Siak, katakabar.com - Kepala Sekolah (Kepsek) dan sejumlah guru SMP Sains Tahfizh Islamic Center Siak diperiksa polisi buntut tewasnya seorang pelajar akibat senjata api (Senpi) rakitannya sendiri. 

Berita Terkait: Eksperimen Senpi Gagal, Pelajar SMP Islamic Center Siak Meninggal karena Tertembak

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Siak, Romy Lesmana Dermawan mengaku pemeriksaan dilakukan pada Rabu (8/4) kemarin setelah inside tersebut. 

"Kepsek dan sejumlah guru SMP sudah diperiksa pihak berwajib. Kita juga sudah melakukan pertemuan dengan pihak sekolah," kata Romy kepada katakabar.com, Kamis (9/4). 

Berita Terkait: Eksperimen Senpi Berujung Maut di Sekolah Islamic Center Siak, Begini Penjelasan Polisi

Romy mengatakan pihaknya juga akan memanggil Kepsek dan guru-guru SMP Sains Tahfizh Islamic Center Siak. 

"Ini kan masih suasana duka. Jadi belum bisa sekarang. Tapi kita akan panggil mereka," ujarnya. 

Berita Terkait: Eksperimen Senpi Berujung Maut di Sekolah Islamic Center Siak, PAPSI Minta Polisi Usut Tuntas, Jangan Ditutup-tutupi!

Agar pemeriksaan polisi berjalan lancar, SMP Islamic Center Siak juga diliburkan sementara supaya guru-guru dapat memenuhi panggilan polisi tanpa terganggu kegiatan belajar mengajar. 

"Sekarang kan sedang dalam proses penyelidikan polisi. Jadi biar memudahkan proses penyelidikan diliburkan sementara. Apalagi agenda Tes Kemampuan Akademik (TKA) juga sudah selesai kemarin. Jadi, pihak sekolah meliburkan siswa," pungkasnya.