Wujudkan
Sorotan terbaru dari Tag # Wujudkan
OTDA ke XXX: Pj Sekda Rohul Seru Seluruh OPD Wujudkan Asta Cita
Pasir Pengaraian, katakabar.com - Semangat kemandirian dan tanggung jawab terasa kental selimuti Halaman Kantor Bupati Rokan Hulu, Senin (27/4). Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu secara khidmat gelar upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (OTDA) ke XXX tahun 2026, usung tema besar "Dengan Otonomi Daerah, Kita Wujudkan Asta Cita". Bertindak selaku Inspektur Upacara, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah, Drs. H. Yusmar, M.Si, pimpin langsung jalannya upacara yang dihadiri oleh Ketua DPRD, unsur Forkopimda, jajaran Kepala OPD, seluruh Camat, serta pimpinan organisasi wanita di lingkungan Pemkab Rohul. Dalam amanatnya, Yusmar menekankan peringatan ke 30 ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum reflektif untuk memperkuat langkah daerah dalam mengelola potensi lokal demi kesejahteraan masyarakat, selaras dengan delapan prioritas nasional atau Asta Cita. "Otonomi daerah memberikan ruang bagi kita untuk berinovasi dan mempercepat pembangunan. Melalui semangat Asta Cita, kita berkomitmen meningkatkan pelayanan publik dan daya saing Rokan Hulu," ujarnya penuh semangat. Yusmar menjelaskan, tema yang diangkat melambangkan kematangan daerah dalam bertanggung jawab mengelola sumber daya secara bersama-sama. "Pemerintah daerah dituntut untuk menyelaraskan langkah dengan program prioritas nasional yang mencakup delapan klaster penting, mulai dari kedaulatan pangan, energi, pendidikan, kesehatan, infrastruktur, hingga ekonomi kerakyatan," terangnya. Beberapa program strategis pun menjadi sorotan utama, seperti pengelolaan sampah menjadi energi listrik, rehabilitasi pasca bencana, pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, hingga reformasi birokrasi yang berbasis digital dan hasil nyata. "Kita ditantang untuk mewujudkan birokrasi yang cepat, lincah, dan responsif. Meskipun masih terdapat tantangan seperti kapasitas fiskal dan pengelolaan lingkungan, kita harus terus bergerak maju," tegasnya. Di akhir amanatnya, Pj Sekda mengingatkan kunci keberhasilan pembangunan terletak pada sinergi yang kuat antara pusat dan daerah. Daerah tidak hanya menjadi pelaksana, tetapi juga mitra aktif yang mampu merespons potensi lokal dengan bijak. "Sinergi adalah kunci utama. Mari kita wujudkan pembangunan yang adil, merata, dan membawa berkah bagi seluruh masyarakat," imbuhnya. Acara berlangsung tertib dan penuh khidmat, menjadi pengingat bagi seluruh aparatur untuk terus bekerja maksimal mengabdi pada negeri.
Wujudkan Wishlist Mobil Impian Pasca Lebaran, BRI Finance Tawarkan KKB 3,35 Persen
Jakarta, katakabar.com - Momentum pasca Lebaran kerap menjadi titik awal bagi masyarakat untuk kembali menjalani rutinitas dengan semangat baru, termasuk dalam meningkatkan mobilitas sehari-hari. Kebutuhan akan kendaraan pribadi pun semakin relevan, baik untuk mendukung aktivitas kerja, mengantar keluarga, hingga merencanakan perjalanan baru bersama orang terdekat. Menjawab kebutuhan tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) hadirkan program pembiayaan mobil baru dengan bunga mulai dari 3,35 persen per tahun serta tenor hingga 5 tahun. Program ini memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk segera merealisasikan rencana memiliki kendaraan impian setelah periode libur panjang. Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, menjelaskan pasca Lebaran, kami melihat adanya pergeseran kebutuhan masyarakat yang ingin kembali beraktivitas dengan lebih nyaman dan efisien. Melalui program ini, BRI Finance hadir untuk mendukung peningkatan mobilitas tersebut dengan solusi pembiayaan yang ringan dan mudah diakses. Ia menambahkan memiliki kendaraan pribadi tidak hanya memberikan kenyamanan, tetapi juga fleksibilitas dalam menjalankan berbagai aktivitas, terutama di tengah mobilitas perkotaan yang semakin dinamis. “Kami memahami kendaraan kini bukan sekadar kebutuhan, tetapi juga bagian dari gaya hidup dan produktivitas. Karena itu, kami menghadirkan skema pembiayaan yang kompetitif agar masyarakat dapat mewujudkan wishlist mobil impiannya tanpa harus menunda rencana,” ujar Dhani. Sejalan dengan transformasi digital yang terus dilakukan, BRI Finance juga menyediakan kemudahan pengajuan secara online melalui platform digital, sehingga proses menjadi lebih cepat, praktis, dan seamless bagi nasabah. Melalui program ini, BRI Finance optimistis dapat mendorong pertumbuhan pembiayaan kendaraan baru sekaligus mendukung pemulihan dan pergerakan ekonomi masyarakat pasca Lebaran. Nasabah dapat langsung mengajukan pembiayaan melalui website resmi BRI Finance di briflash.brifinance.co.id atau menghubungi layanan resmi WhatsApp BRI Finance. Sebagai perusahaan pembiayaan yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan, BRI Finance senantiasa mengedepankan prinsip kehati-hatian serta pelayanan terbaik bagi seluruh nasabah.
