Transfortasi

Sorotan terbaru dari Tag # Transfortasi

Tegaskan Peran Transportasi Perkotaan, KAI Catat Kenaikan 10 Persen Pengguna LRT Jabodebek Lingkungan
Lingkungan
Selasa, 06 Januari 2026 | 12:00 WIB

Tegaskan Peran Transportasi Perkotaan, KAI Catat Kenaikan 10 Persen Pengguna LRT Jabodebek

Bekasi, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat peningkatan signifikan jumlah pengguna LRT Jabodebek selama Masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025-2026) yang dilaksanakan selama 18 hari, mulai 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 lalu. Di periode tersebut, LRT Jabodebek melayani 1.321.733 pengguna, meningkat dibandingkan Nataru 2024-2025 yang tercatat 1.198.315 pengguna, atau tumbuh 10 persen. Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan capaian ini menegaskan peran LRT Jabodebek sebagai moda transportasi perkotaan yang tidak hanya berfungsi pada hari kerja, tetapi juga menjadi pilihan utama masyarakat pada masa libur panjang. Selama periode Nataru, layanan ini dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan perjalanan, termasuk menuju destinasi wisata, aktivitas keluarga, hingga akses ke pusat-pusat kegiatan perkotaan. “Selama masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, pengguna LRT Jabodebek semakin merasakan manfaatnya. Integrasi antarmoda dan kemudahan akses ke berbagai pusat aktivitas membuat LRT Jabodebek menjadi solusi mobilitas perkotaan yang praktis, aman, dan terjadwal,” ujarnya. Berikut lima stasiun LRT Jabodebek paling favorit selama Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 atau 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026: 1. Stasiun Dukuh Atas 443.925 pengguna, 2. Harjamukti 305.962 pengguna, 3. Cikoko 223.881 pengguna, 4. Kuningan 190.401 pengguna, dan 5. Bekasi Barat 181.509 pengguna. “Tingginya pergerakan di stasiun tersebut berkaitan dengan lokasinya yang melayani kawasan dengan aktivitas perjalanan yang beragam serta keterhubungannya dengan perjalanan lanjutan di wilayah Jabodebek,” jelasnya. Salah satu faktor pendorong meningkatnya penggunaan LRT Jabodebek adalah keunggulan integrasi antarmoda. Jaringan LRT Jabodebek terhubung dengan KRL Commuter Line, Kereta Cepat Whoosh, KA Bandara, MRT Jakarta, Transjakarta, serta berbagai moda transportasi lainnya. Konektivitas ini memudahkan masyarakat berpindah antarmoda secara efisien dan menjangkau kawasan hunian dengan pusat-pusat aktivitas perkotaan, kawasan perkantoran, serta area komersial dan ruang publik. Kehadiran LRT Jabodebek turut membantu masyarakat dalam mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi, khususnya pada periode libur dengan tingkat pergerakan yang tinggi. “Dengan layanan yang terintegrasi dan berkelanjutan, LRT Jabodebek berkontribusi mendukung mobilitas perkotaan yang lebih tertib, efisien, dan ramah lingkungan,” sebut Radhitya.

Bersama Mewujudkan Inklusifitas, Bangun Transportasi Publik untuk Semua Nasional
Nasional
Rabu, 27 Agustus 2025 | 10:09 WIB

Bersama Mewujudkan Inklusifitas, Bangun Transportasi Publik untuk Semua

Semarang, katakabar.com - Sebagai moda transportasi massal, kereta api digunakan oleh berbagai kalangan masyarakat, sehingga penting bagi penyedia layanan untuk menjamin setiap pelanggan merasakan pengalaman perjalanan yang setara tanpa terkecuali. Itu sebabnya, KAI Daop 4 terus berkomitmen untuk menghadirkan layanan transportasi publik yang inklusif, aman, dan nyaman Sebagai moda transportasi massal, kereta api digunakan oleh berbagai kalangan masyarakat, sehingga penting bagi penyedia layanan untuk menjamin setiap pelanggan merasakan pengalaman perjalanan yang setara tanpa terkecuali. Lantaran itu, KAI Daop 4 terus berkomitmen untuk menghadirkan layanan transportasi publik yang inklusif, aman, dan nyaman Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menjelaskan inklusifitas pilar utama dalam penyelenggaraan transportasi publik modern. Transportasi bukan hanya sarana mobilitas, tetapi juga ruang sosial yang harus ramah terhadap keberagaman. Jadi, setiap kebijakan dan layanan yang diberikan diarahkan untuk mengakomodasi kebutuhan seluruh pelanggan. “Transportasi publik adalah ruang bersama yang perlu menghadirkan kenyamanan bagi semua orang. KAI Daop 4 Semarang berkomitmen menciptakan lingkungan perjalanan yang ramah bagi setiap kalangan, mulai dari anak-anak hingga lansia, termasuk kelompok rentan dan disabilitas,” ujar Franoto. Untuk mewujudkan hal tersebut, kata Franoto, KAI menghadirkan berbagai fasilitas yang ramah inklusi. Fasilitas tersebut antara lain ruang laktasi bagi ibu menyusui, mushola di berbagai stasiun, toilet ramah difabel, serta fasilitas ruang tunggu khusus bagi pelanggan prioritas seperti lansia, ibu hamil, dan lainnya. Selain itu, KAI Daop 4 juga menyediakan fasilitas khusus bagi pelanggan disabilitas, sehingga mereka dapat melakukan perjalanan dengan lebih mudah dan mandiri. Kebijakan kawasan bebas rokok di seluruh kereta api dan stasiun juga menjadi bagian penting dari layanan inklusif. Lingkungan perjalanan yang sehat dan bersih hak seluruh pelanggan. Dengan kebijakan ini, KAI berupaya memastikan bahwa setiap penumpang, termasuk anak-anak dan kelompok rentan, dapat menikmati perjalanan tanpa gangguan asap rokok.