Pasir Pengaraian, katakabar.com – Roda Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu kembali temukan porosnya. Penunjukan Drs. Yusmar, M.Si. sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Rokan Hulu dinilai sebagai langkah yang sangat tepat oleh Bupati Rokan Hulu, Anton, ST., MM.
Di tengah dinamika birokrasi dan tantangan pembangunan, keputusan ini bukan sekadar rotasi jabatan, melainkan upaya strategis untuk memastikan arah kebijakan daerah tetap pada relnya.
Penilaian publik dan pengamat pemerintahan seakan membenarkan langkah Bupati Rokan Hulu. Latar belakang Yusmar yang pernah menempati sejumlah jabatan strategis, termasuk mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Rokan Hulu, menjadi modal berharga.
Di sana, ia terbiasa menampung berbagai aspirasi masyarakat dan menerjemahkannya ke dalam rencana pembangunan. Kepribadiannya yang teguh, tidak mudah tergoyahkan oleh hal-hal yang merugikan rakyat, serta pemikiran visioner untuk kemajuan daerah, membuatnya dianggap sosok yang tepat untuk memegang kendali administrasi pemerintahan.
Yusmar resmi ditunjuk berdasarkan Surat Keputusan Bupati Rohul No. Kpts.100.3.3.2/BKPP-MT/233/2026 tentang mutasi pejabat pimpinan tinggi pratama, sesuai dengan Perbup Rokan Hulu No. 11 Tahun 2022. Ia menggantikan posisi yang sebelumnya dijabat oleh M. Zaki, S.STP., Kamis (2/4) lalu.
Menutup Celah Disharmoni dan Perkuat Sinergi
Keputusan ini juga dianggap sebagai jawaban atas dinamika yang sempat terjadi di lingkungan birokrasi sebelumnya. Isu mengenai kurangnya keselarasan antara jabatan Sekda sebelumnya dengan visi-misi kepemimpinan Anton dan H. Syafaruddin Poti, SH., MH., sempat menjadi perbincangan di kalangan pengamat dan pegawai.
Diketahui, hubungan komunikasi yang sejalan antara Sekda, Bupati, dan Wakil Bupati adalah kunci utama. Jika tidak selaras, bukan tidak mungkin roda pemerintahan akan macet, bahkan berpotensi menimbulkan kekacauan birokrasi yang menghambat pembangunan. Yusmar hadir dengan harapan dapat menjembatani dan memperkuat sinergi tersebut.
Tugas yang diemban Yusmar tentu tidak ringan. Status sebagai Plt bukan berarti kewenangan terbatas; justru ia memiliki ruang kebijakan yang cukup untuk mendukung kelancaran program kepala daerah.
Apalagi, saat ini kondisi keuangan, baik di tingkat pusat maupun daerah, sedang diuji seiring transisi pelaksanaan program-program Asta Cita Presiden RI, H Prabowo Subianto.
Dampaknya nyata dirasakan, menjadikan masa kepemimpinan Bupati Anton dan Wakil Bupati Syafaruddin Poti dengan jargon "Bersama Membangun Negeri" ini sebagai ujian ketangguhan.
Meskipun tantangan berat membuat Bupati Anton harus bekerja ekstra keras, sosoknya dinilai memiliki ide-ide cemerlang untuk mengatasi situasi tersebut. Masyarakat pun diharapkan tetap tenang, karena arah pembangunan tetap berjalan sesuai rencana.
Sekda Jantung Eksekusi Visi Daerah
Di sinilah peran vital Yusmar sebagai Plt Sekda diuji. Ia harus mampu memahami dan menginternalisasi visi, misi, serta program prioritas Bupati dan Wakil Bupati, kemudian menerjemahkannya ke dalam rencana kerja dan kebijakan operasional seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Sekda adalah mitra strategis dalam pengambilan keputusan, dan jika tidak mumpuni, seluruh kebijakan kepala daerah berisiko mandek di tengah jalan.
Bupati Anton menegaskan bahwa penunjukan Yusmar adalah upaya memastikan roda pemerintahan tidak terhambat. "Saya berharap dengan ditunjuknya Plt Sekda ini, roda pemerintahan terus berjalan dengan baik. Paling utama adalah senantiasa bersinergi dengan Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat serta percepatan pembangunan 'Negeri Seribu Suluk' nama lain dari Kabupaten Rokan Hulu," tegas Anton.
Keyakinan terhadap kemampuan Yusmar tampak kuat. Sosoknya dianggap memiliki kapabilitas yang mumpuni untuk memegang kendali tersebut.
Komitmen Mengemban Amanah
Sementara, Drs. H. Yusmar, M.Si. menyambut kepercayaan besar ini dengan rasa syukur dan tanggung jawab. Bagi dirinya, jabatan ini adalah amanah yang harus diemban dengan sungguh-sungguh, bukan sekadar formalitas.
"Ini adalah amanah sekaligus tanggung jawab besar. Fokus utama saya dalam masa tugas ini adalah memastikan pelayanan publik tetap prima dan administrasi pemerintahan tetap tertib. Saya memohon dukungan dari seluruh rekan-rekan OPD agar kita dapat berlari kencang merealisasikan target-target pembangunan yang telah ditetapkan oleh Bapak Bupati," kata Yusmar dengan tegas.
Harapan pun mengembang. Semoga di bawah kepemimpinan Bupati Anton ST., MM. dan Wakil Bupati H. Syafaruddin Poti, didukung oleh sosok-sosok kompeten seperti Yusmar, Kabupaten Rokan Hulu terus melangkah maju dan sejahtera.
Langkah Tepat Bupati Rohul Tunjuk Yusmar Plt Sekda RohulKunci Sinergi Birokrasi
Diskusi pembaca untuk berita ini