Dari Aceh hingga Makassar, Baja Modular KS Hadir Wujudkan Pemerataan Fasilitas Publik
Jakarta, katakabar.com - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group (KRAS) perkuat komitmen pembangunan nasional melalui inovasi infrastruktur baja modular yang cepat bangun dan adaptif. Langkah ini dirancang sebagai solusi konkret untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat Indonesia secara luas. Direktur Utama Krakatau Steel, Dr. Akbar Djohan, menyampaikan transformasi produk baja modular merupakan manifestasi nyata keberpihakan perusahaan terhadap kepentingan publik. Menurutnya, baja modular bukan sekadar inovasi konstruksi, melainkan sebuah gerakan sosial (social movement) untuk menyediakan fasilitas fisik yang aman, layak, dan responsif terhadap kebutuhan zaman. “Fokus kami melampaui aspek komersial. Kami berkomitmen memastikan teknologi baja nasional hadir sebagai solusi kemanusiaan sekaligus pilar pembangunan berkelanjutan,” ujar Dr. Akbar Djohan, sekaligus menjabat sebagai Chairman Indonesian Iron dan Steel Industry Association (IISIA) dan Chairman Asosiasi Logistik & Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA). Baja Modular: Inovasi Humanis Krakatau Steel untuk Negeri Bagi Krakatau Steel Group, baja bukan sekadar komoditas, melainkan solusi kemanusiaan yang nyata. Melalui teknologi modular yang cepat bangun, Perseroan mengawali tahun 2026 dengan aksi nyata di tiga titik strategis Indonesia. Langkah dimulai pada 2 Februari 2026 lalu di Sumatra Utara, melalui pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mengakselerasi program Makan Bergizi Gratis. Komitmen ini berlanjut ke Bener Meriah, Aceh pada 12 Februari, di mana Klinik Darurat Waskita hadir sebagai respons cepat bagi warga terdampak banjir bandang. Perjalanan ini kemudian mencapai Makassar pada 18 Februari dengan tuntasnya SPPG Modular di Universitas Hasanuddin. Rangkaian proyek ini membuktikan di tangan Krakatau Steel, kekuatan baja telah bertransformasi menjadi infrastruktur pelayanan publik yang adaptif, aman, dan sepenuhnya berpihak pada kesejahteraan rakyat. Inovasi Hijau untuk Masa Depan Berkelanjutan Baja modular Krakatau Steel bukan sekadar soal kecepatan, melainkan manifestasi konstruksi masa depan yang ramah lingkungan. Melalui optimalisasi material yang minim limbah, tahan lama, dan fleksibel untuk dipindahkan, inovasi ini menjadi jawaban atas tantangan pembangunan hijau di Indonesia. Langkah strategis ini selaras dengan agenda nasional pembangunan berkelanjutan yang tertuang dalam visi Asta Cita Presiden RI, H Prabowo Subianto. Dengan memadukan efisiensi industri dan pelestarian lingkungan, Krakatau Steel memastikan setiap infrastruktur yang dibangun hari ini adalah warisan yang aman dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.
