Pekanbaru, katakabar.com - Bupati Bengkalis, Kasmarni ikuti Rapat Koordinasi atau Rakor bersama Gubernur Riau dan Bupati dan Walikota se Provinsi Riau, di Ruang Rapat Melati Kantor Gubernur Riau, Kamis (17/4) lalu.
Rapat tersebut dipimpin Gubernur Riau, H Abdul Wahid didampingi Pj Sekda Provinsi Riau, Taufik OH, dan Plt Kepala Bappeda Provinsi Riau, Purnama Irawansyah.
Rakor membahas terkait permasalahan di berbagai daerah masing-masing, baik dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, sosial, pangan, dan lainnya. Di mana rencananya dibawa ke Kementerian untuk menemukan solusi dari permasalahan tersebut.
Bupati Bengkalis, Kasmarni sampaikan permasalahan secara tertulis, yakni terkait pembangunan yang sifatnya harus dibangun menggunakan Dana APBN.
Usulan dimaksud, meliputi Jembatan Pulau Bengkalis-Pulau Sumatera, Pembangunan Kawasan Industri Buruk Bakul, Pos Lintas Batas Negara atau PLBN di Pulau Bengkalis dan Pulau Rupat, Pengaman Pantai atau Penanganan Abrasi.
Lalu, Pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu atau TPST di Pulau Bengkalis, KEK Pulau Rupat, Akses Jalan Tanjung Kapal-Tanjung Medang,dan Pembangunan Destinasi Wisata, pelaksanaan event tahunan dan lain-lain, Jalan Poros Duri-Sei Pakning (Menghubungkan Tol dengan Kawasan Industri Buruk Bakul), Pemanfaatan dan Pembangunan SM Balai Raja sebagai Eco Park, Pembangunan TPA di Kecamatan Mandau, serta Perubahan Status Jalan Lingkar Barat Duri menjadi Jalan Nasional.
Kabupaten Bengkalis telah menggelontorkan investasi besar untuk membangun Jalan Lingkar Barat Kota Duri, Tujuannya untuk mengurangi kemacetan, dan menekan angka kecelakaan, serta mengurangi potensi rusaknya jalan-jalan akibat kendaraan bertonase tinggi atau kelebihan muatan di dalam Kota Duri, yang lalu lintasnya sudah sangat padat.
Usulan Pemkab Bengkalis, yakni Jalan Lingkar Barat diubah statusnya menjadi Jalan Nasional lalu Jalan Nasional yang lama di tengah kota (Jalan Hang Tuah) diturunkan statusnya menjadi jalan Kabupaten.
Dengan begitu, kendaraan-kendaraan besar, seperti truk-truk besar tidak lagi masuk ke tengah Kota Duri, tapi melewati Jalan Lingkar Barat.

Harapannya, lewat usulan tersebut, Jalan Lingkar Barat Duri sepanjang 33 kilometer dapat ditukar dengan Jalan Duri-Minang (Jalan Lintas Sumatera Ruas Duri-Kandis) yang merupakan Jalan Nasional dengan Panjang lebih kurang 25 KM dari kilometer 11 Desa Air Kulim sampai Kelurahan Balai Raja (Berdekatan Pintu Tol)
Selain bidang infrastruktur, Bupati Perempuan Pertama di 'Negeri Junjungan' nama lain dari Kabupaten Bengkalis di forum tersebut mengajak Gubernur Riau untuk melakukan kunjungan ke Menteri Keuangan Republik Indonesia, guna berdiskusi terkait kepastian proses transfer dana pusat ke Daerah yang menjadi kendala dalam beberapa waktu belakangan ini.
“Jadi mungkin Pak Gubernur, kita perlu melakukan konsolidasi ke Kementerian Keuangan Republik Indonesia untuk berdiskusi terkait kepastian proses dana pusat ke daerah, karena saat ini, Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Bengkalis tidak bisa hanya mengandalkan PAD karena yang di bangun terdapat 3 Pulau, diantaranya Pulau Sumatera yang terdiri dari 7 Kecamatan, Pulau Rupat 2 Kecamatan dan Pulau Bengkalis 2 Kecamatan, jadi kita sangat berharap dana transfer dari pusat ke Daerah,” terang Kasmarni.
Selain itu, Kepala Daerah Bengkalis berharap Pemerintah Provinsi atau Pemprov Riau, dapat mengalokasikan Bantuan Keuangan secara resmi hntuk pembangunan Kabupaten.
“Mudah-mudahan dibawah kepemimpinan Bapak H Abdul Wahid hal tersebut dapat menjadi atensi, agar kami dapat mengusulkan alokasi Bantuan Keuangan dari Provinsi untuk Kabupaten Bengkalis,” tuturnya.
Gubernur Riau sambut baik usulan-usulan yang disampaikan Para Bupati dan Walikota se Provinsi Riau. Mudah-mudahan segala permasalahan ini bisa kita selesaikan secara bersama.
“Jadi, saya maunya kita membangun Daerah bersama-sama, bukan sendiri-sendiri. Dan Insya Allah dalam waktu dekat, saya mengajak seluruh Kepala Daerah bersama-sama berkunjung ke Kementerian-Kementerian untuk mendapat dukungan pembiayaan pembangunan,” terangnya.
Bupati Bengkalis di kegiatan tersebut, didampingi Sekretaris Daerah Bengkalis, dr. Ersan Saputra TH, Kepala Bappeda Bengkalis, Rinto, Kepala Dinas PUPR Bengkalis, Ardiansyah, Kepala Dinas Perhubungan Bengkalis, Adi Pranoto, Kepala BPKAD Bengkalis, H Aready, Kepala Bapenda Bengkalis, Syahruddin, Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga, Edi Sakura, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Bengkalis, Suwarto.
Gesa Pembangunan Daerah, Bupati Bengkalis Rapat Bersama Gubri dan Kepala Daerah se Riau
Diskusi pembaca untuk berita ini