Perkuat Sinergi Mitigasi di Riau, PHR Tegaskan Kesiagaan Obvitnas dan Karhutla Lingkungan
Lingkungan
13 jam yang lalu

Perkuat Sinergi Mitigasi di Riau, PHR Tegaskan Kesiagaan Obvitnas dan Karhutla

Pekanbaru, katakabar.com - PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) tegaskan kesiagaan penuh mengamankan kelancaran operasional Objek Vital Nasional (Obvitnas) dari ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Komitmen ini dibuktikan melalui peran aktif perusahaan sebagai tuan rumah Apel Gelar Pasukan Kesiapsiagaan Satuan Tugas Pengendalian Kebakaran Lahan di Lapangan Upacara Rumbai, Sabtu (25/4). General Manager PHR Zona Rokan, Andre Wijanarko, menyatakan stabilitas ekosistem lingkungan merupakan fondasi penting bagi keandalan produksi migas nasional. Ancaman Karhutla risiko operasional nyata berdampak langsung pada keandalan infrastruktur energi nasional dan keselamatan publik. "Penurunan visibilitas, gangguan kesehatan pekerja, serta ancaman terhadap keselamatan masyarakat sekitar risiko yang wajib kami mitigasi secara komprehensif sejak fase awal. Kesiagaan personel Fire Brigade dan formasi armada alat berat kami di lapangan hari ini merepresentasikan ketegasan PHR dalam melindungi aset negara sekaligus mengamankan ruang hidup masyarakat," tegas Andre. Kesiapan infrastruktur mitigasi di tingkat korporasi ini sejalan dengan strategi Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) merespons tantangan hidrometeorologis tahun 2026. Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH, Hanif Faisol Nurofiq, yang bertindak langsung sebagai Pembina Apel, menekankan fokus pemerintah pada aktivasi early fire response (respons dini tingkat tapak). KLH/ BPLH mengapresiasi gelar kesiapan armada dan personel Kesiapsiagaan Pencegahan Karhutla di Lapangan Sanggar, PH Rumbai. Kesiapsiagaan sejak dini kata Hanif, sangat penting untuk menekan potensi terjadinya Karhutla terutama di wilayah rawan yang memiliki lahan gambut luas.  "Pengendalian Karhutla mewajibkan sinergi lintas sektor secara terpadu. Kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan dunia usaha adalah kunci utama mewujudkan lingkungan yang aman, bebas Karhutla, demi keberlanjutan ekosistem, serta kesehatan masyarakat luas," ucap Hanif di hadapan ratusan personel. Keterlibatan PHR dalam penanggulangan bencana lingkungan mencakup pelaksanaan protokol preventif ketat di area konsesi dan tindakan responsif pada eskalasi regional. Di periode siaga Idul Fitri 1447 Hijriah lalu, tim penanggulangan kebakaran PHR langsung diterjunkan untuk memberikan dukungan taktis pada operasi pemadaman Karhutla di wilayah Dumai. Di misi tersebut, PHR mengerahkan bantuan peralatan taktis dan personel guna membantu Satgas Gabungan (TNI, Polri, dan Manggala Agni) melokalisasi titik api di lahan gambut. Apel Kesiapsiagaan Karhutla 2026 ini melibatkan lebih dari 500 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, serta perwakilan lintas korporasi. Kolaborasi masif ini menjadi bentuk validasi kesiapan Provinsi Riau dalam mengamankan ruang wilayahnya dari potensi anomali cuaca ekstrem tahun ini.

Tentang PHR, Puluhan Anak Yatim, Banjir dan Jalan Rusak di South Bekasap Duri Riau
Riau
Kemarin