Lewat Bisnis Berkelanjutan, Sucofindo Komit Wujudkan Dekarbonisasi Menuju Net Zero Emission
Jakarta, katakabar.com - PT Sucofindo (Persero) terus perkuat perannya dukung agenda dekarbonisasi nasional dan percepatan transisi menuju Net Zero Emission (NZE) melalui praktik bisnis berkelanjutan yang terintegrasi dengan kompetensi di bidang Testing, Inspection, Certification (TIC). Komitmen tersebut mendapatkan pengakuan dalam ajang Indonesia Top Achievements of The Year 2026 yang diselenggarakan oleh Metro TV. Di ajang tersebut, PT Sucofindo meraih penghargaan Environmental and Industrial Compliance Excellence Award 2026 atas kontribusinya dalam mendorong kepatuhan lingkungan dan tata kelola industri berkelanjutan. Direktur Operasi PT Sucofindo, Dani Pramantyo, menegaskan keberlanjutan telah menjadi bagian dari strategi bisnis Perusahaan. “Keberlanjutan bukan sekedar komitmen, melainkan telah terimplementasikan dalam program dan layanan yang memberikan dampak nyata bagi lingkungan, sosial, dan ekonomi secara berimbang,” ujar Dani. Implementasi tersebut salah satunya diwujudkan melalui kolaborasi dengan DLHKP Kebumen dalam pembangunan fasilitas dan optimalisasi biogas di Kabupaten Kebumen. Program ini memanfaatkan gas metana dari timbulan sampah di TPA untuk diolah menjadi biogas yang dapat dimanfaatkan masyarakat sekitar sebagai alternatif bahan bakar rumah tangga, sekaligus mendukung pengurangan emisi gas rumah kaca. Menurut Dani, inisiatif tersebut juga selaras dengan peran Sucofindo sebagai Lembaga Validasi dan Verifikasi (LVV) pada skema Gas Rumah Kaca (GRK) dan Nilai Ekonomi Karbon (NEK), sehingga kontribusi perusahaan tidak hanya pada aspek teknis, tetapi juga pada penguatan ekosistem ekonomi karbon nasional. Selain itu, PT Sucofindo Bersama dengan Bendesa Adat Manukaya Let Gianyar dan Yayasan Akshara Linia mengembangkan program pengelolaan sampah berbasis komunitas melalui pembangunan TPS 3R serta Green House dan Ecofarm. Progam ini dirancang untuk menciptakan dampak berkelanjutan, baik dari sisi lingkungan, sosial, maupun pemberdayaan ekonomi masyarakat. “Pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dapat dicapai melalui tanggung jawab sosial dan lingkungan yang terintegrasi sehingga dapat menciptakan nilai ekonomi dan sosial secara bersama-sama,” jelasnya. Penghargaan Indonesia Top Achievement of the Year pada kategori Environmental and Industrial Compliance Excellence Award 2026 yang diraih oleh PT Sucofindo, Dani Pramantyo menyebutkan menjadi motivasi bagi Sucifindo untuk terus meningkatkan kinerja dan kontribusi bagi Indonesia dan juga global. “Ke depan, kami akan terus memperkuat layanan hijau dan solusi berbasis ESG, program aksi hijau, maupun layanan green generation lainnya guna mendukung target Net Zero Emission Indonesia,” tandasnya. Sebagai perusahaan Testing, Inspection, Certification (TIC) PT Sucofindo siap mendukung optimalisasi program CSR bagi pelaku usaha melalui layanan seperti social mapping, konsultansi ISO 26000, penyusunan Sustainability Report, pengukuran Community Satisfaction Index (CSI), serta evaluasi dampak program CSR dengan metode Social Return On Investment (SROI). Pendekatan ini memastikan program CSR lebih terukur, strategis, dan selaras dengan agenda Pembangunan berkelanjutan nasional.
OK OCE Wujudkan Wirausaha Lestari di Bali Ocean Days 2026
Bali, katakakabar.com - Pada ajang internasional Bali Ocean Days pada Februari 2026, OK OCE Indonesia melalui inisiatif Coral Champions secara resmi mendorong gerakan wirausaha lestari yang berfokus pada integrasi ekonomi hijau dan biru. Langkah ini diambil untuk membawa UMKM dan komunitas lokal ke panggung global dengan cara mengintegrasikan pelestarian terumbu karang ke dalam model bisnis praktis. Strategi tersebut bertujuan untuk menciptakan lapangan kerja baru yang berkelanjutan sekaligus menjaga ekosistem pesisir, sehingga kesejahteraan ekonomi masyarakat dapat meningkat tanpa merusak lingkungan laut. Program ini diperkenalkan dalam ajang internasional Bali Ocean Days (BOD) 2026, Sabtu (31/2), yang dihadiri langsung Bendahara Umum OK OCE Indonesia yang juga Pengajar Sistem Informasi Universitas Trisakti, Rully Mardjono, di InterContinental Bali Resort, Jimbaran. The Coral Champions Indonesia merupakan kolaborasi multisektoral yang mempertemukan keahlian akademis dari Stanford University's Palumbi Lab, inisiatif global dari The Coral Champions, serta kekuatan komunitas lokal melalui Sekah Ganesha dan OK OCE Indonesia. Pada forum tersebut, Rully menekankan peran OK OCE sebagai support system utama bagi komunitas lokal. Fokus utamanya adalah membangun ekosistem di mana pelestarian lingkungan dapat berjalan beriringan dengan kemandirian ekonomi. Senada dengan hal tersebut, Daniel Griffin, Co-Founder The Coral Champions, dalam paparannya di Bali Ocean Days menyatakan kemajuan teknologi genetika adalah kunci untuk mengubah cara pandang terhadap