Mandau, katakabar.com - Para pemangku kepentingan pendidikan di wilayah Kecamatan Mandau dan sekitarnya gelar rapat koordinasi, di ruang pertemuan SMA Negeri 02, Jalan Jenderal Sudirman Duri, Kelurahan Gajah Sakti, Mandau, Kabupaten Bengkalis, Kamis (13/3)

Rakor tersebut dihadiri Camat Mandau Riki Rihardi, S.STP, M.Si, serta Lurah dan para kepala sekolah SMA dari Kecamatan Mandau, Pinggir, dan Bathin Solapan. Tujuannya sebagai upaya menciptakan sistem penerimaan siswa baru atau PSB yang lebih terstruktur, dan merata.

Rapat ini momen penting bagi pemerintah daerah dan sekolah untuk mencari solusi terbaik untuk sistem penerimaan siswa baru atau PSB Tahun Pembelajaran atau TB 2025 yang lebih efektif dan adil.

Di pertemuan ini, dibahas berbagai aspek, termasuk penerimaan siswa menggunakan sistem domisili, kapasitas sekolah, serta strategi pemerataan akses pendidikan bagi calon siswa.

Camat Mandau menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pihak sekolah agar tidak terjadi ketimpangan dalam distribusi siswa.

“Kami berharap dengan pola penerimaan yang lebih tertata, seluruh siswa mendapatkan akses pendidikan yang layak dan sesuai dengan kebutuhan daerah,” ujar Camat Mandau.

Pemerintah Daerah atau Pemda, terang Riki, terus mendukung segala upaya yang dilakukan oleh pihak sekolah guna meningkatkan kualitas pendidikan.

“Kita harus pastikan setiap anak di wilayah kita memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan berkualitas. penerimaan dengan sistem domisili harus diterapkan dengan adil dan proporsional agar semua sekolah dapat berfungsi secara optimal. Kami bakal berkoordinasi lebih lanjut dengan pihak terkait untuk mengatasi kendala yang ada, seperti daya tampung sekolah yang terbatas,” ucapnya.

Para kepala sekolah mesti menyampaikan tantangan yang mereka hadapi, seperti keterbatasan daya tampung dan kendala teknis lainnya. Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai usulan yang mengarah pada peningkatan efektivitas proses penerimaan siswa baru.

Diharapkan hasil rapat ini dapat menjadi pedoman bagi sekolah-sekolah menetapkan kebijakan yang lebih transparan dan terkoordinasi. Dengan demikian, penerimaan siswa baru di wilayah Mandau dan sekitarnya dapat berjalan dengan lebih baik, memberikan kesempatan yang merata, serta meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.