Sturtup

Sorotan terbaru dari Tag # Sturtup

ASEAN Sparks: Catalyse Undang Startup Energi dan Iklim Siap Tumbuh Pesat di Asia Tenggara Ekonomi
Ekonomi
Jumat, 18 Juli 2025 | 10:14 WIB

ASEAN Sparks: Catalyse Undang Startup Energi dan Iklim Siap Tumbuh Pesat di Asia Tenggara

Jakarta, katakabar.com - Tahap kedua dari program ASEAN Sparks, yakni Catalyse, resmi dimulai dengan dibukanya pendaftaran untuk startup di bidang clean energy dan climate tech hingga 20 Juli 2025! Meliputi workshop dan sesi mentoring intensif yang berlangsung dari Agustus hingga Oktober 2025, Catalyse bertujuan mendukung pertumbuhan eksponensial startup serta membuka jalan untuk tampil di panggung internasional ASEAN Energy Business Forum atau AEBF 2025. ASEAN Centre for Energy atau ACE, bekerja sama dengan United Nations Industrial Development Organization atau UNIDO, dengan dukungan dari Japan-ASEAN Integration Fund atau JAIF, dan Ministry of Economy, Trade and Industry atau METI Jepang, secara resmi membuka pendaftaran untuk fase berikutnya dari program akselerator startup mereka, ASEAN Sparks: Catalyse. Program ini ditujukan bagi startup dari seluruh Asia Tenggara yang bergerak di bidang efisiensi energi, energi terbarukan, clean energy, dan climate tech lainnya. Melanjutkan kesuksesan fase pertama, Ignite, yang melibatkan 40 startup tahap awal melalui serangkaian workshop dan sesi mentoring, Catalyse menjadi langkah krusial selanjutnya dalam perjalanan program ini. “Banyak startup di kawasan ASEAN mengalami keterbatasan akses terhadap dukungan yang mereka butuhkan, sehingga sulit bagi mereka untuk berkembang dari tahap awal menuju tahap komersial,” kata Dr. Zulfikar Yurnaidi, Acting Manager of Energy Efficiency and Conservation (CEE) Department, ASEAN Centre for Energy. Ia menambahkan, Catalyse dirancang untuk menjembatani kesenjangan tersebut dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan dalam ekosistem energi. Selain itu, program ini juga bertujuan memperkuat kapasitas lokal dalam membangun ekosistem inovasi climate tech yang berkelanjutan. Beda dengan Ignite yang berfokus pada dasar bisnis dan validasi solusi, Catalyse menawarkan pengalaman akselerasi yang lebih mendalam dan terfokus bagi startup yang lebih matang. Selama tiga bulan, startup yang terpilih akan mendapatkan manfaat berupa:

Kolaborasi JCI Indonesia dan Indigo Telkom Bawa Startup Go Internasional Internasional
Internasional
Sabtu, 11 Mei 2024 | 12:12 WIB