konservasi. “Genetika dapat mengubah restorasi menjadi sebuah profesi. Dengan menerjemahkan genetika terumbu karang tingkat lanjut ke dalam praktik lapangan, komunitas kini dapat secara aktif membangun terumbu karang yang tangguh terhadap iklim (climate-resilient reefs)," ulasnya. Analogi yang digunakan adalah layaknya seorang petani; dengan kemampuan mengidentifikasi dan menggunakan bibit karang yang tahan panas, komunitas dapat melakukan penanaman karang dengan tingkat keberhasilan yang tinggi, serupa dengan petani yang menanam varietas padi yang tepat untuk lahan dan iklim mereka. Daniel juga menjelaskan bahwa Coral Champions Program bersinergi bersama OK OCE Indonesia. Melalui inisiatif ini, OK OCE Indonesia berkomitmen untuk menciptakan pelatihan lokal dan lapangan kerja baru yang berfokus pada Pengembangan Model Bisnis, menciptakan peluang ekonomi yang terukur dari kegiatan restorasi laut. Kedua, Pelatihan Berbasis Kompetensi, yang membekali komunitas dengan keahlian teknis restorasi berbasis sains, serta Kemandirian Ekonomi, untuk memastikan komunitas memiliki pendapatan yang stabil melalui pengelolaan ekosistem laut yang sehat. Hadirnya OK OCE Indonesia dalam Bali Ocean Day melalui Coral Champions Program menjadi sinyal kuat OK OCE Indonesia siap membawa UMKM dan komunitas lokal Indonesia menuju panggung ekonomi global melalui inovasi kewirausahaan hijau dan biru yang berkelanjutan.
Dukung SDM Unggul, Berkualitas dan Islami, Pemkab Kepulauan Meranti dan UIN Suska Riau Teken MoU
Pekanbaru, katakabar.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti kembali memperkuat sektor pendidikan melalui kerja sama dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, dan Rektor UIN Suska Riau, Prof. Dr. Hj. Leny Novianti, MS, SE, M.Si, AK, di Ruang Pertemuan Rektorat UIN Suska Riau, Jumat (23/1). Kerja sama ini meliputi bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Sinergi tersebut diharapkan dapat mendukung visi dan misi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menuju daerah yang unggul, agamis, dan sejahtera. Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, menyampaikan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi. “Kerja sama ini diharapkan dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan kontribusi nyata dalam mencetak SDM Meranti yang unggul dan berkualitas, sehingga mampu mengisi kebutuhan tenaga ahli di daerah,” ujarnya. Ia menegaskan komitmen Pemkab Kepulauan Meranti mendukung dunia pendidikan di tengah keterbatasan anggaran daerah. Di mana setiap tahunnya, Pemkab Kepulauan Meranti tetap mengalokasikan anggaran beasiswa bagi putra-putri daerah yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. “Pada 2025 lalu, Pemkab Kepulauan Meranti telah menyalurkan beasiswa kepada 600 mahasiswa dengan total anggaran sebesar Rp1,5 miliar,” jelasnya. Di kegiatan tersebut, H Asmar juga mengusulkan permintaan tenaga ahli gizi kepada UIN Suska Riau guna mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan program nasional Presiden Prabowo Subianto. “Kami membutuhkan sedikitnya 15 tenaga ahli gizi untuk mendukung suksesnya program MBG hingga ke pelosok desa, dengan status PPPK Kementerian,” tuturnya. Selain itu, Pemkab Kepulauan Meranti juga menyatakan kesiapan untuk memfasilitasi pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa UIN Suska Riau dengan berkoordinasi bersama pemerintah kecamatan, kelurahan, dan desa yang menjadi lokasi KKN. Sementara, Rektor UIN Suska Riau, Prof. Dr. Hj. Leny Novianti, menimpali UIN Suska Riau mengintegrasikan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan nilai-nilai Islam dalam setiap proses pembelajaran. Ia juga menyebutkan bahwa sejak tahun 2024, UIN Suska Riau telah meraih akreditasi unggul dari BAN-PT. Saat ini, UIN Suska Riau memiliki delapan fakultas dan satu program pascasarjana dengan total 40 program studi, serta jumlah mahasiswa aktif mencapai sekitar 25 ribu orang. Kampus yang mengusung tagline Unggul, Islami, dan Madani ini juga telah menjalin kerja sama dengan berbagai universitas luar negeri, baik di kawasan Asia Tenggara maupun Timur Tengah. “Dengan kapasitas yang kami miliki, UIN Suska Riau siap mendukung visi dan misi Kabupaten Kepulauan Meranti dalam mewujudkan SDM yang unggul, agamis, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ucapnya. Kerja sama ini diharapkan dapat semakin memperkuat sinergi antara Pemkab Kepulauan Meranti dan UIN Suska Riau dalam meningkatkan kapasitas SDM, mendorong inovasi kebijakan, serta mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan. Turut mendampingi Bupati Kepulauan Meranti dalam kegiatan tersebut antara lain Staf Ahli Bupati, Randolf, Kepala Dinas Pendidikan, Tunjiarto, Kepala Bagian Tata Pemerintahan, Edi Susanto, Kabag Kesra Syafrizal, Plt Kabag Prokopim, Roni, serta Staf Kominfo Meranti. Sedang, Rektor UIN Suska Riau didampingi para Wakil Rektor, Dekan, dan Civitas Akademika UIN Suska Riau.
