Zaman

Sorotan terbaru dari Tag # Zaman

Jimmy Gunawan: Zaman Keemasan FDI ASEAN dan Restrukturisasi Rantai Pasok Global China Plus N Default
Default
Selasa, 30 Desember 2025 | 11:00 WIB

Jimmy Gunawan: Zaman Keemasan FDI ASEAN dan Restrukturisasi Rantai Pasok Global China Plus N

Jakarta, katakabar.com - Mantan CIO Temasek ini menunjukkan meskipun tarif "Hari Pembebasan" (Liberation Day tariffs) membawa guncangan sementara, ketahanan pasar Asia yang "kebal terhadap virus proteksionisme" sedang mendefinisikan ulang logika alokasi modal tahun 2026. Saat Wall Street masih mencerna berita utama geopolitik yang penuh gejolak tahun ini, logika dasar arus modal global telah mengalami perubahan yang tidak dapat dibalikkan. Pakar strategi keuangan senior dan mantan Chief Investment Officer Temasek Holdings, Jimmy Gunawan, dalam tinjauan pasar tahunan terbarunya menunjukkan tahun 2025 bukanlah akhir dari globalisasi seperti yang diprediksi oleh para pesimis, melainkan sebuah "Reglobalisasi berbasis Efisiensi" (Reglobalization based on Efficiency). Jimmy Gunawan berpendapat pelaku pasar terlalu fokus pada kebisingan jangka pendek dari kebijakan tarif AS, dan mengabaikan lompatan struktural yang sedang dialami Asia khususnya ASEAN. Ia mendefinisikan fenomena ini sebagai manifestasi utama dari "Stratifikasi Likuiditas" (Liquidity Stratification): modal tidak lagi mengejar pertumbuhan secara membabi buta, melainkan mengalir ke pasar-pasar yang memiliki "antibodi geopolitik". "Kebal Terhadap Virus Proteksionisme": Zaman Keemasan FDI ASEAN Analisis Jimmy Gunawan terutama berfokus pada data makro tahun 2025 yang mengesankan. Meskipun pada awal tahun pasar secara umum khawatir "Virus Proteksionisme" akan menyebar ke seluruh dunia, data aktual menunjukkan bahwa ASEAN tidak hanya selamat, tetapi justru menyambut "Zaman Keemasan Investasi". "Hasil tahun 2025 jauh lebih baik dari yang diperkirakan siapa pun," tunjuk Jimmy Gunawan S.E., M.Fin. "Investasi Asing Langsung (FDI) di Singapura, Vietnam, dan Malaysia semuanya mencapai rekor tertinggi tahun ini. Ini adalah bukti paling kuat bahwa modal memberikan suaranya melalui tindakan nyata." Ia secara khusus mengutip data arus modal dari Korea Selatan sebagai bukti pendukung: FDI Korea ke Asia Tenggara telah berlipat ganda, melonjak dari US$5 miliar pada tahun 2017 menjadi lebih dari US$10,9 miliar saat ini. Dalam pandangan Jimmy Gunawan, pergeseran struktural modal lintas batas ini menandai bahwa ASEAN telah meningkat dari sekadar basis manufaktur menjadi tempat berlindung yang aman bagi modal global. Pergeseran Paradigma dari "China Plus One" ke "China Plus N" Argumen inti kedua Jimmy Gunawan berpusat pada evolusi strategi rantai pasok. Ia menunjukkan bahwa Perusahaan Multinasional (MNC) telah meninggalkan strategi sederhana "China Plus One" dan beralih sepenuhnya merangkul model "China Plus N" yang lebih tangguh. Menanggapi "tarif Hari Pembebasan" AS yang menjadi sorotan di tahun 2025 serta gesekan perdagangan yang dipicunya, Jimmy Gunawan menekankan bahwa meskipun sebanyak 66 persen perusahaan AS memandang ketegangan AS-Tiongkok sebagai tantangan utama, ketidakpastian ini justru mempercepat restrukturisasi diversifikasi rantai pasok. Ia menganalisis: "Perusahaan tidak lagi berpindah hanya untuk memangkas biaya, tetapi untuk bertahan hidup dengan membangun 'redundansi multi-titik'. Inilah sebabnya kita melihat lonjakan permintaan properti logistik di Vietnam dan Indonesia hingga hampir 20% hanya dalam beberapa tahun." Jimmy Gunawan memperingatkan bahwa portofolio investasi yang gagal beradaptasi dengan kenormalan baru "de-risking" ini akan menghadapi risiko koreksi valuasi yang besar pada tahun 2026. Momen "DeepSeek" Teknologi & Dividen Digital Terakhir, Jimmy Gunawan menatap ke depan pada transformasi produktivitas yang didorong oleh teknologi. Ia percaya bahwa perusahaan teknologi Tiongkok dan Asia sedang mengalami "Momen DeepSeek" (DeepSeek moments), di mana efek limpahan teknologi ini akan semakin memberdayakan ekonomi digital Asia Tenggara. Seiring dengan langkah negara-negara seperti Malaysia yang meningkatkan investasi dalam semikonduktor dan transformasi digital pada anggaran 2026, Jimmy Gunawan memprediksi bahwa efek limpahan FDI akan beralih dari pembangunan infrastruktur ke manufaktur teknologi tinggi dan layanan digital. "Kita sedang menyaksikan perpaduan sempurna antara 'hard tech' dan 'soft landing'," ujarnya. Meskipun ekonomi utama global masih menghadapi tekanan Dominasi Fiskal (Fiscal Dominance), pasar negara berkembang di Asia, dengan disiplin fiskal yang kuat dan bonus demografi, sedang menjadi sumber "Alpha" yang tak tergantikan dalam alokasi aset global. Temukan Kepastian dalam Divergensi Menghadapi tahun 2026 yang akan datang, Jimmy Gunawan, menegaskan kembali filosofi investasinya yang konsisten: di tengah pasar yang penuh kebisingan, hanya data dan rasionalitas yang merupakan kompas abadi. "Proteksionisme mungkin bisa membangun tembok tinggi, tetapi modal akan selalu menemukan tanah paling subur di antara celah-celahnya," pungkasnya. Bagi investor institusional, tugas saat ini bukanlah memprediksi tarif pajak berikutnya, melainkan melalui strategi "Makro-prudensial" (Macro-prudential), mengambil langkah lebih awal untuk menempatkan diri pada titik-titik kunci yang sedang membentuk ulang peta perdagangan dunia.

