Truk Sampaj

Sorotan terbaru dari Tag # Truk Sampaj

Bupati dan Polres Kepulauan Meranti Gercep Evakuasi Dump Truk Sampah Kena Jebakan Batman  Riau
Riau
Sabtu, 13 Desember 2025 | 14:47 WIB

Bupati dan Polres Kepulauan Meranti Gercep Evakuasi Dump Truk Sampah Kena Jebakan Batman 

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Meranti dan Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar gerak cepat (Gercep) tangani, sekaligus evakuasi dump truk pengangkut sampah kena 'jebakan batman' disebabkan amblasnya gorong-gorong di kawasan simpang tiga Jalan Utama Alahair, Sabtu (13/12) pagi. "Satu unit dump truk pengangkut sampah milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kepulauan Meranti pelat BM 8032 X sedang melaksanakan kegiatan operasional rutin, yakni mengangkut sampah masyarakat menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang berlokasi di Desa Gogok Darussalam, Kecamatan Tebing Tinggi Barat," ujar Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, melalui Kabag Ops, Kompol Syahrizal. "Saat dump truk melintas gorong-gorong di kawasan Simpang tiga Jalan Utama Alahair, secara tiba-tiba terjadi amblas pada struktur gorong-gorong sehingga mengakibatkan ban roda belakang sebelah kiri dump truk terperosok ke dalam lubang, sebabkan kendaraan tidak dapat melanjutkan perjalanan, dan menghambat arus lalu lintas di lokasi tersebut," cerita Kompol Syahrizal. Menindaklanjuti kejadian tersebut, ulas Kabag Ops Polres Kepulauan Meranti, petugas Dinas Lingkungan Hidup segera melakukan upaya penanganan dan evakuasi dengan mendatangkan 2 unit truk bantuan, serta 1 unit truk dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) guna membantu proses penarikan dan pengamanan dump truk yang terperosok. Proses evakuasi dilakukan secara bertahap mempertimbangkan faktor keselamatan personel dan pengguna jalan. "Ketika proses penanganan dan evakuasi, personel Polres Kepulauan Meranti turut hadir di lokasi kejadian untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas dan mengurai kemacetan yang ditimbulkan akibat insiden tersebut. Selain itu, personel Polres Kepulauan Meranti juga membantu proses pengamanan lokasi dan mendukung kelancaran evakuasi hingga dump truk berhasil dievakuasi dari titik amblas," jelasnya. Sementara, Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, menyampaikan sekitar pukul 10.00 WIB, truk pengangkut sampah berhasil dievakuasi dengan aman, sehingga situasi di lokasi kejadian kembali kondusif dan arus lalu lintas berjalan normal. "Berdasarkan informasi yang diperoleh di lapangan, gorong-gorong di kawasan Simpang 3 Jalan Utama Alahair diketahui telah mengalami keretakan beberapa hari sebelum kejadian, tetapi belum dilakukan perbaikan secara menyeluruh, sehingga saat dilalui kendaraan bermuatan berat, struktur gorong-gorong tidak mampu menahan beban dan akhirnya mengalami amblas," kata Orang Nomor Satu di Kepulauan Meranti. Menurut H Asmar, kejadian amblasnya gorong-gorong di kawasan Simpang 3 Jalan Utama Alahair dipicu kondisi fisik struktur gorong-gorong yang telah mengalami keretakan sebelumnya, sehingga daya dukung konstruksi tidak lagi optimal dalam menahan beban kendaraan, khususnya kendaraan bermuatan berat seperti dump truk pengangkut sampah. "Amblasnya gorong-gorong tersebut di akibatkan air pasang yang tinggi sehingga struktur bangunan menjadi keropos dan mengakibatkan amblas serta Insiden tersebut, berdampak langsung terhadap terganggunya arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian, mengingat Simpang 3 Jalan Utama Alahair merupakan jalur utama aktivitas masyarakat, sehingga berpotensi menimbulkan kemacetan serta risiko kecelakaan lanjutan apabila tidak segera dilakukan penanganan," jelas H Asmar. Ia mengatakan respons cepat dari Dinas Lingkungan Hidup dengan melibatkan instansi terkait serta dukungan pengamanan dan pengaturan lalu lintas oleh Polres Kepulauan Meranti menunjukkan koordinasi lintas sektor yang cukup baik, sehingga proses evakuasi dapat berjalan aman dan situasi dapat segera kembali kondusif. "Kejadian ini mengindikasikan masih perlunya peningkatan sistem pemantauan dan pemeliharaan infrastruktur jalan dan gorong-gorong secara berkala, khususnya pada titik-titik rawan, guna mencegah terulangnya kejadian serupa yang dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan dan mengganggu pelayanan publik," tandasnya.