Bengkalis, katakabar.com - Bupati Kabupaten Bengkalis, Kasmarni sambut baik dan memberikan apresiasi digelarnya dialog tokoh pemuda lintas agama Provinsi Riau, oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Riau.
Pembukaan dialog ditandai pemukulan gong oleh Staf Ahli Bupati Bengkalis, H. Bustami HY dilanjutkan penyerahan cinderamata.
Dialog itu bertema, "Peran Pemuda Lintas Agama Dalam Menjaga Keharmonisan Umat Beragama Menyongsong Pemilu dan Pilkada 2024 di Provinsi Riau".
"Kita sambut baik dan apresiasi digelarnya dialog tokoh pemuda lintas agama Provinsi Riau, oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Riau," kata Bupati Kabupaten Bengkalis, Kasmarni diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan, H. Bustami HY, di gedung Daerah Bengkalis, Pulau Seberang, pada Rabu (5/7) kemarin.
Menurut mantan Plh Bupati Bengkalis ini, lewat Dialog hendaknya dapat memperkuat hubungan silaturahmi, dan hendaknya bisa dijadikan sebagai media untuk membangun komunikasi dan koordinasi antar sesama umat beragama, sebagai upaya meningkatkan pemahaman, sehingga kerukunan umat beragama di dapat terus terjaga dan terpelihara dengan baik di daerah ini.
"Kabupaten Bengkalis adalah daerah besar, memiliki beragam suku, ras, agama, tradisi, adat istiadat, budaya dan bahasa. Alhamdulillah, potensi kemajemukan selama ini bisa kita jaga dan kita rawat, dengan hidup saling berdampingan, rukun dan damai tanpa adanya gejolak, gesekan, serta benturan," tuturnya.

Harapan kami, potensi tersebut perlu dipertahankan, dan ditingkatkan. Dengan menanamkan nilai-nilai persatuan dan kesatuan, persaudaraan, hubungan kebangsaan, serta persaudaraan atas dasar kemanusiaan, yang berlandaskan Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945.
Kepada seluruh elemen masyarakat, khususnya kepada tokoh pemuda-pemudi lintas agama, Bustami menyerukan harus tetap selalu waspada.
Saat ini melalui perkembangan teknologi komunikasi dan informasi, berbagai isu, informasi, maupun penyebaran faham-faham radikal, serta fitnah, dengan mudah didapat dan sampai ke masyarakat, baik itu mengenai penodaan agama, termasuk kontestasi politik yang selalu dihubungkan dengan agama, yang justru dapat membuat tingginya semangat toleransi di daerah ini menjadi terdegradasi.
Kerukunan umat beragama oleh pemuda-pemudi lintas agama harus diperkuat secara berkelanjutan, sebab modal yang berharga bagi bangsa dan daerah ini dalam mewujudkan kerukunan umat beragama.
"Mari bergandeng tangan, saling membahu dan saling mengingatkan dalam memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat. Jika muncul isu-isu negatif terkait sara, segera lakukan klarifikasi, agar isu dan informasi tersebut tidak merusak harmonisnya tatanan kehidupan umat beragama di daerah ini," jelasnya.
Komisi I DPRD Provinsi Riau, Kepala Kesbangpol Provinsi Riau, Ketua FKUB Provinsi Riau, Kepala Kemenag Bengkalis, Ketua FKUB Bengkalis, Ketua DPH LAM-R Bengkalis,
serta para Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan para tamu lainnya. (Inf)
Bupati Bengkalis Apresiasi Dialog Tokoh Pemuda Lintas Agama Provinsi Riau
Diskusi pembaca untuk berita ini