Total 205.532 Penumpang KA di Sumatera Utara Beralih ke Teknologi Face Recognition
Medan, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre I Sumatera Utara terus perkuat ekosistem digital guna meningkatkan standar layanan transportasi public. Hal itu terlihat dari penggunaan teknologi pemindaian wajah atau Face Recognition Boarding Gate di Stasiun Medan, dimana sejak pertama kali diperkenalkan pada September 2024 hingga 13 Januari 2026 telah digunakan oleh 205.532 pelanggan. Plt. Manager Humas Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, menjelaskan bahwa teknologi ini merupakan langkah konkret perusahaan dukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Pengalihan sistem dari manual ke digital secara otomatis mengurangi penggunaan kertas dan mempercepat alur keberangkatan penumpang di area stasiun. "Inovasi ini memberikan dampak positif karena proses boarding menjadi jauh lebih cepat dan mempermudah mobilisasi penumpang. Pengguna cukup memindai wajah ke layar tanpa perlu menunjukkan dokumen fisik kepada petugas," ujar Anwar. Efektivitas layanan ini tercermin dari data penggunaan face recognition yang menunjukkan tren pertumbuhan positif sejak pertama kali dioperasikan. Tercatat sejak September 2024 sampai dengan 13 Januari 2026, sebanyak 66.851 pelanggan kereta api di Sumatera Utara telah terdaftar fitur face recognition. Dengan rata-rata mencapai 13.000 pengguna setiap bulan, total kertas yang berhasil dihemat sebanyak 514 rol kertas tiket. Anwar menambahkan, untuk dapat menggunakan fitur ini masyarakat dapat melakukan registrasi melalui aplikasi Access by KAI. Selain lewat aplikasi, pendaftaran data biometrik juga bisa dilakukan secara langsung dengan bantuan petugas di stasiun. "Fitur ini menggantikan boarding manual sehingga pelanggan tidak perlu lagi mencetak tiket fisik dan menunjukkan identitas saat akan masuk ke peron. Efisiensi dan kemudahan yang diberikan memungkinkan penumpang terhindar dari antrean panjang, terutama pada jam-jam padat keberangkatan," lanjutnya. Mengenai keamanan data pelanggan, KAI menjamin keamanan data pribadi pengguna melalui sistem yang telah tersertifikasi standar internasional ISO 27001. Data berupa nama, NIK, dan foto pelanggan hanya digunakan pada saat penumpang menggunakan face recognition, setelah selesai data akan kembali disimpan dalam pangkalan data. Jika dalam kurun waktu satu tahun pelanggan tidak pernah menggunakan face recognition, maka data akan dihapus dari sistem secara otomatis. "Pelanggan memiliki kendali penuh atas data tersebut, mereka dapat mengajukan penghapusan melalui aplikasi atau layanan Customer Service. Hal ini sejalan dengan prinsip transparansi dan perlindungan privasi dalam setiap inovasi digital yang kami kembangkan," pungkas Anwar. Inovasi Face Recognition Boarding Gate ini menjadi bukti nyata transformasi digital KAI dalam mereduksi jejak karbon melalui sistem layanan nirkertas yang efisien. Langkah strategis ini memperkokoh posisi KAI sebagai transportasi publik masa depan yang mengintegrasikan kecanggihan teknologi dengan pelestarian lingkungan secara berkelanjutan.
