Kepulauan Meranti, katakabar.com - Penerbit Erlangga menjalin kerja sama lanjutan dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Meranti guna meningkatkan mutu pendidikan, khususnya penguatan muatan lokal berbasis budaya Melayu. Di mana penandatanganan kerja sama dilaksankan di Rumah Dinas Bupati Kepulauan Meranti, Rabu (23/4) kemarin.
Bupati Kepulauan Meranti, H. Asmar ambut baik kerja sama tersebut dan menyampaikan dukungannya terhadap upaya peningkatan pendidikan di wilayahnya, mulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA.
"Kerja sama ini sangat positif. Diharapkan dapat memperkenalkan sejarah dan budaya Melayu kepada anak-anak sekolah serta meningkatkan minat baca siswa di Meranti," ujarnya.
Assistant Manager Penerbit Erlangga, Stefan Luther, S.IP, menjelaskan, kerja sama ini bertujuan mengangkat budaya lokal, terutama budaya Melayu, ke dalam dunia pendidikan di Meranti.
"Sebanyak 40 persen budaya di Kepulauan Meranti merupakan budaya Melayu Riau, dan 60 persen budaya Melayu Kepulauan Meranti. Kami sudah melalui berbagai tahapan, dimulai dari dasar hukum dan peraturan bupati, lalu proses penulisan akan melibatkan para guru dan siswa asal Meranti," terang Stefan.
Ia menambahkan, naskah yang telah ditulis akan diedit oleh tim Erlangga untuk memastikan keaslian dan keotentikan budaya lokal yang diangkat, serta menghindari kesalahan atau peniruan budaya Melayu dari daerah lain.
“Kami dari Erlangga berkomitmen mendukung pengembangan pendidikan di Kabupaten Kepulauan Meranti melalui penerbitan buku-buku yang relevan dan bermuatan lokal,” sebutnya.
Angkat Budaya Melayu ke Dunia Pendidikan, Erlangga dan Disdik Kepulauan Meranti Kolaborasi
Diskusi pembaca untuk berita ini