Salurkan
Sorotan terbaru dari Tag # Salurkan
Kementerian PU Salurkan Donasi Rp600 Juta Bagi ASN Terdampak Banjir di Sumatera dan Aceh
Jakarta, katakabar.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui program PU Peduli salurkan donasi senilai lebih dari Rp600 juta kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian PU yang terdampak bencana banjir di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Menteri PU, Dody Hanggodo, menyatakan pembangunan tidak hanya diukur dari kekuatan infrastruktur fisik, tetapi juga dari kehadiran negara dalam melindungi dan menguatkan rakyatnya, termasuk aparatur sipil negara. "Penyaluran bantuan kepada ASN Kementerian PU merupakan wujud kehadiran negara sekaligus penguatan solidaritas internal kementerian dalam melindungi aparatur yang menjadi bagian dari sistem pelayanan publik," ujar Dody. Ia menjelaskan, penanganan pascabencana di wilayah Sumatera tersebut menjadi momentum bagi Kementerian PU untuk menerapkan filosofi Build Back Better, yakni membangun kembali dengan kualitas yang lebih baik, tangguh, dan adaptif terhadap risiko bencana di masa depan. Filosofi tersebut tidak terbatas pada pembangunan infrastruktur fisik seperti jalan dan jembatan, melainkan juga pada penguatan ketahanan kelembagaan. "Donasi ini adalah bagian dari upaya memperkuat ketahanan tersebut. Setiap ujian harus menjadi titik balik untuk menjadikan kita lebih kuat, lebih siap, dan lebih bersatu," ucapnya. Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian PU, Apri Artoto, merinci dana bantuan tersebut disalurkan secara proporsional sesuai dengan tingkat kerusakan hunian para pegawai. Tercatat ada sebanyak 187 ASN terdampak banjir di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Dari jumlah itu, sebanyak 135 rumah pegawai mengalami rusak sedang, 38 rumah rusak ringan, dan 14 rumah rusak berat. "Selain itu, terdapat 57 ASN lainnya yang sedang dalam proses verifikasi data," beber Apri Artoto. Saat penyerahan bantuan yang langsung dilakukan Menteri PU (27/2) lalu, sebanyak 10 perwakilan ASN Kementerian PU hadir secara langsung. Sementara 177 ASN lainnya mengikuti kegiatan secara daring. Apri Artoto menyampaikan program PU Peduli yang menghimpun dana hingga lebih dari Rp600 juta ini bukan sekadar pemberian dukungan material, melainkan wujud tanggung jawab institusi kepada keluarga besar Kementerian PU yang tengah menghadapi musibah. Kementerian PU berharap penyaluran donasi tersebut dapat meringankan beban para ASN Kementerian PU dan memacu kembali semangat mereka untuk melayani masyarakat. Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak - Berdampak” menjalankan Asta Cita dari Presiden RI, H Prabowo Subianto.
Bersama UPZ Masjid Besar Arafah, Camat Mandau Salurkan Zakat Fitrah ke 136 Penerima Manfaat
Mandau, katakabar.com - Camat Mandau Riki Rihardi, S.STP., M.Si., sekaligus Ketua Dewan Kemakmuran Masjid Besar (DKMB) bersama Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid Besar Arafah Kecamatan Mandau, melaksanakan kegiatan pendistribusian Zakat Fitrah dan Zakat Mal yang telah terkumpul di Masjid Besar Arafah Kecamatan Mandau jelang berbuka puasa, Kamis (19/3). Ketua DKMB Masjid Besar Arafah mengucapkan terimakasih kepada seluruh Jamaah dan masyarakat yang telah mempercayai kami, yakni Masjid Besar Arafah untuk menyalurkan zakar fitrah yang telah terkumpul. Di mana totalnya 1 ton dan 360 kilogram beras, untuk dibagikan kepada 136 penerima manfaat zakat fitrah bulan Suci Ramadhan. "Kepada penerima manfaat, kenapa beras yang dapat kami salurkan? Kita harus mengikuti ajaran Rasullullah sebagaimana dijelaskan di dalam hadist, bahwasanya yang namanya zakat fitrah itu ialah berupa makanan pokok seperti beras," jelas Camat Mandau Riki Rihardi, S.STP., M.Si. Untuk itu, seru Camat Mandau, kepada seluruh masyarakat, salah satu solusi untuk kita menyelesaikan persoalan terutama persoalan ekonomi adalah bertaqwa kepada Allah Subhanahu wa ta'ala, yakni pertama kita perbaiki salat kita, dan mari kita do'akan untuk orang-orang yang telah memberikan zakat fitrahnya, serta do'a untuk diri kita yang menerima bantuan, semoga tahun depan penerima manfaatlah yang memberikan zakat fitrahnya. "Jika kita berdo'a yang baik untuk orang lain pasti kebaikan itu akan kembali kepada kita," terangnya.
