Indragiri Hulu, katakabar.com - Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Indragiri Hulu, Riau yang sedianya digelar Sabtu (20/9) pukul 10:00 WIB, tapi harus molor sekitar satu jam, dan hingga pukul 11.00 WIB akhirnya baru dibuka.
Agenda rapat tersebut sejatinya krusial, yakni Penyampaian Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan daerah tentang APBD-P tahun anggaran 2025.
Paripurna Penyampaian Nota Keuangan kali ini dihadiri Wakil Bupati Indragiri Hulu, Ir. Hendrizal. Berjalannya sidang dipimpin langsung Ketua DPRD Indragiri Hulu, Sabtu. P. Sinurat, didampingi Wakil Ketua I, Adek Candra dan Wakil Ketua II, Doni Rinaldi.
Pantauan katakabar.com, kedisiplinan anggota dewan terbilang kurang karena hal serupa juga kembali terjadi. Di mana dalam agenda pandangan fraksi-fraksi terhadap nota keuangan tidak tepat waktu yang seharusnya digelar pukul 14.00 WIB, tapi hingga pada pukul 14.54 WIB acara tak kunjung digelar.
Tampak anggota Banggar DRPD Indragiri Hulu sibuk lalu lalang telepon sana-sini supaya rapat paripurna pandangan fraksi kuorum, yakni 20 plus 1 atau paling sedikit anggota dewan yang hadir 21 orang supaya sudah dapat dilaksanakan sesuai Undang-undang.
Berdasarkan data yang diterima katakabar.com Sabtu (20/9), ada empat agenda penting yang harus dilaksanakan DPRD Indragiri Hulu di antaranya Rapat Banggar dengan TAPD sekitar pukul 10.00 WIB.
Terus, pada pukul 10.00 WIB dilanjutkan sidang Penyampaian Nota Keuangan sekira pukul 14.00 WIB, dan terakhir jawaban pemerintah terhadap pandangan fraksi jam 17.00 WIB.
Sementara, Ir. Hendrizal, Wakil Bupati Indragiri Hulu dalam pidato penyampaian Nota Keuangan mengatakan, APBD-P Tahun 2025 sebesar Rp1,7 triliun lebih mengalami kenaikan sebesar Rp230 miliar yang sebelumnya tahun 2024 sebesar Rp1,5 triliun.
"Perubahan pendapatan daerah naik sebesar Rp10 miliar, dan dana transfer pusat Rp220 milar," tandasnya.
Bangku Kosong Belasan Dewan Tak Hadir Sidang Paripurna Nota Keuangan APBD-P Inhu Molor
Diskusi pembaca untuk berita ini