KKB Kepulauan Meranti Karimun Resmi Dilantik, Bupati Karimun: Kita Bersaudara Sejak Zaman Kesultanan Nasional
Nasional
Minggu, 09 November 2025 | 16:36 WIB

KKB Kepulauan Meranti Karimun Resmi Dilantik, Bupati Karimun: Kita Bersaudara Sejak Zaman Kesultanan

Karimun, katakabar.com - Momentum bersejarah tercipta di Gedung Nasional Karimun, Minggu (9/11). Total 200 pengurus Kerukunan Keluarga Besar Meranti (KKB) Kabupaten Karimun resmi dilantik Bupati Karimun, H. Ing. Iskandarsyah, untuk masa bakti 2025–2030. Pelantikan berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, baik dari Provinsi Kepulauan Riau maupun Kabupaten Kepulauan Meranti. Hadir di antaranya Staf Khusus Gubernur Kepri, Dr. Nurdin Nasirun, Bupati Karimun Ing. H. Iskandarsyah, Wakil Bupati Rocky Marciano Bawole, S.Sos, Ketua dan anggota DPRD Karimun, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, serta perwakilan LAMKR. Dari Kabupaten Kepulauan Meranti, hadir Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, S.M., M.M., Asisten I, Kepala Dinas Disperindag, Kabid Protokoler, KSOP, perwakilan Polres Meranti, serta Wakil Ketua DPRD bersama anggota. Prosesi Penuh Kearifan Lokal Acara dimulai dengan arak-arakan dari kediaman Bupati Karimun menuju Gedung Nasional, diiringi tabuhan kompang dan penyematan tanjak di pintu gerbang lokasi acara. Setelah itu dilanjutkan dengan tarian persembahan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan ayat suci Al Quran, serta laporan panitia oleh Sahrizal. Sahrizal menyampaikan permohonan maaf jika terdapat kekurangan selama pelaksanaan kegiatan, serta mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung hingga acara terlaksana dengan baik. Setelah pembacaan susunan kepengurusan periode 2025–2030, Sunardi, S.Hi. selaku ketua terpilih menyampaikan komitmennya untuk menjadikan KKB Meranti Karimun sebagai wadah kebersamaan yang selaras dengan visi pembangunan daerah. “Mohon doa dan kerja sama semua pihak. Semoga kami dapat berkontribusi dan berjalan searah dengan program Bupati Karimun,” timpal Sunardi. Jejak Panjang Perjuangan Suasana haru menyelimuti ruangan saat Ramlan CPLA, selaku Pembina KKB Meranti Karimun, mengenang perjalanan panjang organisasi ini sejak awal berdiri. “Saya masih ingat awal tahun 2000, saat masyarakat Meranti di Karimun belum banyak diperhatikan. Dari situ kami mulai bergerak hingga akhirnya memiliki rumah singgah dengan fasilitas lengkap. Alhamdulillah, semua ini berkat perjuangan dan kebersamaan kita,” ungkap Ramlan dengan mata berkaca-kaca. Wakil Bupati Meranti: Orang Meranti Petarung Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, menyampaikan salam dari Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar yang