WEC

Sorotan terbaru dari Tag # WEC

Puji Program WEC, Pemerintah Tawarkan Kerja Sama di Pendanaan dan Riset Lifestyle
Lifestyle
Senin, 17 Juni 2024 | 22:46 WIB

Puji Program WEC, Pemerintah Tawarkan Kerja Sama di Pendanaan dan Riset

Semarang, katakabar.com - Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno mendorong peningkatan pemberdayaan perempuan melalui berbagai kegiatan wirausaha. Lantaran, potensi perempuan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di wilayahnya cukup besar. "Lebih dari 60 persen pelaku UMKM adalah perempuan. Ini menunjukkan perempuan itu ulet, lebih tahan, dan semangatnya luar biasa," ujar Sumarno di sela acara Final Day and Awarding Night Women Ecosystem Catalyst (WEC) di Openaire Resto Semarang, pada Kamis (6/6) malam lalu. WEC program yang digagas PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) melalui Payung Program Keberlanjutan Sampoerna Untuk Indonesia (SUI) bersama Perkumpulan Imajinasi Penaja Mula dan Dinas Koperasi UKM Provinsi Jawa Tengah. Kata Sumarno, Pemerintah Provinsi atau Pemprov Jateng terus berupaya memfasilitasi pelaku UMKM agar dapat terus berkembang. Salah satunya dengan menggelar event pameran, pelatihan, dan program lainnya dengan menggandeng Bank Indonesia, Sampoerna, maupun stakeholder terkait. Di momen itu, Ia megapresiasi kegiatan WEC. Program ini dinilai mengajarkan perempuan wirausaha tentang pembuatan produk berkualitas, tata kelola keuangan bisnis, branding, perluasan jaringan pemasaran, dan lainnya. "Hasil kegiatan ini dapat membangun ekosistem usaha yang baik. Nanti teman-teman bakal dihubungkan dengan para pengusaha-pengusaha yang sukses," jelasnya. Menurut Sumarno, selain menjadi sarana pemberdayaan UMKM dan startup, program WEC menjadi bagian dari mengurangi angka pengangguran. "Ini program yang luar biasa," sebut Sumarno. Staf Ahli Bidang Konektivitas, Pengembangan Jasa dan Sumber Daya Alam Kementerian Perkonomian Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia, Musdhalifah Machmud mengapresiasi program tersebut. "Kita bakal menjadi penggerak ekonomi negara," tutur Musdhalifah kepada para peserta. Ia mengaku sudah melihat secara langsung bagaimana pelatihan wirausaha yang diadakan Pemerintah Jateng dengan Sampoerna. "Kita yakin kita bisa capai dengan mentor-mentor yang keren-keren. Saya yakin pencapaiannya keren banget. Acaranya santai tapi sangat berisi," imbuhnya. Negara, ucap Musdhalifah, masih membutuhkan lebih banyak lagi wirausaha. Untuk itu, ia usul agak program tersebut dapat dikembangkan ke wilayah yang lebih luas. "Kalau perlu kita kembangan program ini lebih luas lagi supaya banyak kesempatan anak-anak kita untuk dapat pengetahuan yang bermanfaat," terang Musdhalifah. Direktur Pendanaan Riset dan Inovasi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Ajeng Arum Sari menimpi, ada peluang wirausaha berkolaborasi dengan para peneliti BRIN. "Kita punya program pendanaan startup. Kita bisa mendorong mbak-mbak yang ada di sini untuk berkolaborasi dengan periset dari BRIN sehingga hasil risetnya terbukti secara ilmiah," bebernya. Dijelaskan, BRIN mempunyai skema pendanaan untuk startup yang nilainya mencapai Rp300 juta per tahun dengan durasi pengerjaan maksimal 2 tahun. "Kami punya lebih dari 10 ribu peneliti, jangan khawatir kalau tidak ada peneliti di bidang pangan, teknologi, bidang apapun pasti ada," tandas Ajeng.

