang paling dirugikan. Banyak warga yang menggantungkan hidup dari lahan dan wilayah tersebut, namun kini harus menghadapi ketidakpastian akibat dugaan penguasaan tanah oleh pihak luar. Ia menilai, kondisi ini mencerminkan lemahnya keberpihakan pemerintah terhadap rakyat kecil, sementara kepentingan tertentu justru terkesan lebih dilindungi. “Terlalu banyak persoalan yang tidak berpihak kepada masyarakat kecil. Kehadiran pemimpin seharusnya melindungi, melayani, dan memberikan solusi. Bukan membiarkan rakyatnya tertekan, apalagi kehilangan hak atas tanahnya sendiri,” tegas pria kelahiran Inhil tahun 1985 itu. Dalam pernyataannya, Sandi juga menyerukan agar dugaan praktik mafia tanah dibongkar secara menyeluruh dan transparan. Ia menduga, penguasaan lahan oleh WNA tidak mungkin berdiri sendiri, melainkan melibatkan jaringan dan kepentingan tertentu yang selama ini bermain di balik layar. “Jika benar ada mafia tanah, maka mereka harus dibongkar sampai ke akar-akarnya. Praktik seperti ini hanya memperkaya segelintir orang dan menyengsarakan masyarakat luas. Negara tidak boleh kalah oleh mafia tanah, apalagi jika melibatkan warga negara asing,” tandasnya. Tak hanya berhenti di situ, Sandi juga menyoroti sikap anggota DPRD dari daerah pemilihan (dapil) setempat yang dinilainya belum menunjukkan keberanian politik dalam membela masyarakat. Ia menegaskan, DPRD memiliki fungsi pengawasan dan wajib hadir di tengah-tengah persoalan rakyat. “Anggota DPRD sebagai wakil rakyat seharusnya berdiri di garis depan, bersuara lantang, dan memperjuangkan aspirasi masyarakat. Diam dalam situasi seperti ini sama saja dengan membiarkan rakyat dirugikan,” ucapnya dengan nada kritis. PW IWO Riau menegaskan komitmennya untuk terus mengawal, menginvestigasi, dan menyuarakan persoalan ini hingga ada kejelasan hukum dan sikap tegas dari pemerintah. Sandi menekankan bahwa isu ini bukan semata kepentingan organisasi, melainkan bentuk tanggung jawab moral terhadap masyarakat dan negara. “Tanah adalah sumber kehidupan rakyat. Jika tanah bisa dengan mudah dikuasai pihak asing, maka ini menjadi ancaman serius bagi masa depan masyarakat dan daerah. PW IWO Riau akan berdiri bersama masyarakat hingga keadilan benar-benar ditegakkan,” sebutnya.
Keluarga Besar PW IWO Riau Berduka, Ketua PD IWO Pelalawan Tutup Umur
Pelalawan, katakabar.com – Dunia jurnalistik Riau tengah berduka. Ketua Pengurus Daerah (PD) Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Pelalawan, Dana Sipayung, berpulang ke rahmatullah Minggu (29/6) sekitar pukul 12.30 WIB kemarin, di Rumah Sakit Amelia, Jalan Lintas Sumatra Nomor 433, Pangkalan Kerinci Kota, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau. Kabar kepergian almarhum sontak mengundang duka mendalam dari rekan-rekan jurnalis, sahabat, serta seluruh jajaran pengurus IWO di tingkat daerah maupun wilayah. Almarhum dikenal sebagai sosok yang bersahaja, komunikatif, dan penuh semangat membangun solidaritas wartawan, khususnya di Pelalawan. Ketua Pengurus Wilayah (PW) IWO Provinsi Riau, Muridi Susandi, menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas kepergian almarhum. Menurutnya, Dana Sipayung bukan hanya seorang pemimpin organisasi, tetapi juga sosok sahabat dan teladan bagi banyak wartawan di daerah. “Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Kami, segenap keluarga besar IWO Riau, sangat berduka atas wafatnya Ketua PD IWO Pelalawan, sahabat kami Dana Sipayung. Semoga almarhum ditempatkan di sisi terbaik oleh Allah SWT. Doa kami untuk keluarga yang ditinggalkan, semoga diberi kekuatan dan ketabahan,” ujar Muridi saat dihubungi wartawan. Semasa hidupnya, almarhum dikenal sebagai pribadi yang hangat dan mudah bergaul. Ia aktif dalam berbagai kegiatan organisasi, baik internal IWO maupun lintas komunitas, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap persoalan sosial dan kesejahteraan sesama wartawan. “Beliau adalah orang yang selalu hadir ketika dibutuhkan, baik dalam urusan organisasi maupun urusan kemanusiaan. Beliau aktif membina rekan-rekan jurnalis muda dan selalu memberi semangat dalam kondisi apa pun,” kenang Muridi. Dana Sipayung dikenal memiliki komitmen kuat terhadap profesionalisme media dan kerap menjadi penggerak dalam berbagai pelatihan jurnalistik serta kegiatan sosial kemasyarakatan di Pelalawan.
