Terkena

Sorotan terbaru dari Tag # Terkena

Pekerja Terkena PHK Puluhan Ribu Awal 2025, Peluang Baru Muncul di Dunia Digital Nusantara
Nusantara
Sabtu, 12 April 2025 | 13:57 WIB

Pekerja Terkena PHK Puluhan Ribu Awal 2025, Peluang Baru Muncul di Dunia Digital

Jakarta, katakabar.com - Awal tahun 2025 menjadi periode yang penuh tantangan bagi dunia ketenagakerjaan di Indonesia. Kurun dua bulan pertama, terjadi gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) di berbagai sektor industri, terutama tekstil, garmen, dan manufaktur. Berdasarkan data dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), tercatat lebih dari 60.000 pekerja kehilangan pekerjaan, sedangkan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mencatat angka sekitar 40.000 orang. Sejumlah perusahaan besar melakukan PHK massal akibat tekanan finansial dan penurunan permintaan global. PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex), yang sempat menjadi salah satu produsen tekstil terbesar di Asia Tenggara, menyatakan pailit dan memberhentikan lebih dari 10.000 pekerja. Selain itu, PT Danbi International melepas 2.079 pekerja, PT Yamaha Music Product Asia menghentikan 1.100 karyawan, serta PT Sanken Indonesia menutup pabriknya di Bekasi dan mem-PHK 459 karyawan. Meski data resmi dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mencatat angka PHK sebesar 3.325 orang sepanjang Januari 2025, kesenjangan data dengan pihak serikat pekerja dan pengusaha mengindikasikan adanya keterbatasan dalam pelaporan dan pemantauan langsung di lapangan. Wilayah yang paling terdampak adalah DKI Jakarta, disusul Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Sekdakab Kepulauan Meranti Serahkan Bantuan ke Korban Kebakaran Riau
Riau
Senin, 12 Februari 2024 | 12:18 WIB

Sekdakab Kepulauan Meranti Serahkan Bantuan ke Korban Kebakaran

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, Bambang Suprianto bertandang ke kediaman salah satu warga Desa Banglas yang dilanda musibah kebakaran rumah di jalan Banglas Gang Dulia Selatpanjang, pada Senin (12/2). Musibah kebakaran terjadi pada Sabtu (10/2) pagi lalu itu hanguskan rumah kayu semi permanen yang ditempati Atini beserta keluarganya. Beruntung tidak ada korban jiwa saat musibah terjadi menimpa keluarga Atini. Di kunjungan tersebut Sekdakab Kepualauan Meranti, Bambang salurkan bantuan materil bagi korban kebakaran. "Atas nama pemerintah daerah, kami sampaikan duka mendalam serta perhatian khusus atas kebakaran tempat tinggal sekaligus menyerahkan bantuan materil, mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat bagi warga yang terkena musibah," ujarnya. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti, kata Bambang, melalui perangkat daerah terkait bakal berupaya membangun kembali rumah warga yang terbakar. "Sebagai bentuk perhatian Pemerintah Daerah, kita segera membangun kembali unit rumah yang terbakar ini, agar warga yang terkena musibah dapat mendiami kembali rumahnya seperti sediakala," tegasnya. Di momen tersebut, Bambang sapaan akrab Sekdakab Kepulauan Meranti serahkan dokumen kependudukan yang baru berupa Kartu Keluarga dan Akta Kelahiran di mana dokumen ini sebelumnya ikut hangus terbakar. Kepala Dinas Sosial P3APPKB, Dra. Kamisah, Kepala Satuan Polisi Pamong, Praja Tunjiarto, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Agustia Widodo, Camat Tebing Tinggi, Husni Mubarak, Kepala Desa Banglas, Abdul Zaid, Lurah Selatpanjang Timur, Hilman, serta sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat setempat turut dampingi Sekdakab Kepulauan Meranti.