Kolaborasi JCI Indonesia dan Indigo Telkom Bawa Startup Go Internasional

katakabar.com - Indigo dukung JCI Indonesia bawa Startup Indonesia go International melalui event Creative Young Entrepreneur. Event pitching business startup dengan dampak sosial. Indigo, program inkubator dan akselerator startup milik PT Telkom Indonesia Tbk (Telkom) dukung Junior Chamber International (JCI) Indonesia bawa startup Indonesia go International melalui kegiatan Creative Young Entrepreneur (CYE). CYE sendiri event kompetisi startup dengan konsep pitch battle, di mana para startup akan menyampaikan bisnis mereka dalam waktu 5 menit sebelum kemudian dinilai para juri yang berasal dari kalangan profesional dan pengusaha skala internasional. Kompetisi ini kompetisi skala internasional dengan 3 jenjang kompetisi yaitu CYE Tingkat Nasional, CYE Tingkat Regional (Asia Pacific, Eropa, Africa, etc), hingga babak terakhirnya adalah CYE Internasional yang mempertemukan 3 startup terbaik dari masing-masing regional. “Salah satu upaya untuk mendorong lahirnya startup yang sukses adalah dengan memberi wadah untuk menyampaikan karya inovasi mereka. Kami mendukung pergelaran CYE yang digelar JCI Indonesia ini, sebab adanya kesamaan visi dan bagaimana CYE bisa memberi kesempatan kepada para startup untuk menyampaikan hasil inovasi dan berdiskusi untuk mendapatkan feedback dalam pengembangan startup,” ujar Patricia Eugene Gaspersz, Senior Manager Program Indigo. Berdiri pada tahun 2013, program Indigo (https://indigo.id/) telah mengapresiasi ribuan ide brilian anak-anak muda Indonesia dengan 200 lebih ide diantaranya diberikan dukungan pendanaan dan pendampingan hingga menjadi startup yang sukses dan membawa dampak positif bagi Indonesia. Dukungan Indigo kepada penyelenggaraan CYE sendiri salah satu wujud apresiasi kepada para puluhan startup agar mereka dapat dikembangkan lebih lanjut. “Creative Young Entrepreneur (CYE) lebih dari sekedar kompetisi startup. CYE adalah tentang bagaimana kita mengorbit startup-startup brilian dari Indonesia untuk nantinya dapat bersaing dengan startup dari berbagai negara dan bisa menjuarai CYE level internasional,” kata Dadang Kurnia, Program Director CYE. Dukungan Indigo terhadap acara Creative Young Entrepreneur (CYE) salah satu dari sekian banyak kolaborasi Indigo dengan lembaga lain, seperti dengan pemerintah, akademisi maupun komunitas startup lainnya. Dukungan ini juga menunjukkan komitmen dari Indigo terhadap pengembangan ekosistem startup serta memberikan akses nyata bagi perwujudan visi setiap startup founders di Indonesia. Kontak: Askar Juara Marketing and Communication Officer Indigo - Telkom Indonesia 08119412323 askar.juara@telkom.co.id

Startup Binaan Telkom Jadi Pionir Penerapan Kurikulum Merdeka di Kota Makassar Pendidikan
Pendidikan
Sabtu, 11 Mei 2024 | 10:49 WIB

