Labura, katakabar.com - Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Bobby Nasution menilai Koperasi Desa Merah Putih Kelapa Sebatang, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) potensial menjalankan model bisnis pengepul kelapa sawit masyarakat terus dijual ke Pabrik Kelapa Sawit (PKS).

Menurut Bobby Nasution, bisnis ini potensial melihat banyak masyarakat yang menjadi petani kelapa sawit di sekitar Kelapa Sebatang.

Tidak cuma itu, ujar Bobby, bila bisnis ini jalan bisa membantu petani mengangkut Tandan Buah Segar (TBS) dari kebun mereka.

“Mereka (Koperasi Desa Merah Putih Kepala Sebatang) menjadi pengepul kelapa sawit, mengambil dari masyarakat dan dijual lagi Ramp (Rumah Agribisnis) ini inovasi bisnis yang potensial,” jelasnya, selesai meninjau Koperasi Desa Merah Putih Kelapa Sebatang, Labura, Rabu (24/8) lalu, dilansir dari laman mimbarumum.co.id, Minggu (26/10) sore.

Koperasi Desa Merah Putih Kelapa Sebatang bakal membeli truk untuk memperlancar bisnisnya. Selama ini, mereka masih menyewa truk untuk mengangkut TBS masyarakat sehingga cost operasional masih tinggi.

“Mereka mau beli truk karena selama ini masih nyewa, jadi costnya masih cukup tinggi. Kita coba hubungkan ke Himbara, mudah-mudahan bisa mendapatkan modal tambahan sehingga usahanya lebih lancar,” ucapnya.

Gubsu mendorong agar tujuh model bisnis KMP bisa berjalan di Sumatera Utara sesuai potensi daerah masing-masing. Pemprov Sumut akan mendorong hal ini satu bulan ke depan.

“Satu bulan ke depan kita harap tujuh item tersebut sudah terlaksana semua di Sumatera Utara, target kita bulan depan itu 886 koperasi,” jelasnya.

Ikut mendampingi Bobby Nasution pada kunjungan ini Bupati Labura, Hendri Yanto Sitorus, Kadis PUPR Sumatera Utara, Hendra Dermawan, Kadis Koperasi, Naslindo Sirait. Selain itu, hadir Kadis Kominfo, Erwin Hotmansah Harahap, Kadis Pendidikan, Alexander Sinulingga, Kadis Kesehatan, M Faisal Hasrimy dan OPD lainnya.