Bersama BAZNAS, LinkAja Salurkan Bantuan Buat Korban Bencana Aceh
Jakarta, katakabar.com - PT Fintek Karya Nusantara (LinkAja) bersama layanan LinkAja Syariah salurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak musibah di Aceh dan wilayah sekitarnya melalui kolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Inisiatif ini merupakan bagian dari program “Ramadhan Berbagi, Aceh Bangkit Bersama”, yang memanfaatkan momentum bulan suci Ramadhan untuk memperkuat solidaritas sosial sekaligus mendukung pemulihan masyarakat pascabencana. Program ini difokuskan pada penyaluran paket bantuan Ramadhan bagi ratusan keluarga terdampak, yang didistribusikan melalui jaringan nasional BAZNAS di wilayah Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara. Aceh dipilih sebagai fokus program karena wilayah tersebut masih menghadapi tantangan pemulihan pascabencana, dengan banyak keluarga terdampak yang membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan dasar dan memulai kembali aktivitas ekonomi mereka. Melalui program ini, LinkAja berharap dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat semangat kebangkitan komunitas lokal. CEO LinkAja, Yogi Rizkian Bahar, menyampaikan sebagai perusahaan teknologi finansial nasional yang berakar pada semangat #SatukanPotensiIndonesia, LinkAja berkomitmen untuk menghadirkan dampak sosial yang nyata melalui kolaborasi lintas sektor. “Kami percaya bahwa teknologi finansial tidak hanya berperan dalam mempermudah transaksi, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk memperluas dampak sosial. Melalui kolaborasi bersama BAZNAS dan momentum Ramadhan, LinkAja ingin menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat terdampak gempa di Aceh dan sekitarnya serta membantu mempercepat proses pemulihan mereka,” ujar Yogi. Inisiatif ini mendapat dukungan dari Dewan Pengawas Syariah LinkAja, Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si., yang telah resmi menjabat sebagai Pimpinan BAZNAS RI Periode 2026–2031. Menurut beliau, kolaborasi antara teknologi digital dan lembaga pengelola zakat menjadi salah satu cara untuk memperluas manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam memperkuat ekosistem filantropi Islam di Indonesia. Ia menambahkan bahwa kehadiran platform seperti LinkAja Syariah dapat mempermudah masyarakat dalam menyalurkan berbagai bentuk donasi secara lebih cepat, transparan, dan tepat sasaran. “Di bulan Ramadhan, semangat kepedulian dan berbagi semakin kuat. Kehadiran platform digital seperti LinkAja Syariah memudahkan masyarakat untuk menyalurkan kebaikan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh para mustahiq yang membutuhkan, sekaligus memberikan kemudahan bagi para muzakki dalam menunaikan kewajiban dan amal kebaikan mereka secara lebih praktis dan aman,” kara Zainut Tauhid Sa'adi. Ia berharap inisiatif ini dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh dan sekitarnya, sekaligus memperkuat peran teknologi finansial syariah dalam mendukung kegiatan sosial dan kemanusiaan di Indonesia. Deputi I BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, M. Arifin Purwakananta, turut mengapresiasi kolaborasi ini sebagai bentuk sinergi antara platform fintech dan lembaga pengelola zakat dalam mendukung pemulihan masyarakat pascabencana. “Kami menyambut baik kolaborasi bersama LinkAja dan LinkAja Syariah dalam membantu masyarakat