Sulawesi Barat, katakabar.com - Menteri Sosial Republik Indonesia, Tri Rismaharini seru warga Sulawesi Barat untuk menghindari tepi pantai, sebab masih bakal ada gempa susulan yang terjadi.
"Kemarin, sebelum ke sini. Saya telepon Kepala BMKG, tanya kemungkinan apakah ada gempa susulan? Jawabannya bakal ada gempa susulan. Nah, permasalahannya adalah gempa susulan itu apakah besar atau tidak dan bisa menimbulkan tsunami. Itu yang belum bisa diprediksi, itu sebabnya saya himbau warga hindari pantai," kata Mensos saat di Sulbar.
Saya sendiri merasakan adanya gempa susulan saat meninjau fasilitas bandara guna memastikan angkutan logistik bantuan tidak terganggu.
"Ini kita masih rasakan gempa susulan dan menghindari bangunan," cerita Risma.
Tidak cuma pastikan kelancaran bantuan logistik, Risma tegaskan adanya bantuan tenaga kesehatan yang tiba di Sulbar untuk menangani korban yang berada di rumah sakit regional dan pusat.
"Pagi ini mereka akan datang guna membantu pengobatan," jelas Risma.
Akses Darat Terputus
Akses darat menuju lokasi bencana di Mamuju, Sulbar masih terputus disebakan longsor di sejumlah titik. Untuk itu, sangat menyulitkan distribusi bantuan logistik dari wilayah sekitar.
Selain itu, sebanyak 43 orang tim terpadu yang terdiri dari Kemensos, BNPB, Kemenkes, Kementerian Permberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang masuk lewat bandara Hasannudin Makasar, guna melanjutkan dengan jalan darat telah melakukan perjalanan selama 8 jam tiba di kota Polowali Mandar belum bisa sampai ke kota Mamuju.
Sejumlah relawan dan TNI Polri terus melakukan pembersihan jalan yang tertimbun longsor di sejumlah titik jalan trans Sulawesi.
Salah satu Tim dari Kemensos, Alek Triyono mengatakan, sepanjang malam hujan terus tidak berhenti membuat perjalanan tim tidak bisa cepat dan harus beberapa kali terhenti.
Setibanya di Polman, tim istirahat dan berkoordinasi dengan BNPB, akhirnya diputuskan melanjutkan perjalanan dengan helikopter milik BNPB yang sudah standby di Mamuju.
Data Bandan Penanggulangan Bencana Nasution mencatat sebanyak 43 orang meninggal dunia disebabkan gempa di Sulbar. Korban paling banyak ada Kabupaten Mamuju.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo menjelaskan, korban tewas di Mamuju ada 34 orang. Sembilan korban tewas lainnya ada di Kabupaten Majene. Dua wilayah di Sulbar jadi wilayah terparah akibat gempa bumi, tandasnya.
Awas Gempa Susulan, Mensos RI Seru Warga Sulbar Hindari Tepi Pantai
Diskusi pembaca untuk berita ini