Dupoin Futures Peringkat Pertama Transaksi Bilateral Terbesar di JFX Februari 2026 Ekonomi
Ekonomi
Jumat, 20 Maret 2026 | 12:01 WIB

Dupoin Futures Peringkat Pertama Transaksi Bilateral Terbesar di JFX Februari 2026

Jakarta, katakabar.com - PT Dupoin Futures Indonesia meraih peringkat pertama dalam kategori volume transaksi bilateral terbesar di Jakarta Futures Exchange (JFX) periode Februari 2026. Pencapaian ini menempatkan Dupoin Futures sebagai salah satu pelaku dengan aktivitas transaksi tertinggi di pasar perdagangan berjangka nasional. Data JFX menunjukkan, penghargaan tersebut diberikan kepada anggota bursa yang mencatatkan volume transaksi bilateral paling besar selama periode tertentu. Kinerja Dupoin Futures dinilai mencerminkan meningkatnya aktivitas perdagangan sekaligus kepercayaan nasabah terhadap layanan yang ditawarkan perusahaan. Dalam beberapa waktu terakhir, industri perdagangan berjangka di Indonesia menunjukkan tren pertumbuhan seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap instrumen investasi alternatif. Di tengah kondisi tersebut, perusahaan pialang dituntut untuk menghadirkan layanan yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga transparan dan didukung teknologi yang memadai. Dupoin Futures sendiri terus memperkuat layanan melalui pengembangan platform trading, peningkatan kualitas layanan nasabah, serta penyediaan akses informasi yang lebih luas. Langkah ini dinilai berkontribusi terhadap peningkatan aktivitas transaksi yang tercermin dalam capaian perusahaan pada Februari 2026. Selain itu, keberhasilan ini juga tidak terlepas dari peran Kliring Berjangka Indonesia (KBI) yang memastikan setiap transaksi berjalan aman dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Infrastruktur yang solid menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan pelaku pasar di industri ini. Gunawan Herman, Direktur Utama Dupoin Futures, mengatakan apresiasi atas pencapaian tersebut serta menilai hasil ini sebagai dorongan untuk terus meningkatkan kinerja ke depan. Dupoin Futures juga menegaskan komitmennya untuk memperluas edukasi kepada masyarakat terkait perdagangan berjangka, termasuk pemahaman terhadap peluang dan risiko yang menyertainya. Dengan capaian ini, kata Gunawan, Dupoin Futures memperkuat posisinya di industri sebagai salah satu perusahaan pialang berjangka yang aktif dan kompetitif. Ke depan, perusahaan diharapkan dapat mempertahankan kinerja positif seiring dengan pertumbuhan industri yang semakin dinamis.

Produksi Sagu Kepulauan Meranti Terbesar di Dunia Riau
Riau
Senin, 22 Desember 2025 | 18:43 WIB