Tingkatkan Potensi Bisnis, Peserta WEC Berjejaring Berbagai Stakeholder Nasional
Nasional
Selasa, 11 Juni 2024 | 21:32 WIB

Tingkatkan Potensi Bisnis, Peserta WEC Berjejaring Berbagai Stakeholder

Samarang, katakabar.com - Total 20 peserta terpilih dalam program Women Ecosystem Catalyst atau WEC mengikuti networking session atau sesi untuk saling berjejaring, di Openaire, Semarang, Jawa Tengah, di penghujung pekan pertama Juni 2024 lalu. Dari sesi ini, diharapkan membuka kesempatan memperluas jaringan bisnis dan membuka ruang untuk berkolaborasi. Networking session bagian dari rangkaian WEC 2024 yang telah berlangsung dari Januari 2024 lalu. WEC program yang digagas PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) melalui Payung Program Keberlanjutan Sampoerna Untuk Indonesia (SUI) bersama Perkumpulan Imajinasi Penaja Mula dan Dinas Koperasi UKM Provinsi Jawa Tengah. Kesempatan Perluas Jejaring Bisnis Di networking session, para peserta WEC mendapatkan kesempatan untuk bertemu dengan para pemangku kepentingan (stakeholder) dari berbagai latar belakang. Lebih dari 21 stakeholder hadir untuk berbagi, di antaranya soal keuangan, riset, dan teknologi. Co-founder Shestarts Indonesia, Geraldine Christina, mengaku sangat antusias bertemu para peserta WEC yang dinilainya punya banyak pengalaman bisnis. “Luar biasa sekali acara ini, sebab bisa mempertemukan kami semua para perempuan yang mau belajar berbisnis. Senang sekali dapat berbagi dan mengembangkan bisnis secara bersama-sama yang harapannya dapat berkembang bersama-sama dan berkelanjutan,” ujar Geraldine. Para stakeholders mendapatkan pitch deck mengenai bisnis yang dijalankan 20 peserta sebagai bekal untuk berdiskusi selama sekitar 105 menit. Mereka pun memanfaatkannya dengan saling berbagi tentang bisnis yang dijalankan. Selain Shestarts Indonesia, hadir pula Cakra Venture, Empat Capital, Asosiasi Inkubator Bisnis Indonesia, Angel Investor Network (ANGIN), Ecoxyztem, SETC, Kamar Dagang & Industri Indonesia, Amartha, BNI Ventures, Brawijaya Healthcare Group, Dattabot, Capital, HASAN VC, Pendanaan Riset dan Inovasi BRIN, Jateng Ventura, SPIL Ventures, Living Lab Ventures, Telkomsel Mitra Inovasi (TMI), FTA Semarang, dan Perkumpulan Hotel & Restoran Jawa Tengah. Apa kata peserta yang mengikuti networking session? Mitshi Wanma, penggerak usaha jasa Wisata Edukasi Budaya Papua, mengaku sangat senang terpilih sebagai salah satu peserta WEC 2024. Baginya, kesempatan ini membuka ruang untuk saling berbagi pengalaman bisnis dan meluaskan jaringan. “Saya sangat senang bisa bergabung di 20 besar peserta terbaik, sehingga saya mendapatkan ilmu terbaik melalui program-program yang diberikan. Harapan saya, kegiatan ini tidak berhenti tahun ini saja, tapi dapat berlanjut ke depannya," tutur Mitshi. Mitshi dan 19 peserta lainnya terpilih menjadi 20 peserta terbaik dari 1.500 pendaftar WEC 2024. Para peserta adalah pelaku UMKM dan startup perempuan, dan bergerak di berbagai bidang bisnis seperti food and beverages, teknologi, fesyen dan kerajinan, pertanian, dan wellness. Tak hanya networking session, para peserta telah menjalani berbagai rangkaian acara WEC selama lima bulan terakhir. Sebelumnya, mereka mengikuti participant grooming. Dalam sesi ini, para peserta memperdalam pengetahuan public speaking dalam bisnis, dan mengasah kemampuan dalam menyusun perencanaan bisnis. Kunjungan ke empat lokasi usaha di Semarang juga menjadi rangkaian kegiatan yang dilakukan para peserta WEC. Keempat lokasi itu adalah Oud en Nieuw by Toko Oen, Albitec, Crocodic, dan Ria Miranda. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan bisa mendapatkan pembelajaran langsung dari para pelaku usaha yang berhasil mengembangkan bisnisnya. Melalui WEC 2024, Sampoerna Kembali wujudkan komitmen pemberdayaan wirausaha dan organisasi perempuan.