Aceh dan sekitarnya yang terdampak bencana. Dengan jaringan distribusi BAZNAS, bantuan dapat disalurkan secara cepat dan tepat sasaran kepada keluarga yang membutuhkan,” imbuhnya. QRIS Jadi Motor Pertumbuhan Transaksi Digital Di tengah meningkatnya adopsi pembayaran digital di Indonesia, QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) menjadi salah satu pendorong utama aktivitas transaksi di ekosistem LinkAja. Hingga akhir 2025, jumlah pengguna QRIS LinkAja meningkat sekitar 40 persen secara tahunan (YoY) dengan volume transaksi yang turut tumbuh sekitar 20 persen. Pertumbuhan ini sejalan dengan tren nasional yang menunjukkan percepatan adopsi pembayaran digital, di mana transaksi digital secara keseluruhan tumbuh 39,21 persen, sementara transaksi QRIS meningkat hingga 139,99 persen pada periode yang sama. QRIS kini menjadi salah satu kanal pembayaran utama di ekosistem LinkAja yang digunakan untuk berbagai kebutuhan sehari-hari, mulai dari transaksi di merchant UMKM, pembelian BBM, transportasi, hingga belanja di toko offline maupun online. Untuk mendukung kemudahan transaksi tersebut, LinkAja juga menghadirkan berbagai fitur tambahan seperti pembayaran tagihan rutin, aktivitas e-commerce, merchant QRIS offline, serta layanan tarik tunai tanpa kartu di ATM. LinkAja Syariah Perkuat Ekosistem Donasi Digital Sebagai bagian dari pengembangan ekosistem keuangan syariah digital, LinkAja Syariah menghadirkan platform donasi digital terintegrasi yang memungkinkan masyarakat menyalurkan berbagai bentuk kontribusi sosial secara lebih mudah. Melalui platform ini, pengguna dapat menyalurkan zakat, infak, sedekah, wakaf, hingga donasi kemanusiaan secara digital dalam satu ekosistem yang aman dan transparan. LinkAja Syariah juga bekerja sama dengan lebih dari 100 lembaga donasi terpercaya, termasuk BAZNAS, untuk memastikan proses penyaluran bantuan berlangsung secara akuntabel dan tepat sasaran. Hingga awal tahun 2026, LinkAja Syariah telah mendapatkan berbagai pengakuan mulai dari ”Indonesia Innovation of The Year Financial Technology” oleh Asian Management Excellence Award 2025, “Best Islamic Digital Payment Service Provider” oleh The Asset Triple A Islamic Finance Awards 2025, dan “Best Financial Technology Provider untuk Zakat” oleh BAZNAS. Dengan menggabungkan inovasi teknologi finansial, layanan keuangan syariah digital, serta komitmen terhadap dampak sosial, LinkAja berharap dapat terus berkontribusi dalam memperluas inklusi keuangan sekaligus memperkuat budaya berbagi di masyarakat.
Lintasarta Salurkan Progsos Ramadhan bagi Lebih dari 1.500 Penerima Manfaat di Berbagai Kota
Jakarta, katakabar.com - Selama Ramadhan 1447 Hijriah Tahun 2026 Masehi Lintasarta, sebagai AI Factory dari Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) Group, salurkan berbagai program sosial yang menjangkau lebih dari 1.500 penerima manfaat di lima kota, yak Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, Makassar, dan Aceh. Inisiatif ini angkatntema “Learning to Care & Action to Share” ini mencakup dukungan bagi fasilitas ibadah, pemberdayaan UMKM lokal melalui program Warung Berkah, edukasi lingkungan bagi anak yatim, serta apresiasi bagi para Laskar sebutan untuk karyawan Lintasarta yang tetap bertugas menjaga layanan perusahaan selama periode libur Idulfitri. Inisiatif tersebut menjadi bagian dari komitmen Lintasarta, dalam membangun