Bengkulu, katakabar.com - Bibit kelapa sawit unggul bersubsidi paling banyak digandrungi makanya stoknya bakal ditambah pada tahun 2024 mendatang.

Penambahan bibit kelapa sawit unggul bersubsidi itu, sebagai upaya Dinas Perkebunan Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu untuk fasilitasi dan sediakan agar petani dapat bibit kelapa sawit tersertifikasi.

Lewat Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Dinas Perkebunan Bengkulu utara telah salurkan sebanyak 22.400 batang bibit kelapa sawit bersertifikasi kepada petani kelapa sawit.

"Dari capaian 2023 ini, rencananya tahun depan penyediaan bibit sawit unggul  ditambah dan ditingkatkan jadi 35.000 batang," ujar Kepala UPTD Pembibitan Ketahun, Giarto SAp, dilansir dari laman radarutara.id, pada Jumat (8/9).

Penambahan ini ujar Giarto, dilakukan untuk mengakomodir permintaan petani sawit terutama dari kalangan yang kurang mampu.

"Animo mereka untuk mendapatkan bibit bersertifikasi dengan skema subsidi ini sangat tinggi," jelasnya.

Dengan subsidi harapnya, masyarakat bisa mendapatkan bibit sawit seharga Rp15 ribu per batang. Hal ini sangat membantu para petani kelapa sawit.

Tapi, belum tahu, apakah skema subsidi tetap dipertahankan atau justru berubah menjadi gratis. Intinya pengadaan bibit tahun depan tetap dilaksanakan dan jumlahnya ditingkatkan, tambahnya.