Tentang PHR, Puluhan Anak Yatim, Banjir dan Jalan Rusak di South Bekasap Duri

Bengkalis, katakabar.com - PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) salurkan santunan kepada 50 dhuafa di Kelurahan Pematang Pudu, Kabupaten Bengkalis, sebagai bagian dari syukuran reaktivasi kanal pencegah banjir sepanjang 1,3 kilometer, serta perawatan jalan operasi, Rabu (22/4) lalu. Santunan ini simbol rasa syukur perusahaan yang ingin memastikan bahwa setiap langkah operasional di wilayah kerja Rokan selalu membawa berkah bagi warga di sekitar operasi. Langkah ini komitmen PHR memastikan infrastruktur operasional tidak hanya mendukung target energi nasional, tetapi memberikan manfaat langsung bagi mobilitas dan keamanan warga sekitar. Reaktivasi kanal yang dilakukan solusi strategis untuk mengantisipasi ancaman banjir. Sejalan dengan itu, perawatan jalan sepanjang 16 kilometer yang dilakukan secara berkelanjutan di wilayah ini menjadi urat nadi penting yang memperlancar akses transportasi masyarakat sehari-hari. Kegiatan ini menjadi jembatan silaturahmi untuk mempererat hubungan antara perusahaan dengan warga setempat. Dengan kedepankan dialog dan kepedulian, PHR berharap sinergi yang terjalin dapat menciptakan harmoni, di mana kemajuan industri migas berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas hidup serta kenyamanan infrastruktur masyarakat. “Kegiatan syukuran dan santunan ini adalah ungkapan rasa syukur kami. Kami ingin kehadiran PHR tidak hanya membawa kemajuan bagi industri migas, tetapi membawa keberkahan dan manfaat langsung bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi," ujar Manager Maintenance SL North, Agus Santoso. Saat ini, cerita Agus, PHR tengah melakukan proyek reaktivasi kanal sepanjang 1,3 kilometer di area South Bekasap. Bukan sekadar saluran pembuangan air untuk operasional perusahaan, kanal ini direvitalisasi secara strategis sebagai langkah pencegahan banjir yang kerap mengintai pemukiman warga saat musim penghujan tiba. "Proyek ini diharapkan mampu mengalirkan debit air dengan lebih efektif sehingga risiko luapan ke area warga dapat diminimalisir," jelasnya. Komitmen PHR terhadap infrastruktur publik terlihat dari konsistensi perawatan jalan di wilayah operasional. Sepanjang periode 2025 hingga April 2026, PHR tercatat telah melakukan perawatan jalan sepanjang 16 Kilometer mulai dari area Jalan tegar, jalan Sakti, Sobek dan Pematang Bow. Jalan-jalan tersebut memiliki fungsi ganda; selain sebagai urat nadi kendaraan operasional perusahaan, jalan ini merupakan akses utama bagi masyarakat Pematang Pudu dan sekitarnya untuk beraktivitas ekonomi dan sosial sehari-hari. Dengan kondisi jalan yang mantap, mobilitas warga menjadi lebih lancar dan aman. "Reaktivasi kanal dan perawatan jalan ini adalah bentuk kontribusi PHR dalam memberikan dampak positif yang nyata. Kami ingin fasilitas operasional ini berfungsi ganda, tidak hanya untuk keandalan produksi migas, tetapi juga menjadi solusi infrastruktur yang menjaga keamanan pemukiman warga dari banjir dan memperlancar akses mobilitas harian masyarakat," ucap Agus. Mewakili Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis, Camat Mandau, Riki Rihardi S.STP M.Si mengapresiasi PHR. “Kami memberikan apresiasi kepada PT Pertamina Hulu Rokan atas kepedulian yang terus diberikan kepada masyarakat kami di Kelurahan Pematang Pudu. Langkah PHR melakukan reaktivasi kanal sepanjang 1,3 KM dan perawatan jalan di area South Bekasap adalah jawaban nyata atas aspirasi warga terkait mitigasi banjir dan kelancaran mobilitas,” tuturnya. Ia menambahkan sinergi seperti inilah yang kita butuhkan; di mana infrastruktur operasional perusahaan juga memberikan manfaat publik yang luas. Selain membantu mobilitas ekonomi melalui jalan yang mantap, bantuan santunan bagi warga dhuafa ini semakin mempererat silaturahmi. “Kami berharap PHR terus tumbuh dan sukses dalam menjaga ketahanan energi, karena keberhasilan PHR tentu akan membawa dampak positif bagi kesejahteraan dan pembangunan masyarakat di Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis,” imbuhnya. Rangkaian kegiatan ini menegaskan keberlanjutan operasi migas harus tumbuh bersama dengan keamanan dan kenyamanan lingkungan masyarakat. Sinergi antara operasional PHR yang andal dan kepedulian sosial yang tulus menjadi kunci utama dalam mendukung ketahanan energi nasional. Tentang PHR Zona Rokan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) salah satu anak perusahaan Pertamina yang bergerak dalam bidang usaha hulu minyak dan gas bumi di bawah  Subholding Upstream, PT Pertamina Hulu Energi (PHE). PHR berdiri sejak 20 Desember 2018. Pertamina mendapatkan amanah dari Pemerintah Indonesia untuk mengelola Wilayah Kerja Rokan sejak 9 Agustus 2021. Pertamina menugaskan PHR untuk melakukan proses alih kelola dari operator sebelumnya. Proses transisi berjalan selamat, lancar dan andal. PHR melanjutkan pengelolaan WK Rokan selama 20 tahun, mulai 9 Agustus 2021 hingga 8 Agustus 2041. Daerah operasi WK Rokan seluas sekitar 6.200 km2 berada di 7 kabupaten/kota di Provinsi Riau. Terdapat 80 lapangan aktif dengan 11.300 sumur dan 35 stasiun pengumpul (gathering stations). WK Rokan memproduksi seperempat minyak mentah nasional atau sepertiga produksi pertamina. Selain memproduksi minyak dan gas bagi negara, PHR mengelola program tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan fokus di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat dan lingkungan.

