Sustainability

Sorotan terbaru dari Tag # Sustainability

Journey into Sustainability Hadir di Artcycle Ashta District 8, Publik Diajak Lihat Potensi Baru Limbah Lingkungan
Lingkungan
Minggu, 26 April 2026 | 07:38 WIB

Journey into Sustainability Hadir di Artcycle Ashta District 8, Publik Diajak Lihat Potensi Baru Limbah

Jakarta, katakabar.com - Rangkaian program Aartcycle Earthform, Ashta  District 8 bersama Liberty Society dan MOP Beauty menghadirkan -Journey into Sustainability', sebuah ruang pengalaman interaktif yang mengangkat isu pengelolaan sampah melalui pendekatan visual, edukatif, dan partisipatif Pergelaran ini berlangsung hingga 17 Mei 2026 di area Melting Pot, Ashta District 8, inisiatif ini mengajak publik melihat perjalanan limbah dari perspektif yang lebih reflektif sekaligus inspiratif. Usung semangat keberlanjutan yang menjadi bagian dari kurasi Artcycle 'Journey into Sustainability' menghadirkan eksplorasi mengenai bagaimana limbah sehari-hari dapat memiliki kehidupan kedua ketika dikelola dengan pendekatan yang tepat. Program ini menyoroti realita Bantar Gebang sebagai salah satu titik akhir terbesar sampah di Jakarta, sebuah ruang yang selama ini kerap menjadi 'titik hilang' dari konsumsi masyarakat. Melalui instalasi imersif berbahan Tyvek yang terinspirasi dari lanskap Bantar Gebang, pengunjung diajak memasuki pengalaman visual yang menggambarkan tumpukan sampah sekaligus potensi tersembunyi di dalamnya. Kanopi bergelombang yang memenuhi area instalasi menjadi simbol transformasi material, memperlihatkan bagaimana limbah dapat berevolusi menjadi medium kreatif dan produk bernilai guna. Sebagai ruang edukasi interaktif, 'Journey into Sustainability' menghadirkan berbagai area pengalaman yang mengajak pengunjung untuk terlibat langsung dalam proses transformasi material. Di area Upcycled Museum, pengunjung dapat mengeksplorasi pengolahan berbagai limbah seperti Tyvek, banner, plastik, dan tekstil menjadi produk baru yang fungsional. Sementara itu, melalui Repair Station, pengunjung dapat mempersonalisasi tote bag menggunakan eco-friendly charms sebagai bentuk ekspresi kreatif berbasis keberlanjutan. Instalasi Tree of Hope bersama Paperina turut menjadi bagian dari pengalaman kolektif yang mengajak pengunjung menuliskan harapan mereka untuk bumi pada lembaran Tyvek. Selain itu, tersedia Photo Moment berbasis moss yang menghadirkan elemen visual estetik sekaligus memperkuat pesan sustainability dalam ruang pamer. Partisipasi publik juga diperluas melalui kehadiran Dropbox Station yang memungkinkan pengunjung menyalurkan berbagai jenis limbah agar masuk ke proses daur ulang yang tepat. Bersama MOP Beauty, pengunjung dapat mendonasikan kemasan kosmetik kosong, sementara kolaborasi bersama Cahyono Perdana melalui IEMAHKAI menghadirkan dropbox khusus untuk limbah plastik, botol plastik, dan kertas. Sebagai bagian dari implementasi ekonomi sirkular, area Product Pop-Up menghadirkan koleksi hasil kolaborasi Liberty Society dengan sejumlah green startup dan social enterprise. Beragam produk fungsional berbasis material daur ulang turut ditampilkan, mulai dari aksesori hingga merchandise hasil transformasi limbah. Di mana, sebagian hasil penjualan selama periode program akan disalurkan melalui Liberty Society Foundation untuk mendukung pelatihan dan pemberdayaan perempuan dari komunitas marginal. Tidak hanya menghadirkan pengalaman eksploratif, rangkaian Artcycle di Ashta District 8 juga dilengkapi dengan sesi panel edukatif yang membahas berbagai perspektif seputar sustainability dan circular design. Opening ceremony dijadwalkan berlangsung pada 22 April 2026 bertepatan dengan Hari Bumi, sebagai momentum untuk memperkuat pesan kolektif mengenai pentingnya kolaborasi dalam menghadapi isu lingkungan. Melalui 'Journey into Sustainability', Ashta District 8 bersama Liberty Society dan MOP Beauty menghadirkan ruang kolaboratif yang mempertemukan kreativitas, edukasi, dan aksi nyata dalam satu pengalaman yang immersive.

