INHU, Katakabar.com - Rohaya, seorang wanita paruh baya di Keluhan Airmolek I, Kecamatan Pasir Penyu, Indragiri Hulu (Inhu), Riau menyampaikan harapan besar soal perubahan tempat ibadah kepada Calon Bupati (Cabup), Ade Agus Hartanto nomor urut 2 dalam kampanye dialogis, Kamis (10/10).
Dia tampak terbata-bata ketika bercerita tentang kondisi bangunan Surau yang jauh dari kata layak. Anak tangga Surau tidak ada pak, begitu pula air bersih untuk 'Wudhuk'. Mirisnya lagi ketika musim hujan tiba pelataran Surau banjir alhasil jemaah kelimpungan, terangnya.
"Saya berharap apabila memimpin Inhu nanti selain memperhatikan Masjid juga peduli seluruh Surau, khusunya ditempat kami," harap dia.
Aspirasi Rohaya dikuatkan oleh Arifuddin Ahalik, tokoh masyarakat Airmolek, bahwa pembangunan tempat ibadah harus diperhatikan secara khusus supaya masyarakat tidak terganggu menjalankan sholat maupun kegiatan keagamaan lainnya.
Menurutnya, diawali dari pedesaan yang selaras maka berbagai program pembangunan terwujud secara merata. Contohnya program home industri yang belum maksimal tercover.
"Masih banyak desa yang tertinggal khususnya infrastruktur, kemudian penggalangan pelaku UMKM agar pertumbuhan ekonomi warga meningkat," tuturnya.
Terpisah, Ade Agus Hartanto, langsung gesit merespon permasalah rumah ibadah saat menggalang dukungan. Dia meminta nama Surau tersebut beserta alamat, dan nomor telpon yang dapat dihubungi.
" Saya akan upayakan ke Pemerintah provinsi untuk sementara waktu agar membantu pembangunan ibadah di Wonorejo," ujarnya.
Kendati demikian, beliau berharap dukungan masyarakat untuk menentukan pilihan yakni memenangkan dulu kami dari Paslon nomor urut 2 pada tanggal 27 November 2024 mendatang.
" Jangan takut dalam menjatuhkan pilihan karena di TPS tidak ada cctv. Saat berada di dalam bilik suara jangan melihat kiri kanan, karena ditengah ada saya," ungkapnya. (Dan)
Cerita Rohaya, Wanita Molek Ngeluh Mushola ke Cabup Inhu Nomor Urut 2
Diskusi pembaca untuk berita ini