Kalimantan Barat, katakabar.com - Di weekend paruh bulan Oktober 2023, Widya Erti Indonesia (WEI) gembleng para petani kelapa sawit di Ketapang, Kalimantan Barat.
Kegiatan itu sebagai langkah kongkrit untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi kelapa sawit petani Indonesia.
"Melalui praktik-praktik pertanian terbaik Sekolah Lapangan Kelapa Sawit (SLKS) terobosan nyata agar petani paham sistim pengelolaan perkebunan," ujar Direktur Eksekutif Widya Erti Indonesia,
Wiranatha Krisna, dilansir dari laman elaeis.co.
Proyek ini, kata Krisna, menunjukkan bagaimana kolaborasi antara pihak swasta, organisasi non-pemerintah, dan komunitas lokal menciptakan dampak positif industri serta masyarakat.
Di Ketapang misalnya, petani memulai dengan fokus utama pada peningkatan keterampilan melalui berbagai pengetahuan yang mencakup seluruh aspek dari hulu hingga hilir budidaya kelapa sawit.
Tujuannya untuk membekali para petani dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan agar menghasilkan produk tidak hanya berkualitas tinggi, tapi penting memperhatikan kelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati sekitar.
Widya Erti Indonesia bertekad, tutur Krisna, program sekolah lapangan kelapa sawit dalam bentuk nyata bersama-sama menciptakan lingkungan yang lestari bagi generasi mendatang.
"Organisasi kami ini komit meningkatkan kualitas hidup komunitas pedesaan dan marjinal melalui pendidikan dan pengembangan ekonomi," jelasnyam
WEI, tambahnya, tidak bisa bekerja sendiri dengan artian wajib berkolaborasi dengan berbagai pihak mendorong pencarian SDGs di Indonesia dan dunia.
Cerita WEI dan Petani Lokal Tingkatkan Produksi Kelapa Sawit Berkualitas
Diskusi pembaca untuk berita ini