Invofest 2025, Dua Inovasi Berbasis Sustainability Mahasiswa School of Information Systems Raih Juara Pendidikan
Pendidikan
Selasa, 16 Desember 2025 | 12:00 WIB

Invofest 2025, Dua Inovasi Berbasis Sustainability Mahasiswa School of Information Systems Raih Juara

Jakarta, katakabar.com - Mahasiswa School of Information Systems Binus University kembali raih prestasi di tingkat Nasional melalui ajang Invefest 2025 Informatics Vocational Festival, sebuah kompetisi UI/UX Design yang digelar Himpunan Mahasiswa Sarjana Terapan Teknik Informatika, Universitas Harkat Negeri. Di ajang itu, dua tim perwakilan Binus University, yakni Tim Celestial dari Business Analytics Program dan Tim DuoNova dari Information Systems Program, berhasil meraih Juara 1 dan Juara 3 setelah melalui proses seleksi dan final pitch yang dilakukan secara online. “Tim Celestial”, yang beranggotakan Yosua Lieandi, Patricia Artha Allyssa, dan Tiffany Angelia, menghadirkan inovasi aplikasi “One Energy”, sebuah platform digital yang dirancang untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam proyek energi berkelanjutan. Aplikasi ini memungkinkan pengguna berkontribusi melalui fitur volunteering, donasi, serta rekomendasi proyek berbasis AI yang dipersonalisasi. Selain itu, One Energy menyediakan ruang komunitas interaktif berupa thread, workshop, dan sistem reward berbasis gamifikasi untuk mendorong partisipasi publik secara lebih aktif dan bermakna. Inovasi ini mengantarkan Tim Celestial meraih predikat Juara 1 dalam kompetisi. Sedang, “Tim DuoNova” yang terdiri dari Muhammad Zaki Zanuar dan Daniel Valerian, berhasil meraih Juara 3 melalui aplikasi “SaveBite”, sebuah solusi digital yang membantu pengguna meminimalkan food waste di tingkat rumah tangga. SaveBite menawarkan fitur pemantauan bahan makanan, pengingat kedaluwarsa, pengecekan kelayakan konsumsi, rekomendasi pemanfaatan ulang bahan makanan, hingga opsi donasi pangan. Dengan pendekatan user-centered design, aplikasi ini dirancang untuk mendorong kebiasaan konsumsi yang lebih bijak dan berkelanjutan. Ketika proses kompetisi, kedua tim mendapatkan dukungan akademik dari dosen pembimbing Pak Ferdianto dan tim Training Competition (TnC), yang memberikan arahan dalam penyusunan pitch deck dan pengembangan solusi desain mereka. Pendekatan berbasis riset, empati pengguna, serta integrasi teknologi menjadikan kedua karya ini unggul di mata juri. Dr. Richard, S.Kom., M.M., Head of Business Analytics Program, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. “Prestasi ini membuktikan kemampuan mahasiswa Binus dalam menggabungkan analisis, kreativitas, dan pemahaman mendalam terhadap isu keberlanjutan. Karya mereka tidak hanya kuat secara desain, tetapi juga relevan dengan tantangan industri dan masyarakat. Kami sangat bangga dengan pencapaian ini,” ujarnya. School of Information Systems Binus University menyampaikan harapannya agar capaian ini menjadi dorongan bagi lebih banyak mahasiswa untuk berani berinovasi dan menciptakan solusi digital yang memberikan dampak nyata. Prestasi kedua tim ini menegaskan komitmen Binus University cetak talenta digital yang adaptif, kompeten, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global.