Startup Binaan Telkom Jadi Pionir Penerapan Kurikulum Merdeka di Kota Makassar

Makassar, katakabar.com - Educourse.id kerja sama dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar, didukung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, serta Program Kampus Merdeka gelar kegiatan Sosialisasi dan Pendampingan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) dan Pemanfaatan Platform Merdeka Belajar di Kota Makassar. Dari tahun 2022, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim mulai memperkenalkan Kurikulum Merdeka. Kurikulum ini, program terobosan baru di pendidikan di Indonesia, muncul sebagai jawaban atas kebutuhan untuk memulihkan pembelajaran setelah pandemi Covid 19. Tujuan dari kurikulum ini adalah memberikan kebebasan lebih kepada sekolah dan guru dalam mengatur pembelajaran sesuai dengan kebutuhan lokal dan kondisi siswa. Di Penerapannya, Kepala Puskur Jar Kemendikbud Ristek, Zulfikri Anas, dikutip dari halaman website kemdikbud.go.id menyatakan, masih ada sekitar 30 persen sekolah belum mengimplementasikan Kurikulum Merdeka. Atas dasar tersebut, Educourse.id mengambil inisiatif gelar kegiatan bertajuk "Sosialisasi dan Pendampingan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) dan Pemanfaatan Platform Merdeka Belajar", bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kota Makassar, didukung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, serta Program Kampus Merdeka. Kegiatan ini digelar pada 22 April 2024 di Aula Kantor Dinas Pendidikan Kota Makassar, diikuti 159 peserta yakni kepala sekolah jenjang Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama di wilayah Kota Makassar. Educourse.id salah satu startup binaan Telkom di bawah program Indigo. Startup ini menyediakan platform kursus berbasis Science, Technology, Engineering and Mathematics (STEM) dengan menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dan Augmented Reality (AR). STEM suatu pendekatan pembelajaran yang didalamnya terdapat integrasi empat subjek, yakni sains, teknologi, teknik, dan matematika. Keempat bidang ilmu tersebut dapat mendorong pengetahuan menjadi lebih signifikan apabila diintegrasikan dalam proses pembelajaran. Tujuan pembelajaran berbasis STEM pada dasarnya akan membantu mengasah kemampuan berpikir kritis, mendorong kreativitas, memperluas sudut pandang, dan mendorong siswa untuk berkarir di bidang STEM. Kegiatan ini diawali sambutan Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Makassar, H Aminuddin Tarawe, Ph. D mewakili Kepala Dinas, H Muhyiddin, SE. MM dan Walikota Makassar, Ir. H. Mohammad Ramdhan Pomanto untuk membuka acara Sosialisasi IKM. Menurut H Aminuddin Tarawe, kami sangat bersyukur atas kolaborasi yang telah terjalin antara PT. Maleo Edukasi Teknologi (Educourse.id), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, serta Program Kampus Merdeka gelar sosialisasi dan pendampingan implementasi Kurikulum Merdeka (IKM), serta pemanfaatan Platform Merdeka Belajar. "Semua ini merupakan langkah konkret dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kota Makassar, dan kami yakin melalui kerja sama ini, kita dapat mewujudkan visi bersama untuk menciptakan sistem pendidikan yang inklusif, adaptif, dan berdaya saing tinggi," ujar Tarawe, lewat rilis resmi diterima katakabar.com, pada Jumat kemarin. Setelah pembukaan, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi pemaparan oleh Mutiara Hikma M., BBA., MBA, founder sekaligus Chief Executive Officer (CEO) dari Educourse.id. “Di momen ini, kami dari Educourse sangat berterima kasih atas kesempatan yang diberikan Dinas Pendidikan Kota Makassar untuk berpartisipasi pada sosialisasi dan pendampingan implementasi Kurikulum Merdeka serta pemanfaatan Platform Merdeka Belajar. Kami percaya inisiatif seperti ini langkah sangat penting meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Saya dengan penuh antusiasme, siap untuk mendukung proses ini, dan berkolaborasi dengan semua pihak terkait, guna mendukung upaya-upaya dalam mewujudkan pendidikan yang lebih relevan dengan tuntutan zaman," tutur CEO Educourse.id, Mutiara Hikma Mahendradatta. Educourse.id, telah hadir di 9 Hub Center, yakni di Depok, Bandung, Semarang, Surakarta, Yogyakarta, Pekanbaru, Makassar, dan 2 Hub di Tangerang Selatan. Sebagai startup yang tergabung dengan program Indigo, Educourse.id telah membuktikan kesuksesannya dengan berhasil menarik perhatian 417.531 pengguna yang terdaftar sebagai murid, dan bergabung dalam 196 kursus yang tersedia. Keberhasilan ini menjadi bukti komitmen untuk menyediakan akses pendidikan yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan masa kini, serta mengukuhkan peran dalam mendorong inovasi di sektor pendidikan. “Kami mengapresiasi kegiatan seperti ini karena memiliki impact yang besar bagi dunia pendidikan. Kami harap Educourse.id dapat terus menciptakan benih-benih yang unggul di Indonesia, dapat memberikan dampak signifikan dalam sistem pendidikan nasional, serta mencetak generasi digital inovatif yang berdampak di masa depan,” beber Senior Manager Program Indigo, Patricia Eugene Gaspersz. Dari 2013 hingga saat ini, program Indigo https://indigo.id/ telah membantu lebih dari 200 perusahaan rintisan digital di Indonesia dengan fokus meningkatkan inovasi dan kualitas bisnis mereka. Melalui program Indigo, Telkom berkomitmen untuk mendukung ekosistem startup digital yang dapat mempercepat transformasi digital di Indonesia. Tujuannya agar startup berperan dalam penciptaan lapangan kerja, meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan, serta berkontribusi pada ekonomi yang berkelanjutan melalui solusi dan inovasi yang ditawarkannya. Kontak: Askar Juara Marketing and Communication Officer Indigo - Telkom Indonesia 08119412323 askar.juara@telkom.co.id

Kolaborasi, Startup Bandung Dalam Program Indigo Startup Clinic Serba Serbi
Serba Serbi
Sabtu, 16 Maret 2024 | 10:50 WIB