Produksi Sagu Kepulauan Meranti Terbesar di Dunia

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Kabupaten Kepulauan Meranti dikenal sebagai sentra produksi sagu terbesar di dunia, kini dihadapkan pada ancaman serius krisis lingkungan. Limbah industri sagu di wilayah ini tercatat mencapai 80.426 ton per tahun, tetapi hingga kini penanganannya dinilai belum optimal dan berkelanjutan. Permasalahan limbah industri sagu telah berlangsung selama puluhan tahun tanpa penyelesaian yang komprehensif, baik dari hulu hingga hilirisasi. Kondisi ini dinilai berpotensi memperluas pencemaran lingkungan apabila tidak segera ditangani secara serius oleh pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan. Berdasarkan data yang dihimpun, dari sekitar 95 kilang sagu yang beroperasi di Kepulauan Meranti, hanya sebagian kecil yang telah memiliki dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL). Situasi tersebut menjadi persoalan konkret di lapangan dan memperkuat indikasi bahwa industri sagu Meranti telah memasuki tahap darurat lingkungan. Dampak pencemaran limbah sagu tidak hanya mengancam kualitas badan sungai, tetapi berpotensi memusnahkan ekosistem biota air, merusak hutan mangrove yang berfungsi menahan abrasi pantai, serta menurunkan kualitas hidup masyarakat yang bergantung pada sumber daya alam tersebut. Menanggapi kondisi itu, Apen Taruna, putra daerah Kabupaten Kepulauan Meranti sekaligus aktivis lingkungan dan mahasiswa Magister Ilmu Lingkungan, menyatakan komitmennya untuk berkontribusi langsung melalui penelitian ilmiah. “Saya ingin berkontribusi nyata bagi kampung halaman dengan melakukan penelitian tesis mengenai limbah industri sagu. Persoalan ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut karena dampaknya sangat luas,” ujarnya. Apen menegaskan, penelitian tersebut bertujuan mencari solusi aplikatif dan berkelanjutan agar industri sagu dapat berkembang sejalan dengan prinsip green economy atau ekonomi hijau. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, akademisi, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan penyelesaian masalah limbah sagu. Rencana penelitian ini dijadwalkan mulai dilaksanakan awal tahun 2026, saat ini masih dalam tahap pengurusan administrasi penelitian di universitas. Proses penelitian diperkirakan akan memakan waktu yang cukup signifikan serta melibatkan berbagai pihak terkait. Tetapi, Apen juga menyoroti pentingnya dukungan dan jaminan keamanan dari pemerintah daerah agar penelitian dapat berjalan dengan lancar di lapangan. “Saya berharap pemerintah daerah dapat memberikan dukungan penuh, termasuk jaminan keamanan, agar penelitian ini dapat berjalan tanpa hambatan dan memberikan manfaat nyata bagi Meranti,” tandasnya. Upaya akademik ini diharapkan menjadi langkah awal dalam merumuskan kebijakan strategis pengelolaan limbah industri sagu yang ramah lingkungan, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat Kepulauan Meranti.

Tokocrypto Diganjar Penghargaan Kontributor Pajak Kripto Terbesar di Indonesia Nasional
Nasional
Kamis, 13 November 2025 | 08:00 WIB

Tokocrypto Diganjar Penghargaan Kontributor Pajak Kripto Terbesar di Indonesia

Jakarta, katakabar.com - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jakarta Selatan I (Kanwil DJP Jaksel I) anuegerahi Tokocrypto, platform perdagangan aset kripto Nomor 1 di Indonesia, salah satu wajib pajak dengan kontribusi terbesar. Penghargaan ini bentuk apresiasi atas kepatuhan dan kontribusi signifikan Tokocrypto pada penerimaan pajak nasional. Kepala Kanwil DJP Jaksel I, Dionysius Lucas Hendrawan, yang serahkan penghargaan kepada Chief Financial Officer (CFO) Tokocrypto, Sefcho Rizal, di acara apresiasi wajib pajak yang digelar di Jakarta, Senin (10/11) lalu. Tokocrypto menjadi satu-satunya perusahaan dari sektor aset digital yang masuk dalam daftar 21 perusahaan pembayar pajak terbesar yang menerima penghargaan serupa. CFO Tokocrypto, Sefcho Rizal, menyampaikan penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen Tokocrypto mendukung kebijakan perpajakan nasional, sekaligus memperkuat peran sektor kripto sebagai bagian penting dari ekonomi digital Indonesia. “Kami berterima kasih atas apresiasi yang diberikan. Penghargaan ini merupakan bukti nyata komitmen kami dalam menjalankan kewajiban perpajakan secara transparan dan patuh terhadap regulasi yang berlaku. Setiap transaksi di platform Tokocrypto selalu kami laporkan dan setorkan pajaknya sesuai ketentuan,” ujar Sefcho. Menurut Sefcho, pencapaian ini tidak lepas dari dukungan komunitas pengguna yang terus tumbuh. Dengan lebih dari 4,5 juta pengguna aktif yang bertransaksi setiap hari, Tokocrypto melihat penghargaan ini sebagai hasil kolaborasi antara perusahaan, regulator, dan masyarakat membangun ekosistem kripto yang patuh dan berkelanjutan. “Kontribusi besar pada penerimaan pajak menunjukkan bahwa pengguna Tokocrypto aktif bertransaksi dan menghasilkan profit yang sehat. Kami berharap kepatuhan pajak dari sektor kripto dapat terus menjadi motor pertumbuhan penerimaan negara dari ekonomi digital,” ucapnya. Data Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menunjukkan, penerimaan pajak dari perdagangan aset kripto sepanjang Januari–September 2025 mencapai Rp1,71 triliun, meningkat hampir tiga kali lipat dibandingkan awal penerapan pajak kripto tiga tahun lalu. Tokocrypto mencatat kontribusi lebih dari 45 persen terhadap total penerimaan pajak perdagangan aset kripto nasional, menempatkannya sejajar dengan perusahaan besar dari sektor asuransi, pertambangan, teknologi, e-commerce, dan fintech yang turut menerima penghargaan serupa. Tokocrypto secara konsisten mendukung pemerintah dalam mengoptimalkan potensi pajak dari sektor ekonomi digital, termasuk melalui edukasi dan fasilitasi kepatuhan pajak bagi pengguna. Perusahaan telah menerapkan sistem pemotongan dan penyetoran pajak otomatis pada setiap transaksi, serta membantu pengguna dalam pelaporan SPT Tahunan pajak kripto sesuai ketentuan yang berlaku. “Pencapaian ini menegaskan industri aset kripto memiliki potensi besar dalam menopang penerimaan negara. Kami akan terus berkolaborasi dengan pemerintah untuk menggali potensi pajak dari sektor ekonomi digital lainnya dan menciptakan ekosistem yang sehat, adil, serta kompetitif,” tutur Sefcho.