Sampoerna Tingkatkan Kapasitas Perempuan Wirausaha Lewat WEC Nasional
Nasional
Selasa, 11 Juni 2024 | 19:09 WIB

Sampoerna Tingkatkan Kapasitas Perempuan Wirausaha Lewat WEC

Semarang, katakabar.com - Rangkaian program Women Ecosystem Catalyst atau WEC yang digagas PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) melalui Payung Program Keberlanjutan Sampoerna Untuk Indonesia atau SUI memasuki fase akhir pada Juni 2024. Program yang digelar atas kerja sama Sampoerna dengan Perkumpulan Imajinasi Penaja Mula dan Dinas Koperasi UKM Provinsi Jawa Tengah ini telah berlangsung dari Januari 2024 lalu. Di Hetero Space, Semarang, Jawa Tengah, di pekan pertama Juni 2024, digelar participant grooming, dikuti para peserta perempuan wirausaha. Dalam participant grooming, para peserta bertemu secara luring dan mendapatkan kesempatan untuk perdalam pemahaman dan kapasitasnya seputar pitching dan public speaking, serta wawasan mengenai peran perempuan dalam pembangunan ekonomi. Kepala Dinas Koperasi UKM Provinsi Jawa Tengah, Eddy Sulistiyo Bramantio, menyatakan, program WEC sangat bermanfaat bagi pengembangan para perempuan yang berwirausaha. “Kegiatan ini sangat berguna sekali kepada seluruh peserta terpilih yang sudah mengikuti kegiatan sejauh ini. Harapannya, program ini bisa berkelanjutan,” jelas Eddy. Kuatkan Kemampuan Public Speaking Biar Bisa Bernegosiasi Bisnis Tak hanya memperkuat strategi pengembangan bisnis, pelaku wirausaha harus memiliki kemampuan berbicara yang baik di depan publik atau public speaking. Hal ini disampaikan praktisi MC bersertifikasi, Naiza Rosalia, yang turut berbagi pengalamannya kepada para peserta WEC. Kata Naiza, kemampuan public speaking sangat dibutuhkan saat melakukan negosiasi bisnis. “Kemampuan public speaking itu bermanfaat ketika bernegosiasi, dan bisa menambah kepercayaan diri dalam kegiatan bisnis dan pengambilan keputusan,” ujar Naiza. Jadi, harap Naiza, melalui materi yang disampaikannya, para peserta WEC semakin percaya diri saat berbicara di depan publik maupun bernegosiasi bisnis. Pemateri lainnya, pakar wirausaha Rizqy Kamila Fatin menekankan, membangun bisnis, dan pemahaman soal perencanaan sangat penting. Hal inilah yang ia bagikan kepada para peserta WEC dan mendorong para pelaku usaha untuk mengelola bisnisnya secara profesional, kreatif, dan menyesuaikan dengan kemajuan zaman. Pengembangan UMKM di Indonesia Salah satu dari 20 peserta terpilih yang mengikuti WEC, Ismiyati dari CV Global Net menuturkan, rangkaian kegiatan yang dilakukan dalam WEC ini berguna bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Menurut Ismiyati, melalui WEC, ia mendapatkan berbagai ilmu untuk mengembangkan usahanya. Testimoni yang sama diungkapkan peserta lainnya, Nur Kholifah dari Kopi Gucialit. Selama mengikuti WEC, tak hanya menambah ilmu dan wawasan, tetapi juga mendapatkan kesempatan berjejaring dan melihat langsung ke lokasi usaha. “Saya ucapkan rasa terima kasih kepada Sampoerna, Impala, dan Dinas Koperasi atas pendampingan selama dua bulan yang telah diberikan kepada kami selaku pelaku UMKM untuk belajar mengembangkan bisnis,” ucap Nur Kholifah. WEC 2024 program inkubasi bisnis untuk UMKM dan Startup perempuan di Indonesia. Melalui WEC, Sampoerna, Perkumpulan Imajinasi Penaja Mula, dan Dinas Koperasi dan UMKM Jawa Tengah memberikan dukungan bagi pemberdayaan wirausaha dan organisasi perempuan. Total 20 peserta yang terpilih dari ribuan pendaftar yang mendapatkan kesempatan memperluas jaringan dengan sesama pelaku UMKM dan pemangku kepentingan lainnya dari sektor pemerintahan, konsumen, hingga investor. Mereka diajak untuk bertemu para pelaku usaha berskala besar di Semarang, Jawa Tengah. Pada kunjungan yang dilakukan pada 4 Juni 2024 lalu, para peserta WEC mendatangi empat lokasi usaha. Keempat lokasi itu adalah Oud en Nieuw by Toko Oen, Albitec, Crocodic, dan Ria Miranda. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan bisa mendapatkan pembelajaran langsung dari para pelaku usaha yang berhasil mengembangkan bisnisnya.