Kolaborasi, Startup Bandung Dalam Program Indigo Startup Clinic

Bandung, katakabar.com - Indigo, LPiK ITB dan BLOCK71 kolaborasi meningkatkan kapabilitas startup dalam mengembangkan produk dan marketnya di event Indigo Startup Clinic. Indigo, program inkubator dan akselerator startup milik PT Telkom Indonesia Tbk (Telkom), bersama dengan Lembaga Pengembangan Inovasi dan Kewirausahaan ITB (LPIK-ITB) dan BLOCK71 mengadakan acara Indigo Startup Clinic dengan topik “Strategies for Sustainable Business Growth through Business Product”, IndigoHub Bandung, di penghujung Februari 2024 lalu. Acara ini bertujuan untuk memberikan mentoring 1 on 1 kepada startup yang terpilih dan ada sesi townhall yang dibawakan oleh Head of Product dari eFishery yaitu Ksatriya Anantayutya. Acara Indigo Startup Clinic ini mempunyai mentor khusus dari expert, yakni Fahri Reza Abdillah sebagai Founder Jubelo.id dan Muhamad Nur Awaludin sebagai CEO Fammi.ly. Mereka membagikan pengalaman dan pengetahuan mereka tentang bagaimana membangun startup yang sustain baik dari segi produk dan bisnisnya dan bagaimana caranya untuk beradaptasi di era yang cepat berubah terutama dalam menjalankan startup. Acara ini diikuti 10 pelaku startup digital yang terpilih. Para peserta mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan mentoring secara khusus dan juga mendapatkan sesi townhall secara gratis yang harapannya bisa membangun ideasi dan inovasi lebih lagi bagi para startup. “Indigo Startup Clinic kegiatan update knowlegde bagi para startup berdasarkan problem yang dihadapi oleh para founder startup. Kegiatan ini support system untuk para founder startup tahap awal agar dapat terus mengasah produknya sehingga bisa memecahkan masalah yang ada atau problem-solution fit,” terang Patricia Eugene Gasperz, Senior Manager Program Indigo. Berdiri tahun 2013, program Indigo https://indigo.id/ telah menginkubasi dan mengakselerasi lebih dari 200 startup digital di Indonesia. Melalui program Indigo, Telkom telah membuktikan diri sebagai bagian dari ekosistem startup digital yang memberikan kontribusi bagi PDB maupun lapangan pekerjaan di Indonesia. “Acara Indigo Startup Clinic ini langkah nyata dalam mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan bagi para startup di Indonesia," kata Aprillia Annisa - Business Incubator Manager, Lembaga Pengembangan Inovasi dan Kewirausahaan Institut Teknologi Bandung (LPIK-ITB). Melalui mentoring dari para ahli dan sesi townhall yang menghadirkan pemimpin industri, ujar Aprillia, kami berharap para peserta dapat memperoleh wawasan yang berharga untuk memperkuat produk dan bisnis mereka. "Kami percaya kolaborasi antara Indigo, LPIK ITB, dan BLOCK71 akan terus memperkaya ekosistem startup di Indonesia dan mendorong terciptanya inovasi-inovasi yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat,” sebutnya. Program Manager BLOCK71 Indonesia, Alif Bahsyar menekankan, upaya mendukung pertumbuhan bisnis startup di Indonesia khususnya startup yang ada di Bandung, Acara Indigo Startup Clinic merupakan langkah konkret yang diambil. "Melalui mentorship dari para ahli dan sesi townhall yang menampilkan pemimpin industri, kami bertujuan memberikan informasi dan wawasan berharga kepada semua peserta untuk memperkuat produk dan bisnis mereka. Kolaborasi antara Indigo, LPIK ITB, dan BLOCK71 akan terus memperkaya ekosistem startup di Indonesia, serta mendorong terciptanya inovasi-inovasi yang memberikan dampak positif bagi masyarakat luas," ulasnya. Acara Indigo Startup Clinic Bandung inisalah satu bentuk sinergi antara tiga entitas yang bergerak di bidang inkubasi dan akselerasi startup di Indonesia. Harapannya, acara ini dapat memberikan manfaat dan dampak yang positif bagi para startup di Bandung untuk Indonesia. Apalagi acara ini menunjukkan komitmen dan dukungan dari Indigo, LPiK ITB dan BLOCK71 terhadap pengembangan ekosistem startup di Indonesia. Kontak: Askar Juara Marketing and Communication Officer Indigo - Telkom Indonesia 08119412323 askar.juara@telkom.co.id