ekosistem digital nasional yang tidak hanya mendorong inovasi teknologi, tetapi juga menghadirkan dampak sosial yang nyata bagi masyarakat. Director & Chief Financial Officer Lintasarta, Hariyadi Ramelan, menyampaikan Ramadhan menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai empati sekaligus menegaskan peran sosial perusahaan di tengah perkembangan teknologi digital yang pesat. “Sebagai penggerak transformasi digital nasional, kami percaya kemajuan teknologi digital harus berjalan berdampingan dengan kepedulian sosial. Melalui program Ramadan ini, Lintasarta berupaya menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat, mulai dari dukungan bagi fasilitas ibadah, pemberdayaan ekonomi lokal, edukasi lingkungan, hingga dukunganbagi para Laskar yang bekerja menjaga layanan tetap andal,” ujar Hariyadi. Salah satu program utama yang dijalankan adalah revitalisasi surau melalui program “Surau Kita Berdaya” yang dijalankan bersama Indosat Ooredoo Hutchison (IOH). Program ini difokuskan untuk memperbaiki fasilitas ibadah masyarakat yang terdampak bencana di berbagai daerah Indonesia. Lintasarta menyalurkan bantuan perlengkapan ibadah bagi masyarakat di Mushola Al-Ikhsan, Kabupaten Aceh Tamiang, sebagai bagian dari upaya membantu pemulihan aktivitas sosial dan keagamaan masyarakat pascabencana. Melalui inisiatif ini, juga dilakukan perbaikan sejumlah surau di beberapa daerah lainnya yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, di antaranya Masjid Abu Bakar As-Sidiq di Maros, Sulawesi Selatan, Mushola Mansaul Ridho 2 di Tuban, Jawa Timur, serta Mushola Al Ikhlas di Purwodadi, Jawa Tengah. Revitalisasi ini diharapkan mampu mengembalikan fungsi surau sebagai pusat kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat sekitar. Dorong Ekonomi Lokal melalui Warung Berkah Di bidang pemberdayaan ekonomi, Lintasarta menghadirkan program Warung Berkah Ramadan yang melibatkan pelaku usaha mikro dan warung makan lokal untuk menyediakan makanan bergizi gratis bagi masyarakat dhuafa dan anak yatim. Program ini menjangkau 350 penerima manfaat di Surabaya, 300 di Makassar, dan 250 di Yogyakarta, sekaligus membantu menggerakkan aktivitas ekonomi pelaku usaha mikro di kota-kota tersebut. Edukasi Lingkungan bagi Anak Yatim Lintasarta juga menyelenggarakan program edukasi lingkungan Recycle & Reuse yang mengajak anak-anak yatim belajar mengolah sampah dan berkreasi menggunakan barang bekas. Kegiatan yang diikuti 45 anak yatim di Jakarta ini bertujuan menumbuhkan kesadaran lingkungan sejak dini, serta menanamkan kebiasaan berpikir ekologis kepada generasi muda. Safari Ramadan Lintasarta Seluruh kegiatan tersebut merupakan bagian dari Safari Ramadan Lintasarta bertema Learning to Care & Action to Share yang diluncurkan secara hybrid di Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, dan Makassar pada awal Ramadan 1447 Hijriah. Kegiatan ini melibatkan ratusan karyawan serta dihadiri Dewan Komisaris dan Direksi Lintasarta. Pada kesempatan yang sama, Lintasarta juga salurkan santunan serta perlengkapan ibadah kepada 140 anak yatim di berbagai kota sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat sekitar. Secara keseluruhan, program Ramadan Lintasarta tahun ini memberikan dampak nyata melalui dukungan kepada lebih dari 1.500 penerima manfaat, bantuan bagi 11 masjid dan surau, serta pemberdayaan 4 UMKM lokal di berbagai daerah.