Wujudkan Kemandirian Energi Nasional Lewat Sinergi Strategis Hilirisasi Batu Bara
Jakarta, katakabar.com - Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID bersama PT Pertamina (Persero) memperkuat kolaborasi strategis dukung visi Asta Cita Presiden Republik Indonesia, H Prabowo Subianto untuk memperkuat ketahanan dan kemandirian sektor energi nasional. Kerja sama ini difokuskan pada percepatan hilirisasi batu bara menjadi menjadi produk energi alternatif seperti Synthetic Natural Gas (SNG), Dimethyl Ether (DME) dan Methanol melalui penguatan rantai mineral, batu bara, dan energi nasional. Langkah transformatif ini ditandai dengan penandatanganan kerja sama strategis antara MIND ID dan Pertamina dan disaksikan oleh Chief Technology Officer Danantara Indonesia, Sigit P. Santosa, dan Managing Director Industrialization, Ardy Muawin, Jumat (9/1). Inisiatif ini menjadi wujud nyata peran aktif MIND ID dalam menjalankan mandat yang diberikan pemerintah dalam mendukung agenda hilirisasi dan industrialisasi melalui pemanfaatan teknologi hilirisasi batu bara. Chief Technology Officer Danantara Indonesia, Sigit P. Santosa, menyampaikan kerja sama antara MIND ID dan Pertamina mencerminkan pendekatan terintegrasi dalam pembangunan sistem energi nasional. Sebagai negara besar Indonesia sangat membutuhkan diversifikasi energi yang mampu menopang pembangunan. “Kolaborasi dan sinergi antar-BUMN strategis dapat memperkuat fondasi energi nasional. Hilirisasi berbasis teknologi menjadi instrumen penting untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya domestik sekaligus membangun sistem energi yang lebih tangguh, efisien, dan berorientasi jangka panjang,” ujar Sigit. Direktur Utama MIND ID, Maroef Sjamsoeddin, menegaskan kerja sama ini bagian dari upaya memperkuat struktur industri nasional melalui pengembangan rantai nilai mineral, batu bara, dan energi di dalam negeri. Melalui kerja sama dengan Pertamina, ucapnya, MIND ID berkomitmen mendorong hilirisasi yang memberikan nilai tambah ekonomi, mengurangi ketergantungan impor, meningkatkan daya saing, membuka lapangan kerja baru, serta memperkuat ketahanan energi nasional dalam jangka panjang. "MIND ID melalui Bukit Asam yang nantinya berperan sebagai pemasok, bersama-sama dengan Pertamina, akan betul-betul mengawasi setiap tahap kerja sama ini hingga nantinya dapat direalisasikan dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh Bangsa dan Negara," jelasnya. Dalam kolaborasi ini Pertamina memainkan peran sebagai offtaker dan agregator infrastruktur distribusi. Dengan keunggulan jaringan distribusi yang dimiliki, Pertamina memastikan hasil hilirisasi batu bara, seperti Dimethyl Ether (DME), Synthetic Natural Gas (SNG), dan metanol dapat terserap dan tersalurkan secara efektif kepada masyarakat dan industri sebagai substitusi energi impor. Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, menyatakan kolaborasi ini adalah tonggak sejarah bagi kedaulatan energi Indonesia. “Sebagai tulang punggung energi nasional, kami berkomitmen mengoptimalkan infrastruktur distribusi Pertamina untuk mendukung hilirisasi ini melalui kerjasama dengan MIND ID. Ini adalah langkah nyata kami mengurangi ketergantungan pada impor LPG dan memastikan energi yang lebih terjangkau tersedia bagi rakyat, sejalan dengan target swasembada energi pemerintah," ulas Simon Kementerian ESDM memproyeksikan konsumsi LPG nasional akan mencapai 10 juta metrik ton (MT) pada 2026, sementara produksi domestik baru mencapai 1,3–1,4 juta MT. Sinergi MIND ID-Pertamina melalui pemanfaatan Coal to DME dan Coal to SNG menjadi solusi strategis untuk menutup defisit tersebut menggunakan kekayaan alam domestik, sebagai upaya untuk memperkuat ketahanan dan kemandirian sektor energi nasional.
