Pasir Pengaraian, katakabar.com - Kesehatan tidak boleh mengenal jarak. Mewujudkan hal itu, Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kunto Darussalan hadir lebih dekat ke tengah masyarakat melalui pendirian Posko Cek Kesehatan Gratis (CKG) di berbagai desa.

Langkah inovatif ini bukan sekadar pelayanan, melainkan bukti nyata kepedulian yang menjangkau hingga ke pelosok wilayah kerja.

Sejalan dengan program nasional pemeriksaan kesehatan gratis, konsep "jemput bola" ini diterapkan agar warga tak perlu bersusah payah datang ke pusat kesehatan. Cukup di desa masing-masing, masyarakat sudah bisa mendapatkan layanan prima dan pemeriksaan lengkap dari tenaga medis yang profesional.

Deteksi Dini, Kunci Hidup Sehat

Kepala Puskesmas Kunto Darussalam, Rika Fitri Yanti, S.Kep., M.K.M, menjelaskan tujuan utama pendirian posko ini adalah upaya deteksi dini terhadap berbagai penyakit berbahaya seperti hipertensi, diabetes, dan kolesterol.

"Banyak masyarakat desa yang baru berobat saat sakit sudah parah. Melalui posko ini, kami hadir lebih awal untuk mencegah dan mengantisipasi, bukan hanya sekadar mengobati," kata Rika tegas, Senin (20/4).

Ia menegaskan, perlindungan kesehatan harus dilakukan sejak dini agar penyakit tidak berkembang menjadi lebih serius.

Layanan Prima, Obat Terjamin

Kualitas pelayanan tetap dijaga ketat meski dilakukan di posko desa. Tenaga medis yang ditugaskan dipilih yang kompeten, disiplin, dan sigap melayani.

Untuk kepastian obat, Rika pastikan distribusi tetap terkontrol dari pusat. Setelah pemeriksaan dan konsultasi di posko, obat akan diberikan langsung dari Puskesmas induk agar jenis dan dosisnya terjamin sesuai kebutuhan medis.

"Soal kesehatan, kami tak ingin main-main. Standar pelayanan harus tinggi, dan seluruh petugas wajib melayani dengan sepenuh hati," tegasnya.

Ajakan untuk Seluruh Masyarakat

Di akhir percakapan, Rika mengajak seluruh warga untuk memanfaatkan fasilitas yang sangat bermanfaat ini.

"Jangan tunggu sakit baru berobat. Mari rutin periksa kesehatan diri dan keluarga. Lindungi kesehatan, karena itu adalah aset paling berharga," sebutnya penuh harap.