Indragiri Hulu, katakabar.com - "Negeri Para Raja" ini benar-benar tak henti-hentinya dihajar pandemi covid-19.
Setelah sempat menutup sejumlah fasilitas umum seperti puskesmas dan kantor camat akibat virus asal Wuhan, Cina itu, kini dunia pendidikan pula yang kena jajal; 59 pelajar di sana dinyatakan positif tertular.
"Benar, ada 59 orang pelajar yang terkonfirmasi positif. Lalu ada juga 3 masyarakat sipil," kata Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Indragiri Hulu (Inhu), Elis Julinarti kepada katakabar.com tadi siang.
Elis tak mau merinci dari sekolah dan wilayah mana saja pelajar yang positif itu. "Yang jelas mereka sudah mandapat perawatan dan sekolahnya sudah dilockdown," terangnya.
Soal tiga orang masyarakat sipil tadi kata Elis, ketahuan setelah dilakukan traking dan tracing. "Mereka juga sudah menjalani perawatan," katanya.
Dari penelusuran katakabar.com di situs covid-19 Riau, wilayah yang paling banyak kasus covid-19 di Inhu adalah kecamatan Pasir Penyu.
Sebetulnya, awal bulan ini ada 23 tenaga kesehatan di Inhu juga terkonfirmasi positif corona. Mereka berasal dari 20 puskesmas yang ada di Inhu. Dari 20 puskesmas tadi, puskesmas Air Molek, Pangkalan Kasai, Lirik dan Rengat menjadi puskesmas dengan tenaga kesehatan yang paling banyak positif corona.
Meski begitu, puskesmas-puskesmas itu tidak dilockdown, pelayanan masih berjalan meski hanya poli umum dengan protokol kesehatan yang ketat. Petugas untuk ini diambil dari puskesmas terdekat.
Busyet 59 Pelajar di Inhu Positif Corona
Diskusi pembaca untuk berita ini