PTPN IV PalmCo Wujudkan Kepedulian di Hari Kesehatan Nasional
Jambi, katakabar.com - Di sebuah panti asuhan kecil di Jambi, tawa anak-anak difabel kini terdengar lebih nyaring. Sejak menerima kursi roda dan alat bantu dengar beberapa bulan lalu, mereka lebih leluasa bergerak, bermain, dan belajar. “Anak-anak jadi lebih percaya diri,” kata Hendra Permana, pengasuh di Panti Alyatama. “Ini bukan sekadar bantuan, tapi membuat mereka benar-benar bisa menikmati masa kecilnya.” Bantuan yang dimaksud datang dari PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) PalmCo, anak perusahaan holding perkebunan PTPN III (Persero), dalam beberapa tahun terakhir menaruh perhatian besar pada kesehatan masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya. Melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL), perusahaan itu menyalurkan berbagai bentuk dukungan dari gizi anak hingga penyediaan air bersih. Langkah ini seolah menjadi napas baru di tengah peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN), yang setiap 12 November selalu menjadi pengingat bahwa kesehatan bukan hanya urusan pemerintah, tetapi juga kepedulian bersama. Kesehatan Fondasi Negeri Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, mengatakan program TJSL yang dijalankan perusahaan berakar dari keyakinan pertumbuhan bisnis tak akan berarti tanpa kesejahteraan masyarakat di sekitarnya. “Kesehatan adalah salah satu fondasi utama kesejahteraan bangsa,” ujar Jatmiko di Jakarta, Rabu (12/11) lalu. “Kami ingin memastikan tak ada anak bangsa, utamanya yang berada di sekitar kita, yang tertinggal untuk hidup sehat dan berkualitas," jelasnya. Sepanjang 2025, PTPN IV PalmCo mengalokasikan bantuan melalui tiga pilar utama. Pertama pengentasan stunting lewat pemberian makanan tambahan dan gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) di tujuh regional perusahaan. Total bantuan stunting terhubung kepada total 1.344 anak di 6 provinsi mulai dari di Aceh hingga Kalimantan. Kedua penyediaan sarana air bersih dan sanitasi. Diantaranya melalui pembangunan sumur bor dan kamar mandi di berbagai daerah Nusantara. Program ini, secara langsung memberikan manfaat air bersih yang layak dan berkelanjutan. Dampaknya dirasakan langsung di pelosok daerah. 800an Kepala Keluarga dapat terbebas dari kesulitan air bersih saat kemarau tiba. Masih Banyak Pekerjaan Rumah Program-program seperti ini melengkapi upaya nasional menurunkan angka stunting yang hingga 2024 masih berada di kisaran 19,8 persen, menurut data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Kementerian Kesehatan. Angka tersebut memang menurun dibandingkan 21,5 persen pada 2023, namun masih jauh dari target pemerintah yakni 14 persen pada 2029. Selain stunting, persoalan lain yang masih dihadapi masyarakat adalah keterbatasan akses terhadap air bersih dan sanitasi layak. Data Bappenas menunjukkan, sekitar 9,3 juta rumah tangga di Indonesia masih belum memiliki sumber air bersih yang aman. Di Desa Pondok Meja, Kabupaten Muaro Jambi, langkah kecil PTPN IV PalmCo membantu menyediakan sumur bor menjadi penanda perubahan besar bagi warganya. “Kami tidak lagi risau soal air bersih,” ujar Kepala Desa Martoyo. “Dulu, kalau kemarau panjang, kami harus beli air dengan jeriken.” Sinergi untuk Indonesia Sehat Upaya perusahaan di bidang kesehatan ini bukan yang pertama. Berdasarkan laporan keberlanjutan perusahaan, sejak 2024 PTPN IV PalmCo telah menyalurkan lebih Rp 2 Milyar untuk berbagai bantuan pada sektor kesehatan, termasuk pelatihan kader posyandu, program stunting, lapangan olahraga, donor darah serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga di sekitar perkebunan. Jatmiko menegaskan, program TJSL bukan sekadar kewajiban korporasi, melainkan bagian dari strategi pembangunan berkelanjutan. “Kami ingin menjadi mitra pembangunan pemerintah daerah. Setiap bantuan harus tepat sasaran dan punya dampak nyata,” ucapnya. Langkah itu sejalan dengan kebijakan Holding Perkebunan Nusantara (PalmCo) di bawah naungan PTPN Group yang terus memperkuat program sustainability di bidang lingkungan dan sosial, termasuk kesehatan masyarakat. Lebih dari Sekadar Seremoni Perayaan Hari Kesehatan Nasional tahun ini usung tema “Bangun Generasi Sehat, Indonesia Hebat.” Di banyak tempat, tema itu hadir dalam bentuk kegiatan simbolik enam bersama, pembagian vitamin, atau pemeriksaan gratis. Tetapi, di desa-desa seperti Pondok Meja, wujudnya jauh lebih nyata, air bersih yang mengalir dari sumur baru, anak-anak yang tumbuh sehat, dan tawa yang kembali terdengar di panti asuhan.