PTPN IV Regional III Salurkan Rp2,4 Miliar Perkuat Ekonomi dan Pendidikan di Rohul
Rokan Hulu, katakabar.com - Holding Perkebunan Nusantara lewat entitas usahanya, yakni PTPN IV Regional III, secara konsisten perkuat kontribusi terhadap pembangunan masyarakat di Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau Corporate Social Responsibility (CSR), entitas perkebunan plat merah di bawah Sub Holding PalmCo tersebut telah menyalurkan total bantuan mencapai Rp2,4 miliar dengan fokus utama pada penguatan sektor ekonomi dan pendidikan. "Program TJSL kami dirancang untuk menyentuh kebutuhan mendasar dan mendukung potensi yang ada di masyarakat Rokan Hulu, khususnya di sekitar wilayah operasional kami. Fokusnya adalah pada pemberdayaan ekonomi, peningkatan kualitas pendidikan, dan pembangunan infrastruktur sosial," ucap Kepala Bagian Sekretariat dan Hukum, Andiansyah Hamndani dalam keterangan resmi, Senin (26/1/) lalu. Data realisasi penyaluran dana TJSL yang dirilis menunjukkan, total bantuan tersebut akumulasi dari ratusan program yang berlangsung secara berkesinambungan selama satu dekade terakhir. Pada 2025 lalu, terdapat 66 jenis dan program bantuan direalisasikan yang tersebar di berbagai kecamatan. Pendidikan satu dari program yang cukup menonjol, termasuk pembangunan dan renovasi sekolah, pengadaan komputer dengan internet gratis selama setahun untuk beberapa SD dan SMP, serta peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik. "Kami melihat pendidikan sebagai fondasi utama. Bantuan pengadaan komputer dan Mifi gratis selama setahun untuk lima sekolah, seperti SMPN 1 Kunto Darussalam dan SDN 003 Pagaran Tapah, adalah upaya kami memutus mata rantai ketertinggalan dalam mengakses teknologi digital bagi pelajar di daerah," terangnya. Selain pendidikan, penguatan ekonomi masyarakat menjadi pilar penting. Budidaya hewan ternak, bantuan usaha bibit dan pakan ikan, pengadaan angkutan sampah untuk desa, serta pemberian paket sembako dalam skala besar. Hal ini bertujuan untuk menstimulasi produktivitas dan ketahanan ekonomi keluarga. Tidak ketinggalan, pembangunan infrastruktur sosial juga mendapat perhatian. Dana dialokasikan untuk pembangunan dan revitalisasi sekolah, masjid, mushalla, ruang guru, lapangan olahraga, hingga perbaikan jalan. "Infrastruktur yang memadai adalah tulang punggung bagi aktivitas sosial ekonomi masyarakat. Kami berupaya berkontribusi sesuai dengan kebutuhan yang diusung oleh masyarakat dan pemerintah setempat," tuturnya. Secara keseluruhan, sejak dimulai pada 2015 silam, program CSR/TJSL PTPN IV Regional III di Rokan Hulu telah melalui berbagai fase. Awalnya, bantuan lebih terkonsentrasi pada bantuan langsung ke institusi pendidikan dan keagamaan. Seiring waktu, program berkembang menjadi lebih beragam dan bersifat pemberdayaan. Data menunjukkan, pada tahun 2018 menjadi puncak penyaluran dengan total Rp255 juta yang diarahkan untuk 24 program, didominasi bantuan untuk rumah ibadah, PAUD, TK, dan posyandu. Tren ini menunjukkan perhatian pada pembangunan sumber daya manusia sejak usia dini dan kesehatan dasar. Di tahun-tahun berikutnya, seperti 2022 dan 2023, bantuan mulai menyentuh aspek yang lebih luas. Mulai dari bantuan korban bencana, bantuan usaha, bantuan hewan qurban dalam skala besar, hingga paket sembako pasar murah dalam rangka HUT BUMN. Hal ini mencerminkan respons perusahaan terhadap dinamika kebutuhan masyarakat. Penyaluran pada tahun 2024 dan 2025 semakin masif dan terstruktur, dengan total masing-masing mencapai miliaran rupiah. Bantuan tidak hanya banyak secara kuantitas tetapi juga menjawab isu spesifik seperti konservasi lingkungan melalui gerakan menanam pohon, bantuan banjir, dan revitalisasi infrastruktur publik yang vital. Andiansyah Hamdani mengungkapkan mekanisme penyaluran dilakukan melalui koordinasi yang erat dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan lembaga terkait. "Kami tidak bekerja sendiri. Semua program dirumuskan bersama para pemangku kepentingan untuk memastikan tepat sasaran, tepat guna, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku," jelasnya. Dia menambahkan keberlanjutan program menjadi prinsip utama. Bantuan seperti budidaya ikan dan kambing, penanaman pohon, serta bantuan peralatan diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang dan mendorong kemandirian masyarakat. Dengan total akumulasi dana yang disalurkan dari 2015 hingga 2025 mencapai miliaran rupiah, PTPN IV Regional III berharap kontribusinya dapat menjadi katalisator positif bagi kemajuan Rokan Hulu. Perusahaan berkomitmen untuk terus mendukung pembangunan wilayah sebagai bagian integral dari operasional bisnis yang berkelanjutan dan bertanggung jawab. "Masyarakat yang sejahtera dan lingkungan yang terjaga adalah mitra terbaik bagi perusahaan kami. Investasi sosial ini adalah bentuk tanggung jawab kami dan keyakinan akan masa depan Rokan Hulu yang lebih baik," sebutnya.
