Worshop

Sorotan terbaru dari Tag # Worshop

BPDP dan Aspekpir Kolaborasi Taja Workshop Inovasi Sawit Buat Kaum Hawa di Muaro Jambi Sawit
Sawit
Minggu, 01 Maret 2026 | 19:19 WIB

BPDP dan Aspekpir Kolaborasi Taja Workshop Inovasi Sawit Buat Kaum Hawa di Muaro Jambi

Muaro Jambi, katakabar.com - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dan Asosiasi Petani Kelapa Sawit PIR Indonesia (Aspekpir Indonesia) kolaborasi taja Workshop Inovasi Sawit untuk Perempuan di Kabupaten Muaro Jambi, Selasa (17/2). Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis BPDP dan Aspekpir Indonesia dalam peningkatan kapasitas petani dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) kelapa sawit melalui pengembangan produk turunan bernilai tambah. Workshop ini juga memuat narasi strategis BPDP terkait kandungan sawit pada produk kosmetik dan perawatan tubuh, pemberdayaan UMKM dan koperasi petani komoditas perkebunan, serta kegiatan promosi kelapa sawit dan produk turunannya sebagai komoditas unggulan nasional. Dalam sesi materi, dijelaskan bahwa minyak sawit dan turunannya banyak digunakan dalam industri kosmetik dan perawatan tubuh karena memiliki sifat melembapkan, melembutkan, serta mampu membersihkan dan menstabilkan tekstur produk. Beberapa kandungan turunan sawit yang umum digunakan, yakni asam palmitat dan asam stearat sebagai emolien dan pembentuk tekstur krim, gliserin sebagai humektan untuk menjaga kelembapan kulit, SLS dan SLES sebagai bahan pembersih dan pembentuk busa pada sabun dan sampo, serta tocotrienol (vitamin E dari sawit) yang berfungsi sebagai antioksidan alami untuk melindungi kulit dari radikal bebas. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum penguatan peran perempuan dalam rantai nilai industri sawit, serta mendorong tumbuhnya UMKM dan koperasi petani komoditas perkebunan yang mandiri dan berdaya saing. Selain itu, kegiatan promosi sektor kelapa sawit dan produk turunannya juga terus digencarkan dalam forum tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat citra positif sawit Indonesia. Di kegiatan tersebut hadir Kepala Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP, Helmi Muhansyah, Region Head PTPN IV Regional IV, Jambi Khayamuddin Panjaitan, serta Camat Sungai, Bahar Agus Riyadi, ST, Ketua DPD I Aspekpir Jambi Roy Asnawi. Adapun pembicara dan instruktur praktik di kegiatan tersebut, yakni dr. Irdawati Novita, C.M.C, C.H.M (Dokter estetika medis/medical aesthetician), Dr. Duta Setiawan (Dosen Fakultas Pertanian Universitas Tanjung Pura) dan Ilham Setiadi (Eksportir Lidi Sawit). Workshop menghadirkan materi sekaligus praktik langsung pembuatan fresh care berbahan sawit, snack stik dari umbut sawit, serta pengolahan lidi sawit siap ekspor. Selain keterampilan teknis produksi, peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai strategi pemasaran, pengemasan, hingga branding produk agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Menurut Helmi Muhansyah, kelapa sawit merupakan komoditas strategis yang memberikan kontribusi besar bagi perekonomian nasional. Ia menyebut sawit sebagai miracle crop karena hampir seluruh bagiannya dapat dimanfaatkan, mulai dari pangan, energi, hingga produk kosmetik dan kebutuhan rumah tangga. “Sebagian besar produk yang kita gunakan sehari-hari mengandung turunan sawit. Bahkan sekitar 80 persen produk di ritel modern memiliki kandungan sawit,” ujarnya. Dijelaskan Helmi, kekuatan sawit tidak hanya terlihat pada angka devisa, tetapi juga pada dampaknya terhadap stabilitas ekonomi rumah tangga petani. “Kalau pendapatan keluarga stabil, maka kesejahteraan meningkat. Begitu pula negara, stabilitas ekonomi ditopang oleh devisa yang kuat, dan sawit menjadi salah satu penopangnya,” ucapnya. Sementara, Ketua DPD I Aspekpir Jambi, Roy Asnawi, menegaskan kegiatan ini langkah konkret mendorong peran perempuan sebagai penggerak ekonomi keluarga petani sawit. “Kita ingin ibu-ibu tidak hanya bergantung pada hasil panen TBS, tetapi mampu menciptakan nilai tambah dari turunan sawit. Ini bagian dari penguatan ekonomi keluarga petani,” tuturnya. Roy menyatakam inovasi produk seperti fresh care, snack stik umbut sawit, hingga kerajinan lidi sawit memiliki potensi pasar yang besar jika dikelola secara serius dan profesional. Ia berharap dari Sungai Bahar akan lahir kelompok-kelompok usaha perempuan berbasis sawit yang mampu berkembang hingga tingkat nasional bahkan ekspor. “Kalau petani kuat, keluarga kuat. Kalau keluarga kuat, daerah juga akan kuat. Sawit harus menjadi sumber kesejahteraan bersama,” imbuh Roy. Kegiatan ini melibatkan 80 peserta perempuan yang berasal dari petani sawit dan UMKM di Kabupaten Muaro Jambi Provinsi Jambi. Melalui kolaborasi BPDP dan Aspekpir, workshop ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang pelatihan, tetapi menjadi titik awal lahirnya UMKM sawit yang mandiri, inovatif, dan berdaya saing di Kabupaten Muaro Jambi.