Holding PTPP Wujudkan Ekonomi Kerakyatan Hidupkan Puluhan UMKM di 'Jalur Nyali'
Bandung, katakabar.com - Upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar kawasan wisata terus dilakukan Holding Perkebunan Nusantara, lewat unit usahanya, PTPN I Regional 2. Salah satu bukti nyata program pemberdayaan tersebut bisa dilihat di Rengganis Suspension Bridge, kawasan wisata alam unggulan di Kebun Teh Rancabali, Kabupaten Bandung, yang kini menjadi sumber penghidupan baru bagi puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Wahana wisata yang populer dengan sebutan “Jalur Nyali” ini merupakan jembatan gantung sepanjang 370 meter dengan ketinggian 75 meter di atas lembah menuju Kawah Rengganis. Kawasan wisata ini menjadi magnet baru wisata agro milik PTPN I Regional 2 di bawah pengelolaan Holding Perkebunan Nusantara dan terus menarik ribuan wisatawan setiap bulannya. Selain menjadi destinasi unggulan, pengelolaan Rengganis Suspension Bridge juga menghadirkan dampak sosial yang signifikan melalui kemitraan dengan masyarakat lokal. Sebanyak puluhan kios dan warung yang dikelola UMKM berdiri di area parkir utama kawasan wisata. Para pelaku usaha ini direkrut dan dikoordinasikan oleh PTPN I Regional 2 bersama mitra pengelola PT Prakarsa Mulia. “Mereka adalah pelaku usaha UMKM yang kami rekrut untuk bisa berusaha di sini. Kami koordinasikan agar mampu melayani wisatawan dengan baik. Ini adalah komitmen kami untuk maju bersama masyarakat sekitar agar keberadaan perusahaan memberi efek ekonomi dan membuka lapangan kerja,” ujar Desmanto, Region Head PTPN I Regional 2, di pekan ketiga Oktober 2025 lalu. Salah satu pelaku UMKM yang kini merasakan manfaat program ini adalah Warung Kopi “Mang Eko”. Di warung sederhana tersebut, pengunjung dapat menikmati kopi, teh, dan kuliner ringan khas pegunungan sambil bersantai menikmati panorama Rancabali. “Kemitraan ini telah menunjukkan dampak positif dalam pemberdayaan UMKM dan masyarakat lokal. Keberhasilan program ini menjadi perwujudan nyata dukungan BUMN terhadap agenda pembangunan nasional,” kata Aris Handoyo, Sekretaris Perusahaan PTPN I. Aris menegaskan, langkah ini bagian dari mandat Holding Perkebunan Nusantara (PTPN III Persero) untuk memastikan seluruh aset perkebunan dapat memberikan nilai tambah tidak hanya secara ekonomi, tetapi sosial. “Kemitraan Rengganis Suspension Bridge adalah contoh nyata bagaimana aset BUMN dapat menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan, memastikan masyarakat lokal menjadi subjek utama pembangunan pariwisata,” ujarnya. Membangun dari Desa Direktur Utama PTPN I, Teddy Yunirman Danas, menilai kemitraan dengan masyarakat di sekitar Rancabali sejalan dengan visi kepemimpinan nasional yang menekankan pembangunan dari desa dan penguatan ekonomi rakyat. “Program pengembangan pariwisata berbasis masyarakat ini secara langsung merefleksikan dua cita-cita utama Presiden RI, H Prabowo Subianto. Pertama, kita berhasil meningkatkan lapangan kerja yang berkualitas dan mendorong kewirausahaan melalui pemberdayaan UMKM lokal serta penyerapan 90 persen tenaga kerja pemuda setempat,” ulas Teddy. Ia menambahkan, kemitraan ini menjadi langkah konkret untuk menciptakan pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan. “Dengan menyediakan infrastruktur warung, tempat tinggal, dan kebijakan bebas iuran, kami memastikan masyarakat asli yang direlokasi menjadi penerima manfaat utama dari kemajuan kawasan wisata ini,” tegasnya. Keberhasilan program ini turut diakui oleh masyarakat. Salah satunya Eko Marta Wijaya 39 tahun, Ketua UMKM kawasan parkir Rengganis Suspension Bridge. Ia menuturkan program relokasi yang dijalankan sejak pembangunan kawasan wisata berlangsung membawa perubahan besar bagi kehidupan warga. “Tahun 2019 lalu, saat kawasan wisata mulai dibangun, kami yang tinggal di sekitar kawah direlokasi dan disediakan bangunan warung yang bisa digunakan sebagai tempat usaha sekaligus tempat tinggal. Sebanyak 25 warung disiapkan tanpa biaya, lengkap dengan fasilitas kebersihan dan pengangkutan sampah. Alhamdulillah, dari usaha ini rata-rata teman-teman bisa mengantongi penghasilan hingga Rp1 juta per minggu,” cerita Eko.