TAPUT | KATAKABAR
Aula Martu Kantor Bupati Tapanuli Utara (Taput), kemarin (29/06/2022), dipadati warga dari berbagai desa. Kedatangan mereka guna mendengarkan sekaligus mengikuti sosialisasi verifikasi dari Bupati Nikson Nababan.
Dibantu Plh Kepala Balai Pelaksanaan Penyediaan Perumahan Sumatera II, Tani Frisda Sinaga dan Pejabat Pembuat Komitmen Rumah Swadaya dan RUK Iryanto Sirait.
Turut hadir koordinator Kabupaten BSPS Tahan IX Tahun Anggaran 2022, Parlin Silaban, anggota DPRD Taput Rudi Nababan, Ombun Simanjuntak, Jimmy Tambunan dan Frido Sinaga serta Camat dan Kades penerima BSPS.
BSPS merupakan bantuan pemerintah berupa stimulan bagi masyarakat berpenghasilan rendah untuk meningkatkan keswadayaan dalam pembangunan/ peningkatan kualitas rumah beserta prasarana,dan pasilitas umum.
Masyarakat yang mempunyai keterbatasan daya beli sehingga perlu mendapat dukungan pemerintah untuk memperoleh rumah masyarakat.
Pelaksanaan kegiatan ini tetap berpedoman pada peraturan menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI nomor 07/PRT/M/2018
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Nikson Nababan, berharap kepala desa yang mendapat program BSPS Tahun 2022 ini agar lebih berperan aktif dalam membantu menyelesaikan persoalan yang terdapat di daerah masing-masing agar pelaksanaan BSPS tersebut tidak melewati tahun anggaran.
“Seluruh kepala desa/lurah di Kabupaten Taput agar lebih aktif dalam pelaksanaan pendataan dan selalu melakukan updating database RTLH (Rumah Tidak Layak Huni), sehingga data yang disajikan dalam aplikasi E-RTLH selalu yang terbaru dan dapat dipertanggung jawabkan.
Saya meminta agar pendataan yang dilaksanakan harus berdasarkan faktor kelayakan dengan mempertimbangkan keswadayaan calon penerima bantuan, dan verifikasinya bisa dituntaskan secepatnya,” kata Bupati Nikson.
Di kesempatan sebelumnya, Pejabat Pembuat Komitmen Rumah Swadaya dan RUK, Iryanto Sirait, menyampaikan bahwa program BSPS hadir di Kabupaten Taput berkat upaya dan usaha dari Bupati dan Anggota DPR-RI Sukur Nababan sebanyak 1.500 unit senilai Rp30 miliar dimana anggaran tersebut ada di Kementerian PUPR sebagai pengelola. Program ini bisa sukses terlaksana berkat mitra terbaik antara Kepala Daerah, anggota DPR dan anggota PUPR.
“Harapan kami adalah kita bisa duduk sama rendah, berdiri sama tinggi, kami mengajak kita semua yang terlibat dalam program ini berkiblat atau berpedoman pada petunjuk teknis (juknis) yang ada. Sangat dibutuhkan kolaborasi untuk kita bersama. Untuk Sumatera Utara dari 33 Kabupaten Kota 20% wajah BSPS ada di Kabupaten Tapanuli Utara,”ujar Iryanto Sirait.
Kepala Balai Pelaksanaan Penyediaan Perumahan Sumatera II, menambahkan kalau BSPS adalah program yang lebih di kenal dengan Bedah Rumah yaitu program dari Kementrian PUPR di bawah Dirjen Perumahan yang dimana hari ini Balai ditugaskan sebagai perpanjangan tangan dari Direktorat yaitu Balai Pelaksana Perumahan.
“Sebagai informasi bahwa 1.500 unit ini tersebar di 15 Kecamatan, untuk 107 Desa di Kabupaten Taput di mana 27 desa sudah pernah mendapatkan alokasi yang sama di tahun 2021,” tutur Tani Frisda Sinaga.
Sesuai dengan Juknis, program ini membutuhkan dana pendampingan dari kepala daerah maka pada kesempatan tersebut pihak Kepala Balai memberikan secara simbolis Surat Edaran dari Kementerian PUPR Kepada Balai kepada seluruh Kepala Daerah yang ada di Sumut tentang Juknis Penyelenggaraan BSPS yang efektif dan efisien dan pedoman bagi Pemda sebagai bentuk komitmen dalam kegiatan BSPS agar Bupati/Walikota berkenan menyediakan dana pendamping antara lain digunakan untuk kegiatan verifikasi dan pemutakhiran data perumahan, sosialisasi dan penyuluhan masyarakat, pemantauan serta evaluasi.
Di kesempatan yang sama mewakili para Kepala Desa, Kepala Desa Hutatoruan I Kecamatan Tarutung Ruben Lumbantobing mengucapkan terima kasih.
Bedah Rumah Ribuan Warga Taput Menelan Biaya 30 Milyar
Diskusi pembaca untuk berita ini