berhalangan hadir karena menjalani pemeriksaan kesehatan setelah pulang dari ibadah umrah. Muzamil dengan gaya humor dan penuh makna mengibaratkan masyarakat Meranti sebagai pribadi tangguh dan pekerja keras. “Masyarakat kami di Karimun ini adalah petarung. Orang Kepulauan Meranti ibarat paku dan pakis meski kemarau panjang dan banjir melanda, tetap bisa hidup dan tumbuh lagi,” jelasnya disambut tawa hadirin. Ia berpesan agar masyarakat Meranti di perantauan terus dibina dan mendapat perhatian, sebagaimana keluarga besar yang saling melengkapi. Bupati Karimun: Karimun dan Meranti Sudah Bersaudara Bupati Karimun, Ing. H. Iskandarsyah menegaskan pentingnya sinergi antarwilayah dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. “Visi kita adalah Karimun Maju, Sejahtera, dan Berbudaya. Karimun dan Meranti hanya terpisah secara administratif, tetapi sejatinya kita sudah bersaudara sejak zaman kesultanan dulu. Meranti punya sagu dan kelapa, kami punya batu, pasir, dan tanah urug sejak lama kita saling membutuhkan dan saling menguatkan,” tutur Bupati. Ia berharap kehadiran KKB Meranti Karimun dapat menjadi jembatan kebersamaan dan mempererat hubungan sosial-ekonomi antara kedua daerah.

Bupati dan Wabup Rohul Meriahkan Pawai Takbir Keliling Idul Fitri Dengan Tradisi Lampu Colok Riau
Riau
Sabtu, 29 Maret 2025 | 20:41 WIB

Bupati dan Wabup Rohul Meriahkan Pawai Takbir Keliling Idul Fitri Dengan Tradisi Lampu Colok

Pasir Pengaraian, katakabar.com- Pemerintah Daerah atau Pemda dibbawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Rokan Hulu, Anton ST MM dan H Syafaruddin Poti SH MM bakalnmenghidupkan lagi tradisi lampu colok untuk semarakkan malam takbir keliling menyambut hari Rmraya Idul Fitri 1446 hijiriah tahun 2025 masehi, Senin (30/3) malam di ibu kota Kabupaten Rokan Hulu, Pasirpengaraian. Itu artinya, kegiatan pawai takbir keliling menyambut hari raya Idul Fitri tingkat Kabupaten Rokan Hulu tahun ini dipastikan berbeda nuansanya dari pelaksanaan hari raya Idul Fitri tahun-tahun sebelumnya. Untuk pelaksanaan pawai takbir keliling di awal masa kepemimpinan Anton-Syafaruddin Poti sebagai Bupati dan Wabup Rokan Hulu, yakni menghidupkan tradisi pawai obor atau lampu colok dengan melibatkan masyarakat dan 20 masjid yang ada di Kecamatan Rambah guna meningkatkan syiar Islam di "Negeri Seribu Suluk' nama lain dari Kabupaten Rokan Hulu. Bupati Rokan Hulu, Anton ST MM menyatakan, pelaksanaan malam takbir keliling menyambut hari raya Idul Fitri 1446 hijiriah tingkat Kabupaten Rokan Hulu pada tahun ini, pemerintah daerah membuat nuansa yang lebih semarak, dengan menggemakan takbir yang melibatkan masyarakat untuk memeriahkan malam takbir keliling di Kecamatan Rambah.