Kenali Lima Software ERP Terbesar dan Keunggulannya Masing-Masing Tekno
Tekno
Rabu, 04 Juni 2025 | 12:11 WIB

Kenali Lima Software ERP Terbesar dan Keunggulannya Masing-Masing

Jakarta, katakabar.com - Di tengah dunia bisnis yang makin kompleks, satu hal jadi kebutuhan mutlak sistem yang mampu menyatukan semua proses operasional dalam satu platform. Inilah alasan kenapa banyak perusahaan mulai mengadopsi software ERP atau Enterprise Resource Planning untuk bantu mereka tetap kompetitif. Tapi dengan begitu banyak pilihan di luar sana, software ERP mana yang sebenarnya paling cocok untuk bisnis Anda? Yuk, kita bahas 5 software ERP terbesar di dunia beserta keunggulan masing-masing termasuk salah satu solusi cloud-based yang kini banyak digunakan oleh bisnis modern di berbagai industri. Apa Itu ERP dan Mengapa Penting untuk Bisnis? ERP adalah sistem perangkat lunak yang dirancang untuk mengintegrasikan dan mengelola berbagai proses penting dalam perusahaan seperti keuangan, inventaris, penjualan, produksi, hingga SDM dalam satu platform terpadu. Tanpa ERP, banyak perusahaan bekerja dengan sistem yang terpisah-pisah. Hasilnya? Proses lambat, data tidak sinkron, dan rawan human error. Dengan ERP, semua data dan alur kerja menjadi lebih efisien, otomatis, dan bisa dimonitor real-time. Hasil akhirnya: keputusan bisnis jadi lebih cepat dan akurat.

Ungkap Pemegang XRP Terbesar di Dunia, Siapa Mereka? Ekonomi
Ekonomi
Senin, 03 Februari 2025 | 10:28 WIB

Ungkap Pemegang XRP Terbesar di Dunia, Siapa Mereka?

Jakarta, katakabar.com - Dalam tiga bulan terakhir, harga XRP meroket hampir 600 persen, menarik perhatian investor dan trader kripto di seluruh dunia. Tapi, di balik lonjakan harga yang spektakuler ini, ada pertanyaan besar yang masih menggelitik banyak orang: siapa sebenarnya pemegang terbesar XRP, dan bagaimana kepemilikan ini dapat memengaruhi harga di masa depan?