Kaum Dhuafa dan Anak Yatim Bahagia Terima Santunan PW IWO Riau dan PD IWO Inhil
Tembilahan, katakabar.com - Kaum dhuafa dan anak yatim senang dan bahagia teriman santunan dari pengurus Wilayah (PW) Ikatan Wartawan Online (IWO) Provinsi Riau dan Pengurus Daerah (PD) IWO Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) di bulan suci ramadhan sempena sambut hari raya Idul Fitri 1445 hijiriah tahun 2024. Gandeng Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Inhil dan Bank Riau Kepri Cabang Tembilahan, santunan di berikan kepada kaum dhuafa dan anak yatim piatu jelang buka bersama di Aula Hotel Top 5 Tembilahan, pada Jumat (5/4) kemarin. Angkat tema, “Rekahkan Spirit Berbagi dan Keakraban Ukhuwah Islamiyah”, buka puasa di hadiri Ketua PW IWO Riau, Muridi Susandi beserta pengurus, Wakil ketua bidang pengumpulan zakat Baznas Inhil H. Subagio LC, perwakilan Pimpinan Cabang Bank Riau Kepri Syariah Tembilahan, Kepala Diskominfo Inhil, Trio Benni Putra, perwakilan Polres Inhil dan Dandim 0314 Inhil dan para tokoh masyarakat. Ketua PW IWO Provinsi Riau, Muridi Susandi berharap melalui buka puasa bersama dan penyerahan santunan ini dapat membangkitkan dan menumbuhkan rasa solidaritas sosial antar sesama masyarakat dalam membangun kebersamaan, kepedulian, persatuan dan kesatuan. “Mari sisihkan rezeki kita untuk santuni anak yatim maupun kaum dhuafa dan juga senantiasa berinfaq, sebab setiap yang kita dapatkan terdapat hak orang lain yang membutuhkan,” terang Ketua IWO Riau dalam sambutannya. Kegiatan buka puasa bersama dan santunan ini, ujar Sandi sapaan akrab Ketua PW IWO Riau ini, ditaja IWO Riau dan IWO Inhil bekerja sama dengan Baznas Kabupaten Inhil dan Bank Riau Kepri (BRK) Syariah Tembilahan. “Ini kegiatan rutinitas tahunan keluarga besar IWO. Alhamdulilah, ini sudah tahun yang kelima kami laksanakan. Ramadhan 1445 hijiriah ini ajang untuk menjalin silaturahmi dan membangun komunikasi yang baik bagi kita semua,” ucap Sandi. Mewakili keluarga besar IWO, Sandi ucapkan terima kasih pada para donatur, Baznas, BRK Syariah dan semua pihak yang telah membantu terlaksananya kegiatan buka puasa bersama dan santunan ini yang telah menyumbangkan sebagian rezekinya. “Saya berharap kawan-kawan media yang tergabung di IWO hendaknya menjadi pendukung Program Baznas, karena Baznas selalu hadir disaat masyarakat membutuhkan,” jelasnya. Wakil ketua bidang pengumpulan zakat Baznas Inhil, H Subagio LC mengimbau kepada umat muslim untuk menyalurkan zakat ke lembaga amil yang dikelola pemerintah yaitu BAZNAS Inhil. “Supaya zakat yang terhimpun bisa menjadi kekuatan finansial yang besar bagi usaha kita memperbaiki kehidupan sosial umat Islam khususnya di kabupaten Inhil. Baznas Inhil memiliki rumah singgah, membantu operasi katarak, musibah bencana, orang sakit dan lain-lainnya,” sebutnya.
PW IWO Riau Periode 2019-2024 Dibekukan, PP IWO Pecat Kavilah Somarito
Jakarta, katakabar.com - Pengurus Pusat (PP) Ikatan Wartawan Online (IWO) telau membekukan struktur Pengurus Wilayah (PW) IWO Provinsi Riau di bawah kepemimpinan Kavilah Somarito. Pembekuan Kepengurusan masa bakti tahun 2019-2024 ini sesuai Surat Keputusan Nomor 002/SKep/PP-IWO/XI/2023 pada 26 Oktober 2023 yang ditaken Ketua Umum (Ketum) PP IWO, Teuku Yudhistira Adi Nugraha dan Sekretaris Jenderal (Sekjen), Dyah Arum Sari. Di SK itu dijelaskan, keputusan ditetapkan berdasarkan hasil Musyawarah Bersama Luar Biasa (Mubeslub) yang di gelar IWO di Asrama Haji, Pondok Gede Jakarta Timur pada tanggal 9 hingga 10 Oktober 2023 sesuai dengan AD/ART sebagai kitab suci organisasi. Hasil Mubeslub menyatakan, susunan struktur kepengurusan di tingkat pusat sudah disusun dan dipublikasikan. Di mana Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal PP IWO diberikan mandat untuk membenahi organisasi mulai tingkat pusat, provinsi hingga daerah, bahwa untuk memenuhi keperluan tersebut, maka perlu dikeluarkan Surat Keputusan. Keputusan ini memperhatikan pendapat dan Masukan Ketua Umum, Sekretaris Jenderal dan Majelis Etik pengurus pusat Ikatan Wartawan Online. Selain itu, memperhatikan aspirasi 7 pimpinan pengurus daerah (PD) Ikatan Wartawan Online se Provinsi Riau. Ketum PP IWO, Teuku Yudhistira Adi Nugraha, mengatakan, pihaknya telah memutuskan dan menetapkan membekukan jajaran pengurus wilayah dan seluruh fungsionaris Pengurus Wilayah (PW) Ikatan Wartawan Online (IWO) masa bakti 2019-2024. “Memberhentikan Kavilah Somarito sebagai Ketua PW IWO Provinsi Riau berikut sekretaris dan bendahara pengurus wilayah serta mencabut keanggotaannya,” tegas Yudhis. Atas Surat Keputusan yang mengikat ini, Ketum PP IWO menjelaskan, segala tindak tanduk Kavilah Somarito dan kroninya yang membawa nama IWO bukan lagi menjadi tanggung jawab organisasi. “Kepengurusan PW IWO Provinsi Riau untuk sementara diambil alih oleh PP IWO, dan segera memberikan mandataris untuk secepatnya membentuk kepengurusan baru PW IWO sesuai dengan mekanisme Musyawarah Bersama Wilayah (Mubeswil),” sebutnya.