Studi Tiru

Sorotan terbaru dari Tag # Studi Tiru

Pemkab Meranti Taja Bimtek dan Studi Tiru BPD dan Sekdes Riau
Riau
Senin, 12 Agustus 2024 | 15:31 WIB

Pemkab Meranti Taja Bimtek dan Studi Tiru BPD dan Sekdes

Pekanbaru, katakabar.com - Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Kepulauan Meranti taja bimbingan teknis dan studi tiru untuk peningkatan kapasitas bagi anggota Badan Permusyawaratan Desa atau BPD, dan sekretaris desa se Kabupaten Kepulauan Meranti. Pelaksana Tugas atau Plt Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, saat membuka kegiatan tersebut di Pekanbaru, Minggu (11/4) meminta para peserta Bimtek dan studi tiru agar benar-benar memanfaatkan kesempatan itu, untuk menimba ilmu, dan pengalaman.

Studi Tiru Desa Digital, Kepala Desa se Kepulauan Meranti Temui Menteri Desa RI Riau
Riau
Selasa, 11 Juni 2024 | 19:00 WIB

Studi Tiru Desa Digital, Kepala Desa se Kepulauan Meranti Temui Menteri Desa RI

Jakarta, katakabar.com - Badan Koordinasi Antar Desa (BKAD) Kabupaten Kepulauan Meranti gelar Kunjungan Kerja atau Kunker, dan Studi Tiru Desa Digital ke Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi atau DPDTT, Jakarta. Rombongan yang dipimpin Pelaksana Tugas atau Plt Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar diterima Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Prof Dr Abdul Halim Iskandar diwakili Sekretaris Jenderal Kementerian DPDTT, Taufik Madjid SSos MSi, di Aula Kementerian DPDTT, Jakarta Pusat, pada Selasa (11/6). Kepada Sekjend Kementerian DPDTT, Plt Bupati Asmar paparkan program sekaligus meminta dukungan khusus Kementerian DPDTT terkait hal alokasi anggaran maupun program bagi Pemkab Kepulauan Meranti. "Sebagai daerah tertinggal, terdepan dan terluar, sesungguhnya banyak potensi daerah yang belum bisa kami maksimalkan, sebab keterbatasan yang ada. Untuk itu, kami mohon dukungan Kementerian DPDTT baik alokasi anggaran maupun program bagi desa di Kepulauan Meranti," jelasnya. Menyambut paparan Plt Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, Sekjend Kementerian DPDTT, Taufik Madjid menyatakan, pihaknya telah berkomitmen membangun dan memajukan desa sesuai nawacita Presiden RI, Jokowi. "Kementerian Desa, sesuai nawacita Presiden RI, yakni Pembangunan Dimulai Dari Desa, telah berkomitmen melaksanakan amanat membangun desa di seluruh wilayah NKRI, selama masih kewenangan kami, tentunya harapan Pak Bupati akan coba ditindaklanjuti," terangnya. Desa harus mampu memanfaatkan konektifitas digital, kata Taufik, untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat pedesaan. "Digitalisasi desa dipercaya mampu menggerakkan pertumbuhan ekonomi desa ke tingkat yang belum pernah tercapai sebelumnya. Jadi, desa harus mampu memanfaatkan konektivitas digital untuk membuka pelayanan, akses informasi, pendidikan hingga peluang bisnis demi peningkatan kualitas hidup masyarakat perdesaan," tuturnya. Sebelumnya, kegiatan Studi Tiru Desa Digital tersebut dibuka Plt Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar di Ballroom Azana Hotel Cengkareng, Senin (10/6) malam. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kepulauan Meranti, Drs Asroruddin, selaku pengawas kegiatan menerangkan kunjungan kerja dan studi tiru ini diikuti 96 kepala desa perwakilan se Kabupaten Kepulauan Meranti. "Banyak sekali masukan dan arahan yang kita dapat dari kunjungan kerja ini, mudah-mudahan upaya memajukan desa dapat terus dilakukan melalui koordinasi yang baik ini," harapnya. Studi tiru desa digital tidak sampai di situ, rencananya dilakukan ke Desa Ciburuy, Kecamatan Padalarang Kabupaten Bandung Barat, salah satu desa rujukan nasional digitalisasi pengelolaan desa. Diketahui, konsep desa digital mengacu pada dasar kebijakan Undang Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, Permendesa nomor 13 Tahun 2020 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa, serta Permendesa Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pedoman Umum Pembangunan dan Pemberdayaan Desa. Di pertemuan tersebut, Sekretaris Dirjen Pembangunan Pedesaan, Dr Ivanovich Agusta SP MSi, Direktur Fasilitasi Pemanfaatan Dana Desa, Teguh Hadi S Ip, dan Direktur Bali Cerdas Indonesia, Lilik Astuti, turut hadir.

Tambah Ilmu Olah Limbah Sawit, Diskop UKM Kutim ke OKI dan Muara Enim Tekno
Tekno
Senin, 27 November 2023 | 21:27 WIB

Tambah Ilmu Olah Limbah Sawit, Diskop UKM Kutim ke OKI dan Muara Enim

Sangatta, katakabar.com - Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Diskop UKM) Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur, Darsafani MSi, pimpin kunjungan tim studi tiru ke dua daerah di Sumatera Selatan, yakni Kabupaten Muara Enim dan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Di Muara Enim, kunjungan yang diikuti Ketua Forum Petani Kelapa Sawit (FPKS) Kaltim, Asbudi MM dan sejumlah pelaku UMKM Kutim disambut Kepala Dinas Koperasi dan UKM Muara Enim, H Husin Aswadi MM. Kunjungan Kutim di daerah ini untuk pelajari teknik pengolahan limbah sawit, khususnya janjang kosong atau jangkos sawit menjadi pupuk cair dan padat, di Desa Sidomulyo, Kecamatan Gunung Megang. Bergeser ke OKI, rombongan tim studi tiru Kutim sambangi Desa Suka Sari, Kecamatan Mesuji Raya. Di desa ini, mereka mempelajari cara pengelolaan limbah khususnya pelepah sawit menjadi pakan ternak. Kepala dan Sekretaris Dinas Perkebunan dan Peternakan OKI, Dedy Kurniawan MSi dan H. Sudirman MM, sambut baik kunjungan tersebut. Kata Dedy, keberadaan kebun kelapa sawit di OKI sangat mensupport para peternak. "Esensinya limbah-limbah pertanian seperti sawit ini dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak memberikan peningkatan produksi ternak yang ada di sekitar kita,” ujarnya lewat keterangan resmi Pemkab Kutim, dilansir dari laman elaeis.co, pada Senin (27/11). Kadis Koperasi UKM Kutim, Darsafani mengapresiasi sambutan baik dari pemerintah setempat dan bisa melihat proses pengelolaan limbah pelepah sawit jadi pakan ternak. “Ilmu kita tambah dan kita bisa berproduksi dengan pembelajaran yang didapat di sini, nanti diterapkan di Kutai Timur," ucapnya. Ketua FPKS Kaltim, Asbudi mengharapkan, dengan kunjungan studi tiru ini bisa mendapatkan manfaat dan bisa kerja sama pemanfaatan limbah sawit, baik untuk pakan ternak maupun untuk pemanfaatan pupuk kompos. “Kita di Kutai Timur nanti mudah-mudahan bisa mengaplikasikan apa yang menjadi hasil studi tiru. Insya Allah Kadis Koperasi UKM Kutai Timur mensupport pengembangan usaha ternak yang ada di Kutai Timur,” harapnya.