ASRI Salurkan Bantuan Pemulihan Bencana Sumatra Lewat Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia
Jakarta, katakabar.com - Wujud Solidaritas Keluarga Besar ASRI dan ASRI Living Members untuk Pemulihan Sumatra lewat Yayasan Buddha Tzu chi ASRI kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui penyerahan bantuan pemulihan bencana banjir di Sumatra. Bantuan ini hasil kolaborasi dan kepedulian dari Keluarga Besar ASRI serta komunitas ASRI Living Members, yang disalurkan lewat Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia untuk mendukung pembangunan rumah tapak bagi warga terdampak. Bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra menyebabkan kerusakan signifikan pada hunian warga dan infrastruktur sekitar. Melihat kebutuhan mendesak akan tempat tinggal yang layak dan aman, ASRI bersama komunitasnya berinisiatif menggalang dukungan untuk membantu proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Sebagai perusahaan pengembang properti yang berfokus pada pembangunan kawasan mixed-use dan gaya hidup berkelanjutan, ASRI memandang hunian bukan sekadar bangunan fisik, melainkan fondasi kehidupan yang menghadirkan rasa aman, nyaman, dan harapan baru. Melalui inisiatif ini, ASRI ingin menghadirkan kembali rasa aman tersebut bagi keluarga-keluarga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana. Bantuan yang disalurkan akan difokuskan pada pembangunan rumah tapak yang dirancang untuk memberikan hunian permanen dan layak bagi para korban terdampak. Proses pembangunan dilakukan melalui kolaborasi dengan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, sebuah organisasi kemanusiaan yang telah lama dikenal atas dedikasinya dalam penanganan bencana, pelayanan sosial, kesehatan, dan pendidikan di Indonesia. Didirikan sebagai bagian dari gerakan kemanusiaan global Tzu Chi Foundation, Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia aktif memberikan bantuan tanggap darurat hingga pemulihan jangka panjang di berbagai wilayah terdampak bencana di Tanah Air. Pendekatan mereka yang terstruktur, transparan, dan berorientasi pada keberlanjutan menjadikan yayasan ini mitra strategis dalam memastikan bantuan tepat sasaran dan berdampak nyata. Manajemen ASRI menyampaikan inisiatif ini merupakan wujud nyata nilai kepedulian dan kebersamaan yang selama ini menjadi bagian dari budaya perusahaan. “Kami percaya membangun berarti menghadirkan kehidupan yang lebih baik. Melalui kolaborasi ini, kami ingin turut mengambil bagian dalam membangun kembali harapan dan masa depan saudara-saudara kita di Sumatra,” ujar Troy Fridatama, GM Business Development and Public Relations ASRI. Partisipasi ASRI Living Members dalam penggalangan bantuan ini juga mencerminkan kuatnya solidaritas komunitas yang tumbuh bersama ekosistem properti ASRI. Dukungan yang terhimpun menjadi bukti bahwa semangat berbagi dan gotong royong dapat menghadirkan perubahan yang berarti bagi mereka yang membutuhkan. Ke depan, ASRI berkomitmen untuk terus menghadirkan inisiatif sosial yang berkelanjutan, sejalan dengan visi perusahaan dalam menciptakan ruang hidup yang tidak hanya berkualitas secara fisik, tetapi juga memberikan kontribusi sosial yang positif bagi masyarakat luas.