Minikino Short Film Market Tampilkan Karya Mahasiswa dan Workshop AI Filmmaking Lifestyle
Lifestyle
Sabtu, 27 September 2025 | 16:52 WIB

Minikino Short Film Market Tampilkan Karya Mahasiswa dan Workshop AI Filmmaking

Denpasar, katakabar.com - Sebagai bagian dari rangkaian inisiatif 15th Binus Film Anniversary Roadshow, Program Studi Film Binus University membawa pengalaman sinematik dan edukatif ke Pulau Bali melalui acara Minikino Short Film Market. Rombongan Binus Film, yakni Ekky Imanjaya, Azalia Muchransyah, dan Michelle Louisa (intern) menghadirkan rangkaian kegiatan yang meliputi screening film, networking dengan para filmmaker internasional, serta workshop untuk meningkatkan keterampilan sinematik generasi muda. Acara dimulai dengan Meet and Greet Screening yang digelar di pertengahan September 2025 lalu, di Mash Denpasar cafe lantai 1. Di kegiatan ini, tim Binus Film berkesempatan berjejaring dengan filmmaker dan programmer dari berbagai festival internasional, termasuk Shortshorts (Jepang), Glasgow Short Film Festival (Skotlandia), dan Tribeca Film Festival (AS). Lepas itu, berlangsung Binus Market Screening di Ruang Audio Visual, Dharma Negara Alaya. Lima film terbaik karya mahasiswa Binus Film ditayangkan, antara lain Libas (8 menit), Lahap (10 menit), Uji Kaji (19 menit, film thesis semester 8), A Cup of Love (10 menit, Production Workshop II semester 4), dan Bisikan Malam (11 menit). Acara ini dihadiri sekitar 60 peserta, termasuk mahasiswa dan dosen ISI Denpasar, komunitas film lokal seperti Remaja Loloan Timur dan Singaraja Menonton, serta tamu istimewa seperti Dr. David Hanan dari University of Melbourne dan aktris Bali Ayu Laksmi. Selain itu, Binus Film taja Workshop AI Filmmaking di SMAS K Santo Yoseph Denpasar. Workshop ini dipandu Azalia Muchransyah Primadita, dosen produksi film BINUS University, dan diikuti oleh 50 peserta yang antusias, aktif berdiskusi, dan mencoba memanfaatkan teknologi AI untuk produksi film. Acara Minikino Short Film Market menjadi sarana bagi mahasiswa Binus Film untuk pamerkan karya kreatifnya, memperluas jejaring profesional, serta mempelajari tren terkini dalam industri film. Binus University berharap kegiatan ini dapat menginspirasi generasi muda Bali dan Indonesia untuk terus berkarya, mendorong kolaborasi lintas komunitas, serta memperkuat posisi mahasiswa sebagai talenta kreatif yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Workshop Gratis dan Terbatas: Praktik Berkelanjutan Report Bagi Perusahaan Keuangan Lingkungan
Lingkungan
Kamis, 12 Desember 2024 | 18:39 WIB

Workshop Gratis dan Terbatas: Praktik Berkelanjutan Report Bagi Perusahaan Keuangan

Semarang, katakabar.com - LindungiHutan taja workshop gratis bertajuk “Empowering Financial Officers: Practical Insights on Sustainability Reporting” di pekan kedua Desember 2024 secara daring. Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi para profesional perusahaan keuangan di Indonesia tentang laporan keberlanjutan (sustainability report) yang dapat mendukung perkembangan bisnis. Workshop hadirkan tiga pembicara, yakni Regina Inderadi (Sustainability Expert & GHG Verifier Head of External ISSP Indonesia), Disya Berliani Salsabila, S.T, CSRS, CSP (Sustainability Consultant PT Properindo Enviro Tech), dan Muthi'ah Aini Rahmi (Product Assistant LindungiHutan).