Mulung Fest 2024, Gebrakan Kolaborasi Proyek Airdrop Terbesar di Indonesia Ekonomi
Ekonomi
Minggu, 08 Desember 2024 | 07:38 WIB

Mulung Fest 2024, Gebrakan Kolaborasi Proyek Airdrop Terbesar di Indonesia

Jakarta, katakabar.com - Mulung Fest, festival airdrop perdana dan terbesar di dunia, digelar pada 7 hingga 8 Desember 2024 di Hublife Jakarta. Hadirkan pengalaman baru, MulungFest tidak hanya memamerkan kemajuan teknologi blockchain, tapi mengenalkan berbagai proyek inovatif Web3 yang berkembang saat ini. Bertujuan meningkatkan literasi masyarakat Indonesia mengenai potensi pengembangan dan pemanfaatan teknologi blockchain, festival airdrop garapan Nomeds Webtri Indonesia ini targetkan partisipasi dari 3.000 hingga 6.000 orang, selama dua hari penyelenggaraan.

Peluang dan Tantangan Bisnis di Indonesia: Diskusi Mendalam Book Review Ekonomi
Ekonomi
Rabu, 04 Desember 2024 | 07:26 WIB

Peluang dan Tantangan Bisnis di Indonesia: Diskusi Mendalam Book Review

Jakarta, katakabar.com - Indonesia sebagai salah satu negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara, menawarkan berbagai peluang bisnis yang menjanjikan. Ekonomi Indonesia memiliki struktur yang kompleks dan dinamis. Pertumbuhan ekonominya tidak merata, banyak daerah masih bergantung pada komoditas, dan kebijakan pemerintah yang sering berubah membuat kondisi bisnis menjadi tidak menentu.

Rekor Penarikan Dana Harian Terbesar dari ETF Ethereum Fidelity Sejak Peluncuran, Apa Artinya? Ekonomi
Ekonomi
Selasa, 08 Oktober 2024 | 14:59 WIB

Rekor Penarikan Dana Harian Terbesar dari ETF Ethereum Fidelity Sejak Peluncuran, Apa Artinya?

Jakarta, katakabar.com - Di awal Pada Oktober 2024 lalu, Fidelity Ethereum Fund (FETH) mencatat penarikan dana sebesar $25 juta, menjadikannya jumlah penarikan harian terbesar yang pernah terjadi di antara ETF spot Ether berbasis di Amerika Serikat, kecuali Grayscale Ethereum Trust (ETHE). Di hari yang sama, ETF spot Ether secara keseluruhan mencatat penarikan dana sebesar $48,6 juta dari sembilan penerbit. Dari jumlah tersebut, FETH menyumbang $25 juta, ETHE menyumbang $26,6 juta, dan Bitwise Ethereum ETF (ETHW) menyumbang $0,9 juta.

Konferensi Pemasaran Digital Terbesar di Indonesia Kembali Hadir di Pulau Dewata Tekno
Tekno
Senin, 07 Oktober 2024 | 19:24 WIB

Konferensi Pemasaran Digital Terbesar di Indonesia Kembali Hadir di Pulau Dewata

Bali, katakabar.com - SEOCon Forum Bali 2024 kembali hadir, kali ini usung tema utama 'Search Evolution: The Next 8 Figure Opportunity That You Don't Want to Miss in 2025'. Konferensi ini bakal dihelat pada 4 hingga 6 Desember 2024 di The Trans Resort Bali dan membahas peluang besar di industri pemasaran digital dan SEO. SEOCon Forum Bali 2024 menghadirkan pakar global di bidang SEO dan digital marketing yang siap berbagi wawasan terkini, termasuk tren kecerdasan buatan (AI) dalam SEO, pemasaran konten, dan analitik.

Tokocrypto Diganjar Penghargaan Penyetor Pajak Kripto Terbesar di Indonesia Ekonomi
Ekonomi
Kamis, 13 Juni 2024 | 10:37 WIB