Harmoni dan Kepercayaan: Aklamasi!Junaidi SM Pimpin PP Bangun Purba Riau
Riau
Rabu, 22 April 2026 | 19:49 WIB

Harmoni dan Kepercayaan: Aklamasi!Junaidi SM Pimpin PP Bangun Purba

Pasir Pengaraian, katakabar.com -  Suasana hangat tapi penuh khidmat warnai pelaksanaan Rapat Pemilihan Pengurus (RPP) II Pemuda Pancasila Kabupaten Rokan Hulu, Rabu (22/4). Bukan sekadar seremonial pergantian kepemimpinan, acara ini bukti nyata betapa kuatnya ikatan persaudaraan dan visi yang sama di antara para kader. Di tengah dinamika organisasi yang tertib dan terarah, Kecamatan Bangun Purba mencatat sejarah manis dengan terpilihnya pemimpin baru melalui jalan musyawarah yang bulat. Proses demokrasi internal berjalan lancar di bawah kendali Sekretaris MPC, Charles, S.T., setelah secara simbolis palu sidang diketuk Ketua MPC Pemuda Pancasila Rokan Hulu, Syahmadi Malau. Tetapi, sorotan utama tertuju pada pemilihan Ketua Ranting Kecamatan Bangun Purba berlangsung luar biasa. Tanpa perdebatan, tanpa persaingan, nama Junaidi, SM meluncur mulus, dan diterima dengan penuh suka cita secara aklamasi. Bagi banyak orang, aklamasi sering dianggap hanya kemenangan tanpa lawan. Tetapi, Syahmadi Malau dalam arahannya menegaskan makna jauh lebih dalam dari hal tersebut. Menurutnya, ini adalah bentuk "kepercayaan mutlak" yang diberikan oleh seluruh kader. "Ini bukan soal tidak ada yang mau menantang, tapi ini adalah bukti saudara kita dinilai layak, mampu, dan dipercaya untuk memimpin. Amanah sebesar ini harus dijawab bukan dengan gaya pamer kekuasaan, tapi dengan kerja nyata yang menyentuh," tegas Syahmadi dengan tegas. Ia mengingatkan, tingkat Ranting adalah "ujung tombak" organisasi. Di sinilah wajah Pemuda Pancasila dilihat langsung masyarakat. Jadi, kepemimpinan harus dijalankan dengan sikap yang terbuka, komunikatif, dan selalu menjaga marwah organisasi agar tetap harum di mata publik. "Jaga nama baik organisasi, bangun komunikasi yang baik dengan masyarakat dan pemerintah. Tunjukkan Pemuda Pancasila hadir untuk memberi manfaat. Kami di MPC siap mendukung penuh, namun evaluasi akan tetap dilakukan agar organisasi terus maju," pesannya. Menanggapi kepercayaan luar biasa tersebut, Ketua Ranting terpilih, Junaidi, SM, tampak menyadari betul beban tanggung jawab yang dipikulnya. Ia tidak ingin kepercayaan ini hanya menjadi wacana, melainkan segera diwujudkan dalam langkah konkret. "Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan secara utuh. Segera setelah struktur kepengurusan terbentuk, kami akan melakukan audiensi dengan Pemerintah Kecamatan Bangun Purba. Kami siap bersinergi, mengikuti arahan pemerintah dan MPC Kabupaten demi organisasi yang lebih solid dan bermanfaat," ujar Junaidi penuh komitmen. Sebuah babak baru terbuka bagi Pemuda Pancasila di Rokan Hulu, khususnya di Bangun Purba, di mana persatuan bukan hanya slogan, melainkan dasar yang kokoh untuk melangkah ke masa depan.

