Duri, katakabar.com - Nasabah notabene warga Kecamatan Pinggir pilu atau sangat sedih, rela jual kebun sawit demi lunasi utang Kredit Usaha Rakyat (KUR) tapi diduga ditipu mentah-mentah oleh oknum karyawan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Pinggir, Duri, Kabupaten Bengkalis, Riau.
Sebut saja Rindu salah seorang dari enam belas orang nasabah yang diduga ditipu oknum karyawan BRI Unit Pinggir menceritakan modus penipuan yang dialaminya kepada wartawan, Jumat (24/1) lalu.
"Kami sudah ditipu sama oknum karyawan BRI Unit Pinggir bernama J. Kami serahkan uang tunai sebesar Rp92 juta untuk pelunasan utang KUR dari hasil jual kebun sawit, tapi ternyata tidak disetorkan ke Kantor BRI Unit Pinggir," ujar Rindu sedih.
Kami tahunya uang pelunasan KUR yang diserahkan kepada bersangkutan tidak disetorkan, kata Rindu, saat mau ambil agunan atau jaminan berupa surat tanah kebun sawit tidak bisa diambil karena kami masih punya utang KUR di BRI Unit Pinggir.
"Uang sebesar Rp92 juta untuk pelunasan utang KUR hasil jual kebun sawit lo Bang. Makanya kami sekeluarga sangat sedih sudahlah jual kebun sawit utang KUR tidak lunas di BRI Unit Pinggir," terangnya dengan suara parau.
Pihak BRI Unit Pinggir, tambah Rindu, berjanji mau menyelesaikan persoalan ini di akhir Januari 2025 ini.
Kepala BRI Cabang Duri, Eka Marvianda mendadak bungkam dan pelit memberikan keterangan saat dikonfirmasi katakabar.com melalui pesan singkat WhatsApp terkait dugaan kasus penipuan yang dilakukan oknum karyawan BRI Unit Pinggir, Jumat (24/1) kemarin.
Kontras dengan sebelumnya, Eka Marvianda menyatakan, setiap ada permasalahan atau komplain dari nasabah tetap ditindaklanjuti, tapi belum bisa memberikan keterangan secara detil karena masih melakukan investigasi.
Cerita Nasabah Diduga Ditipu Oknum BRI Unit Pinggir Rela Jual Kebun Sawit Lunasi Utang KUR
Diskusi pembaca untuk berita ini