Sambut Baik

Sorotan terbaru dari Tag # Sambut Baik

ANTAM Sambut Baik Rencana Pemerintah Perkuat Pasokan Emas Nasional Nasional
Nasional
Minggu, 19 Oktober 2025 | 14:00 WIB

ANTAM Sambut Baik Rencana Pemerintah Perkuat Pasokan Emas Nasional

Jakarta, katakabar.com - PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM; IDX: ANTM; anggota MIND ID, Holding BUMN Pertambangan) sambut baik rencana Pemerintah untuk memperkuat ketersediaan emas bagi masyarakat Indonesia melalui optimalisasi pasokan dari sumber domestik. Corporate Secretary Division Head ANTAM, Wisnu Danandi Haryanto, menyampaikan kebijakan tersebut langkah strategis pemerintah menjaga keseimbangan antara kebutuhan masyarakat, keberlanjutan industri, dan peningkatan nilai tambah komoditas mineral nasional. “Secara prinsip, ANTAM memandang rencana Pemerintah untuk memperkuat pasokan emas dari sumber domestik sebagai langkah positif dalam mendukung ketersediaan emas bagi masyarakat Indonesia. Inisiatif ini juga sejalan dengan arah kebijakan hilirisasi nasional serta semangat penguatan nilai tambah mineral sebagaimana diatur dalam ketentuan terbaru Pemerintah,” ujar Wisnu. Ditegaskan Wisnu, besaran kewajiban pasokan dalam negeri (Domestic Market Obligation atau DMO) sepenuhnya merupakan kewenangan Pemerintah. Kebijakan tersebut akan mempertimbangkan kebutuhan pasar domestik, kapasitas produksi nasional, serta dinamika industri emas dan perak secara menyeluruh. “ANTAM mendukung penuh langkah Pemerintah dalam memastikan masyarakat Indonesia dapat memperoleh akses terhadap emas dari dalam negeri. Kami siap melaksanakan arahan Pemerintah dalam rangka memperkuat pasokan emas domestik,” jelasnya. Dalam implementasinya, ucap Wisnu, ANTAM menilai pentingnya penerapan prinsip fairness agar seluruh pelaku industri, baik penambang maupun pengolah, memperoleh kepastian usaha dan nilai ekonomi yang seimbang. “Kebijakan DMO diharapkan disusun dengan prinsip yang transparan dan berkeadilan, sehingga seluruh pelaku di rantai pasok dapat berperan aktif dalam menjaga keberlanjutan industri emas nasional,” terangnya. Selain itu, ANTAM memandang perlu adanya sinkronisasi kebijakan lintas sektor agar implementasi DMO berjalan efektif. Aspek perpajakan, tata niaga, dan regulasi pendukung lainnya perlu diharmonisasikan untuk menciptakan ekosistem logam mulia emas dan perak yang kuat dan berdaya saing.

Bupati Bengkalis Sambut Baik Guru FISIP UNRI Riset Perkuat Daya Saing Sawit Sawit
Sawit
Senin, 01 September 2025 | 11:04 WIB

Bupati Bengkalis Sambut Baik Guru FISIP UNRI Riset Perkuat Daya Saing Sawit

Bengkalis, katakabar.com - Bupati Bengkalis, Kasmarni, melalui Kepala Dinas Perkebunan Bengkalis, Mohammad Azmir sambut baik, dan akan berusaha bantu riset yang dilaksanakan tim UNRI Lewat model kelembagaan Adaptif yang dikerjakan oleh guru besar. "Kita sambut baik, dan berusaha bantu riset yang dilaksanakan tim UNRI. Hasil penelitian ini sangat dibutuhkan oleh Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Bengkalis, khususnya Dinas Perkebunan atau Disbun Bengkalis, mengingat luasnya kebun masyarakat di Kabupaten Bengkalis yang merupakan kebun swadaya," ujarnya kepada katakabar.com, Senin (1/9) pagi Menurut Azmir, dengan pembentukan kelembagaan yang tepat dapat memudahkan Disbun Bengkalis dalam mengelola pekebun yang nantinya berdampak pada peningkatan produktifitas kebun, secara otomatis meningkatkan kesejahteraan pekebun, sehingga visi besar kabupaten bengkalis Bermarwah, Maju dan Sejahtera atau Bermasa bisa terwujud. Diketahui, melalui model kelembagaan Adaptif , dua orang guru besar dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik atau FISIP Universitas Riau atau UNRI, Prof. Dr. Zaili Rusli dan Prof. Dr. Seno Andri, pimpin riset penting di 'Negeri Junjungan' nama lain dari Kabupaten Bengkalis. Riset angkat tema “Model Kelembagaan Adaptif untuk Penguatan Daya Saing dan Ketahanan Petani Swadaya Kelapa Sawit”, tujuannya untuk membantu para petani sawit swadaya agar lebih kuat menghadapi tantangan pasar, dan pembangunan berkelanjutan. Di pelaksanaan riset ini, dua orang profesor gandeng tim peneliti lainnya dari FISIP UNRI, yakni Dr. Dadang Mashur, Dr. Zulkarnaini, Mimin Sundari Nasution, dan peneliti muda, Masrul Ikhsan. Kegiatan awal riset dilakukan dengan observasi, dan pengumpulan data primer, serta sekunder, dimulai dari Dinas Perkebunan atau Disbun Kabupaten Bengkalis. Selain itu, tim gelar Focus Group Discussion atau FGD dengan petani, kepala desa, pengurus KUD, Kepala Bidang PHP Dinas Perkebunan, Kepala UPT Pembibitan dan Pengembangan Perkebunan Kecamatan Banta, dan penyuluh pertanian setempat.