Cerita Lawas Warga Dua Desa dan Perusahaan Sawit di Sebelah Barat Duri Sawit
Sawit
Selasa, 21 April 2026 | 15:22 WIB

Cerita Lawas Warga Dua Desa dan Perusahaan Sawit di Sebelah Barat Duri

Duri, katakabar.com - Masyarakat dua desa, Petani dan Buluh Manis, Kecamatan Bathin Solapan, Duri, Kabupaten Bengkalis, Riau, gelar aksi demo tuntut plasma 20 persen, dan stop diskriminasi terhadap pekerja lokal ke salah satu perusahaan yang beroperasi di sebelah barat Duri kota, yakni PT Tumpuan. Total dua ratusan orang masyarakat dua desa tersebut yang gelar aksi demo, Senin (20/4) kemarin. Tetapi, pertanyaan yang menggelitik, Lo Kok! Masyarakat tuntut lagi plasma 20 persen ke perusahaan sawit ini. Kalau tuntutan mengenai diskriminasi terhadap pekerja lokal masih relevan, sebab perusahaan sawit yang sudah beroperasi puluhan tahun lamanya di wilayah dua desa sering diterpa isu-isu terhadap pekerja dan buruh kelapa sawit. Dari berbagai sumber katakabar.com yang layak dipercaya, salah satunya dari laman media online lokal, Selasa sore, menyebutkan massa aksi demo selain tuntut dua tadi ada lima tuntutan lagi segera direalisasikan pihak perusahaan, di antaranya akses melintas di area perkebunan, transparansi dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), penghormatan terhadap hak adat setempat, serta kebebasan masyarakat melakukan aktivitas seperti memancing di wilayah konsesi. Perwakilan masyarakat, Sukardi, bersama tokoh adat Nias, S. Hondro, menegaskan kehadiran perusahaan perkebunan seharusnya membawa kesejahteraan, bukan justru menciptakan kesenjangan sosial di tengah masyarakat lokal. "Kami tidak menolak investasi. Tetapi kami menolak diperlakukan sebagai orang asing di tanah sendiri. Yang kami hadapi hari ini adalah penghinaan terhadap martabat masyarakat adat,” terangnya. Kapolsek Mandau, Kompol Primadona C, mewakili Kapolres Bengkalis, AKBP Fharian Saleh Siregar, bersama jajaran intelijen dan Dalmas, Sekretaris Jenderal LAMR Bathin Solapan, serta organisasi masyarakat GRIB Jaya, hadir kawal masyarakat yang menyampaikan aspirasi di kawasan perkebunan PT Tumpuan. Pihak manajemen PT Tumpuan melalui Manager, Jensen Saragih, menyampaikan permohonan maaf, dan membuka ruang mediasi, massa tetap bertahan hingga sore disebabkan belum ada kesepakatan dan kejelasan tuntutan mereka. Kebuntuan baru mulai mencair setelah dilakukan mediasi lanjutan di Hotel Grand Zuri. Di pertemuan tersebut, Direktur PT Tumpuan, H Karim, berdialog langsung dengan perwakilan massa, dan perangkat desa guna membahas seluruh tuntutan yang diajukan. Massa menegaskan tidak akan menghentikan aksi demo sebelum ada komitmen tertulis dari perusahaan yang menjamin perubahan nyata sesuai tuntutan masyarakat. Cerita lawas warga dua desa dan perusahaan sawit yang beroperasi di sebelah barat Duri kota cepat selesai dengan prinsip kebenaran dan keadilan sesuai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku saat ini. Semoga!