PT RPN Lewat Pusat Penelitian Karet Salurkan Bantuan TJSL Bagi Masyarakat Terdampak Banjir di Aceh Tamiang
Aceh Tamiang, katakabar.com - Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui entitasnya, PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN) Cabang Pusat Penelitian Karet, menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Kegiatan ini wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial institusi dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana alam. Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Tamiang telah menyebabkan terganggunya aktivitas sosial dan ekonomi warga serta menimbulkan kebutuhan mendesak akan bantuan logistik dan dukungan sosial. Menyikapi kondisi tersebut, Pusat Penelitian Karet berinisiatif mengambil peran aktif dalam membantu meringankan beban masyarakat terdampak. Kegiatan penyaluran bantuan ini bertujuan membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat korban banjir, meringankan beban sosial dan ekonomi, serta memperkuat hubungan dan solidaritas antara institusi dan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wujud nyata komitmen Pusat Penelitian Karet dalam menjalankan peran sosial yang berkelanjutan. “Kami berharap bantuan yang disalurkan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat terdampak banjir serta menjadi bentuk kehadiran dan kepedulian Pusat Penelitian Karet di tengah masyarakat yang sedang menghadapi musibah,” ujar Perwakilan Tim TJSL Pusat Penelitian Karet. Penyaluran bantuan dilaksanakan dengan melibatkan berbagai pihak, antara lain aparat pemerintah daerah setempat, perangkat desa, relawan, serta perwakilan masyarakat terdampak. Seluruh kegiatan sepenuhnya didukung melalui Program TJSL Pusat Penelitian Karet. “Kegiatan ini tidak hanya sekadar penyaluran bantuan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara institusi, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam penanganan bencana,” tambahnya. Meskipun dihadapkan pada sejumlah kendala seperti keterbatasan akses akibat genangan air hingga kondisi cuaca yang kurang mendukung, kegiatan tetap dapat terlaksana dengan baik melalui koordinasi intensif dengan pihak-pihak terkait di lapangan. Melalui pelaksanaan Program TJSL ini, Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui Pusat Penelitian Karet menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan berkontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam situasi darurat dan bencana. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek berupa pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong, kepedulian sosial, serta kepercayaan antara institusi, pemerintah daerah, dan masyarakat. Ke depan, PT Riset Perkebunan Nusantara sebagai bagian dari ekosistem Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) berharap sinergi dan kolaborasi lintas pihak dapat terus terjalin secara berkelanjutan dalam mendukung upaya penanggulangan bencana, pemulihan sosial, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Peduli Sosial Holding PTPN, PT KPBN Salurkan Bantuan CSR ke Warga Belawan
Medan, katakabar.com - PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (PT KPBN), entitas di bawah Holding Perkebunan Nusantara, kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan melalui penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak bencana banjir di wilayah Belawan, Kota Medan, Sumatera Utara. Bantuan diserahkan secara langsung kepada warga di sekitar area operasional Kantor Tangki Timbun PT KPBN yang berlokasi di Jalan Yos Sudarso Nomor 9, Lingkungan XX, Belawan Bahagia, Medan. Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari implementasi Program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan dalam merespons kondisi darurat yang dialami masyarakat. Bantuan yang diberikan, berupa paket sembako yang terdiri atas beras, mi instan, telur, minyak goreng, gula pasir, serta susu. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak banjir dan meringankan beban warga di tengah situasi sulit. Di lokasi terpisah, Direktur PT KPBN, M. Iswan Achir, menyampaikan penyaluran bantuan ini merupakan wujud kepedulian dan empati perusahaan terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional. “Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata dan membantu memenuhi kebutuhan dasar para korban banjir. Semoga kehadiran kami dapat menjadi penguat bagi masyarakat untuk segera bangkit dan pulih dari kondisi ini,” ujar Iswan Achir. Melalui kegiatan ini, PT KPBN menegaskan komitmennya sebagai bagian dari Holding Perkebunan Nusantara untuk terus berkontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat, khususnya dalam situasi darurat akibat bencana alam, sejalan dengan nilai keberlanjutan dan tanggung jawab sosial perusahaan.