Program Women Ecosystem Catalyst dari Sampoerna Diapresiasi Peserta Ekonomi
Ekonomi
Selasa, 11 Juni 2024 | 17:21 WIB

Program Women Ecosystem Catalyst dari Sampoerna Diapresiasi Peserta

Semarang, katakabar.com - Peserta program Women Ecosystem Catalyst atau WEC mengapresiasi upaya PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) melalui Payung Program Keberlanjutan “Sampoerna Untuk Indonesia” dan mitra strategis yang memberikan kesempatan pelatihan, pendampingan hingga kunjungan ke lokasi usaha yang telah sukses. Nur Kholifah, salah satu dari 20 peserta terpilih Program WEC menyatakan, kehadiran orogram WEC sangat membantu untuk mengembang bisnis UMKM karena tidak hanya menambah wawasan melalui sejumlah pelatihan, tetapi juga kesempatan untuk berjejaring termasuk melalui kesempatan berkunjung ke lokasi usaha. “Saya ucapkan terima kasih kepada Sampoerna, Impala, dan Dinas Koperasi atas pendampingan selama dua bulan yang telah diberikan kepada kami selaku pelaku UMKM untuk belajar mengembangkan bisnis,” ujarnya. Sebagai gambaran, Program Women Ecosystem Catalyst (WEC) 2024 merupakan program inkubasi bisnis untuk UMKM dan Startup perempuan di Indonesia. Program ini hadir berkat kolaborasi Sampoerna dengan Perkumpulan Imajinasi Penaja Mula, dan Dinas Koperasi dan UMKM Jawa Tengah. Program WEC fokus untuk memberikan dukungan bagi pemberdayaan wirausaha dan organisasi perempuan. WEC juga memberikan kesempatan kepada peserta untuk membangun jejaring dengan sesama pelaku UMKM dan pemangku kepentingan lainnya seperti pemerintah, pembeli, hingga investor. Program ini digelar selama enam bulan atau sejak Januari hingga Juni 2024. Setelah melalui tahapan roadshow di sembilan kota besar di Indonesia, terdata sebanyak 1.526 pendaftar yang kemudian dikurasi menjadi 371 peserta. Jumlah itu kemudian diseleksi kembali menjadi 20 peserta terbaik. Kunjungan Bisnis Peserta WEC Baru-baru ini pasanya pada 4 Juni 2024 lalu, 20 peserta WEC terpilih yang telah mendapatkan mentoring online memasuki fase challenge day. Di kesempatan itu, para peserta mendapatkan kesempatan untuk bertemu dengan pelaku usaha berskala besar di Semarang, Jawa Tengah. Terdapat empat lokasi usaha yang dikunjungi peserta WEC yakni Oud en Nieuw by Toko Oen, Albitec, Crocodic, dan Ria Miranda. Keempat lokasi itu dipilih karena sesuai dengan bisnis dan minat peserta WEC. Selain sebagai kesempatan pembelajaran, kunjungan ke empat lokasi usaha itu diharapkan membantu peserta WEC belajar langsung dari pelaku usaha yang telah berkembang. Para peserta WEC yang memiliki bisnis pada sektor food and beverage (F&B) melakukan kunjungan ke Oud en Nieuw by Toko Oen, kedai es cream legendaris di Kota Semarang. Sedang, peserta dengan minat usaha pada bioteknologi berkunjung ke Albitec, perusahaan bioteknologi yang berfokus pada pengembangan mikroalga Spirulina platensis air tawar. Terus, peserta WEC yang menaruh minat pada bisnis teknologi informasi mendapatkan kesempatan berkunjung ke Crocodic. Crocodic adalah perusahaan penyedia solusi teknologi yang salah satu bisnisnya ialah pengembangan aplikasi. Terakhir, peserta dengan minat pada fashion berkunjung ke Ria Miranda, usaha butik yang fokus pada kecantikan dan busana muslim. "Sangat menyenangkan bisa berbagi dengan sesama pelaku bisnis dari berbagai kota di Indonesia yang ikut dalam WEC ini," kata Monic, Pengelola bisnis Ria Miranda Semarang.