Soal Pasokan Air Waduk Kedungombo, Petani Sambut Baik Kesiapan Kementerian PU Lingkungan
Lingkungan
Rabu, 27 Agustus 2025 | 08:01 WIB

Soal Pasokan Air Waduk Kedungombo, Petani Sambut Baik Kesiapan Kementerian PU

Grobogan, katakabar.com - Waduk Kedungombo dipastikan siap dukung kebutuhan irigasi para petani di Grobogan, Kudus, Pati, dan Demak guna sukseskan Musim Tanam (MT) I yang akan dimulai serentak pada 1 September 2025 nanti. Kesiapan ini ditandai dengan volume air yang sangat mencukupi dan sistem distribusi yang telah terkelola dengan baik. Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Wilayah Sungai atau BBWS Pemali Juana, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air.mengonfirmasikan, pasokan air dari Waduk Kedungombo berada dalam kondisi optimal. Misalanya, per 24 Agustus 2025 lalu, volume air tercatat sebesar 472,39 juta meter kubik pada elevasi muka air 87,67 meter, yang siap mengairi lahan pertanian seluas total 64.364 hektar. Kepala BBWS Pemali Juana, Sudarto menyatakan, pengaturan distribusi air telah disepakati bersama seluruh pihak terkait. Jadwal ini tertuang dalam SK Pola Tanam yang dirumuskan bersama petani, pemerintah daerah, dan Komisi Irigasi. Ia menambahkan, sesuai kesepakatan, musim Tanam I akan dimulai pada 1 September 2025. “Tapi apabila ada permintaan lanjutan kami siap, Bendungan Kedungombo dalam kondisi siap," ujar Sudarto, menegaskan fleksibilitas dan kesiapan pihaknya, melalui rilis resmi diterima katakabar.com, Senin sore. Langkah menyiapkan Waduk Kedungombo sebagai sumber aliran irigasi untuk mendukung program realisasi ketahanan pangan nasional sejalan dengan arahan Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo. Menteri PU menegaskan, irigasi yang terpelihara adalah kunci ketahanan pangan nasional. Untuk itu, fungsi bendungan dan saluran irigasi harus dijaga keberlanjutannya untuk memastikan distribusi air yang efisien dan merata bagi seluruh petani.

Bupati Bengkalis Sambut Baik Safari Ramadhan dan Silaturahmi Danrem 031 Wira Bima Riau
Riau
Jumat, 21 Maret 2025 | 17:17 WIB

Bupati Bengkalis Sambut Baik Safari Ramadhan dan Silaturahmi Danrem 031 Wira Bima

Pinggir, katakabar.com - Bupati Bengkalis, Kasmarni sambut baik kegiatan safari dan silaturahmi Danrem 031nWira Bima, Brigjen TNI Sugiyono bersama rombongan di Negeri Junjungan, di kediaman pribadi Bupati Bengkalis di Desa Muara Basung, Kecamatan Pinggir, Kamis (20/3) kemarin. Sebelum berbuka bersama, kegiatan ini diisi dengan penyerahan santunan kepada anak yatim, ceramah agama, doa, berbuka puasa, salat magrib berjamaah, dan dilanjutkan ramah tamah dan makan malam bersama. Melalui momentum ini, kata Bupati Bengkalis, selain dapat memperkuat hubungan silaturrahmi yang memang telah terbangun baik selama ini, kegiatan ini dapat dijadikan sebagai media untuk memperkuat sinergitas, kerja sama, dan kekompakannantara TNI, serta pemerintah, dan masyarakat Kabupaten Bengkalis. Apalagi kunjungan ini, jelas Kasmarni dilakukan di bulan ramadhan yang penuh berkah, baik fungsi pengamanan teritorial NKRI, penegakan hukum, pembangunan, maupun mendukung terciptanya iklim kondusifitas pada tatanan sosial masyarakat, serta program-program lainnya, terutama mendukung terwujudnya Kabupaten Bengkalis Bermarwah, Maju dan Sejahtera serta Unggul di Indonesia. "Alhamdulillah, Pak Danrem dapat kami sampaikan, selama ini khususnya rekan-rekan TNI jajaran Kodim 0303 Bengkalis, mulai dari Pak Dandim hingga tingkat paling bawah sekalipun, yakni para Babinsa, sangat berperan mendorong terciptanya kondisi aman dan damai di Daerah kami ini," cerita Kasmarni. Hal ini dapat dilihat bahwa anggota TNI, Polri, senantiasa gencar melakukan pembinaan teritorial, melalui pendekatan atau metode pembinaan dari aspek komunikasi sosial, ketahanan wilayah, bakti TNI, maupun menciptakan ketahanan pangan masyarakat sebagai pengimplementasian dari asta cita Presiden Republik Indonesia, H. Prabowo Subianto.