Polsek Rangsang Barat Salurkan Bansos ke Korban Kebakaran Rumah di Desa Bokor
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Kepolisian Sektor (Polsek) Rangsang Barat salurkan bantuan sosial atau Bansos kepada warga yang menjadi korban kebakaran rumah di Desa Bokor, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Senin (29/12) sore. Kegiatan penyerahan bantuan berlangsung sekitar pukul 16.00 WIB di Jalan Pelita RT 003 RW 01, Desa Bokor. Penyaluran bantuan dipimpin langsung oleh Kapolsek Rangsang Barat, Ipda Ahmad Fauzi Menara, S.Pd, didampingi Bhabinkamtibmas Desa Bokor, Aipda Ashobirin, serta Sekretaris Desa Bokor, Sapriadi. Bantuan sosial diberikan kepada Johari 68 tahun, seorang nelayan yang rumahnya hangus terbakar. Bantuan yang diserahkan, berupa kebutuhan pokok, antara lain beras 5 kilogram, minyak goreng, telur, mi instan, gula, teh, dan kopi. Kapolsek Rangsang Barat, Ipda Ahmad Fauzi Menara, menyampaikan kegiatan tersebut bentuk kepedulian dan empati Polri terhadap masyarakat yang tertimpa musibah. Menurutnya, kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman, nyaman, serta mempererat hubungan antara kepolisian dan warga. “Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan kepedulian sosial sekaligus memperkuat sinergitas antara Polri dan masyarakat,” ujar Ipda Ahmad Fauzi Menara. Sebelumnya, satu unit rumah milik Johari terbakar, Sabtu (27/12) sekitar pukul 09.00 WIB. Peristiwa kebakaran terjadi saat pemilik rumah sedang melaut. Kejadian ini dibenarkan Kapolres Kepulauan Meranti melalui Kapolsek Rangsang Barat. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga kuat disebabkan oleh korsleting listrik pada meteran rumah korban. “Api diduga berasal dari meteran listrik. Saat kejadian, pemilik rumah sedang berada di laut,” jelas Ipda Ahmad Fauzi Menara.
Kogabwilhan III Salurkan Bantuan Sembako dan Life Vest ke Ratusan Nelayan di Malut
Maluku Utara, katakabar.com - Kogabwilhan III salurkan bantuan sembako dan 'life vest' kepada ratusan nelayan beserta keluarganya di Perairan Sidangoli Dehe, Halmahera Barat, Maluku Utara. Kegiatan bakti sosial ini sebagai wujud kehadiran negara di tengah masyarakat pesisir. Bantuan tersebut bertujuan meningkatkan keselamatan nelayan saat melaut sekaligus memberikan dukungan sosial, terutama di tengah potensi gelombang tinggi akhir tahun. Kepala Staf Kogabwilhan III, Marsekal Muda TNI Joko Sugeng Sriyanto, mengatakan bantuan tersebut merupakan wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat pesisir. "Mewakili Pangkogabwilhan III, Bapak Letjen TNI Bambang Trisnohadi, kami sampaikan bantuan ini merupakan simbol perhatian negara terhadap keselamatan nelayan sekaligus dukungan sosial untuk masyarakat pesisir," ujar Joko lewat keterangan resmi, Senin (22/12) lalu. Menurut Joko, life vest bantuan dari PT Position diberikan untuk meningkatkan keselamatan nelayan saat melaut. Sedang, paket sembako berupa beras disalurkan untuk membantu kebutuhan masyarakat pesisir, khususnya keluarga nelayan. Ia menegaskan kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan sekadar agenda formal, melainkan bentuk nyata kebersamaan, kepedulian, serta peran TNI sebagai penyelenggara negara di wilayah Sidangoli Dehe, Kecamatan Jailolo Selatan, Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara. Melayan, ucap Joko, khususnya nelayan tradisional yang kerap melaut hingga samudra lepas dan perbatasan negara, merupakan bagian penting dalam menjaga kedaulatan nasional. "Hampir sebagian besar nelayan sering singgah dan menginap di pulau-pulau terluar saat berlayar mencari ikan. Penakluk samudera ini selalu memberikan informasi kepada negara, apabila ada kapal asing yang mencoba masuk wilayah Indonesia," terangnya. Ia juga mengapresiasi keberanian para nelayan yang tetap melaut meski dengan keterbatasan sarana. "Dengan tekad kuat dan keberanian yang luar biasa meski bermodalkan mesin usang di kapal reyot miliknya, tidak sedikit nelayan kita yang melaut ditengah samudera hingga perbatasan negara, tegas menghadang bahkan mengusir kapal-kapal asing yang masuk kedalam teritorial NKRI," imbuh Joko. Di kegiatan tersebut, Joko turut mengingatkan para nelayan di Perairan Sidangoli Dehe agar selalu mengutamakan keselamatan saat melaut, salah satunya dengan mengenakan life vest. "Kepada saudara-saudara kami para nelayan, mohon berhati-hati mengingat BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Ambon, telah mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang tinggi di sejumlah wilayah perairan Maluku akhir tahun ini," sebut Joko.