Tokocrypto Diganjar Penghargaan Penyetor Pajak Kripto Terbesar di Indonesia

Jakarta, katakabar.com - Tokocrypto, platform perdagangan aset kripto terdepan di Indonesia, mendapatkan penghargaan sebagai salah satu wajib pajak dengan kontribusi terbesar di Indonesia dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jakarta Selatan I (Kanwil DJP Jaksel I). Penghargaan ini diberikan atas kepatuhan Tokocrypto yang tinggi sebagai Wajib Pajak dan kontribusi besarnya terhadap penerimaan negara. Penghargaan diserahterimakan kepada CEO Tokocrypto, Yudhono Rawis oleh Kepala Kanwil DJP Jaksel I, Dionysius Lucas Hendrawan di Jakarta, di pekan pertama Juni 2024 lalu. Melalui berbagai praktik nyata, ulas Yudho, Tokocrypto telah menunjukkan keseriusannya mendorong kontribusi sektor aset kripto terhadap pajak, sebagai sumber penerimaan negara yang berperan penting untuk pembangunan. Lantaran itu, Tokocrypto menyatakan sangat menghargai adanya bentuk apresiasi dari negara tersebut. “Kami mengapresiasi dan berterima kasih atas penghargaan yang diberikan kepada Tokocrypto. Penghargaan ini merupakan bukti komitmen kami untuk mematuhi regulasi yang berlaku dan berkontribusi pada pembangunan Indonesia. Kami selalu taat dalam melaporkan dan menyetorkan pajak dari setiap transaksi yang dilakukan di platform Tokocrypto,” jelas Yudho. Penghargaan ini, ujarnya, menunjukkan bisnis Tokocrypto berjalan dengan baik dan menghasilkan profit yang signifikan, sehingga dapat memberikan kontribusi pajak yang besar bagi negara. Kami berharap dapat terus berperan aktif dalam menggali potensi penerimaan pajak dari sektor ekonomi digital, termasuk transaksi perdagangan aset kripto. "Tokocrypto memainkan peran penting mendorong pertumbuhan penerimaan pajak kripto di Indonesia. Pada bulan Maret 2024, Tokocrypto menyetor pajak lebih dari Rp45 miliar, yang merupakan setoran terbesar di tahun 2024 sejauh ini. Hal ini menempatkan Tokocrypto setara dengan perusahaan besar lainnya di bidang asuransi, pertambangan, e-commerce, dan fintech yang juga mendapatkan penghargaan serupa," ujarnya. Pertumbuhan Penerimaan Pajak Kripto Semakin meningkatnya transaksi kripto di Indonesia, target penerimaan pajak dari sektor ini diharapkan akan terus bertambah. Tokocrypto berkomitmen untuk terus mendukung pemerintah dalam mengoptimalkan penerimaan pajak dan mendorong pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia. Penerimaan pajak kripto di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan yang pesat. Hingga April 2024, pemerintah telah berhasil mengumpulkan Rp689,84 miliar dari pajak kripto. Angka ini terdiri dari Rp325,11 miliar penerimaan Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas transaksi penjualan kripto di exchanger dan Rp364,73 miliar penerimaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dalam negeri atas transaksi pembelian kripto di exchanger. “Pencapaian ini menunjukkan bahwa industri aset kripto memiliki potensi besar untuk berkontribusi pada penerimaan negara. Kami berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan pemerintah untuk menggali potensi penerimaan pajak dari usaha ekonomi digital lainnya, seperti pajak kripto atas transaksi perdagangan aset kripto,” beber Yudho. Menurutnya, Tokocrypto telah berkomitmen untuk membantu para penggunanya dalam memenuhi kewajiban pajak mereka dengan melakukan pemotongan dan pembayaran pajak sesuai dengan regulasi yang berlaku. Selain itu, Tokocrypto membantu mereka untuk melakukan pengisian SPT Tahunan untuk pajak kripto dengan tepat dan sesuai dengan ketentuan peraturan perpajakan. "Apresiasi Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan merespons Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) yang meminta penguatan implementasi pajak kripto. Ini dilakukan untuk keberhasilan industri kripto di Indonesia yang memerlukan regulasi yang mendukung, termasuk kebijakan pajak yang adil dan kompetitif. Dengan demikian, investor akan lebih terdorong untuk berinvestasi dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional," ucapnya. Dengan penerapan regulasi yang jelas dan kondusif, serta kepatuhan yang tinggi dari para pelaku usaha, industri aset kripto di Indonesia dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi negara. Kontak: Bianda Ludwianto - Public Relations Tokocrypto +62856-9267-2993 bianda@tokocrypto.com