DoctorTool, StartUp Healthtech Indonesia Sukses Pukau NINJA Accelerator 2023 Kesehatan
Kesehatan
Selasa, 12 Maret 2024 | 13:50 WIB

DoctorTool, StartUp Healthtech Indonesia Sukses Pukau NINJA Accelerator 2023

Jakarta, katakabar.com - DoctorTool sebagai penyedia sistem informasi manajemen fasilitas kesehatan umumkan keberhasilan menarik perhatian di Demo Day Program Akselerator NINJA 2023 di Jakarta. Dengan dukungan dari Japan International Cooperation Agency (JICA) dan Angel Investment Network Indonesia (ANGIN), DoctorTool sukses tonjolkan inovasinya di bidang manajemen fasilitas kesehatan, memikat investor, mitra, dan pemangku kepentingan. Kolaborasi erat dengan ANGIN membawa DoctorTool ke Program Akselerator NINJA tahun 2023, yang fokus pada sektor kesehatan dan disabilitas. Presentasinya menyoroti roadmap dan peluang di sektor kesehatan, dengan tujuan utama mewujudkan transformasi digital dan pelayanan kesehatan yang setara. Keberhasilan di Demo Day mencerminkan tekad DoctorTool untuk memberikan solusi berkelanjutan, dan dukungan dari JICA dan ANGIN memberikan dasar kokoh untuk pertumbuhan perusahaan ini di masa mendatang, dengan langkah selanjutnya menuju panggung global di Demo Day Tokyo. Sebagai bagian dari Program NINJA (Next Innovation with JApan), inisiatif yang pertama kali diperkenalkan di Afrika dan telah berkembang ke Indonesia sejak 2022 lalu. DoctorTool berhasil menarik perhatian investor, mitra, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya. Dukungan dari JICA, sebagai lembaga pemerintah yang berfokus pada pembangunan di negara-negara berkembang di bawah Departemen Luar Negeri, telah memungkinkan DoctorTool untuk menonjolkan keunggulannya dalam menghadirkan solusi inovatif di bidang sistem informasi manajemen fasilitas kesehatan. Program ini berkolaborasi dengan ANGIN, sebagai organisasi jaringan investasi terbesar di Indonesia yang menghubungkan startup dengan beragam investor dan mitra potensial, memungkinkan DoctorTool untuk ambil bagian dalam Program Akselerator NINJA tahun 2023. Program tahun ini memilih startup-startup di Indonesia yang fokus pada sektor kesehatan dan disabilitas, memberikan mereka dukungan serta memfasilitasi kemitraan dengan investor lokal, regional, Jepang, dan global. Chief Representative JICA Indonesia Office dalam opening speech, Takehiro Yasui menyatakan, saat ini, startup memberikan kontribusi signifikan dalam menyelesaikan masalah-masalah sosial melalui inovasinya. Tiga startup saat ini, yakni DoctorTool, Hear Me, dan Parakerja, terpilih sebagai mitra khusus kami dari sebuah pool yang sangat kompetitif dengan 255 pelamar. Pernyataan ini menekankan kontribusi istimewa yang diberikan DoctorTool dan dua startup lainnya dalam menonjolkan inovasi mereka di tengah persaingan yang ketat. Dengan dukungan JICA, para startup ini memiliki peluang unik untuk terus berkembang dan memberikan dampak positif yang lebih besar dalam menanggapi tantangan kesehatan dan disabilitas di Indonesia. Keberhasilan DoctorTool di Demo Day Akselerator NINJA 2023 bukan sekadar pencapaian, melainkan momentum kunci dalam perjalanan perusahaan ini. Dukungan dari JICA dan ANGIN tidak hanya berupa modal finansial, melainkan juga penguatan jaringan, pengetahuan, dan wawasan bisnis yang akan menjadi dasar kokoh untuk pertumbuhan DoctorTool di masa mendatang. Langkah selanjutnya bagi DoctorTool dan dua startup berdampak besar lainnya adalah terbang ke Tokyo untuk menghadiri Demo Day berikutnya dan menyajikan roadmap DoctorTool dalam skala yang lebih luas. Kontak: DoctorTool Marketing Communications info@doctortool.id +628561361808