Bengkalis, katakabar.com - Bupati Bengkalis, Kasmarni, melalui Kepala Dinas Perkebunan Bengkalis, Mohammad Azmir sambut baik, dan akan berusaha bantu riset yang dilaksanakan tim UNRI Lewat model kelembagaan Adaptif yang dikerjakan oleh guru besar.
"Kita sambut baik, dan berusaha bantu riset yang dilaksanakan tim UNRI. Hasil penelitian ini sangat dibutuhkan oleh Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Bengkalis, khususnya Dinas Perkebunan atau Disbun Bengkalis, mengingat luasnya kebun masyarakat di Kabupaten Bengkalis yang merupakan kebun swadaya," ujarnya kepada katakabar.com, Senin (1/9) pagi
Menurut Azmir, dengan pembentukan kelembagaan yang tepat dapat memudahkan Disbun Bengkalis dalam mengelola pekebun yang nantinya berdampak pada peningkatan produktifitas kebun, secara otomatis meningkatkan kesejahteraan pekebun, sehingga visi besar kabupaten bengkalis Bermarwah, Maju dan Sejahtera atau Bermasa bisa terwujud.
Diketahui, melalui model kelembagaan Adaptif , dua orang guru besar dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik atau FISIP Universitas Riau atau UNRI, Prof. Dr. Zaili Rusli dan Prof. Dr. Seno Andri, pimpin riset penting di 'Negeri Junjungan' nama lain dari Kabupaten Bengkalis.
Riset angkat tema “Model Kelembagaan Adaptif untuk Penguatan Daya Saing dan Ketahanan Petani Swadaya Kelapa Sawit”, tujuannya untuk membantu para petani sawit swadaya agar lebih kuat menghadapi tantangan pasar, dan pembangunan berkelanjutan.
Di pelaksanaan riset ini, dua orang profesor gandeng tim peneliti lainnya dari FISIP UNRI, yakni Dr. Dadang Mashur, Dr. Zulkarnaini, Mimin Sundari Nasution, dan peneliti muda, Masrul Ikhsan.
Kegiatan awal riset dilakukan dengan observasi, dan pengumpulan data primer, serta sekunder, dimulai dari Dinas Perkebunan atau Disbun Kabupaten Bengkalis.
Selain itu, tim gelar Focus Group Discussion atau FGD dengan petani, kepala desa, pengurus KUD, Kepala Bidang PHP Dinas Perkebunan, Kepala UPT Pembibitan dan Pengembangan Perkebunan Kecamatan Banta, dan penyuluh pertanian setempat.
"Banyak petani kita masih tergantung pada tengkulak. Kita ingin hadirkan solusi kelembagaan yang bisa menjadi jembatan agar petani punya akses langsung ke pasar dan pembeli besar. Itu akan berdampak langsung pada kesejahteraan mereka,” terang Prof. Seno.
Bupati Bengkalis Sambut Baik Guru FISIP UNRI Riset Perkuat Daya Saing Sawit
Diskusi pembaca untuk berita ini